Daftar Honorer K2 Kemenag Lulus CPNS 2013


Sebanyak 16.369 tenaga honorer Kategori 2 (K-2) Kementerian Agama yang dinyatakan lulus seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2013 telah diumumkan Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) CPNS pada Kamis (26/06) petang. Pengumuman ini menjadi berkah Ramadan karena dipublikasikan menjelang Ramadan 1435 H/2014 M. Semoga dirahmati Allah.

Data tenaga honorer K-2 ini diumumkan setelah dilakukan verifikasi ulang oleh Kementerian Agama.

Unit kerja K2 dibawah Kemenag ini antara lain tenaga yang telah mengabdi di MI, MTs, MA, KUA Kecamatan, juga kantor Kemenag Kab/Kota.

Unduhan:

Daftar Honorer K2 Kemenag Lulus CPNS 2013

Nasib Honorer K2 yang Tidak Lulus CPNS


Honorer K2 yang tidak lulus tes CPNS berpeluang menjadi Pegawai Pemeritah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). PPPK akan mendapatkan gaji, jaminan kesehatan, jaminan hari tua, dan fasilitas lain seperti PNS.

Tenaga honorer kategori II, khususnya guru yang tidak lulus tes CPNS diberi kesempatan untuk mengikuti seleksi menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Namun pelaksanaannya harus  sesuai dengan ketentuan peraturan perundangan, serta kebutuhan setiap instansi.
Hal itu merupakan kesimpulan Raker Pansus Guru DPD RI dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Azwar Abubakar dan Sekjen Kementerian Agama Bahrul Hayat, Rabu (19/02). Raker dipimpin oleh Ketua Pansus Aidil Fitri Syah.
Sesuai dengan Undang-Undang No. 5/2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), ke depan tidak dikenal lagi adanya tenaga honorer. ASN terdiri dari PNS dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Karena itu persoalan tenaga honorer harus dituntaskan.
Dalam kesempatan itu, Menteri Azwar Abubakar mengatakan, saat ini pemerintah tengah menyusun rancangan peraturan pelaksanaan UU tentang ASN, yang terdiri dari 19 peraturan pemerintah dan 5 Peraturan Presiden. Salah satu PP yang tengah disusun adalah mengenai PPPK, yang diharapkan bisa diterapkan tahun 2014 ini.
Azwar menambahkan, tahun ini pihaknya mengusulkan formasi pegawai sebanyak 100 ribu, yang terdiri dari 60 ribu PNS dan 40 ribu PPPK. “Untuk PPPK, sepuluh ribu diantaranya akan dialokasikan untuk tenaga penyuluh. Di sini masih ada peluang bagi guru honorer kategori 2 untuk ikut seleksi,” tambahnya.
Diakui bahwa tidak mungkin semua guru honorer bisa masuk menjadi PPPK tahun ini. Pasalnya, jumlah honorer K2 yang ikut seleksi sebanyak 253 ribu, sementara yang diterima hanya sekitar 100  ribu. Apalagi sisa formasi sekitar 30 ribu itu juga diperuntukkan untuk tenaga ahli lain, seperti tenaga kesehatan, tenaga teknis  dan lain-lain.
Untuk itu, Menteri PANRB mengimbau kepada para kepala daerah agar berbesar hati dan tetap memperhatikan kesejahteraan para guru honorer yang masih belum tertampung menjadi PPPK. “Saya yakin kalau tenaga guru masih dibutuhkan oleh daerah. Selama belum terisi oleh CPNS ataupun PPPK, jangan langsung tenaga honorernya diberhentikan. Kalau perlu honornya ditingkatkan,” tambahnya.
Di tempat terpisah, Wakil Menteri PANRB Eko Prasojo  mengungkapkan bahwa pengadaan PPPK harus melalui beberapa tahapan, yakni perencanaan, pengumuman lowongan, pelamaran, seleksi, pengumuman hasil seleksi, dan pengangkatan. “Pengadaan PPPK harus berdasarkan kompetensi, kualifikasi, dan kebutuhan,” ujarnya saat menjadi nara sumber pada sosialisasi Undang-Undang No. 5/2014 tentang ASN di Pemprov DKI Jakarta, Rabu (19/02).
Wamen menambahkan, PPPK diangkat dengan keputusan pejabat pembina kepegawaian (PPK), dan diikat dengan perjanjian kerja minimal satu tahun, dan dapat diperpanjang. Namun PPPK tidak dapat diangkat otomatis menjadi PNS.
Seperti halnya PNS, perjanjian kerja itu menjadi dasar dalam penilaian kinerja, serta dalam perpanjangan perjanjian. Penilaian kinerja juga menjadi dasar dalam pemberian tunjangan dan pengembangan kompetensi.
Seorang PPPK berhak mendapatkan gaji serta tunjangan yang dibebankan kepada APBN/APBD. “Mereka juga diberi kesempatan untuk pengembangan kompetensi, dan diberikan penghargaan,” ujarnya. Selain itu, PPPK juga berhak mendapatkan perlindungan berupa jaminan hari tua, kesehatan, kecelakaan kerja, kematian, dan bantuan hukum.

Sumber: www.menpan.go.id

Daftar Honorer K2 Lulus CPNS 2013 Kab. Kediri


Inilah daftar honorer K2 yang dinyatakan lulus CPNS hasil tes 2013. Ada lebih dari 500 peserta yang dinyatakan lulus menjadi CPNS.

Untuk melihat daftar nama yang lulus, silakan klik di sini

Untuk mengunduh dokumen melalui 4share silakan klik di sini

Pengumuman Hasil Tes CPNS K2


Hari ini, Senin 10 Februari 2014 telah diumumkan hasil tes CPNS K2. Nama yang diumumkan adalah yang dinyatakan lolos menjadi CPNS.

Tapi, sayang, pengumumannya bertahap. Untuk Tapa pertama, hari ini, yang diumumkan K2 di Pusat (Kementerian dan Badan tingkat pusat). Untuk K2 daerah, baru beberapa kab/kota.

Daftar 16 Kementerian/Lembaga Yang Diumumkan :

No Kode Instansi Instansi Peserta Yang Lulus
1. 1020 Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian 1
2. 2000 Kementerian Riset dan Teknologi 7
3. 2010 Kementerian Koperasi dan UKM 2
4. 3013 Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi 10
5. 3014 Kementerian Sosial 13
6. 3019 Kementerian Perdagangan 15
7. 4001 Sekretariat Negara 20
8. 4011 Badan Kepegawaian Negara 5
9. 4014 Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia 1
10. 4015 Badan Tenaga Nuklir Nasional 18
11. 4017 Badan Perencanaan Pembangunan Nasional 13
12. 4021 Badan Koordinasi Penanaman Modal 2
13. 4022 Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi 14
14. 4027 Badan Standarisasi Nasional 1
15. 4031 Badan Pengawas Obat dan Makanan 18
16. 4051 Badan Nasional Penempatan Perlindungan TKI 3

Informasi hasil tes dapat dilihat melalui tautan berikut

  1. Situs CPNS Menpan

  2. Situs CPNS BKN

  3. Situs CPNS Liputan6

  4. Situs CPNS JPNN

Setelah masuk situs, klik nama kab/kota, kemudian klik “Preview”. Jika Anda masuk di situs Menpan setelah klik “preview” akan langsung proses “download”.

Semoga bermanfaat!

Pengumuman CPNS K2 Ditunda


Hasil tes CPNS bagi K2 tahun yang rencana diumumkan 5 Februari 2014, oleh Kemeneg PAn dan RB ditunda sampai dengan waktu yang tidak terla lama.

Seharian kemarin, para honorer seharian kemarin  menunggu pengumuman dengan cemas. Semakin siang dan sore semakin  gelisah karena situs menpan juga sulit diakses.

Melalui surat Nomor B/758/S.PAN-RB/2/2004, tertanggal 5 Februari 2014, Menpan resmi mengumumkan bahwa pengumuman hasil tes ditunda.

Semoga pernyataan dalam surat itu yang ditunda “dalam waktu tidak terlalu lama”, maksudnya dalam waktu 1-2 hari atau minggu ini.

Berikut surat Menpan tentang penundaan pengumaman hasil tes honorer K2.

pengumuman_k2_ditunda

 

 

 

 

Kumpulan Info CPNS Honorer


Info tentang syarat CPNS dari honorer atau prosedur pengangkatannya, bahan materi/soal tes, daftar honorer K-1 dan K-2 dan informasi lainnya peraturan pengangkatan tenaga honorer (GTT/GTY) menjadi CPNS dapat diikuti melaui tautan judul posting berikut.

 

Tim Khusus untuk Tuntaskan Honorer

Daftar Honorer K-2 Kab/Kota se Indonesia

Kumpulan Soal Tes CPNS dan Honorer

Daftar K-II 2013 Kab/Kota NTB

Uji Publik Honorer K-2 Kemdikbud dan Kemenag

Daftar Honorer K-2 Kab Kediri 2013

Juli 2013, Tes Honorer K-2

Soal Tes Honorer K2 dan Kelulusannya

Pengangkatan Tenaga Honorer K1 dan K2 Menjadi CPNS

Bahan Tes CPNS Honorer

Prosedur CPNS dari Honorer K-2

Syarat CPNS Tenaga Honorer K2

Jadwal Tes Honorer K2 Th 2013

 

Tim Khusus untuk Tuntaskan Honorer


Mendikbud akan membentuk tim khusus bersama PGRI untuk mengatasi masalah honorer. Rencana ini disampaikan Mendikbud Moh. Nuh pada acara audensi dengan PGRI tanggal 1 Mei 2013 di ruang rapat Gedung A lantai 2 Kemdikbud, Jakarta.

Menanggapi aspirasi seorang guru mengenai status guru honorer yang masih banyak di daerah-daerah, Mendikbud memutuskan untuk membentuk tim khusus yang akan bekerja sama mengatasi permasalahan status guru honorer. Tim tersebut terdiri dari perwakilan Kemdikbud, dan perwakilan dari PGRI. Perwakilan dari Kemdikbud akan dikoordinir Kepala Badan Pengembangan SDM Pendidikan dan Kebudayaan, Syawal Gultom, sedangkan perwakilan dari PGRI dikoordinir Ketua PGRI, Sulistiyo.

“Kalau perlu SK, akan di-SK-kan sehingga memiliki kekuatan hukum,” ujar Mendikbub. Dibentuknya tim khusus ini supaya permasalahan mengenai status guru honorer bisa cepat selesai. Mendikbud menambahkan, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Azwar Abubakar, juga memiliki semangat yang sama mengenai penyelesaian status guru honorer. (Sumber: http://www.kemdiknas.go.id/kemdikbud/berita/1296)

Rencana kebijakan ini jelas sebagai berita gembira bagi para pendidik honorer yang belum masuk K-2. Semangat pengabdian tenaga honorer layak untuk diapresiasi. Banyak tenaga honorer yang memiliki semangat keihklasan yang luar biasa, tentu juga ada yang bekerja tidak tulus.

Walaupun masih wacana, kita berharap, semoga rencana itu segera diwujudkan. Untuk ini, menurut saya, tenaga honorer dan PGRI perlu ada upaya positif :

  1. Tenaga honorer. Tenaga honorer perlu memiliki kualifikasi sesuai standar, yakni memiliki ijazah yang relevan dengan bidang tugas yang diampu. 
  2. PGRI. Sebagai organisasi para guru, perlu terus melakukan pendekatan kepada Mendikbud dan mendesak untuk sesegera mungkin mewujudkan pembentukn tim khusus secara legal, yakni ditetapkan dalam produk hukum (SK). Di sisi yang lain, PGRI juga harus meningkatkan para anggotanya sehingga memiliki kompetensi dan profesionalitas.

Semangat terus rekan honorer, maju terus PGRI!

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 3.021 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: