Kategori Tulisan tunas63


Bersama blog favorit pilihan pelanggan atau teman para bloger terutama pecinta wordpress, semoga ilmu yang tersaji pada blog tunas63 memberi manfaat yang sangat berarti bagi kita bersama.

Agama AngkaKredit Artikel Award Bahasa Berita Bhs.Indonesia Budaya Data/Statistik   Ekonomi  Galeri  Foto  Guru  Haji  Hari Nasional  Ilmu Komputer Iptek Islam Kesiswaan Lambang/Logo Lingkungan Lomba/Olimpiade Lowongan Kerja Nasihat Nasionalisme NUPTK Olahraga Organisasi Partai Pedoman Guru Pedoman Pembelajaran Pembangunan Nasional Pemilu Pendidikan Pengetahuan Praktis PLPG Politik Portofolio Pramuka Sastra TK/RA/PAUD SD SMP/MTs SMA/MA/SMK Sejarah Sekolah Seni Sepakbola Sepakbola LPI Sertifikasi Sertifikasi Depag Strategi Nasional Tata Negara Tokoh Unas U U UU/PP/Permen  Visi-misi Wajib Belajar

Download MP3  Lagu Daerah  Lagu dan Kunci Gitar  Lagu Mars  Lagu Nasional/Wajib Lagu Himne  Lagu Notasi Angka  Lagu Notasi Balok  Paduan Suara  Lagu Pramuka

Terimakasih, atas komentar, saran, dan kritik untuk perbaikan penyajian tulisan pada tunas63 yang itu semua  merupakan perhatian luar biasa bagi saya.

Salam,

Kak Ichsan

PLPG 2016 Tahap I PSG 15 UM


Tanggal 3-13 Oktober PLPG 2016 tahap I PSG 15 Universitas Negeri Malang (UM) akan dilaksanakan bagi guru dari 16 Kab/Kota di Jatim. Peserta tahap I ini adalah Guru Kelas TK, Guru Kelas SD, Bahasa Inggris SMP, Fisika SMK, Sejarah SMA, Ekonomi SMA, Bimbingan & Konseling SMP/SMPLB/SMA.

Enam belas kab/kota di Jawa Timur yang dimaksud yaitu  1. Kab. Blitar 2. Kab. Ngawi 3. Kab. Trenggalek 4. Kota Malang 5. Kab. Madiun 6. Kab. Pacitan 7. Kab. Tulungagung 8. Kota Madiun 9. Kab. Magetan 10. Kab. Pasuruan 11. Kota Batu 12. Kota Mojokerto 13. Kab. Malang 14. Kab. Ponorogo 15. Kota Blitar 16. Kota Pasuruan.

Persyaratan peserta PLPG

1. Surat tugas dari Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota.
2. Identitas Diri yang berlaku (KTP, SIM atau yang sejenisnya).
3. Penunjang kegiatan akademik: kurikulum yang berlaku, buku pegangan guru, buku siswa, silabus, contoh RPP,
bahan pustaka/buku ajar, dan media yang akan digunakan pada saat workshop.
4. Perlengkapan pribadi: pakaian untuk 11 hari termasuk pakaian hangat, obat-obatan persediaan pribadi, dan
perlengkapan lain yang diperlukan.
5. Kartu Asuransi Kesehatan (Askes)/BPJS bagi yang memiliki .

Dokumen untuk diunduh:

Surat Undangan PLPG 2016 Tahap I PSG 15 UM dan Daftar Peserta

Sumber: http://psg15.um.ac.id/

Daftar Peserta Sergu 2016 Kab. Kediri


Daftar peserta sergu 2016 berdasarkan jenjang sekolah atau kecamatan dapat diunduh melaui tautan di bawah.

Sebanyak 311 guru TK/SD/SLB/SMP/SMA/SMK Kab. Kediri akan mengikuti sertifikasi guru 2016. Para guru ini ditetatapkan berdasarkan dua kriteria:

  • Guru yang diangkat sebelum tanggal 30 Desember 2005 = 217 orang
  • Guru yang diangkat setelah tanggal 30 Desember 2005 dan memiliki nilai UKG di atas 55 = 94 orang

Berdasarkan surat edaran Dinas Dikpora Kab Kediri Nomor 800/3459/418.47/2016, tanggal 22 September 2016, dijelaskan bahwa calaon peserta diharuskan belajar secara online materi PLPG yang disiapkan Dirjen GTK. Setelah mendaftar secara online, calon peserta mengunduh materi dan dipelajar sehingga pada pelaksanaan PLPG diharapakan sudah menguasai sejumlah pengetahuan. Dan, di akhir PLPG, peserta sergu harus memeroleh nilai minimal 80 agar memenuhi Skor UKG.

Dokumen untuk diunduh:

Daftar Peserta UKG 2016 Kab. Kediri

Surat Edaran Dinas ttg Sergu 2016

Panduan Pendafataran Sumber Belajar Sergu 2016

Daftar 30 Regu Jatim Lolos National Championship ISC 2015-2016


tunas63_isc_pramukaAjang Indonesia Scouts Challenge (ISC) 2015-2016 Province Championship Jawa Timur yang digelar di bumi perkemahan (Buper) Sunan Kalijaga, Gresik, telah menghasilkan regu terbaik, masing-masing 15 regu putra dan 15 regu putri. Tiga puluh regu ini akan mewakili Jatim di tingkat nasional yang akan digelar di Buper Taman Wisata Prambanan, Klaten, Jawa Tengah, 24 – 27 Oktober 2016.

Regu putra wakil Jatim dalam National Championship ISC 2015-2016

  1. SDN Rogojampi, Banyuwangi
  2. SD Al-Ya’lu, Kota Malang
  3. SDN 1 Jenangan, Ponorogo
  4. SD Insan Cendekia, Pacitan
  5. SD Albadar Kedungwaru, Tulungagung
  6. MI Al-In’am, Sumenep
  7. SDN Kademangan 01, Blitar
  8. SDN Mojo 6, Surabaya
  9. MI Tarbiyatul Atfal Tegaldlimo, Banyuwangi
  10. MIN Rejotangan, Tulungagung
  11. SDN Tompokersan 3, Lumajang
  12. SDN Tengger Lor, Kediri
  13. SDN Simo, Tuban
  14. SDN Ngadiluwih 1, Kediri
  15. SDN Tompokersan 1, Lumajang

Regu putri wakil Jatim dalam National Championship ISC 2015-2016

  1. SD Al-Ya’lu, Kota Malang
  2. SD Tompokersan, Lumajang
  3. SDN Glagah 2, Probolinggo
  4. SDN Bakung, Bojonegoro
  5. SD Al-Kautsar, Kota Pasuruan
  6. SDB Jetis 03, Lamongan
  7. SDN 1 Jepun, Tulungagung
  8. SDN Laden 1, Pamekasan,
  9. SDN 4 Panganjuran, Banyuwangi
  10. SDN 1 Pasinan Lemahputih, Gresik
  11. SDN Sanan 01, Nganjuk
  12. SDN Arjosari, Pacitan
  13. SDN Bandar Lor 03, Kota Kediri
  14. SD Citrodiwangsan 02, Lumajang
  15. SDN Jati 01. Kota Probolinggo

 

Jamnas 2016 dengan 8 Rekor Dunia


Jambore Nasional (Jamnas) Pramuka ke X tahun 2016 yang berlangsung 14-21 Agustus 2016 di Bumi Perkemahan Wiladatika (buperta) Cibubur Jakarta dibuka oleh Presiden Joko Widodo.

Lebih dari 25.000 pramuka penggalang seluruh Indonesia bergiat dengan berbagai kegiatan yang menarik dalam tema Jamnas X 2016: keren, gembira, asyik. Peran peserta di arena Jamnas luar biasa dan sehingga penyelenggaraan Jamnas 2016 ini melahirkan sejarah sepanjang penyelenggaraan Jamnas dengan rekor dunia.

Setidaknya ada 8 rekor dunia berhasil dipecahkan dalam Jamnas X Tahun 2016, yang dikeluarkan oleh Record Holders Republic (RHR).

Adapun 8 rekor dunia yang berhasil dipecahkan pada Jambore Nasional Pramuka tahun 2016 ini yakni:

1. The Most ATAS Scouts Gathering. Rekor ini diberikan karena sebanyak 1.500 ATAS Scouts (Association of Top Achiever Scouts) menghadiri gathering yang diselenggarakan dalam Jamnas Tahun 2016.

2. The Most Garuda Scout Inauguration. Rekor ini diberikan karena sebanyak 1.500 Pramuka Garuda Indonesia berkumpul dalam Jamnas 2016.

3. The Most Traditional Food Cooked by Scouts. Rekor diberikan karena sebanyak 2.200 makanan tradisional Indonesia disajikan dalam Jamnas Tahun 2016, yang dibuat oleh 514 kontingen dari berbagai area di Indonesia.

4. The Most Alumnus. Rekor ini diberikan pada pertemuan alumni Pramuka terbesar, yaitu sebanyak 1.000 anggota senior Pramuka dari tahun 1973 sampai tahun 2015.

5. The Most Archway. Rekor ini diberikan karena dalam Jamnas 2016 dibangun 1.100 gapura tradisional, minimal berukuran 2 meter x 1 meter selama 6 jam yang dilakukan 17.200 Pramuka Penggalang.

6. The Most Tradisional Fashion Ceremony. Rekor ini diberikan karena sebanyak 17.200 Pramuka Penggalang mengunakan 1028 macam pakaian tradisional Indonesia dari seluruh daerah.

7. The Most Scouts on Carnival. Rekor ini diberikan karena sebanyak 17.200 Pramuka Penggalang mengikuti karnaval menggunakan baju-baju daerah.

8. The Cleanest Scout Camp and Separate Garbage Orderly in Event National Jamboree X 2016. Rekor ini diberikan karena Jamnas berhasil menjadi kemah terbersih serta menyediakan tempat sampah yang terpisah.

Sumber: http://www.jamborenasional.com/

Petunjuk Penyelenggaraan Kegiatan Pramuka


Penyelenggaraan organisasi atau kegiatan di dalam Gerakan Pramuka diatur berdasar SK Kwarnas dalam bentuk Petunjuk Penyelenggaraan (PP) dan Petunjuk Teknis (juknis).

Berikut kumpulan PP yang bisa diunduh.

  1. 1976 Jukran Pesta Siaga
  2. 1979 Jukran Upacara dalam Gerakan Pramuka
  3. 2006 Jukran Syarat dan Gambar TKK Kelompok Kebhayangkaraan Saka Pramuka Bhayangkara
  4. 2007 Jukran Dewan Kerja Pramuka Penegak dan Pandega
  5. 2007 Jukran Gugusdepan Gerakan Pramuka
  6. 2007 Jukran Hubungan Masyarakat Gerakan Pramuka
  7. 2007 Jukran Kebijakan Manajamen Resiko Dalam Gerakan Pramuka
  8. 2007 Jukran Majelis Pembimbing Gerakan Pramuka
  9. 2007 Jukran Organisasi dan Tata Kerja Kwartir Ranting Gerakan Pramuka
  10. 2007 Jukran Organisasi dan Tata Kerja Kwartir Cabang Gerakan Pramuka
  11. 2007 Jukran Organisasi dan Tata Kerja Kwartir Daerah Gerakan Pramuka
  12. 2007 Jukran Pokok-Pokok Organisasi Gerakan Pramuka
  13. 2007 Jukran Pramuka Peduli
  14. 2010 Jukran Pusdiklatcab
  15. 2010 Jukran Pusdiklatda
  16. 2011 Jukran Saka Bakti Husada
  17. 2011 Jukran Sismintir No 162.A Tahun 2011
  18. 2012 Jukran Gugus Darma Pramuka
  19. 2012 Jukran Satuan Komunitas Pramuka
  20. 2012 Jukran Tanda Penghargaan

Jika tautan di atas bermasalah, dapat diunduh melalui tautan berikut: http://pramukarek.or.id/2015/download/pp-sk/

 

Lagu Hari Pertama Masuk Sekolah


Inilah notasi dan MP3 lagu Hari Pertama Masuk Sekolah yang diterbitkan Direktorat Binkel (Bapak Sukiman) yang harus dinyanyikan untuk semua jenjang.

Lirik Hari Pertama Masuk Sekolah

Hari ini hari pertamaku,

hari pertama ke sekolah.

Senangnya hatiku diantar ayah ibu,

pergi berangkat ke sekolah.

Senangnya hatiku bertemu teman baru,

guru baru, tentulah ramah.

Ayo ke sekolah, ayo ke sekolah

Dokumen untuk Diunduh

tunas63_hari pertama masuk sekolah

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Hak Jaminan Rasa Aman Guru


Guru sebagai tenaga profesional, dalam menjalankan tugasnya, memiliki hak antara lain perlindungan hukum, rasa aman,  dan jaminan  keselamatan  dari  Pemerintah,  Pemerintah Daerah,  satuan  pendidikan,  Organisasi  Profesi  Guru, dan/atau  Masyarakat. Juga, memiliki  kebebasan  memberikan  sanksi  kepada peserta didiknya yang melanggar norma agama, norma kesusilaan,  norma  kesopanan,  peraturan  tertulis maupun  tidak  tertulis  yang  ditetapkan  Guru, peraturan  tingkat  satuan  pendidikan,  dan  peraturan perundang-undangan  dalam  proses  pembelajaran yang berada di bawah kewenangannya. Hak-hak ini secara jelas diatur dalam UU 20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas), UU 14/2005 tentang Guru dan Dosen, PP 74/2008 tentang Guru.

Berikut kutipan hak perlindungan bagi guru sesuai UU atau peraturan.

UU 20/2003 UU tentang Sisdiknas

Pasal 39

(1)  Tenaga kependidikan bertugas melaksanakan administrasi, pengelolaan, pengembangan, pengawasan, dan pelayanan teknis untuk menunjang proses pendidikan pada satuan pendidikan.

(2) Pendidik merupakan tenaga profesional yangbertugas merencanakan dan melaksanakan proses pembelajaran, menilai hasil pembelajaran, melakukan pembimbingan dan pelatihan, serta melakukan penelitian  dan pengabdian kepada masyarakat, terutama bagi pendidik pada perguruan tinggi.

Pasal 40

(1)  Pendidik dan tenaga kependidikan berhak memperoleh:

  1. penghasilan dan jaminan kesejahteraan sosial yang pantas dan memadai;
  2. penghargaan sesuai dengan tugas dan prestasi kerja;
  3. pembinaan karier sesuai dengan tuntutan pengembangan kualitas;
  4. perlindungan hukum dalam melaksanakan tugas dan hak atas hasil kekayaan intelektual; dan
  5. kesempatan untuk menggunakan sarana, prasarana,dan fasilitas pendidikan untuk menunjang kelancaran pelaksanaan tugas.

(2)  Pendidik dan tenaga kependidikan berkewajiban:

  1. menciptakan suasana pendidikan yang bermakna,menyenangkan, kreatif, dinamis, dan dialogis;
  2. mempunyai komitmen secara profesional untuk meningkatkan mutu pendidikan; dan
  3. memberi teladan dan menjaga nama baik lembaga, profesi, dan kedudukan sesuai dengan kepercayaan yang diberikan kepadanya

UU 14/2005 tentang Guru dan Dosen

Pasal 14

(1) Dalam melaksanakan tugas keprofesionalan, guru berhak:

  1. memperoleh penghasilan di atas kebutuhan hidup minimum dan jaminan kesejahteraan sosial;
  2. mendapatkan promosi dan penghargaan sesuai dengan tugas dan prestasi kerja;
  3. memperoleh perlindungan dalam melaksanakan tugas dan hak atas kekayaan intelektual;
  4. memperoleh kesempatan untuk meningkatkan kompetensi;
  5. memperoleh dan memanfaatkan sarana dan prasarana pembelajaran untuk menunjang kelancaran tugas keprofesionalan;
  6. memiliki kebebasan dalam memberikan penilaian dan ikut menentukan kelulusan, penghargaan, dan/atau sanksi kepada peserta didik sesuai dengan kaidah pendidikan, kode etik guru, dan peraturan perundangundangan;
  7. memperoleh rasa aman dan jaminan keselamatan dalam melaksanakan tugas;
  8. memiliki kebebasan untuk berserikat dalam organisasi profesi;
  9. memiliki kesempatan untuk berperan dalam penentuan kebijakan pendidikan;
  10. memperoleh kesempatan untuk mengembangkan dan meningkatkan kualifikasi akademik dan kompetensi; dan/atau
  11. memperoleh pelatihan dan pengembangan profesi dalam bidangnya.

(2)  Ketentuan lebih lanjut mengenai hak guru sebagaimana dimaksud pada ayat(1) diatur dengan Peraturan Pemerintah.

PP 74/2008 tentang Guru

Pasal 38

(1) Guru  memiliki  kebebasan  memberikan  penghargaan kepada  peserta  didiknya  yang  terkait  dengan  prestasi akademik dan/atau prestasi non-akademik.

(2) Prestasi  akademik  sebagaimana  dimaksud  pada  ayat (1)  meliputi  pencapaian  istimewa  peserta  didik  dalam penguasaan  satu  atau  lebih  mata  pelajaran  atau kelompok  mata  pelajaran,  termasuk  pembiasaan perilaku  terpuji  dan  patut  diteladani  untuk  kelompok mata  pelajaran  agama  dan  akhlak  mulia  serta kelompok  mata  pelajaran  kewarganegaraan  dan kepribadian.

(3) Prestasi  non-akademik  sebagaimana  dimaksud  pada ayat  (1)  adalah  pencapaian  istimewa  peserta  didik dalam kegiatan ekstra kurikuler.

Pasal 39

(1) Guru  memiliki  kebebasan  memberikan  sanksi  kepada peserta didiknya yang melanggar norma agama, norma kesusilaan,  norma  kesopanan,  peraturan  tertulis maupun  tidak  tertulis  yang  ditetapkan  Guru, peraturan  tingkat  satuan  pendidikan,  dan  peraturan perundang-undangan  dalam  proses  pembelajaran yang berada di bawah kewenangannya.

(2) Sanksi  sebagaimana  dimaksud  pada  ayat  (1)  dapat berupa  teguran  dan/atau  peringatan,  baik  lisan maupun  tulisan,  serta  hukuman  yang  bersifat mendidik sesuai dengan kaedah pendidikan, kode etik Guru, dan peraturan perundang-undangan.

(3) Pelanggaran  terhadap  peraturan  satuan  pendidikan yang  dilakukan  oleh  peserta  didik  yang  pemberian sanksinya  berada  di  luar  kewenangan  Guru, dilaporkan  Guru  kepada  pemimpin  satuan pendidikan.

(4) Pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan yang  dilakukan  oleh  peserta  didik, dilaporkan  Guru kepada  pemimpin  satuan  pendidikan  untuk ditindaklanjuti  sesuai  dengan  ketentuan  peraturan perundang-undangan.

Pasal 40

(1) Guru  berhak  mendapat  perlindungan  dalam melaksanakan  tugas  dalam  bentuk  rasa  aman  dan jaminan  keselamatan  dari  Pemerintah,  Pemerintah Daerah,  satuan  pendidikan,  Organisasi  Profesi  Guru, dan/atau  Masyarakat  sesuai  dengan  kewenangan masing-masing.

(2) Rasa  aman  dan  jaminan  keselamatan  dalam melaksanakan  tugas  sebagaimana  dimaksud  pada ayat (1) diperoleh Guru melalui perlindungan:

  1. hukum;
  2. profesi; dan
  3. keselamatan dan kesehatan kerja.

(3) Masyarakat, Organisasi Profesi Guru, Pemerintah atau Pemerintah  Daerah  dapat  saling  membantu  dalam memberikan  perlindungan  sebagaimana  dimaksud pada ayat (1).

Pasal 41

(1) Guru  berhak  mendapatkan  perlindungan  hukum  dari tindak  kekerasan,  ancaman,  perlakuan  diskriminatif, intimidasi,  atau  perlakuan  tidak  adil  dari  pihak peserta  didik,  orang  tua  peserta  didik,  Masyarakat, birokrasi, atau pihak lain.

(2) Guru  berhak  mendapatkan  perlindungan  profesi  terhadap  pemutusan  hubungan  kerja  yang  tidak sesuai  dengan  ketentuan  peraturan  perundangundangan,  pemberian  imbalan  yang  tidak  wajar, pembatasan  dalam  menyampaikan  pandangan, pelecehan  terhadap  profesi,  dan  pembatasan  atau pelarangan  lain  yang  dapat  menghambat  Guru  dalam melaksanakan tugas.

(3) Guru  berhak  mendapatkan  perlindungan  keselamatan dan  kesehatan  kerja  dari  satuan  pendidikan  dan penyelenggara  satuan  pendidikan  terhadap  resiko gangguan  keamanan  kerja,  kecelakaan  kerja, kebakaran  pada  waktu  kerja,  bencana  alam, kesehatan lingkungan kerja dan/atau resiko lain.

Pasal 42

Guru  memperoleh  perlindungan  dalam  melaksanakan  hak atas  kekayaan  intelektual  sesuai  dengan   ketentuan peraturan perundang-undangan.

Pasal 52

(1)  Beban kerja Guru mencakup kegiatan pokok:

  1. merencanakan pembelajaran;
  2. melaksanakan pembelajaran;
  3. menilai hasil pembelajaran;
  4. membimbing dan melatih peserta didik; dan
  5. melaksanakan tugas  tambahan  yang  melekat  pada pelaksanaan  kegiatan  pokok  sesuai  dengan  beban kerja Guru.

Unduhan

UU Sisdiknas, UU Guru dan Dosen, PP Guru dapat diunduh di sini

#guru #hak #hukum

%d blogger menyukai ini: