Kategori Tulisan tunas63


Bersama blog favorit pilihan pelanggan atau teman para bloger terutama pecinta wordpress, semoga ilmu yang tersaji pada blog tunas63 memberi manfaat yang sangat berarti bagi kita bersama.

Agama AngkaKredit Artikel Award Bahasa Berita Bhs.Indonesia Budaya Data/Statistik   Ekonomi  Galeri  Foto  Guru  Haji  Hari Nasional  Ilmu Komputer Iptek Islam Kesiswaan Lambang/Logo Lingkungan Lomba/Olimpiade Lowongan Kerja Nasihat Nasionalisme NUPTK Olahraga Organisasi Partai Pedoman Guru Pedoman Pembelajaran Pembangunan Nasional Pemilu Pendidikan Pengetahuan Praktis PLPG Politik Portofolio Pramuka Sastra TK/RA/PAUD SD SMP/MTs SMA/MA/SMK Sejarah Sekolah Seni Sepakbola Sepakbola LPI Sertifikasi Sertifikasi Depag Strategi Nasional Tata Negara Tokoh Unas U U UU/PP/Permen  Visi-misi Wajib Belajar

Download MP3  Lagu Daerah  Lagu dan Kunci Gitar  Lagu Mars  Lagu Nasional/Wajib Lagu Himne  Lagu Notasi Angka  Lagu Notasi Balok  Paduan Suara  Lagu Pramuka

Terimakasih, atas komentar, saran, dan kritik untuk perbaikan penyajian tulisan pada tunas63 yang itu semua  merupakan perhatian luar biasa bagi saya.

Salam,

Kak Ichsan

LKIR 2017


Lomba Karya Ilmiah Remaja (LKIR) yang diselenggarakan LIPI bekerjasama dengan British Council Indonesia melalui Newton Fund merupakan ajang kompetisi ilmiah bagi siswa SMP dan SMA atau sederajat berusia 12-19 tahun. Kompetisi ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan wawasan mereka dalam menganalisa permasalahan dalam mencari solusi yang tepat melalui penelitian ilmiah dan aplikasi ilmu pengetahuan dan teknologi. Setiap peserta harus mengikuti semua persyaratan yang tercantum pada informasi di bawah ini sebelum membuat proposal penelitian.

Kategori

Ilmu Pengetahuan Sosial dan Kemanusiaan (IPSK)

Merupakan kategori LKIR yang berkaitan dengan studi sosial dengan beberapa sub tema: Psikologi (Psikologi Sosial, Psikologi Kognitif, Psikologi Fisiologis), Sejarah, Geografi, Ekonomi, Sosiologi, Antropologi, Politik, dan lainnya.

Ilmu Pengetahuan Hayati (IPH)

Merupakan kategori LKIR yang berkaitan dengan ilmu alam, berbagai kajian observasi, eksperimentasi, penyimpulan dengan ruang lingkup makhluk hidup, energi dan perubahannya, dan keilmuan tentang alam lainnya, dengan sub tema: Kimia, Biokimia, Biologi, Mikrobiologi, Ilmu Tumbuhan, Ilmu Tanaman, Ilmu Tanah, Ilmu Hewan, Obat dan Kesehatan, Ilmu Lingkungan, Manajemen Lingkungan, Ilmu Matematika, dan lainnya.

Ilmu Pengetahuan Teknik (IPT)

Merupakan kategori LKIR yang berkaitan dengan merancang dan menghasilkan perangkat-perangkat, struktur-struktur dan proses-proses yang dapat digunakan serta dapat berupa inovasi produk dan pengembangan system, dengan subtema: Fisika, Energi dan Transportasi, Teknik Mekanika dan Elektronika, Ilmu Komputer, Informatika, Teknik Material & Bioteknologi, dan lainnya.

Ilmu Pengetahuan Kebumian dan Kelautan (IPK)

Merupakan kategori LKIR yang berkaitan kajian, observasi, dan menghasilkan perangkat-perangkat di bidang ilmu kebumian dan kelautan, dengan subtema: Astronomi, Klimatologi, Cuaca, Geokimia, Minerologi, Paleontologi, Geofisika, Geologi, Kelautan/Oseanografi, dan lainnya.

Kriteria Peserta LKIR

  1. SiswaSMP dan SMA atau sederajat, dengan ketentuan maksimum peserta adalah siswa kelas XII pada saat Perenstasi Finalis.
  2. Peroranganatau kelompok maksimal 2 (dua) orang.
  3. Belum pernah menjadi pemenang LKIR dalam kurun waktudua tahun terakhir.
  4. Melampirkan surat keterangan/rekomendasi dari sekolah/instansi terkait keikutsertaan lomba dan daftar riwayat hidup yang berisi:
    1. Nama Lengkap
    2. Jenis Kelamin
    3. Tempat dan tanggal lahir
    4. Alamat domisili
    5. Sekolah/instansi
    6. Nomor telepon/HP Peserta/Ketua Kelompok
    7. Email pribadi peserta/Ketua kelompok
    8. Diketahui oleh orang tua atau wali dengan tanda tangan
  • Karya Ilmiah yang sedang atau pernah diikutsertakan dalam kompetisi ilmiah lainnya, tidak dapat diikutsertakan dalam LKIR.

Alur Pelaksanaan

1. Pendaftaran

Proses registrasi peserta dilakukan secara online pada website infokompetisi.lipi.go.id s.d. tanggal 14 April 2017. Panduan Pendaftaran LKIR akan dipaparkan pada halaman registrasi infokompetisi.lipi.go.id.Peserta diwajibkan untuk menggunakan email pribadi dan kontak pribadi (bukan kontak kantor/sekolah) untuk memudahkan komunikasi dengan panitia.

2. Seleksi Administrasi

Proses seleksi administrasi oleh pihak panitia akan dilakukan setelah penutupan registrasi. Panitia hanya akan melakukan seleksi terhadap calon peserta yang telah memenuhi syarat dan kriteria serta telah melengkapi seluruh persyaratan dokumen.

3. Seleksi Proposal Terbimbing oleh Dewan Juri

Dewan Juri akan menyeleksi proposal dan akan menentukan secara langsung mentor yang akan membimbing karya ilmiah peserta yang lolos seleksi. Proposal yang lolos akan dibimbing oleh mentor (Peneliti LIPI) untuk melaksanakan penelitian.

4. Pembimbingan (Mentoring) karya ilmiah

Proses pembimbingan proposal dilakukan mulai bulan Juni s.d September 2017.

5. Pengumuman Finalis

Karya ilmiah peserta yang telah selesai dibimbing akan diseleksi kembali oleh Dewan Juri untuk dipilih sebagai finalis LKIR ke-49 Tahun 2017. Pengumuman Finalis akan dilakukan pada tanggal 9 Oktober 2017 melalui website Kompetisi LIPI, telepon dan surat resmi.

6. Pameran dan Presentasi Finalis

Finalis yang terpilih akan diundang ke Jakarta untuk mempresentasikan karya ilmiahnya secara keseluruhan di hadapan Dewan Juri dan melakukan pameran di hadapan pengunjung. Pameran dan presentasi finalis akan diselenggarakan pada tanggal 23 Oktober s.d tanggal 26 Oktober 2017.

SEKRETARIAT

Panitia Lomba Karya Ilmiah Remaja (LKIR) Panitia National Young Inventors Award (NYIA)
Biro Kerjasama, Hukum dan Humas LIPI
Gedung Sasana Widya Sarwono LIPI lt. 5 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 10 Jakarta Selatan 12710
Telp. (021) 522 5711, ext. 1274, 1276 Fax. (021) 525 1834, 5292 0839

Layanan Pengaduan via Whatsapp 0857 8228 7227

Sumber: http://infokompetisi.lipi.go.id/lomba-karya-ilmiah-remaja/

Jadwal, Kisi-kisi, dan POS US/M dan UN 2017


Berikut kisi kisi UN juga US/M 2016/2017 lengkap. Kisi-kisi untuk UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer) dan UNKP (Ujian Nasional Berbasis Kertas dan Pensil), Ujian Nasional Pendidikan Kesetaraan (Program Paket B dan Paket C)

US/M 2017

 

Kisi-Kisi UN 2017

Selengkapnya dapat dilihat di laman Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP), di sini.

Prosedur Operasional Standar UN 2017

  • POS UN 2017 dapat diunduh di sini.
  • Surat Edaran BSNP Nomor: 0078/SDAR/BSNP/I/2017 mengenai Ralat Jadwal UNKP SMP/MTs & SMPLB (Susulan) pada POS UN Tahun Pelajaran 2016/2017 (unduh di sini)

Surat Edaran Kemdikbud 

  • Surat Edaran Mendikbud tentang Pelaksanaan UN 2017 dapat diunduh di sini.
  • Surat Edaran Kabalitbang Kemdikbud tentang Pendaftaran Peserta UN 2017 dapat diunduh di sini

Jadwal UN

un-2017_jadwal-unbk-unkp-sm-mts-sma-smk-ma un-2017_jadwal-unpk-paketb-c

Rujukan

Bila tautan di atas bermasalah atau untuk cek sumber, silakan klik Badan Standar Nasional Pendidikan.

 

Daftar Materi OSN, O2SN, FLSN 2017


Berikut daftar materi/cabang/jenis  lomba OSN, O2SN, FLSN 2017 jenjang SD, SMP, SMA, SMK, dan SLB.

Olimpiade Sains Nasional (OSN)

  1. SD : IPA, Matematika
  2. SMP: IPA, Matematika, IPS
  3. SMA : IPA, Matematika, IPS, Informatika/Komputer

Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN)

  1. SD : Atletik, renang, bulu tangkis, pencak silat, karate
  2. SMP : Atletik, renang, bulu tangkis, pencak silat, karate
  3. SMA : Atletik, renang, bulu tangkis, pencak silat, karate
  4. SMK : Atletik, renang, bulu tangkis, pencak silat, karate
  5. SLB : Atletik, bulu tangkis, bocee, balap kursi roda, catur

Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N)

  1. SD : Menyanyi solo, menari, pidato, baca puisi
  2. SMP: Menyanyi solo, menari, baca puisi, gitar solo, music tradisional
  3. SMA : Menyanyi solo, menari, baca puisi, gitar solo, desain poster, film pendek
  4. SMK : Menyanyi solo, menari, baca puisi, gitar solo, animasi, film pendek
  5. SLB : Menyanyi solo, menari, pantomime, melukis, cipta baca puisi, MTQ.

Sumber: Surat edaran Dirjen Dikdasmen Kemdikbud No. 9311/D/TU/2016; tgl. 3 November 2016 tentang Olimpiade/Lomba/Festival Tahun 2017

Ujian Nasional 2016/2017 Ditiadakan?


Pelaksanaan UN / Unas SD/SMP/SMA/SMK tahun pelajaran 2016/2017 akan ditiadakan .

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy akan menghentikan sementara (moratorium) pelaksanaan ujian nasional. Jika mendapat persetujuan dari Presiden Joko Widodo, kebijakan tersebut mulai berlaku pada tahun ajaran 2016-2017.

Muhadjir menuturkan, pertimbangan moratorium UN di antaranya karena kualitas sekolah yang belum merata. Menurut dia, hanya 30 persen sekolah yang kualitasnya di atas standar nasional. “Jadi UN itu kan untuk pemetaan (kualitas sekolah), bukan untuk kelulusan murid. Sekarang sudah diketahui hasilnya, 70 persen sekolah di bawah standar nasional,” katanya di Gedung A, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, Jakarta, Kamis 24 November 2016.

Selain itu pelaksanaan UN yang menyedot APBN hingga Rp 500 miliar per tahun, menurut dia, juga menjadi salah satu alasan moratorium. Muhadjir menjelaskan, biaya untuk pelaksanaan UN lebih baik digunakan untuk mengawasi dan membimbing 70 % sekolah yang masih di bawah standar serta merevitalisasi sekolah.

“Kami dongkrak bagaimana caranya agar melampaui standar nasional. Tentunya secara bertahap. dimulai dari yang paling bawah,” katanya.

Ia menegaskan, pemerintah provinsi dan daerah bertanggung jawab untuk meningkatkan kualitas sekolah di daerahnya masing-masing. Provinsi mengawasi SMA/SMK, sedangkan SD dan SMP menjadi wewenang kabupaten/kota. “Negara cukup mengawasi saja, membuat regulasi. Bagaimana supaya standar nasional tercapai. Kami tetap pakai standar nasional. itu betul-betul diterapkan pada masing-masing sekolah,” ucapnya.

Saat ini hasil pengkajian terkait moratorium Ujian Nasional  sudah diserahkan kepada presiden. Menurut dia, moratorium berlaku setelah ada kebijakan berupa instruksi presiden.

Jika mendapat persetujuan dari Presiden Joko Widodo, kebijakan tersebut mulai berlaku pada tahun ajaran 2016-2017.

Sumber : http://www.pikiran-rakyat.com/pendidikan/2016/11/24/ini-alasan-kemendikbud-akan-moratorium-ujian-nasional-385730

Peraturan Setangan Leher Pramuka


hasduk_lampiran-skHasduk pramuka dipakai dengan dilipat sedemikian rupa (lebar lipatan ± 5 cm)  sehingga  warna  merah  putih  tampak  dengan  jelas, dan pemakaiannya tampak rapi.

Sesuai SK Kwarnas Nomor 174 Tahun 2012 tentang Petunjuk Penyelenggaraan Pakaian Seragam Anggota Gerakan Pramuka, sasaran petunjuk adalah (a).  Terwujudnya  pemakaian  Pakaian  Seragam  Pramuka  secara benar; (b).  Terciptanya ketertiban dan keindahan; (c).  Terciptanya rasa bangga menjadi anggota Gerakan Pramuka.

Dijelaskan dalam Bab III, pakaian seragam Pramuka terdiri dari (a).  Tutup Kepala, (b).  Baju Pramuka, (c).  Rok/ Celana, (d).  Setangan Leher, (e).  Ikat Pinggang, (f).  Kaos Kaki, (g).  Sepatu, dan (h).  Tanda Pengenal.

Mengenai ketentuan setangan leher, secara umum untuk putra dan putri adalah sama. Perbedaan yang ada adalah pada ukuran panjang disesuaikan dengan golongan.

Peraturan tentang Setangan Leher Pramuka sesuai SK Kwarnas 174/2012

  1. dibuat dari bahan warna merah dan putih.
  2. berbentuk segitiga sama kaki: (a)  sisi  panjang  ……  cm  dengan  sudut  bawah 90º (panjang disesuaikan dengan tinggi badan pemakai sampai di pinggang), (b)  bahan  dasar  warna  putih  dengan  lis  warna  merah selebar 5 cm.
  3. setangan leher dilipat sedemikian rupa (lebar lipatan ± 5 cm)  sehingga  warna  merah  putih  tampak  dengan  jelas, dan pemakaiannya tampak rapi.
  4. dikenakan dengan cincin (ring) setangan leher.
  5. dikenakan di bawah kerah baju.

Ketentuan Ukuran Panjang Setangan Leher

  • Siaga : 90  cm
  • Penggalang : 100-120  cm
  • Penegak/Pandega : 120-130  cm
  • Pembina Pramuka : 120-130  cm
  • Andalan dan Mabi : 120-130  cm

Ukuran panjang ini masih dilengkapi dengan petunjuk yang fleksibel yakni panjang disesuaikan dengan tinggi badan pemakai sampai di pinggang.

hasduk-salah seragam-sesuai-pp

Panggilan PLPG 2016 Tahap I UMM


PSG 44 Universitas Muhammadiyah Malang memanggil guru SD di Kab Kediri, Kota Kediri, Kab. Blitar, Kab. Lumajang, Kab. Malang, Kab. Nganjuk, dan Kota Blitar untuk mengikuti PLPG 2016 tahap I, tanggal 6 s.d. 16 Oktober 2016. Chek in peserta tanggal 6 Oktober 2016 pukul 10.00 s.d. 12.00 di hotel sesuai yang tersebut pada daftar peserta.

Persyaratan Peserta
1. Surat tugas dari Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota.
2. Fotokopi identitas diri yang masih berlaku (KTP, SIM).
3. Surat keterangan sehat dari dokter.
4. Harus membawa cetakan atau softcopy buku siswa dan guru sesuai bidang studi yang diajarkan.
5. Penunjang diklat: Kurikulum 2013, kisi-kisi UKG, silabus, contoh RPP, bahan pustaka/buku ajar, media yang akan dikembangkan saat workshop, dan diharapkan membawa laptop.
6. Setiap rombel diwajibkan membawa printer minimal 4 unit, karena tempat foto copy jauh dari tempat diklat.
7. Perlengkapan pribadi: pakaian untuk 10 hari termasuk pakaian hangat, pakaian olahraga, obat-obatan persediaan pribadi, dan perlengkapan lain yang diperlukan.
8. Membawa seragam keki (PNS) dan pakaian dinas harian (Non PNS) digunakan untuk cetak foto sertifikat pendidik.

Surat panggilan dan daftar peserta bisa diunduh di sini.

Kriteria Lulus PLPG 2016


 

Peserta dinyatakan lulus sergu 2016 jika lulus PLPG dan lulus UKG, demikian ketentuan berdasarkan buku panduan teknis pelaksanaan sertifikasi guru yang dibuat oleh Konsorsium Sertifikasi Guru.

Lulus PLPG (Pendidikan & Latihan Profesi Guru)

Proses PLPG berlangsung pada hari ke-1 sampai hari ke-10 yang dilaksanakan  di LPTK selama 10 hari (90 jam pelajaran).

Rumus Kelulusan PLPG
SAP = 0,3SUT + 0,4SUK + 0,3SWS
Keterangan:
SAP = Skor Akhir PLPG
SUT : Skor Uji Tulis
SUK : Skor Uji Kinerja
SWS : Skor Workshop
Dinyatakan lulus jika : SAP minimal 70,  SUT minimal 70, DAN SUK minimal 76.

Lulus UKG (Uji Kompetensi Guru)

UKG dilaksanakan secara online di laboratorium komputer LPTK pada hari ke-11. Syarat kelulusan UKG nilai minimal 80.

  • Jika guru sudah mempunyai nilai UKG (tahun 2015) minimal / diatas 80 maka hanya tinggal mengikuti PLPG (tidak perlu mengikuti UKG hari ke-11).
  • Jika belum mencapai UKG 80 guru harus mengikuti UKG dengan syarat lulus PLPG terlebih dahulu.

Bagi peserta PLPG, selamat menyiapkan diri dan semoga sukses (Lulus).

%d blogger menyukai ini: