Kategori Tulisan tunas63


Bersama blog favorit pilihan pelanggan atau teman para bloger terutama pecinta wordpress, semoga ilmu yang tersaji pada blog tunas63 memberi manfaat yang sangat berarti bagi kita bersama.

Agama AngkaKredit Artikel Award Bahasa Berita Bhs.Indonesia Budaya Data/Statistik   Ekonomi  Galeri  Foto  Guru  Haji  Hari Nasional  Ilmu Komputer Iptek Islam Kesiswaan Lambang/Logo Lingkungan Lomba/Olimpiade Lowongan Kerja Nasihat Nasionalisme NUPTK Olahraga Organisasi Partai Pedoman Guru Pedoman Pembelajaran Pembangunan Nasional Pemilu Pendidikan Pengetahuan Praktis PLPG Politik Portofolio Pramuka Sastra TK/RA/PAUD SD SMP/MTs SMA/MA/SMK Sejarah Sekolah Seni Sepakbola Sepakbola LPI Sertifikasi Sertifikasi Depag Strategi Nasional Tata Negara Tokoh Unas U U UU/PP/Permen  Visi-misi Wajib Belajar

Download MP3  Lagu Daerah  Lagu dan Kunci Gitar  Lagu Mars  Lagu Nasional/Wajib Lagu Himne  Lagu Notasi Angka  Lagu Notasi Balok  Paduan Suara  Lagu Pramuka

Terimakasih, atas komentar, saran, dan kritik untuk perbaikan penyajian tulisan pada tunas63 yang itu semua  merupakan perhatian luar biasa bagi saya.

Salam,

Kak Ichsan

Sambutan Ka Kwarnas Hari Pramuka 2019


Berikut pidato sambutan Ketua Kartir Nasional Gerakan Pramuka pada Upacara Bendera memeringati Hari Pramuka Ke-58 Tahun 2019.

File dapat diunduh di sini

 

11 Salah Kaprah pada Pramuka


pramuka_pancasila_NKRI_kwarcab kediri-kwarda jatimBanyak yang gagal paham tentang pengertian Pramuka dan Gerakan Pramuka. Juga, Kursus Mahir Dasar, Mars Pramuka, Himne Pramuka. Berikut 11 salah kaprah yang berhasil saya himpun.

1. HUT Pramuka
Berdasar Keputusan Munas Gerakan Pramuka Nomor 11 Tahun 2013 tentang AD dan ART Gerakan Pramuka disebutkan pada Pasal 1 ayat (5) Hari Pramuka tanggal 14 Agustus.
Jadi, yang benar, adalah Hari Pramuka. Dalam Gerakan Pramuka tidak dikenal Hari Ulang Tahun Pramuka” juga tidak dikenal istilah “Hari Ulang Tahun Gerakan Pramuka.”

2. Ketua Regu
Penyebutan Ketua Barung, ketua Regu, Ketua Sangga adalah salah kaprah. Dalam berbagai peraturan pada Gerakan Pramuka, penyebutan yang benar adalah Pemimpin Barung, Pemimpin Regu, Pemimpin Sangga. Kalu ada ketua memberi makna yang lain adalah anak buah tetapi dengan kedudukan Pemimpin, antara pemimpin dan lainnya memiliki derajat sama dalam hal belajar dan berlatih. Maka, Pemimpin Regu perlu bergantian.

3. Tingkatan Pramuka
Salah kaprah ini muncul biasanya untuk maksud menyebut Siaga, Penggalang, Penegak, Pandega (peserta didik). Dalam GP, peserta didik S/G/T/D itu namanya golongan yang diadasarkan pada usia: Siaga 7-10 tahun, Penggalang 11-15 tahun, Penegak 16-20 tahun, Pandega 21-25 tahun. Maka, yang benar adalah Golongan Siaga, Golongan Penggalang, Golongan Penegak, Golongan Pandega.

4. Himne pramuka
Himne yang biasa kita nyanyikan dengan judul Satya Darma Pramuka ini adalah himne untuk organisasi (Gerakan Pramuka) bukan untuk pramuka (anggota GP).
AD dan ART GP 2013, Pasal 51 ayat (1) menyebutkan Himne Gerakan Pramuka adalah lagu Satya Darma Pramuka yang diciptakan oleh Husein Mutahar.
Maka ada tiga istilah yang benar (a) Himne Gerakan Pramuka (b) Himne Satya Darma Pramuka, dan (c) Lagu Satya Darma Pramuka.

5. Mars Pramuka
Sama halnya dengan Himne Gerakan Pramuka, salah kaprah juga terjadi dengan menyebut Mars Pramuka.
Pada AD dan ART GP 2013, Pasal 51 ayat (2) menyebutkan Mars Gerakan Pramuka adalah lagu Jayalah Pramuka yang diciptakan oleh Munatsir Amin.
Maka ada tiga istilah yang benar (a) Mars Gerakan Pramuka (b) Mars Jayalah Pramuka atau (c) Lagu Jayalah Pramuka.

6. Hari Tunas
Salah kaprah ini terjadi untuk menyebut Hari Tunas Gerakan Pramuka yang jatuh tanggal 9 Maret. Makna tunas dengan tunas gerakan pramuka berbeda.
Tunas itu memiliki arti umbuhan muda yang baru timbul atau bakal cabang (ranting) yang baru mulai tumbuh. Sedangkan tunas gerakan pramuka, memuat nilai anak atau pemuda sebagai generasi bangsa yang dilahirkan oleh Gerakan Pramuka. Ia memiliki satya dan darma selaku warga negara dan warga masyarakat untuk berkarya bagi bagsa. Maka, istilah yang benar adalah Hari Tunas Gerakan Pramuka bukan Hari Tunas.

7. Kursus Mahir Dasar
Gerakan Pramuka mempunyai tugas menyelenggarakan pendidikan untuk meningkatkan kualitas anggota muda (peserta didik) maupun anggota dewasa dewasa.
Salah satu anggota dewasa adalah Pembina Pramuka yang bertugas melakukan proses pembinaan dan pendidikan kepramukaan bagi anggota muda. Untuk meningkatkan kualitas Pembina Pramuka, Gerakan Pramuka menyelenggarakan kursus bagi pembina pramuka. Ada dua tingkatan dalam kursus ini yaitu tingkat dasar dan tingkat lanjutan.
Maka istilah yang benar adalah Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD) dan Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Lanjutan (KML). Setelah mengikuti KMD atau KML, peserta mendapatkan ijazah sebagai pengakuan formal kemahiran.

8. Anggota Pramuka dan Gerakan Pramuka
UU 12/2010 tentang Gerakan Pramuka, Pasal 1 menyebutkan ayat (1) Gerakan Pramuka adalah organisasi yang dibentuk oleh pramuka untuk menyelenggarakan pendidikan kepramukaan; ayat (2). Pramuka adalah warga negara Indonesia yang aktif dalam pendidikan kepramukaan serta mengamalkan Satya Pramuka dan Darma Pramuka.
Nah, jadi jelas, yang memiliki anggota itu adalah organisasi. Organisasi bagi pramuka adalah Gerakan Pramuka maka istilah yang benar adalah Anggota Gerakan Pramuka.
Biasanya munculnya istilah itu seperti dalam kalimat berikut: Kita sebagai anggota pramuka … . Kalimat ini perlu diperbaiki menjadi (a) Kita sebagai Pramuka … atau (b) Kita sebagai anggota Gerakan Pramuka . . . .

9. Mengheningkan cipta mengenang arwah pahlalawan
Di dalam upacara bendera atau upacara selain upacara bendera sering ada kegiatan mengheningkan cipta yang dipimpin oleh Pembina Upacara. Pembina Upacara ada yang memberi kalimat pengantar ada juga yang tanpa kalimat pengantar.
Nah kalimat pengantar yang sering kita dengar seperti berikut: Untuk mengenang arwah pahlawan yangtelah gugur mendahului kita, mengheningkan cipta…mulai.
Mengenag itu bermakna “membangkitkan kembali dalam ingatan; mengingat-ingat; membayangkan” sesuatu yang pernah terjadi. Dalam hal mengheningkan cipta pada upacara, mengheningkan cipta memiliki maksud “membangkitkan kembali ingatan tentang perjuangan, peran serta, pengorbanan seseorang” bukan “membangkitkan kembali ingatan tentang perjuangan, peran serta, pengorbanan arwah.”
Jadi, kalimat pengantar harus kita perbaiki menjadi “ Untuk mengenang jasa …” bukan untuk mengenang arwah…”

10. Persiapan pasukan
Istilah dalam Gerakan Pramuka semuanya memiliki maksud dan tujuan serta nilai sejarah perjuangan bangsa. Isitilah Pasukan dalam Gerakan Pramuka adalah untuk menyebut kelompok besar pramuka penggalang yang terdiri dari empat regu. Pada saat upacara kepramukaan dengan peserta anggota muda GP (S, G,T,D) dan anggota dewasa GP maka penggunaan istilah “pasukan” tidaklah tepat karena selain ada pasukan, juga ada perindukan, Ambalan, Racana, dan barisan orang dewasa.
Jadi istilah yang tepat adalah “persiapan barisan”

11. Badan Eksekutif Pasukan Penggalang
Salah kaprah yang terakhir ini bahwa istilah Badan Eksekutif Pasukan Penggalang tidak dikenal dalam Gerakan Pramuka. Sepertinya, Badan ini dibentuk dengan tugas mirip seperti tugas Dewan Penggalang.
Dewan Penggalang merupakan wadah untuk pendidikan kepemimpinan dalam pasukan Pramuka Penggalang atau disebut secara singkat Dewan Penggalang, atau Dewan Galang. Anggota Dewan Galang adalah pemimpin regu, wakil pemimpin regu, pemimpin regu utama, pembina pramuka penggalang, dan pembantu pembina pramuka penggalang.

Salah kaprah yang luar biasa parah adalah jika dalam pasukan ada Badan Eksekutif Pasukan Penggalang dan ada Dewan Galang, bagaimana tugas pokok fungsi (tupoksi) keduanya?
Tapi, jika dalam pasukan penggalang itu hanya ada Badan Eksekutif Pasukan Penggalang dan tidak ada Dewan Galang maka salah kaprah ini mudah diatasi yakni dengan jalan mengubah nama menjadi Dewan Galang dan tupoksinya mengikuti petunjuk yang ada dalam Gerakan Pramuka.

Yang perlu kita perhatikan adalah Gerakan pramuka bertujuan untuk membentuk setiap pramuka agar memiliki kepribadian yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, berjiwa patriotik, taat hukum, disiplin, menjunjung tinggi nilai-nilai luhur bangsa, dan memiliki kecakapan hidup sebagai kader bangsa dalam menjaga dan membangun Negara Kesatuan Republik Indonesia, mengamalkan Pancasila, serta melestarikan lingkungan hidup (UU 12/2010, Pasal 4).
Kesimpulannya, tidak perlu ada “Badan Eksekutif Pasukan Penggalang” karena tidak ada dasar petunjuk dalam Gerakan Pramuka.Bahkan untuk meningkatkan nilai kepemimpinan dan kesadaran akan rasa tanggung jawab, sudah petunjuk perlu adanya Dewan Kehormatan Pasukan Penggalang.
Mari kita jalankan tugas pendidikan kepramukaan sesuai dengan petunjuk penyelenggaraan yang ada.

Salam semangat bakti : Mari biasakan yang benar bukan tidak membenarkan yang biasa. Pramuka Perekat NKRI

Salam Pramuka!

#kwarnasGerakanPramuka
#pusdiklanasGerakanPramuka
#kwardajatim
#kwarcabkediri

Jangan Bilang Bangga Menjadi Anggota Pramuka!


bangga pramukaJika Anda seorang pramuka,  jangan bilang bangga menjadi “anggota pramuka”. Tulisan singkat ini bukan tentang kecakapan dan keterampilan melainkan masalah bahasa.

Pramuka adalah warga negara Indonesia yang aktif dalam pendidikan kepramukaan serta mengamalkan Satya Pramuka dan Darma Pramuka (UU 12/2010, Pasa 1 ayat 2). Gerakan Pramuka adalah organisasi yang dibentuk oleh pramuka untuk menyelenggarakan pendidikan kepramukaan (UU 12/2010, Pasa 1 ayat 1).

Berdasarkan pengertian pada pasal di atas,”pramuka” merupakan “pribadi” dan Gerakan Pramuka adalah “organisasi”. Maka, pramuka adalah anggota gerakan pramuka bukan pramuka sebagai anggota pramuka. Kalau saya seorang guru tentu lucu kalau berkata, “Saya anggota guru”. Seharusnya, saya (guru) adalah anggota PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia).
Maka . . .ungkapan yang benar untuk maksud judul tulisan ini, jangan bilang “bangga menjadi anggota pramuka” tetapi “bangga menjadi anggota Gerakan Pramuka”.

Salah
. . . anggota pramuka.

Benar
(a) … anggota Gerakan Pramuka
(b) Sebagai Pramuka, …
(c) Saya adalah Pramuka …
(d) Seorang pramuka itu …

Berbahasa itu ada tertib/norma yang harus dipatuhi. Bahasa merupakan budaya maka disiplin berbahasa itu menunjukkan budaya disiplin kita. Sebagai budaya, disiplin berbahasa akan mengalami nasib yang sama dengan disiplin kerja.

Seorang pramuka harus mengamalkan “disiplin” sebagaima Darma Pramuka. Bahasa (Indonesia) merupakan alat pemersatu (bangsa) maka menggunakan bahasa dengan baik dan benar menjadi kewajiban “patriot yang sopan dan kesatria” untuk menguatkan jiwa Pramuka Perekat NKRI.

Mulai 2019 NISN Dihapus


kartu nisnMuhadjir Effendy Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) mengatakan, mulai tahun ini tidak ada lagi Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), tetapi diganti dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK).

“Itu mudah tinggal diubah saja, kan datanya sudah ada di sekolah. Tinggal dicek, termasuk di daerah mana, tinggal di mana, keluarganya siapa. Saya kira secara teknis tidak ada kesulitan gitu hanya kita perlu menselaraskan datanya saja,” ujar Mendikbud usai bertemu dengan Dirjen Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakhrulloh di Jakarta, dilansir Antara Selasa (22/1/2019).

Dengan dijadikannya NIK sebagai pengganti NISN, maka akan mempermudah pendataan anak-anak yang masuk dalam usia sekolah. Dalam hal ini peranan pendidikan nonformal menjadi strategis bukan lagi pelengkap tapi memiliki peran utama.

“Terutama untuk memberikan kesempatan pada peserta didik, yang dengan alasan tertentu tidak dapat masuk ke jalur formal. Sehingga nanti target kita dengan disatukannya data yang ada di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dengan data Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), maka wajib belajar dapat terwujud,” tambahnya.

Mendikbud menjelaskan, pihaknya didukung oleh Kemendagri terutama dalam mengatur sistem penerimaan siswa baru. Melalui kerja sama itu, jika sebelumnya orang tua yang mendaftarkan anaknya maka sekarang justru sekolah bersama aparat desa yang mendata anak untuk masuk ke sekolah.

Zudan Arif Fakhrulloh Dirjen Dukcapil Kemendagri mengatakan dengan NIK dapat mengetahui anak-anak yang putus sekolah. Sehingga Mendikbud bisa memerintahkan dinas pendidikan daerah untuk mengecek kondisi anak tersebut.

“Kalau ternyata tidak punya biaya untuk sekolah, kita bisa mengurusnya dan memberikan Kartu Indonesia Pintar (KIP),” kata Zudan. (ant/wil)

Sumber: http: //kelanakota.suarasurabaya.net/news/2019/215696-Mendikbud:-Tidak-Ada-Lagi-Nomor-Induk-Siswa-Nasional

NKRI Harga Mati


pancasila saktiJangan lupa, Minggu tanggal 30 September untuk mengibarkan bendera nasional Sang Merah Putih setengah tiang sebagai tanda bangsa Indonesia “berkabung nasional” bahwa 30 September 1965 telah terjadi pengkhianatan terhadap Pancasila, pembantaian para jenderal, dan makar yang dilakukan oleh Partai Komunis Indonesia (PKI).

Dan, Senin tanggal 1 Oktober kita kibarkan bendera nasional Sang Merah Putih satu tiang penuh sebagai tanda syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa yang atas kuasa-Nya, Pancasila kukuh sebagai dasar negara Indonesia, pedoman hidup bangsa Indonesia.

pramuka_pancasila_NKRIGenerasi bangsa yang berjiwa patriot tak akan melupakan sejarah untuk selalu menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia.

#1OktoberIkutiUpacaraBendera
#1Oktober #PancasilaDasarNegara
#NKRIHargaMati #PramukaPerekatNKRI #PancasilaSakti

Alur Pendaftaran CPNS Tahun 2018


Pendaftaran CPNS Tahun 2018 secara resmi telah diumumkan oleh pemerintah dan akan dibuka sebanyak 238.015 formasi. Nah sambil menunggu pendaftaran CPNS alangkah baiknya kita mempersiapkan diri dengan mempelajari alur pendaftaran CPNS untuk tahun 2018.

Berikut tahapan Alur Pendaftaran CPNS Tahun 2018 :

  1. Pelamar mengakses portal pendaftaran di https://sscn.bkn.go.id
  2. Selanjutnya pelamar membuat akun SSCN 2018, dan ikuti beberapa tahapan berikut :
  • Pada menu portal pilih menu Registrasi
  • Kemudian isikan data NIK, Nomor KK atau NIK Kepala Keluarga
  • Pelamar mengisikan alamat email aktif, password akun portal SSCN dan CAPTCHA
  • Pelamar mengunggah pass photo min.120 kb dan max. 200 kb
  • Pelamar mencetak kartu informasi akun SSCN 2018
  1. Setelah pelamar mempunyai akun SSCN 2018 maka selanjutnya pelamar bisa melakukan login ke portal SSCN menggunakan NIK dan PASSWORD yang telah didaftarkan sebelumnya.
  2. Apabila pelamar berhasil login kedalam portal maka ada beberapa hal yang harus dilakukan diantaranya :
    • Pelamar mengunggah foto diri memegang KTP dan kartu (Selfie)
    • Informasi akun sebagai bukti telah melakukan pendaftaran pelamar melengkapi biodata
    • Pelamar memilih instansi, formasi dan jabatan sesuai pendidikan
    • Pelamar melengkapi data pada form yang tersedia
    • Pelamar mengunggah dokumen yang diperlukan sesuai persyaratan instansi
    • Pelamar mengecek isian yang telah dilengkapi pada form Resume
    • Terakhir pelamar mencetak KARTU PENDAFTARAN SSCN 2018
  3. Tahapan selanjutnya data yang sudah diinput oleh pelamar akan diverifikasi oleh tim verifikator instansi dengan memeriksa berkas atau dokumen yang diunggah / dikirimkan pelamar berdasarkan syarat pendaftaran dan pelamar yang dinyatakan lulus seleksi administrasi akan mendapatkan KARTU UJIAN yang digunakan untuk mengikuti proses seleksi selanjutnya sesuai dengan ketentuan instansi.
  4. Tahap terakhir apabila pelamar dinyatakan lulus seleksi administrasi adalah mengikuti tes Computer Assisted Test ( CAT)
  5. Perlu diingat pelamar hanya dapat memilih 1 (satu) jabatan pada 1 (satu) Formasi dan 1 (satu) Instansi
  6. Informasi status kelulusan pelamar akan diumumkan oleh Panitia Seleksi CPNS 2018 instansi terkait.

Sumber: https://www.panselnas.id/yuks-perhatikan-alur-pendaftaran-cpns-tahun-2018/

Soal latihan Tryout CPNS

%d blogger menyukai ini: