Tim Khusus untuk Tuntaskan Honorer


Mendikbud akan membentuk tim khusus bersama PGRI untuk mengatasi masalah honorer. Rencana ini disampaikan Mendikbud Moh. Nuh pada acara audensi dengan PGRI tanggal 1 Mei 2013 di ruang rapat Gedung A lantai 2 Kemdikbud, Jakarta.

Menanggapi aspirasi seorang guru mengenai status guru honorer yang masih banyak di daerah-daerah, Mendikbud memutuskan untuk membentuk tim khusus yang akan bekerja sama mengatasi permasalahan status guru honorer. Tim tersebut terdiri dari perwakilan Kemdikbud, dan perwakilan dari PGRI. Perwakilan dari Kemdikbud akan dikoordinir Kepala Badan Pengembangan SDM Pendidikan dan Kebudayaan, Syawal Gultom, sedangkan perwakilan dari PGRI dikoordinir Ketua PGRI, Sulistiyo.

“Kalau perlu SK, akan di-SK-kan sehingga memiliki kekuatan hukum,” ujar Mendikbub. Dibentuknya tim khusus ini supaya permasalahan mengenai status guru honorer bisa cepat selesai. Mendikbud menambahkan, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Azwar Abubakar, juga memiliki semangat yang sama mengenai penyelesaian status guru honorer. (Sumber: http://www.kemdiknas.go.id/kemdikbud/berita/1296)

Rencana kebijakan ini jelas sebagai berita gembira bagi para pendidik honorer yang belum masuk K-2. Semangat pengabdian tenaga honorer layak untuk diapresiasi. Banyak tenaga honorer yang memiliki semangat keihklasan yang luar biasa, tentu juga ada yang bekerja tidak tulus.

Walaupun masih wacana, kita berharap, semoga rencana itu segera diwujudkan. Untuk ini, menurut saya, tenaga honorer dan PGRI perlu ada upaya positif :

  1. Tenaga honorer. Tenaga honorer perlu memiliki kualifikasi sesuai standar, yakni memiliki ijazah yang relevan dengan bidang tugas yang diampu. 
  2. PGRI. Sebagai organisasi para guru, perlu terus melakukan pendekatan kepada Mendikbud dan mendesak untuk sesegera mungkin mewujudkan pembentukn tim khusus secara legal, yakni ditetapkan dalam produk hukum (SK). Di sisi yang lain, PGRI juga harus meningkatkan para anggotanya sehingga memiliki kompetensi dan profesionalitas.

Semangat terus rekan honorer, maju terus PGRI!

Iklan

14 Tanggapan

  1. INI KISAH NYATA SAYA JADI PNS.Terimakasih kepada Bpk. Drs DEDE JUNAEDY M.Si Di BKN PUSAT, Dan Dialah Yang membantu Kelulusan saya, Alhamdulillah SK Saya Tahun ini Bisa keluar. Teman Teman2 yg ingin seperti Saya silahkan Anda Hubungi Direktorat Pengadaan PNS, Drs DEDE JUNAEDY .No Tlp; 085218884597.

    Suka

  2. apakah benar guru honor yang sudah lulus sertifikasi tidak diangkat jadi PNS?

    Suka

  3. Pak mentri jangan takut dan sungkan-sungkan, dengar saya ya ! Khusus untuk formasi guru PNS, guru honorer sudah jelas guru, mengangkat guru melalui jalur tes belum tentu bermutu. Jadi langsung saja angkat guru honorer menjadi PNS, untuk keamanan Kecurangan laporan kirim saja detektif seperti detektif kepolisian jaman doeloe. Beres kan ? PGRI Harus terus berjuang, masa ada guru honor sampai 20 tahun ? Apalagi ceritanya ikut tes PNS harus membayar oknum ttt sampai 30,40,50,…, bahkan sampai 100 juta rupiah ? Hebat sekali negara ini

    Suka

  4. Supriadi, on 23 Agustus 2013 at 21:15 said

    amien…… semoga menjadi kenyataan, yang diharapkan oleh semua guru honorer baik negri maupun swasta.

    Suka

  5. Assalamu Alaikum wr-wb, Saya ingin berbagi cerita kepada anda, Bahwa dulunya saya ini cuma seorang Honorer di sekolah dasar sumatra selatan, Sudah 9 tahun saya jadi tenaga honor belum diangkat jadi PNS Bahkan saya sudah 4 kali mengikuti ujian, dan membayar 30 jt namun hailnya nol uang pun tidak kembali bahkan saya sempat putus asah,namun teman saya memberikan no tlp Bpk EDI SUJITNO yang bekerja di BKN pusat yang di kenalnya di jakarta dan juga mengurusnya untuk kenaikan golongan, saya pun coba menghubungi beliau dan beliau menyuruh saya mengirim Nama dan nomor tes Alhamdulillah sayapun lulus tes tulisan dan tes wawancara, alhamdulillah SK saya akhirnya keluar, Jadi apapun keadaan anda skarang jangan pernah putus asa dan terus berusaha, kalau sudah waktunya tuhan pasti kasih jalan, itu adalah kisa nyata dari saya, jika anda ingin seperti saya Hubungi saja Bpk Dr.EDI SUJITNO SH,Msi Tlp:0823-18977712 Siapatau Beliau Masih Bisah Bantu.

    Suka

  6. Assalamu Alaikum wr-wb, Saya ingin berbagi cerita kepada anda, Bahwa dulunya saya ini cuma seorang Honorer di sekolah dasar sumatra selatan, Sudah 9 tahun saya jadi tenaga honor belum diangkat jadi PNS Bahkan saya sudah 4 kali mengikuti ujian, dan membayar 30 jt namun hailnya nol uang pun tidak kembali bahkan saya sempat putus asah,namun teman saya memberikan no tlp Bpk EDI SUJITNO yang bekerja di BKN pusat yang di kenalnya di jakarta dan juga mengurusnya untuk kenaikan golongan, saya pun coba menghubungi beliau dan beliau menyuruh saya mengirim Nama dan nomor tes Alhamdulillah sayapun lulus tes tulisan dan tes wawancara, alhamdulillah SK saya akhirnya keluar, Jadi apapun keadaan anda skarang jangan pernah putus asa dan terus berusaha, kalau sudah waktunya tuhan pasti kasih jalan, itu adalah kisa nyata dari saya, jika anda ingin seperti saya Hubungi saja Bpk Dr.EDI SUJITNO SH,Msi Tlp:0823-18977712

    Suka

  7. aamiiin… mudah mudah-mudahan bukan mimpi lagi untuk guru honorer bisa terlaksana menjadi PNS dan mudah mudahan guru honorer yang di swasta bisa ikut CPNS nanti. aamiiin

    Suka

  8. terima kasih bapak mendikbud dan pgri. smoga diberi kemudahan dalam melaksanakan tugas memperjuangkan nasib teman2 guru honorer. amin…

    Suka

  9. amiin, semoga harapan menjadi kenyataan. terutama bagi guru honorer yang mengabdi di sekolah swasta. karena pengrekrutan guru honor K-I maupun K-II ini, hanya untuk guru yang mengabdi di sekolah negeri saja. Semoga kedepannya nanti tidak dibedakan lagi tempat tugasnya sekolah negeri ataupun sekolah swasta

    Suka

  10. Kapan tuntase tenaga honorer, ……?
    Kapan majune pendidikan ?
    kalau cara perekruttane seperti ini…. banyak sarjana yang bagus-2 tidak bisa mendaftar gara-2 terganjal tenaga honorer !
    Kalau tidak cepat dirubah sistem perekrutan guru ….. mundur 20 tahun.

    Suka

  11. Reblogged this on Naneyan's Blog.

    Suka

  12. selama ini guru selalu menjadi prioritas pembahasan, tenaga kependidikan ada 2 : tenaga pendidik(guru) dan tenaga kependidikan(TAS). bagaimana nasib TAS khususnya swasta, kalau memang tidak ada perhatian sama sekali ? padahal smua kelancaran operasional tertumpu pada TAS (Tenaga Administrasi Sekolah)

    Suka

  13. Semoga apa yang menjadi harapan tenaga honorer selama ini akan terwujud, terutama bagi honorer yang belum masuk dalam k2.
    Tapi dalam tes k2 nanti dimohon kepada pemerintah untuk memakai sistem CAT (Computer Asistent Test), dgn memakai sistem yg sama dengan UKG sertifikasi. ini untuk menghindari kecurangan dan jual beli SK PNS serta mencari PNS yang berkualitas. trims

    Suka

  14. amiiiiiien……semoga saja dapat terlaksana rencana tersebut

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: