Data Siswa Madrasah Peserta UN 2014


Unas dan Ujian Madrasah 2013/2014 akan diikuti 1.269.384 siswa madrasah. Jumlah ini terdiri dari siswa MI, MTs, dan MA.

1. Ujian Madrasah (UM) MI akan diikuti 488.228 siswa

2. UN Madrasah Tsanawiyah (MTs) diikuti 892.760 siswa

3. UN Madrasah Aliyah (MA) diikuti 376.624 siswa

  • IPA: 116.200 siswa,
  • IPS: 228.966 siswa,
  • Bahasa: 9.123 siswa, dan
  • Keagamaan: 22.335 siswa

Sumber: http://kemenag.go.id/index.php?a=berita&id=181843

Syair Himne MTQ


Himne MTQ (Ciptaan Iskandar)

Dengan nama  Allah  Maha  Pengasih  Penyayang

Demi petunjuk mu yang kau limpahkan

Pada kita semua hamba Tuhan Maha Esa

Sebar luaskan beri pengertian

pada  setiap insan kalau sempurna Illahi

Dengan Musabaqah  Tilawatil  Quran

kita dengungkan firman Allah Maha Esa,

Maha Esa di  alam baka

Posting terkait:

Daftar Maktab Haji 2010/1431 H.


Gedung yang disewa untuk jamaah haji tahun ini lebih banyak dan dengan lokasi yang lebih familiar. Ada 71 maktab yang terdiri dari 374 rumah berkapasitas 200.855 jamaah. “210 Rumah ada di ring I (jarak 2 ribu meter dari Masjidil Harom), 164 rumah di ring II (jarak 2 ribu sampai 4 ribu meter).

Untuk pelaksanaan haji 1431 H ini,

  • 125.845 jamaah (63 persen) ada di ring I, dan
  • 75.010 jamaah (37 persen) di ring II.

Penetapan Maktab

Menteri Agama Suryadharma Ali menggelar  qurah  maktab penetapan lokasi pemondokan jamaah haji di tanah suci, Mekkah. Seperti tahun-tahun sebelumnya, penetapan dilakukan dengan cara Qur’ah (undian).
Qur’ah dilakukan sebagai mekanisme penetapan jamaah di Makkah, karena dianggap sebagai cara yang adil agar tidak ada yang merasa tidak diperhatikan,” kata Suryadharma Ali dalam sambutannya di acara ‘Qur’ah Maktab Jemaah Haji di Mekkah’ di Hotel Sheraton Media, Jl Gunung Sahari, Jakarta, Selasa (28/9/2010).

Menag mengatakan, penetapan lokasi pemondokan di tanah suci merupakan hal yang sangat vital terkait kenyamanan para jamaah. Untuk itu, Kementerian Agama sudah menurunkan sembilan tim yang terdiri dari unsur Direktorat Jenderal Haji dan Konsulat Jenderal untuk bisa mendapatkan rumah yang cukup dekat dengan Masjidil Harom dengan harga yang logis.
“Namun, karena persaingan seluruh negara hal ini bukanlah hal mudah,” ujar Menag.

Ia menjelaskan, tim sudah melakukan hal terbaik karena jumlah gedung yang disewa lebih banyak dengan lokasi yang lebih familiar.
Ada 71 maktab yang terdiri dari 374 rumah. 374 Rumah tersebut berkapasitas 200.855 jamaah. “210 Rumah ada di ring I (jarak 2 ribu meter dari Masjidil Harom), 164 rumah di ring II (jarak 2 ribu sampai 4 ribu meter),” kata dia.

Ia juga menambahkan, untuk pelaksanaan haji 1431 H ini, 125.845 jamaah (63 persen) ada di ring I, dan 75.010 jamaah (37 persen) di ring II.
“Ini mengalami peningkatan. Tahun lalu, hanya 27 persen yang di ring I. Jaraknya juga semakin dekat. Kalau dulu ring II paling jauh 7 ribu meter, sekarang hanya 4 ribu meter,” imbuhnya.

Mekanisme Qur’ah dilakukan dengan sistem komputerisasi. Menag dan ketua kantor wilayah Kementerian Agama seluruh Indonesia memencet tombol untuk menentukan maktab suatu kloter.
Acara Qur’ah ini dihadiri oleh Dubes RI untuk Kerajaan Arab Saudi Gatot Abdullah Mansyur. Konsulat Jenderal RI di Jeddah Zakaria Anshar, serta kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama seluruh Indonesia.(dtc/ts)

Sumber: http://haji.kemenag.go.id/

Dokumen untuk diunduh:

Hasil Qurah Maktab 2010.pdf.

Tips Nyaman Beribadah Haji


Melaksanakan ibadah haji memerlukan kesehatan dan fisik yang prima agar dapat menjalannya dengan sempurna. Setelah memilikiat niat untuk melaksanakan kewajiban rukun Islam ke-5, perlu memiliki usaha yang baik dan sehingga amalan ibadah dapat dilaksanakan dengan khusyu.

1. Tips Nyaman Beribadah Haji

  • Jangan tergantung pembimbing
  • Mantapkan tata cara berhaji
  • Hafalkan doa-doa
  • Buat kelompok kecil

2. Tips Tawaf dan Sa’i :

  1. Hafalkan do’a-do’a singkat, jangan disibukkan dengan catatan
  2. Berangkat dalam rombongan
  3. Makan sebelum berangkat
  4. Buat kelompok kecil
  5. Sepakati lokasi pertemuan
  6. Hindari waktu padat
  7. Pindah ke lantai dua dan tiga jika padat

3. Tips Mencium Hajar Aswad :

  1. Ambil waktu yang kondisi sekitar ka’bah tidak terlalu padat
  2. Pastikan fisik kuat
  3. Jangan bawa barang berharga
  4. Pastikan cara berpakaian ihram benar dan kuat
  5. Jangan gunakan joki
  6. Tidak lama-lama
  7. Hindari menyakiti sesama jamaah

4. Tips Menjadi Tamu Allah

”Baitullah ini adalah salah satu pilarnya agama Islam. Barangsiapa yang berniat menuju ke Baitullah, baik para haji ataupun yang berumrah, maka mereka dijamin oleh Allah SWT apabila meninggal dunia dalam perjalanan, maka mereka akan ditempatkan di surga dan mereka yang pulang dengan selamat ke negerinya akan membawa pahala serta harta benda (Ghonimah)”-Hadis Riwayat Ibnu Juraih-

5. Tips Masuk Masjid Agar Tidak Tersesat

  1. Datang ke masjid minimal setengah jam sebelum waktu shalat
  2. Ingat nomor atau nama pintu masuk, kenali seperlunya
  3. Bawa kantong kain untuk menyimpan alas kaki, payung dan sebagainya, dan bisa dibawa saat sholat.
  4. Sebelum masuk masjid buat janji di mana akan bertemu jika ingin pulang bersama.
  5. Jangan lupa juga janji pukul berapa bertemu.
  6. Tempat berkumpul bisa dipasangi bendera rombongan tinggi-tinggi agar mudah dilihat dari kejauhan.
  7. Membuat identitas unik rombongan, bisa dengan selempang, slayer, atau pita di jilbab.

6. Tips Agar Tidak Tersesat :

Setiap tahun selalu ada saja laporan jamaah yang tersesat. Untuk itu perlu dicoba tips-tips berikut ini:

  • Hafalkan Lokasi sebelum keluar maktab
  • Hafalkan maktab Anda serta cacat juga nomor telepon dan atau alamat pondokan Anda
  • Bawalah catatan tersebut setiap meninggalkan pondokan.

7. Sabar, Sabar, dan Sabar

Sabar, sabar, dan sabar. Itu tiga nasihat yang sering diberikan pembimbing kepada calon jamaah haji sebelum berangkat Tanah Suci.Pada kenyataannya memang calon jamaah haji harus punya persediaan segunung kesabaran untuk menghadapi keadaan yang sering di luar perkiraan semula.

Kesabaran calon jamaah sudah diuji saat berada di asrama haji atau bahkan saat keberangkatan. Kemacetan menuju asrama, pemeriksaan yang bertele-tele, sulitnya bertemu dengan keluarga sangat mungkin terjadi. Pemeriksaan dokumen kadang memerlukan waktu berjam-jam. Makanan di asrama belum tentu sesuai selera. Belum lagi kadang barang-barng yang masih diperlukan di asrama sudah telanjur masuk dalam koper besar.

8. Panduan di Masjid Quba :

  • Saat akan memasuki bagian dalam masjid, sebaiknya memperhatikan petunjuk di dinding luar masjid. Itu adalah penunjuk pintu masuk yang dikhususkan bagi jamaah laki-laki atau perempuan. Akan terpampang pada sebuah plakat yang ditempelkan ke dinding pintu masuk untuk jamaah laki-laki maupun perempuan.
  • Tidak diperbolehkan mengambil gambar didalam masjid.

Dokumen untuk diunduh:

1. Kumpulan_Doa_Haji dan_Tips Nyaman Ibadah Haji.pdf

Isi File: (untuk doa berupa teks Arab, latin, dan terjemah)

  1. Tips Nyaman Beribadah Haji
  2. Do’a Ihram
  3. Do’a Keluar Rumah
  4. Do’a Ketika Sampai di Mina
  5. Do’a Ketika Melihat Ka’bah
  6. Do’a Ketika Sampai di Muzdalifah
  7. Do’a Ketika Tiba Ditujuan
  8. Do’a Masuk Arafah
  9. Do’a Masuk Masjidil Haram
  10. Do’a Masuk Masjid Nabawi
  11. Do’a Melontar Jumrah
  12. Do’a Memasuki Kota Madinah
  13. Do’a Memasuki Kota Mekkah
  14. Do’a Menggunting Rambut
  15. Do’a Sa’i
  16. Do’a Sampai di Tanah Air
  17. Do’a Selesai Melaksanakan Haji/Umrah
  18. Do’a Sewaktu Kendaraan Bergerak
  19. Do’a Thawaf
  20. Do’a Waktu Diatas Kendaraan
  21. Do’a Wukuf
  22. Niat Haji & Umrah
  23. Talbiyah

2. Kumpulan Doa Ibadah Haji MP3

Silakan klik tautan di atas untuk melihat dan memilih doa yang ingin diunduh.

Fatwa (MUI) tentang Zakat Penghasilan


Berdasar pertimbangan bahwa kedudukan hukum zakat penghasilan, baik penghasilan rutin seperti gaji pegawai/karyawan  atau  penghasilan  pejabat  negara, maupun  penghasilan  tidak  rutin  seperti dokter,  pengacara,  konsultan,  penceramah, dan  sejenisnya,  serta  penghasilan  yang diperoleh  dari  pekerjaan  bebas  lainnya, masih  sering  ditanyakan  oleh  umat  Islam Indonesia, Majelis Ulama Indonesia mengeluarkan Fatwa Nomor 3 Tahun 2003 tanggal 06  R. Akhir 1424 H/07  Juni  2003 M tentang Zakat Penghasilan.

Dalam fatwa ini, MUI mendasarkan pada petunjuk dalam Alquran juga hadits nabi sbb:

  1. “Hai  orang  yang  beriman!  Nafkahkanlah sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang Kami keluarkan dari  bumi  untuk  kamu …”  (QS. Al-Baqarah [2]: 267).
  2. “… Dan mereka bertanya kepada apa yang mereka nafkahkan. Katakanlah: ‘Yang lebih dari keperluan’…” (QS. al-Baqarah [2]: 219).
  3. “Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan  zakat  itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka…”  (QS.  al-Taubah  [9]: 103).
  4. “Diriwayatkan  secara  marfu’  hadis Ibn  Umar,  dari  Nabi  s.a.w.,  beliau bersabda,  ‘Tidak  ada  zakat  pada harta  sampai  berputar  satu  tahun’.” (HR.)
  5. “Dari  Abu Hurairah  r.a.,  Rasulullah SAW  bersabda:  ‘Tidak  ada  zakat atas  orang  muslim  terhadap hamba  sahaya  dan  kudanya’.  (HR. Muslim).  Imam  Nawawi  berkata: “Hadis  ini  adalah  dalil  bahwa  harta qinyah  (harta  yang  digunakan  untuk keperluan  pemakaian,  bukan  untuk dikembangkan)  tidak  dikenakan zakat.”
  6. “Dari Hakim bin Hizam r.a., dari Nabi SAW, beliau bersabda: ‘Tangan atas lebih  baik  daripada  tangan  bawah. Mulailah  (dalam  membelanjakan harta)  dengan  orang  yang  menjadi tanggung  jawabmu.  Sedekah  paling baik  adalah  yang  dikeluarkan dari  kelebihan  kebutuhan.  Barang siapa  berusaha  menjaga  diri  (dari keburukan), Allah akan menjaganya. Barang  siapa  berusaha  mencukupi diri,  Allah  akan  memberinya kecukupan’.” (HR. Bukhari)
  7. “Dari  Abu Hurairah  r.a.,  Rasulullah SAW  bersabda:  ‘Sedekah  hanyalah dikeluarkan  dari  kelebihan/kebutu-han.  Tangan  atas  lebih  baik  daripa-da  tangan  bawah.  Mulailah  (dalam membelanjakan harta) dengan orang yang  menjadi  tanggung  jawabmu” (HR. Ahmad)

Ada 4 hal yang ditetapkan dalam fatwa ini:

1. Ketentuan Umum

Dalam  Fatwa  ini,  yang  dimaksud  dengan “penghasilan”  adalah  setiap  pendapatan seperti gaji, honorarium, upah, jasa, dan lain-lain  yang  diperoleh  dengan  cara  halal,  baik rutin  seperti  pejabat  negara,  pegawai  atau karyawan, maupub tidak rutin seperti dokter, pengacara,  konsultan,  dan  sejenisnya,  serta pendapatan  yang  diperoleh  dari  pekerjaan bebas lainnya.

2. Hukum

Semua  bentuk  penghasilan  halal  wajib dikeluarkan zakatnya  dengan  syarat  telah mencapai  nishab  dalam  satu  tahun,  yakni senilai emas 85 gram.

3. Kadar Zakat

Kadar zakat penghasilan adalah 2,5 %.

4. Waktu Pengeluaran Zakat

(1). Zakat  penghasilan  dapat  dikeluarkan pada  saat  menerima  jika  sudah  cukup nishab.

(2). Jika tidak mencapai nishab, maka semua penghasilan  dikumpulkan  selama  satu tahun; kemudian  zakat dikeluarkan  jika penghasilan  bersihnya  sudah  cukup nishab.

Dokumen untuk diunduh:

Fatwa-MUI-No 3/2003 tentang Zakat-Penghasilan

Tulisan terkait:

Kalkulkator untuk Menghitung Zakat Gaji/Profesi

Menghitung Zakat Gaji/Profesi


Cara menghitung zakat gaji/profesi yang dimaksud di sini adalah dihitung  dari penghasilan setelah dikurangi kebutuhan.

Setiap penghasilan, apapun jenis pekerjaan yang menyebabkan timbulnya penghasilan tersebut diharuskan membayar zakat bila telah mencapai nisab. Pekerjaan apa saja? Bisa Dokter, Pegawai Negeri Sipil, Akuntan, konsultan, artis, entrepreneur dan sebagainya. Hal tersebut didasarkan pada firman Allah SWT: “Hai orang-orang yang beriman, infaqkanlah (zakat) sebagian dari usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang Kami keluarkan dari bumi untuk kamu.” (QS Al Baqarah:267).

Kalkulator Zakat Gaji

Kazaga (Kalkulator Zakat Gaji) adalah sebuah program sederhana yang dimaksudkan untuk membantu menghitung zakat penghasilan yang bersumber dari gaji/upah yang didapat dalam satu bulan.

Perhitungan zakat yang digunakan oleh Kazaga adalah dengan mengalikan persentase zakat dengan sisa gaji/upah (jumlah gaji/upah 1 bulan dikurangi  jumlah pengeluaran pokok dan hutang). Persentase zakat pada umumnya menggunakan 2.5%, namun anda dapat mengubahnya.

Sedangkan untuk menentukan kewajiban zakat, Kazaga membandingkan sisa gaji dengan nilai nisab. Nisab adalah sebuah nilai untuk menentukan apakah pendapatan seseorang (dalam hal ini sisa gaji/upah) wajib dikenakan zakat. Apabila sisa gaji/upah kurang dari nilai nisab maka tidak diwajibkan untuk membayar zakat, namun apabila menyamai atau melebihi nilai nisab maka diwajibkan untuk membayar zakat.

Nilai nisab diperoleh dengan mengalikan harga pasar emas murni yang berlaku di hari pembayaran zakat dengan berat minimum emas murni. Ada berbagai macam pendapat mengenai berat minimum emas murni yang digunakan, namun Kazaga menggunakan berat 94 gram sebagai batas minimum berat emas murni.

Dalam perhitungannya nanti Anda dapat mengubah berat minimum tersebut sesuai dengan paham yang anda ikuti.

Berikut tampilan Kazaga

  1. Langkah 1 (angka nilai emas, sekedar contoh)

  • Langkah 2

Untuk menggunakan Kazaga cukup mudah. Anda dapat menggunakan Kazaga dengan Windows 95, Windows 98, Windows Me, Windows 2000, maupun Windows XP untuk dapat menjalankan Kazaga.  Buka file Kazaga.exe lalu Kazaga akan dapat segera menghitung zakat anda.

Terima kasih telah menggunakan Kazaga, semoga Allah menerima amal zakat anda dan memberikan kesempurnaan anda iman. Amien.

Kirimkan saran dan komentar anda ke  kazaga@lycos.com sehingga Kazaga dapat menjadi lebih baik lagi di masa yang akan datang. Atau, kunjungi website  http://kazaga.tripod.com

Unduh Kazaga

Kalkulator Zakat Gaji.rar.

Idul Fithri 1431 H Jatuh Hari Jum’at, 10 September 2010?


Dari hasil perhitungan astronomi, Hari Raya Idul Fitri 1413 H/2010 jatuh pada hari Jumat (10/9). Namun untuk kepastiannya, masih akan digelar sidang isbat pada 8 September  yang akan dihadiri oleh para ahli hisab, organisasi Islam, dan ahli astronomi.

Menurut Profesor Riset Astronomi, Astrofisika Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), Thomas Djamaludin, dari hasil perhitungan astronomi pada Rabu (8/9), bulan masih dibawah ufuk dan hilal belum terlihat. Dengan demikian, Hari Raya Idul Fitri bisa dipastikan jatuh tanggal 10 September 2010.

“Insyallah 1 Syawal jatuh pada jumat 10 September, karena pada 8 September bulan masih di bawah ufuk, sehingga semua kriteria belum masuk awal Syawal,” kata Thomas, pada acare perhitungan arah Kiblat Digital di Masjid Salman ITB Jalan Ganeca, belum lama ini.

Sidang Isbat

Menteri Agama Suryadharma Ali dijadwalkan akan memimpin sidang itsbat penetapan 1 Syawal 1431 H atau Hari Raya Idhul Fitri, pada Rabu, 8 September 2010, di Operation Room Kemenag, Jl.Lapangan Banteng Barat No.3-4, Jakarta Pusat.

Menurut Kepala Sub Direktorat Pembinaan Syariah dan Hisab Rukyat Kementerian Agama, Muhidin, sidang Itsbat penetapan 1 Syawal 1431 H akan dihadiri perwakilan Ormas Islam, seperti Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, Persis, Al Wasliyah, Al Irsyad, Tarbiyah Islamiyah, Persatuan Umat Islam (PUI) Majelis Ulama Indonesia (MUI), Dewan Dakwah Islam (DDI) dan Dewan Masjid Indonesia (DMI). Selain itu, akan hadir pula duta-duta besar negara-negara muslim yang bertugas di Jakarta.

Muhidin menambahkan, sidang itsbat juga dihadiri para pakar hisab-rukyat, dan instansi terkait seperti Lapan, Observatorium Bosscha ITB, Planetarium Jakarta, BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika), serta Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional (Bakosurtanal).

Sementara itu, Kementerian Komunikasi dan Informatika berkerjasama dengan Bosscha Observatory, FMIPA, Institut Teknologi Bandung saat ini tengah mempersiapkan kegiatan pengamatan hilal untuk mengetahui munculnya bulan baru yang menentukan jatuhnya 1 Syawal 1431 H atau hari Raya Idul Fitri.

Lokasi pengamatan hilal kali ini direncanakan akan dilakukan pada 12 titik, yaitu : Observatorium Hilal Lhok Nga, Aceh ; UIN SUSKA, Pekan Baru, Riau; Menara Timur UPI, Bandung, Observatorium Bosscha, Lembang Bandung Jawa Barat, Pos Observasi Bulan (POB) Bukit Bela-belu, Bantul, Yogyakarta; Depan Rumah Jabatan Bupati Kupang, Mataram, Nusa Tenggara Timur; SPD LAPAN, Biak, Papua; Lantai Atas Mall GTC, Makassar, Sulawesi Selatan; Islamic Center Kota Samarinda, Kalimantan Timur; Nusa Tenggara Barat; Pantai Gebang Madura; dan SPD LAPAN Pameungpeuk, Garut, Jawa Barat.

Ada pergeseran lokasi pengamatan dari yang dilakukan sebelumnya ketika menjelang 1 Ramadhan lalu. Pergeseran terjadi untuk wilayah Kalimantan Timur yang semula diadakan di Tenggarong pindah keIslamic Center, Kota Samarinda dan wilayah Jawa Timur dari Condrodipo ke Pantai Gebang Madura.
Masyarakat dapat menyaksikan hasil pengamatan hilal ini dalam bentuk video streaming yang ditayangkan secara online melalui Web Portal Kementerian Komunikasi dan Informatika dengan alamat URL : http://hilal.depkominfo.go.id serta Website Bosscha ITB dengan alamat URL : http://bosscha.itb.ac.id/hilal. Penyajian informasi online ini dimaksudkan sebagai salah satu referensi dalam penetapan 1 Syawal 1431 H sekaligus meminimalisir berbedaan yang muncul dikalangan umat Islam.

Sumber: http://www.kemenag.go.id/

%d blogger menyukai ini: