Data Siswa Madrasah Peserta UN 2014


Unas dan Ujian Madrasah 2013/2014 akan diikuti 1.269.384 siswa madrasah. Jumlah ini terdiri dari siswa MI, MTs, dan MA.

1. Ujian Madrasah (UM) MI akan diikuti 488.228 siswa

2. UN Madrasah Tsanawiyah (MTs) diikuti 892.760 siswa

3. UN Madrasah Aliyah (MA) diikuti 376.624 siswa

  • IPA: 116.200 siswa,
  • IPS: 228.966 siswa,
  • Bahasa: 9.123 siswa, dan
  • Keagamaan: 22.335 siswa

Sumber: http://kemenag.go.id/index.php?a=berita&id=181843

Syair Himne MTQ


Himne MTQ (Ciptaan Iskandar)

Dengan nama  Allah  Maha  Pengasih  Penyayang

Demi petunjuk mu yang kau limpahkan

Pada kita semua hamba Tuhan Maha Esa

Sebar luaskan beri pengertian

pada  setiap insan kalau sempurna Illahi

Dengan Musabaqah  Tilawatil  Quran

kita dengungkan firman Allah Maha Esa,

Maha Esa di  alam baka

Posting terkait:

Daftar Maktab Haji 2010/1431 H.


Gedung yang disewa untuk jamaah haji tahun ini lebih banyak dan dengan lokasi yang lebih familiar. Ada 71 maktab yang terdiri dari 374 rumah berkapasitas 200.855 jamaah. “210 Rumah ada di ring I (jarak 2 ribu meter dari Masjidil Harom), 164 rumah di ring II (jarak 2 ribu sampai 4 ribu meter).

Untuk pelaksanaan haji 1431 H ini,

  • 125.845 jamaah (63 persen) ada di ring I, dan
  • 75.010 jamaah (37 persen) di ring II.

Penetapan Maktab

Menteri Agama Suryadharma Ali menggelar  qurah  maktab penetapan lokasi pemondokan jamaah haji di tanah suci, Mekkah. Seperti tahun-tahun sebelumnya, penetapan dilakukan dengan cara Qur’ah (undian).
Qur’ah dilakukan sebagai mekanisme penetapan jamaah di Makkah, karena dianggap sebagai cara yang adil agar tidak ada yang merasa tidak diperhatikan,” kata Suryadharma Ali dalam sambutannya di acara ‘Qur’ah Maktab Jemaah Haji di Mekkah’ di Hotel Sheraton Media, Jl Gunung Sahari, Jakarta, Selasa (28/9/2010).

Menag mengatakan, penetapan lokasi pemondokan di tanah suci merupakan hal yang sangat vital terkait kenyamanan para jamaah. Untuk itu, Kementerian Agama sudah menurunkan sembilan tim yang terdiri dari unsur Direktorat Jenderal Haji dan Konsulat Jenderal untuk bisa mendapatkan rumah yang cukup dekat dengan Masjidil Harom dengan harga yang logis.
“Namun, karena persaingan seluruh negara hal ini bukanlah hal mudah,” ujar Menag.

Ia menjelaskan, tim sudah melakukan hal terbaik karena jumlah gedung yang disewa lebih banyak dengan lokasi yang lebih familiar.
Ada 71 maktab yang terdiri dari 374 rumah. 374 Rumah tersebut berkapasitas 200.855 jamaah. “210 Rumah ada di ring I (jarak 2 ribu meter dari Masjidil Harom), 164 rumah di ring II (jarak 2 ribu sampai 4 ribu meter),” kata dia.

Ia juga menambahkan, untuk pelaksanaan haji 1431 H ini, 125.845 jamaah (63 persen) ada di ring I, dan 75.010 jamaah (37 persen) di ring II.
“Ini mengalami peningkatan. Tahun lalu, hanya 27 persen yang di ring I. Jaraknya juga semakin dekat. Kalau dulu ring II paling jauh 7 ribu meter, sekarang hanya 4 ribu meter,” imbuhnya.

Mekanisme Qur’ah dilakukan dengan sistem komputerisasi. Menag dan ketua kantor wilayah Kementerian Agama seluruh Indonesia memencet tombol untuk menentukan maktab suatu kloter.
Acara Qur’ah ini dihadiri oleh Dubes RI untuk Kerajaan Arab Saudi Gatot Abdullah Mansyur. Konsulat Jenderal RI di Jeddah Zakaria Anshar, serta kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama seluruh Indonesia.(dtc/ts)

Sumber: http://haji.kemenag.go.id/

Dokumen untuk diunduh:

Hasil Qurah Maktab 2010.pdf.

Tips Nyaman Beribadah Haji


Melaksanakan ibadah haji memerlukan kesehatan dan fisik yang prima agar dapat menjalannya dengan sempurna. Setelah memilikiat niat untuk melaksanakan kewajiban rukun Islam ke-5, perlu memiliki usaha yang baik dan sehingga amalan ibadah dapat dilaksanakan dengan khusyu.

1. Tips Nyaman Beribadah Haji

  • Jangan tergantung pembimbing
  • Mantapkan tata cara berhaji
  • Hafalkan doa-doa
  • Buat kelompok kecil

2. Tips Tawaf dan Sa’i :

  1. Hafalkan do’a-do’a singkat, jangan disibukkan dengan catatan
  2. Berangkat dalam rombongan
  3. Makan sebelum berangkat
  4. Buat kelompok kecil
  5. Sepakati lokasi pertemuan
  6. Hindari waktu padat
  7. Pindah ke lantai dua dan tiga jika padat

3. Tips Mencium Hajar Aswad :

  1. Ambil waktu yang kondisi sekitar ka’bah tidak terlalu padat
  2. Pastikan fisik kuat
  3. Jangan bawa barang berharga
  4. Pastikan cara berpakaian ihram benar dan kuat
  5. Jangan gunakan joki
  6. Tidak lama-lama
  7. Hindari menyakiti sesama jamaah

4. Tips Menjadi Tamu Allah

”Baitullah ini adalah salah satu pilarnya agama Islam. Barangsiapa yang berniat menuju ke Baitullah, baik para haji ataupun yang berumrah, maka mereka dijamin oleh Allah SWT apabila meninggal dunia dalam perjalanan, maka mereka akan ditempatkan di surga dan mereka yang pulang dengan selamat ke negerinya akan membawa pahala serta harta benda (Ghonimah)”-Hadis Riwayat Ibnu Juraih-

5. Tips Masuk Masjid Agar Tidak Tersesat

  1. Datang ke masjid minimal setengah jam sebelum waktu shalat
  2. Ingat nomor atau nama pintu masuk, kenali seperlunya
  3. Bawa kantong kain untuk menyimpan alas kaki, payung dan sebagainya, dan bisa dibawa saat sholat.
  4. Sebelum masuk masjid buat janji di mana akan bertemu jika ingin pulang bersama.
  5. Jangan lupa juga janji pukul berapa bertemu.
  6. Tempat berkumpul bisa dipasangi bendera rombongan tinggi-tinggi agar mudah dilihat dari kejauhan.
  7. Membuat identitas unik rombongan, bisa dengan selempang, slayer, atau pita di jilbab.

6. Tips Agar Tidak Tersesat :

Setiap tahun selalu ada saja laporan jamaah yang tersesat. Untuk itu perlu dicoba tips-tips berikut ini:

  • Hafalkan Lokasi sebelum keluar maktab
  • Hafalkan maktab Anda serta cacat juga nomor telepon dan atau alamat pondokan Anda
  • Bawalah catatan tersebut setiap meninggalkan pondokan.

7. Sabar, Sabar, dan Sabar

Sabar, sabar, dan sabar. Itu tiga nasihat yang sering diberikan pembimbing kepada calon jamaah haji sebelum berangkat Tanah Suci.Pada kenyataannya memang calon jamaah haji harus punya persediaan segunung kesabaran untuk menghadapi keadaan yang sering di luar perkiraan semula.

Kesabaran calon jamaah sudah diuji saat berada di asrama haji atau bahkan saat keberangkatan. Kemacetan menuju asrama, pemeriksaan yang bertele-tele, sulitnya bertemu dengan keluarga sangat mungkin terjadi. Pemeriksaan dokumen kadang memerlukan waktu berjam-jam. Makanan di asrama belum tentu sesuai selera. Belum lagi kadang barang-barng yang masih diperlukan di asrama sudah telanjur masuk dalam koper besar.

8. Panduan di Masjid Quba :

  • Saat akan memasuki bagian dalam masjid, sebaiknya memperhatikan petunjuk di dinding luar masjid. Itu adalah penunjuk pintu masuk yang dikhususkan bagi jamaah laki-laki atau perempuan. Akan terpampang pada sebuah plakat yang ditempelkan ke dinding pintu masuk untuk jamaah laki-laki maupun perempuan.
  • Tidak diperbolehkan mengambil gambar didalam masjid.

Dokumen untuk diunduh:

1. Kumpulan_Doa_Haji dan_Tips Nyaman Ibadah Haji.pdf

Isi File: (untuk doa berupa teks Arab, latin, dan terjemah)

  1. Tips Nyaman Beribadah Haji
  2. Do’a Ihram
  3. Do’a Keluar Rumah
  4. Do’a Ketika Sampai di Mina
  5. Do’a Ketika Melihat Ka’bah
  6. Do’a Ketika Sampai di Muzdalifah
  7. Do’a Ketika Tiba Ditujuan
  8. Do’a Masuk Arafah
  9. Do’a Masuk Masjidil Haram
  10. Do’a Masuk Masjid Nabawi
  11. Do’a Melontar Jumrah
  12. Do’a Memasuki Kota Madinah
  13. Do’a Memasuki Kota Mekkah
  14. Do’a Menggunting Rambut
  15. Do’a Sa’i
  16. Do’a Sampai di Tanah Air
  17. Do’a Selesai Melaksanakan Haji/Umrah
  18. Do’a Sewaktu Kendaraan Bergerak
  19. Do’a Thawaf
  20. Do’a Waktu Diatas Kendaraan
  21. Do’a Wukuf
  22. Niat Haji & Umrah
  23. Talbiyah

2. Kumpulan Doa Ibadah Haji MP3

Silakan klik tautan di atas untuk melihat dan memilih doa yang ingin diunduh.

Fatwa (MUI) tentang Zakat Penghasilan


Berdasar pertimbangan bahwa kedudukan hukum zakat penghasilan, baik penghasilan rutin seperti gaji pegawai/karyawan  atau  penghasilan  pejabat  negara, maupun  penghasilan  tidak  rutin  seperti dokter,  pengacara,  konsultan,  penceramah, dan  sejenisnya,  serta  penghasilan  yang diperoleh  dari  pekerjaan  bebas  lainnya, masih  sering  ditanyakan  oleh  umat  Islam Indonesia, Majelis Ulama Indonesia mengeluarkan Fatwa Nomor 3 Tahun 2003 tanggal 06  R. Akhir 1424 H/07  Juni  2003 M tentang Zakat Penghasilan.

Dalam fatwa ini, MUI mendasarkan pada petunjuk dalam Alquran juga hadits nabi sbb:

  1. “Hai  orang  yang  beriman!  Nafkahkanlah sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang Kami keluarkan dari  bumi  untuk  kamu …”  (QS. Al-Baqarah [2]: 267).
  2. “… Dan mereka bertanya kepada apa yang mereka nafkahkan. Katakanlah: ‘Yang lebih dari keperluan’…” (QS. al-Baqarah [2]: 219).
  3. “Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan  zakat  itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka…”  (QS.  al-Taubah  [9]: 103).
  4. “Diriwayatkan  secara  marfu’  hadis Ibn  Umar,  dari  Nabi  s.a.w.,  beliau bersabda,  ‘Tidak  ada  zakat  pada harta  sampai  berputar  satu  tahun’.” (HR.)
  5. “Dari  Abu Hurairah  r.a.,  Rasulullah SAW  bersabda:  ‘Tidak  ada  zakat atas  orang  muslim  terhadap hamba  sahaya  dan  kudanya’.  (HR. Muslim).  Imam  Nawawi  berkata: “Hadis  ini  adalah  dalil  bahwa  harta qinyah  (harta  yang  digunakan  untuk keperluan  pemakaian,  bukan  untuk dikembangkan)  tidak  dikenakan zakat.”
  6. “Dari Hakim bin Hizam r.a., dari Nabi SAW, beliau bersabda: ‘Tangan atas lebih  baik  daripada  tangan  bawah. Mulailah  (dalam  membelanjakan harta)  dengan  orang  yang  menjadi tanggung  jawabmu.  Sedekah  paling baik  adalah  yang  dikeluarkan dari  kelebihan  kebutuhan.  Barang siapa  berusaha  menjaga  diri  (dari keburukan), Allah akan menjaganya. Barang  siapa  berusaha  mencukupi diri,  Allah  akan  memberinya kecukupan’.” (HR. Bukhari)
  7. “Dari  Abu Hurairah  r.a.,  Rasulullah SAW  bersabda:  ‘Sedekah  hanyalah dikeluarkan  dari  kelebihan/kebutu-han.  Tangan  atas  lebih  baik  daripa-da  tangan  bawah.  Mulailah  (dalam membelanjakan harta) dengan orang yang  menjadi  tanggung  jawabmu” (HR. Ahmad)

Ada 4 hal yang ditetapkan dalam fatwa ini:

1. Ketentuan Umum

Dalam  Fatwa  ini,  yang  dimaksud  dengan “penghasilan”  adalah  setiap  pendapatan seperti gaji, honorarium, upah, jasa, dan lain-lain  yang  diperoleh  dengan  cara  halal,  baik rutin  seperti  pejabat  negara,  pegawai  atau karyawan, maupub tidak rutin seperti dokter, pengacara,  konsultan,  dan  sejenisnya,  serta pendapatan  yang  diperoleh  dari  pekerjaan bebas lainnya.

2. Hukum

Semua  bentuk  penghasilan  halal  wajib dikeluarkan zakatnya  dengan  syarat  telah mencapai  nishab  dalam  satu  tahun,  yakni senilai emas 85 gram.

3. Kadar Zakat

Kadar zakat penghasilan adalah 2,5 %.

4. Waktu Pengeluaran Zakat

(1). Zakat  penghasilan  dapat  dikeluarkan pada  saat  menerima  jika  sudah  cukup nishab.

(2). Jika tidak mencapai nishab, maka semua penghasilan  dikumpulkan  selama  satu tahun; kemudian  zakat dikeluarkan  jika penghasilan  bersihnya  sudah  cukup nishab.

Dokumen untuk diunduh:

Fatwa-MUI-No 3/2003 tentang Zakat-Penghasilan

Tulisan terkait:

Kalkulkator untuk Menghitung Zakat Gaji/Profesi

Menghitung Zakat Gaji/Profesi


Cara menghitung zakat gaji/profesi yang dimaksud di sini adalah dihitung  dari penghasilan setelah dikurangi kebutuhan.

Setiap penghasilan, apapun jenis pekerjaan yang menyebabkan timbulnya penghasilan tersebut diharuskan membayar zakat bila telah mencapai nisab. Pekerjaan apa saja? Bisa Dokter, Pegawai Negeri Sipil, Akuntan, konsultan, artis, entrepreneur dan sebagainya. Hal tersebut didasarkan pada firman Allah SWT: “Hai orang-orang yang beriman, infaqkanlah (zakat) sebagian dari usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang Kami keluarkan dari bumi untuk kamu.” (QS Al Baqarah:267).

Kalkulator Zakat Gaji

Kazaga (Kalkulator Zakat Gaji) adalah sebuah program sederhana yang dimaksudkan untuk membantu menghitung zakat penghasilan yang bersumber dari gaji/upah yang didapat dalam satu bulan.

Perhitungan zakat yang digunakan oleh Kazaga adalah dengan mengalikan persentase zakat dengan sisa gaji/upah (jumlah gaji/upah 1 bulan dikurangi  jumlah pengeluaran pokok dan hutang). Persentase zakat pada umumnya menggunakan 2.5%, namun anda dapat mengubahnya.

Sedangkan untuk menentukan kewajiban zakat, Kazaga membandingkan sisa gaji dengan nilai nisab. Nisab adalah sebuah nilai untuk menentukan apakah pendapatan seseorang (dalam hal ini sisa gaji/upah) wajib dikenakan zakat. Apabila sisa gaji/upah kurang dari nilai nisab maka tidak diwajibkan untuk membayar zakat, namun apabila menyamai atau melebihi nilai nisab maka diwajibkan untuk membayar zakat.

Nilai nisab diperoleh dengan mengalikan harga pasar emas murni yang berlaku di hari pembayaran zakat dengan berat minimum emas murni. Ada berbagai macam pendapat mengenai berat minimum emas murni yang digunakan, namun Kazaga menggunakan berat 94 gram sebagai batas minimum berat emas murni.

Dalam perhitungannya nanti Anda dapat mengubah berat minimum tersebut sesuai dengan paham yang anda ikuti.

Berikut tampilan Kazaga

  1. Langkah 1 (angka nilai emas, sekedar contoh)

  • Langkah 2

Untuk menggunakan Kazaga cukup mudah. Anda dapat menggunakan Kazaga dengan Windows 95, Windows 98, Windows Me, Windows 2000, maupun Windows XP untuk dapat menjalankan Kazaga.  Buka file Kazaga.exe lalu Kazaga akan dapat segera menghitung zakat anda.

Terima kasih telah menggunakan Kazaga, semoga Allah menerima amal zakat anda dan memberikan kesempurnaan anda iman. Amien.

Kirimkan saran dan komentar anda ke  kazaga@lycos.com sehingga Kazaga dapat menjadi lebih baik lagi di masa yang akan datang. Atau, kunjungi website  http://kazaga.tripod.com

Unduh Kazaga

Kalkulator Zakat Gaji.rar.

Idul Fithri 1431 H Jatuh Hari Jum’at, 10 September 2010?


Dari hasil perhitungan astronomi, Hari Raya Idul Fitri 1413 H/2010 jatuh pada hari Jumat (10/9). Namun untuk kepastiannya, masih akan digelar sidang isbat pada 8 September  yang akan dihadiri oleh para ahli hisab, organisasi Islam, dan ahli astronomi.

Menurut Profesor Riset Astronomi, Astrofisika Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), Thomas Djamaludin, dari hasil perhitungan astronomi pada Rabu (8/9), bulan masih dibawah ufuk dan hilal belum terlihat. Dengan demikian, Hari Raya Idul Fitri bisa dipastikan jatuh tanggal 10 September 2010.

“Insyallah 1 Syawal jatuh pada jumat 10 September, karena pada 8 September bulan masih di bawah ufuk, sehingga semua kriteria belum masuk awal Syawal,” kata Thomas, pada acare perhitungan arah Kiblat Digital di Masjid Salman ITB Jalan Ganeca, belum lama ini.

Sidang Isbat

Menteri Agama Suryadharma Ali dijadwalkan akan memimpin sidang itsbat penetapan 1 Syawal 1431 H atau Hari Raya Idhul Fitri, pada Rabu, 8 September 2010, di Operation Room Kemenag, Jl.Lapangan Banteng Barat No.3-4, Jakarta Pusat.

Menurut Kepala Sub Direktorat Pembinaan Syariah dan Hisab Rukyat Kementerian Agama, Muhidin, sidang Itsbat penetapan 1 Syawal 1431 H akan dihadiri perwakilan Ormas Islam, seperti Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, Persis, Al Wasliyah, Al Irsyad, Tarbiyah Islamiyah, Persatuan Umat Islam (PUI) Majelis Ulama Indonesia (MUI), Dewan Dakwah Islam (DDI) dan Dewan Masjid Indonesia (DMI). Selain itu, akan hadir pula duta-duta besar negara-negara muslim yang bertugas di Jakarta.

Muhidin menambahkan, sidang itsbat juga dihadiri para pakar hisab-rukyat, dan instansi terkait seperti Lapan, Observatorium Bosscha ITB, Planetarium Jakarta, BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika), serta Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional (Bakosurtanal).

Sementara itu, Kementerian Komunikasi dan Informatika berkerjasama dengan Bosscha Observatory, FMIPA, Institut Teknologi Bandung saat ini tengah mempersiapkan kegiatan pengamatan hilal untuk mengetahui munculnya bulan baru yang menentukan jatuhnya 1 Syawal 1431 H atau hari Raya Idul Fitri.

Lokasi pengamatan hilal kali ini direncanakan akan dilakukan pada 12 titik, yaitu : Observatorium Hilal Lhok Nga, Aceh ; UIN SUSKA, Pekan Baru, Riau; Menara Timur UPI, Bandung, Observatorium Bosscha, Lembang Bandung Jawa Barat, Pos Observasi Bulan (POB) Bukit Bela-belu, Bantul, Yogyakarta; Depan Rumah Jabatan Bupati Kupang, Mataram, Nusa Tenggara Timur; SPD LAPAN, Biak, Papua; Lantai Atas Mall GTC, Makassar, Sulawesi Selatan; Islamic Center Kota Samarinda, Kalimantan Timur; Nusa Tenggara Barat; Pantai Gebang Madura; dan SPD LAPAN Pameungpeuk, Garut, Jawa Barat.

Ada pergeseran lokasi pengamatan dari yang dilakukan sebelumnya ketika menjelang 1 Ramadhan lalu. Pergeseran terjadi untuk wilayah Kalimantan Timur yang semula diadakan di Tenggarong pindah keIslamic Center, Kota Samarinda dan wilayah Jawa Timur dari Condrodipo ke Pantai Gebang Madura.
Masyarakat dapat menyaksikan hasil pengamatan hilal ini dalam bentuk video streaming yang ditayangkan secara online melalui Web Portal Kementerian Komunikasi dan Informatika dengan alamat URL : http://hilal.depkominfo.go.id serta Website Bosscha ITB dengan alamat URL : http://bosscha.itb.ac.id/hilal. Penyajian informasi online ini dimaksudkan sebagai salah satu referensi dalam penetapan 1 Syawal 1431 H sekaligus meminimalisir berbedaan yang muncul dikalangan umat Islam.

Sumber: http://www.kemenag.go.id/

Selamat Hari Raya Idul Fithri


Hari Raya Idul Fithri adalah hari kemenangan bagi umat Islam setelah satu bulan penuh menunaikan puasa Ramadlan, menahan lapar, haus, mengekang hawa nafsu, dan beramal mulia yang diridlai Allah SWT.

Sabda Rasul: “Barang siapa berpuasa ramadlan dengan iman dan mengaharap ridla Allah maka diampuni dosanya yang telah lalu”.

 

Catatan 2006

blog tunas63 yang hadir sejak Juni 2008, telah berkomunikasi dengan rata-rata berkisar 5.000 pengunjung per-hari dan di atas 10 komentar per hari. Selain membahagiakan saya karena ilmu yang tersaji memberi manfaat juga menambah kesibukan tersendiri dalam menanggai komentar. Dari sinilah, tentu ada rasa puas dan tidak puas. Membaca satu per satu komentar pasti, namun, tanggapan atas komentar kadang sengaja tidak saya komentari oleh karena infonya sebenarnya sudah jelas.

Sampai posting ini saya buat statistik blog tunas63 sbb.:

  • Tulisan: 783
  • Komentar: 4.393

Pelanggan Surel

  • Blog: 145 aktif
  • Komentar: 64 pelanggan, 68 subscriptions

Blog Shares

  • Shares: 126

 

Catatan 2011 M / 1432 H

Alhamdulillahi rabbil “aalaamiin . . .

Atas rahmat Allh SWT blog tuas63 sampai saat ini masih mampu berbagi ilmu kepada saudara-saudaraku hingga ke penjuru Nusantara. Beragam komentar berupa saran dan permintaan bantuan terus hadir setiap hari yang rata-rata 20 tanggapan.

Sungguh suatu kegembiraan saya bila tulisan yang tersaji memberi manfaat. Dan, permintaan yang datang dapat kami bantu.

Statistik blog tunas63 hingga saat (30 Agustus 2011 / 30 Ramadan 1432 H) menunjukkan perkembangan yang mendorong saya untuk terus hadir berbagi ilmu:

  • Kunjungan:  5.042.905
  • Tulisan: 1.033
  • Komentar: 9.652
  • Site subscriptions: 718 active subscribers
  • Comment subscriptions: , 159 subscriptions

Terimakasih

tunas63 mengucapkan terimakasih kepada pengunjung yang telah berlangganan, berkomentar, tukar tautan, dan pembaca setia yang selalu menunggu info-info baru. Semoga jalinan komunikasi kita dirahmati Allah SWT.

Mohon Maaf

Motto tunas63 adalah “berbagi ilmu dan persaudaraan”. Untuk itu, kemasan tulisan tunas63 tersaji sedemikian rupa dengan harapan benar-benar bermanfaat. Mohon maaf bila masih terdapat kekurangan baik wajah blog, format, dan tulisan yang kurang sempurna.

Selamat Hari Raya Idul Fithri

Mohon Maaf Lahir dan Batin

Semoga kita dirahmati Allah SWT

Shifat Shaum (Puasa) Nabi Muhammad SAW


Bulan Ramadan adalah bulan mulia karena di dalamnya terdapat tanda kebesaran Allah SWT, antara lain turunnya Alquran dan terdapat satu malam yang memiliki kemuliaan lebih dari seribu bulan. Memahami pengertian hikmah bulan Ramadan merupakan kewajiban sehingga amal ibadah dapat dilaksanakan sesuai perintah Allah SWT dan sunnah Rasulullah SAW.

Untuk itu, memiliki sebuah referensi yang berisi ilmu-ilmu amaliah sangat perlu. Dengan ilmu, kita memahami dan akhirnya amalan dituntun dengan petunjuk yang hak.

Ebook Islami ”Shifat Shaum Nabi” memberi petunjuk kepada umat Islam teladan Rasulullah dalam beramal di bulan Ramadan. Ebook ini berisi 23 bab dan terbagi dalam 95 judul. Berikut daftar bab ebook islami:

  1. Keutamaan Puasa
  2. Keutamaan Bulan Ramadan
  3. Wajibnya Puasa Ramadan
  4. Targhib Bulan Ramadan
  5. Ancaman bgi Orang yang Membatalkan Puasa dengan Sengaja
  6. Hukum-hukum dalam Puasa
  7. Menjelang Bulan Ramadan
  8. Niat
  9. Waktu Puasa
  10. Sahur
  11. Perkara-perkara yang Merusak Puasa
  12. Yang Wajib Dijauhi oleh Orang yang Puasa
  13. Yang Boleh Dilakukan Oleh Orang yang Puasa
  14. Allah Menginginkan Kemudahan bagi Kalian dan Tidak Menghendaki Kesulitan
  15. Berbuka Puasa
  16. Qadha (Membayar Hutang Puasa)
  17. Kafarat (Tebusan)
  18. Fidyah
  19. Malam Lailatul Qadar
  20. I’tikaf
  21. Sholat Tarawih
  22. Zakat Fithrah
  23. Hadits-hadits Dhaif yang Tersebar Seputar Bulan Ramadan

Unduh Ebook

Shifat_Shaum_Nabi

Kuota Haji 2010 Indonesia Bertambah 10 Ribu


Jakarta (Pinmas)–Indonesia mendapatkan tambahan kuota haji sebesar 10 ribu jamaah dari Pemerintah Arab Saudi. Semula, Indonesia hanya akan memberangkatkan 211 ribu calon jamaah haji (calhaj), dengan tambahan tersebut maka pada tahun ini sebanyak 221 ribu calhaj diberangkatkan ke Tanah Suci.

Menurut Sekretaris Ditjen Haji dan Umrah Kementerian Agama, Abdul Ghafur Djawahir, jumlah ini memang lebih rendah dibandingkan permintaan sebelumnya sebesar 235 ribu orang. “Bagaimanapun, kita bersyukur dan berterima kasih atas tambahan ini,” katanya di Jakarta, Rabu (18/8).

Selain Indonesia, Malaysia juga mendapatkan tambahan kuota. Abdul Ghafur tak tahu berapa jumlah yang diperoleh negeri jiran itu. Tambahan kuota ini akan dialokasikan ke haji reguler dan khusus. Namun, berapa besarnya pembagian belum ditetapkan. Kementerian Agama masih membicarakannya.

Abdul Ghafur mengungkapkan, kemungkinan alokasi lebih besar diberikan ke haji khusus. “Kalau untuk jamaah reguler diperkirakan hanya satu maktab, yang jumlahnya sekitar 3.000 hingga 3.500 orang. Ini memang belum pasti,” katanya. Masih perlu pembicaraan mengenai pola dan mekanisme pembagiannya.

Alokasi tambahan untuk jamaah reguler perlu mempertimbangkan secara matang beberapa hal. Terutama mengenai waktu persiapan serta fasilitas untuk calhaj tambahan itu. Perlu ada jaminan pula mereka mendapatkan fasilitas pemondokan Makkah yang dekat dengan Masjidil Haram.

Sekarang sudah Ramadhan, persiapan haji sedang dan telah berlangsung, misalnya pemberian visa untuk paspor jamaah. Jika ada tambahan calhaj, persiapan seperti paspor pun bertambah. Di sisi lain, harus ada jaminan pula pemondokan ada di ring I yang dekat dengan Masjidil Haram.

Termasuk lokasi pemondokan di Mina. “Kami sedang meminta keterangan dan jaminan dari Pemerintah Arab Saudi mengenai hal itu,” kata Abdul Ghafur. Dengan pertimbangan semacam itulah, tampaknya tambahan kuota ini akan dialokasikan lebih besar untuk haji khusus.

Mekanisme pembagian kuota ini, jelas dia, sedang dibicarakan pula. Belum ditentukan, kuota tambahan akan dibagikan ke provinsi mana saja. Hanya memang, yang menjadi patokan umum adalah wilayah yang antreannya panjang. Jika ada wilayah dengan antrean hingga 10 tahun, akan mendapatkan prioritas memperoleh tambahan.

Soal pembagian untuk jamaah haji khusus, Abdul Ghafur menyatakan Kementerian Agama akan membahasnya dengan penyelenggara ibadah haji khusus (PIHK), termasuk mekanismenya. Tambahan kuota ini kelak mengurangi jumlah antrean calhaj khusus yang lumayan banyak.

Pelunasan BPIH
Direktur Pelayanan Haji, Kementerian Agama, Zainal Abidin Supi, menyatakan surat pemberitahuan penambahan kuota diserahkan oleh duta besar Arab Saudi di Jakarta kepada Menteri Agama Suryadharma Ali pada Rabu (18/8) pukul 09.00. Saat itu, ia turut mendampingi Menag Suryadharma Ali dan Sekjen Kementerian Agama, Bahrul Hayat.

Menurut Supi, Kementerian Agama belum memutuskan bagaimana alokasi tambahan kuota tersebut. Ia menambahkan, berdasarkan surat permintaan yang masuk ke Kementerian Agama, PIHK ingin agar sebanyak 6.500 kursi dialokasikan untuk calhaj khusus.

Pada saat ini, kata dia, paling tidak ada 30 ribu calhaj khusus yang mengantre untuk pergi ke Tanah Suci. Dengan kuota semula yang jumlahnya 17 ribu, ada 13 ribu calhaj lainnya yang mengantre nomor urut. Tambahan kuota ini, jelas dia, bisa mengurangi jumlah calhaj yang harus menunggu porsi agar bisa berangkat.

Terkait pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji, Supi mengungkapkan hingga 18 Agustus 2010, calhaj yang sudah melunasi BPIH-nya mencapai 190.184 orang. Dengan perincian calhaj reguler 174.487 orang sedangkan calhaj khusus jumlahnya mencapai 15.697 orang.(rep/ts)

Sumber:  http://www.kemenag.go.id/

Kumpulan Doa Ibadah Haji


Ibadah haji memerlukan persiapan sempurna: jasmani dan rohani. Dengan niat menunaikan rukun islam kelima, para calon harus lurus niat sehingga iman dan taqwa akan senantiasa menuntun langkah beribadah haji mencapai haji mabrur.

Kepada para calon yang berkesempatan segera menunaikan panggilan Allah SWT semoga terjaga kesehatan dan selama di tanah suci mampu menunaikan seluruh rangkaian ibadah haji. Dan, kembali di tanah air dengan selamat dan sehat bertemu keluarga dalam rahmat Allah SWT. Amiin.

Kumpulan doa dan niat haji berikut merupakan unduhan dari situs  http://haji.kemenag.go.id

Doa dalam MP3

  1. Niat-umrah
  2. Niat-haji
  3. Doa-sewaktu-kendaraan-bergerak
  4. Doa-waktu-diatas-kendaraan
  5. Doa-ketika-tiba-ditujuan
  6. Doa-keluarrumah
  7. Doa-wukuf
  8. Doa-selesai-melaksanakan_umrah haji
  9. Doa-menggunting-rambut
  10. Doa-sampai-di-tanahair
  11. Doa-sai
  12. Doa-masuk-masjidnabawi
  13. Doa-memasuki-kotamakkah
  14. Doa-melontarjumrah
  15. Doa-memasuki-kota-madinah
  16. Doa-masuk-arafah
  17. Doa-masuk-masjidilharam
  18. Doa-ketikasampai-d-imuzdalifah
  19. Doa-ketikasampai-di-mina
  20. Doa-ihram
  21. Doa-ketika-melihat-kabah
  22. Doa-thawaf-tiapperjalanan-dari-hajar-aswad-ke-rukun-yamani
  23. Talbiyah-rame
  24. Talbiyah

 

Kumpulan Doa Haji

Berikut daftar doa ibadah haji yang berupa teks Arab, latin, dan terjemah dalam bahasa Indonesia:

  1. Tips Nyaman Beribadah Haji
  2. Do’a Ihram
  3. Do’a Keluar Rumah
  4. Do’a Ketika Sampai di Mina
  5. Do’a Ketika Melihat Ka’bah
  6. Do’a Ketika Sampai di Muzdalifah
  7. Do’a Ketika Tiba Ditujuan
  8. Do’a Masuk Arafah
  9. Do’a Masuk Masjidil Haram
  10. Do’a Masuk Masjid Nabawi
  11. Do’a Melontar Jumrah
  12. Do’a Memasuki Kota Madinah
  13. Do’a Memasuki Kota Mekkah
  14. Do’a Menggunting Rambut
  15. Do’a Sa’i
  16. Do’a Sampai di Tanah Air
  17. Do’a Selesai Melaksanakan Haji/Umrah
  18. Do’a Sewaktu Kendaraan Bergerak
  19. Do’a Thawaf
  20. Do’a Waktu Diatas Kendaraan
  21. Do’a Wukuf
  22. Niat Haji & Umrah
  23. Talbiyah

Bila berminat memiliki kumpulan doa seperti tersebut di atas, silakan klik tautan berikut untuk mengunduh filenya!

Unduh Kumpulan_Doa dan Tips Nyaman Ibadah Haji

Tulisan terkait:

 

Menara Jam Raksasa di Mekkah


Mekkah (Pinmas)–Kota suci Makkah, Arab Saudi, bakal memiliki jam terbesar di dunia. Jam ini diharapkan menjadi panduan waktu bagi 1,5 miliar umat Islam di seluruh dunia, ditopang oleh menara paling tinggi kedua di dunia setelah Burj Khalifa di Dubai, Uni Emirat Arab. Pemerintah Saudi berharap jam raksasa yang memiliki empat sisi itu bakal terlihat dari seluruh penjuru Masjidilharam.

Jam raksasa itu juga diharapkan bakal menjadi standar waktu alternatif selain Greenwich Mean Time (GMT). Menurut kantor berita Arab Saudi, SPA, jam raksasa itu akan diujicobakan pada pekan pertama Ramadan atau 12 Agustus (hari ini). Jam yang terdiri atas empat sisi itu masing-masing berdiamater 41 meter dan terbuat dari keramik yang dibuat dengan teknologi tinggi.

Jam raksasa ini mengalahkan jam raksasa di Mall Cevahir Istanbul yang berdiameter 36 meter, dipasang di atap kompleks perbelanjaan. Hanya satu dari empat sisi jam yang sejauh ini telah selesai dan ditutup dengan 98 juta lembar kaca mozaik. Beberapa bagiannya dilapisi emas yang berada pada posisi sekira 400 meter dari Masjidilharam. Jam raksasa itu dipasang pada ketinggian 601 meter.

Gedung itu mengalahkan Menara Taipei 101 yang berketinggian 509 meter, tapi masih di bawah Burj Khalifa, pencakar langit di Dubai dengan ketinggian 828 meter. Hingga kini sekira 250 pekerja masih membenahi bingkai jam tersebut. Jam ini lebih besar enam kali diameternya dibandingkan jam Big Ben di London, Inggris. Masing-masing jam itu juga dilengkapi kata Arab bertuliskan “Allah Maha Besar” dengan huruf raksasa yang terletak di atas jam dan akan dihiasi dua juta lampu warna-warni.

Tak kurang dari 21.000 lampu berwarna putih dan hijau dipasang di atas jam tersebut.Cahaya lampu itu bakal terlihat hingga 30 km untuk mengirimkan sinyal waktu salat lima waktu.”Semua sangat tertarik melihat jam itu, meski informasi mengenainya dan mekanismenya terbilang kurang,” ujar penduduk Makkah, Hani Al-Wajeeh. “Kami penduduk Makkah berharap itu bakal menjadi pusat zona waktu dunia, bukan hanya sebuah jam yang dapat dilihat dan ditunjukkan,” katanya.

Kini jam tersebut bisa dilihat jelas dengan hiasan pedang yang bersilang dan pohon palem sebagai simbol negara Saudi. Menurut Mohammed al-Arkubi, manajer the Royal Mecca Clock Tower Hotel, gedung yang berada di bawah jam raksasa itu, pemasangan jam ditenderkan kepada sebuah perusahaan dari Jerman.”Ini merupakan megaproyek,” katanya.

Jam raksasa yang menunjukkan waktu Mekkah itu merefleksikan salah satu tujuan umat Islam yang ingin menggantikan standar waktu universal yang telah berusia 126 tahun atau dikenal dengan GMT. Pada konferensi di Doha, 2008, para ulama dan ilmuwan itu mengungkapkan bahwa Makkah merupakan pusat dunia dan Greenwich diberlakukan oleh bangsa dari negara-negara Barat pada 1884. Menurut ulama ternama asal Mesir, Yusuf al-Qardawi, Makkah merupakan garis bujur utama karena sangat sejajar dengan Kutub Utara.

Klaim Makkah sebagai zona magnet nol juga didukung ilmuwan Arab seperti Abdel-Baset al-Sayyed dari Pusat Penelitian Mesir. “Kenapa jika seseorang bepergian ke Makkah dan tinggal di sana, dia tinggal lebih lama, maka akan lebih sehat dan sedikit terkena gravitasi bumi,” ujarnya. Kompleks Abraj Al-Bait yang menopang jam raksasa itu berada di jalanan dari pintu selatan Masjidilharam, masjid suci umat Islam. Kompleks itu terdiri atas enam gedung yang memiliki 42 hingga 48 lantai.

Kompleks tersebut memiliki 3.000 kamar hotel dan apartemen, ditambah lima gedung pusat perbelanjaan serta 1,5 juta meter persegi untuk lobi. Arsitek dan perusahaan konstruksi yang membangun gedung tersebut sama dengan yang mendesain terminal tiga bandara internasional di Dubai. Kompleks ini memiliki tiga hotel papan atas, yakni the Fairmont, Raffles, dan Swiss Hotel.

Di sini juga terdapat apartemen mewah, sebagian besar didesain agar mampu melihat langsung Masjidilharam. Kompleks menara ini dibangun oleh pengembang Bin Laden Group. Proyek itu merupakan bagian dari rencana Pemerintah Saudi untuk mengembangkan Makkah agar mampu menampung 10 juta jamaah haji tiap tahunnya. Saat ini Makkah hanya mampu menampung 3 juta jamaah haji.

Pada musim haji, menurut arsitek Dar Al-Handasah, kompleks tersebut mampu menampung 65.000 jamaah haji. Nantinya akan disediakan elevator bagi pengunjung yang ingin melihat balkon jam tersebut. Kemudian ada juga observatorium astronomi dan museum Islam.

Menurut Kementerian Agama Saudi, keseluruhan proyek jam raksasa menelan biaya USD800 juta. “Pembangunan jam terbesar di dunia itu berada di zona paling suci di dunia, impian umat Islam yang terwujud,” ujar Atif Felmban, penduduk Makkah. (okz/ts)

Sumber: http://www.kemenag.go.id/index.php?a=detilberita&id=5987

Sidang Isbat: Awal Ramadan 11 Agustus 2010


Pemerintah menetapkan awal puasa Ramadhan 1431 H jatuh pada Rabu, 11 Agustus 2010. Keputusan tersebut menyusul sidang itsbat yang berlangsung Selasa sore (10/8) di operation room Kementerian Agama, Jakarta .

Sidang penetapan awal Ramadhan yang dipimpin Menteri Agama Suryadharma Ali di dihadiri Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Maruf Amin, Dirjen Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung Wahyu Widiana, Sekjen Kemenag Bahrul Hayat, Dirjen Bimas Islam Nasaruddin Umar, pimpinan ormas-ormas Islam, perwakilan negara sahabat, dan anggota Badan Hisab dan Rukyat Kemenag.

“Setelah mencermati laporan Badan Hisab Rukyat, pertimbangan para ulama, kita semua sepakat 1 Ramadhan 1431 hijriyah jatuh pada hari Rabu, 11 Agustus 2010,” kata Menteri Agama Suryadharma Ali seraya mengetok palu. Penetapan awal Ramadhan 1431 H juga dituangkan dalam Surat Keputusan Menteri Agama Nomor 94 Tahun 2010 yang ditandatangani 10 Agustus 2010.

Ketua Badan Hisab dan Rukyat, Rohadi Abdul Fatah saat menyampaikan hasil pemantauan di seluruh Indonesia, menyebutkan bahwa perhitungan data hisab yang dihimpun oleh Direktorat Jendral Bimas Islam di beberapa titik pemantauan di seluruh Indonesia menyatakan bahwa ijtima akhir Syaban 1431H/2010 M jatuh pada Selasa, 10 Agustus 2010, pukul 10.9 WIB.

“Saat matahari terbenam pada tanggal tersebut di seluruh Indonesia , posisi hilal berada di atas ufuk pada ketinggian 1 derajat 14 menit sampai 2 derajat 30 menit,” kata Rohadi yang juga Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Kemenag.

Dari hasil rukyatul hilal (pengamatan bulan baru) itu, lanjut Rohadi, ada empat lokasi yang menyatakan melihat hilal, yaitu di Giliketapang, Probolinggo dan Bukit Condrodipo Gresik, Jawa Timur, selain itu juga di Bengkulu dan Cilincing, Jakarta Utara.

Menanggapi permintaan utusan peserta sidang agar perlu dibuat kesamaan kriteria penentuan rukyatul hilal, Menag mengatakan, di masa mendatang perlu ada pencerahan. “Kita perlu kumpul lagi, kriteria kita tetapkan bersama sehingga awal Ramadhan dan Syawal tidak ada perbedaan lagi,” kata Suryadharma Ali.

(Sumber: http://www.kemenag.go.id/index.php?a=detilberita&id=5985).

Jadwal Imsakiyah 1431 H/2010 M


Marhaban ya Ramadan. Selamat datang bulan suci Ramadan. Dengan maksud untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan dalam amalan di bulan Ramadan 1431 H, berikut  jadwal imsakiyah 1431 H yang diterbitkan Ditjen Bimas Islam Kementeraian Agama RI.

Bagi yang berminat untuk mencetak/memperbanyak jadwal ini disilakan dengan ketentuan sesuai surat Ditjen Bimas Islam Nomor DJ.II.2/5/HK.03.2/1258/2010, yakni:

  1. Jadwal tidak boleh menggunakan Logo Kementerian Agama kecuali jadwal resmi yang dicetak Departemen;
  2. Jadwal harus menyebutkan sumber resmi dari Kementerian Agama setempat sebagai penerbit jadwal;
  3. Jadwal tidak boleh diubah atau dimodifikasi dengan menggunakan konversi waktu (+/-) pada tiap-tiap daerah;
  4. Dalam jadwal harus menyebutkan catatan “Penetapan 1 Ramadan dan 1 Syawal 1431 H menunggu keputusan Pemerintah c.q. Menteri Agama RI”.

Berikut file yang siap diunduh:

SE-DitjenBimasIslam-Imsakiyah1431H (Nomor DJ.II.2/5/HK.03.2/1258/2010)

Jadwal Imskaiyah 1431 H

1 Aceh
2 Bali
3 Banten
4 Bengkulu
5 DIY
6 DKI
7 Gorontalo
8 Jawabarat
9 Lampung
10 Makasar
11 Maluku-utara
12 Manado
13 Mataram
14 Medan
15 Padang
16 Palangkaraya
17 Pangkalpinang
18 Pekanbaru
19 Pontianak
20 Semarang
21 Surabaya

Batas Pelunasan BPIH 3-30 Agustus 2010


Menteri Agama Suryadharma Ali mengatakan pembayaran pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2010/1431H, akan dimulai Selasa, 3 Agustus 2010 berakhir 30 Agustus 2010. Hal itu diungkapkan Menteri Agama dalam konferensi pers tentang BPIH di operation room Kemenag, Senin (2/8), didampingi Sekjen Kemenag Bahrul Hayat dan Dirjen PHU Slamet Riyanto.

Pelunasa BPIH ke bank penerima setoran (BPS) BPIH, kata Menag, dilakukan pada setiap hari kerja, untuk Indonesia Barat pukul 10.00 s/d 15.00 WIB, Indonesia Tengah pkl 11.00 s/d 16.00 WITA, dan Indonesia Timur pkl 12.00 s/d 17.00 WIT.

Menurut Menag besaran BPIH tahun 2010/1431 rata-rata adalah 3.342 US dolar. Sedangkan besar BPIH menurut embarkasi sbb.:

  1. Aceh 3.147 USD,
  2. Medan 3.237 USD,
  3. Batam 3.325 USD,
  4. Padang 3.233 USD,
  5. Palembang 3.280 USD,
  6. Jakarta 3.364 USD,
  7. Solo 3.327 USD,
  8. Surabaya 3.432 USD,
  9. Banjarmasi 3.440 USD,
  10. Balikpapan 3.474 USD, dan
  11. Makassar 3.505 USD. Dengan demikian rata-rata BPIH adalah 3.342 US dolar.

Pelunasan BPIH ini, kata Menag, berlangsung selama 19 hari kerja. Jika pada 30 Agustus 2010, kuota belum terpenuhi, pembayaran pelunasan diperpanjang dari tanggal 31 Agustus 2010 s.d. 6 September 2010.

Menag menambahkan, pembayaran BPIH dilakukan dengan mata uang dolar Amerika atau mata uang rupiah sesuai kurs jual transaksi Bank Indonesia yang berlaku pada hari dan tanggal pembayaran. “Jemaah selambat-lambatnya 4 hari kerja setelah pembayaran pelunasan segera mendaftar ulang ke Kantor Kemenag Kabupaten/Kota sesuai domisili,” jelasnya.

Sedangkan BPIH jemaah haji khusus minimal sebesar 6.500 US dollar dan Rp 400.000,- dengan waktu pelunasan 3 s/d 12 Agustus 2010.(Sumber: http://www.kemenag.go.id)

Daftar Nomor Porsi Terakhir

Berikut file data nomor porsi terakhir yang berhak melunasi BPIH tahun 1431 H/2010 M. Daftar ini memuat Kode, nama daerah, kuota, dan nomor porsi akhir.

Untuk melihat daftar nomor porsi terakhir silakan unduh file:

Nomor Porsi Terakhir yg Berhak Melunasi BPIH 1431 H.pdf.

%d blogger menyukai ini: