Subhanallah: Alquran Terdiri 114 Surat dan 6236 Ayat


Alhamdulillah, pada Ramadlan 1429 H yang baru lalu, saya diberi kesempatan oleh Allah SWT untuk dapat “mengkaji” Alquranul Karim. Dari sebagian hasilnya, antara lain berkesempatan “menghitung” jumlah juz, surat, ayat Alquran. Jumlah juz ada 30 dan surat ada 114. Namun, untuk jumlah ayat ternyata tidak 6.666 seperti pengetahuan yang pernah saya terima di bangku sekolah. Hasil hitungan saya dibantu beberapa kawan memperoleh bilangan, jumlah ayat sebanyak 6.236 dan bila ditambah “basmalah” pada pembuka surat ada 112 maka jumlah seluruhnya menjadi 6.348. Subhanallah!

Mungkin pembaca ada “penjelasan” mengapa ada pengetahuan bahwa jumlah ayat Alquran 6.666. Mari berbagi ilmu demi taqwallah!

Berikut ini tabel yang menunjukkan jumlah ayat Alquran sebanyak 6.236.

No. Nama Surat Ayat No. Nama Surat Ayat
Surat Surat
1 Al Fatihah 7 61 Ash Shaff 14
2 Al Baqarah 286 62 Al Jumu’ah 11
3 Ali Imran 200 63 Al Munaafiquun 11
4 An Nisaa’ 176 64 At Taghaabun 18
5 Al Maa-idah 120 65 Ath Thalaaq 12
6 Al An ‘Aam 165 66 At Tahrim 12
7 Al A’raaf 206 67 Al Mulk 30
8 Al Anfaal 75 68 Al Qalam 52
9 At Taubah 129 69 Al Haaqqah 52
10 Yunus 109 70 Al Ma’aarij 44
11 Hud 123 71 Nuh 28
12 Yusuf 111 72 Al Jin 28
13 Ar Ra’d 43 73 Al Muzzammil 20
14 Ibrahim 52 74 Al Muddatstsir 56
15 Al Hijr 99 75 Al Qiyaamah 40
16 An Nahl 128 76 Al Insaan 31
17 Al Isra 111 77 Al Mursalaat 50
18 Al Kahfi 110 78 An Naba’ 40
19 Maryam 98 79 An Naazi’aat 46
20 Thaha 135 80 Abasa 42
21 Al Anbiyaa’ 112 81 At Takwir 29
22 Al Hajj 78 82 Al Infithar 19
23 Al Mu’minuun 118 83 Al Muthaffifiin 36
24 An Nuur 64 84 Al Insyiqaaq 25
25 Al Furqaan 77 85 Al Buruuj 22
26 Asy Syu’araa’ 227 86 Ath Thaqriq 17
27 An Naml 93 87 Al A’alaa 19
28 Al Qashash 88 88 Al Ghaasyiyah 26
29 Al Ankabut 69 89 Al Fajr 30
30 Ar Ruum 60 90 Al Balad 20
31 Luqman 34 91 Asy-Syams 15
32 As Sajadah 30 92 Al Lail 21
33 Al Ahzab 73 93 Adh Dhuhaa 11
34 Saba’ 54 94 Alam Nasyrah 8
35 Faathir 45 95 At Tiin 8
36 Yaa Siin 83 96 Al ‘Alaq 19
37 Ash Shaffaat 182 97 Al Qadar 5
38 Shaad 88 98 Al Bayyinah 8
39 Az Zumar 75 99 Al Zalzalah 8
40 Al Mu’min 85 100 Al ‘Aadiyaat 11
41 Fush Shilat 54 101 Al Qaari’ah 11
42 Asy Syuura 53 102 At Takaatsur 8
43 Az Zukhruf 89 103 Al ‘Ashr 3
44 Ad ukhaan 59 104 Al Humazah 9
45 Al Jaatsiyah 37 105 Al Fiil 5
46 Al Ahqaaf 35 106 Al Quraisy 4
47 Muhammad 38 107 Al Maa’un 7
48 Al Fath 29 108 Al Kautsar 3
49 Al Hujurat 18 109 Al Kaafiruun 6
50 Qaaf 45 110 An Nashr 3
51 Adz Dzaariyaat 60 111 Al Lahab 5
52 Ath Thuur 49 112 Al Ikhlash 4
53 An Najm 62 113 Al Falaq 5
54 Al Qamar 55 114 An Naas 6
55 Ar Rahmaan 78 Jumlah Tabel 2 1073
56 Al Waaqiah 96
57 Al Hadiid 29 Jumlah Ayat Tabel 1 5163
58 Al Mujaadilah 22 Jumlah Ayat Tabel 2 1073
59 Al Hasyr 24 Jumlah Ayat 6236
60 Al Mumtahanah 13 Basmalah Pembuka 112
Jumlah Tabel 1 5163 Jumlah Seluruh 6348
About these ads

18 Tanggapan

  1. BERAPA JUMLAH AYAT ALQUR’AN..?

    Tak pernah disangka, tak pernah diduga dari seorang anak terlontar sebuah pertanyaan yang mengejutkan bagi diri saya ketika ada seorang anak kecil bertanya pada ayahnya seperti ini, “Ayah…kata Bu Guru Agama Al Qur’an itu terdiri dari 30 Juz, 114 Surat, 6.666 Ayat, tapi kok aneh sih waktu Aa hitung jumlah ayatnya kurang dari 6.666 Ayat?, Bu Guru salah…jumlahnya ngga segitu tapi cuma ada 6.236.” sang Ayah pun kaget waktu anaknya bertanya seperti itu, sekaligus merasa bangga karena jarang ada anak yang bertanya begitu kritis dan keingintahuannya yang besar untuk membuktikan bahwa apa yang diajarkan disekolahnya kemudian dia praktekkan dirumah dengan menghitungnya.
    Dengan santainya, sang Ayah pun menjawab pertanyaan anaknya itu “Ah…Aa salah hitung tuh, Bu Guru ngga salah kok. dulu Ayah juga waktu sekolah jumlahnya segitu, sampai sekarang juga yah segitu. iya kan Pak!” Tanya temanku kepada saya, saya pun menjawabnya. “iya betul nak.” tapi aku pun jadi penasaran dan bertanya pada anak teman saya itu “Memangnya tadi Aa tuh lagi ngitung jumlah ayat yang ada di Al Qur’an yah?” “Iya,” Jawab si anak itu. kemudian aku kembali bertanya pada anak itu, “sudah berapa kali Aa ngitungnya?” “baru sekali,” jawabnya. “coba dihitung kembali A!” aku kembali bertanya pada anak itu. “males ah,” jawab sang anak.
    nah, dari peristiwa itu aku jadi penasaran untuk menghitung jumlah ayat yang terdapat di Al Qur’an setelah sepulangnya dari rumah temanku. begitu sampai rumah, saya pun segera langsung mencari Al Qur’an dan mulai menghitungnya dengan cara menulis Surat dan jumlahnya, seperti ini :
    1. Al Fatihah……7
    2. Al Baqarah…..286
    3. Ali Imran…….200
    dan seterusnya hingga pada Surat yang terakhir, agar mudah menjumlahnya sekaligus mengkoreksi apa yang tadi saya hitung, siapa tau saya juga salah menjumlahnya. ketika setelah selesai menghitungnya saya pun kaget, ternyata apa yang dikatakan si anak itu benar, jumlahnya kurang. tapi saya pun tidak langsung percaya begitu saja, saya coba kembali mengecek dan menghitungnya kembali, siapa tau saya juga salah menghitungnya. ketika selesai mengecek dan menghitung ternyata masih kurang juga jumlahnya, saya pun masih tetap tidak langsung percaya dan tidak mau langsung menyerah, aku malah semakin tertantang untuk mengetahui kebenarannya. karena saya sendiri adalah termasuk orang yang langsung percaya ketika ada seorang guru disekolah atau guru yang mengajar ngaji mengajarkan, bahwa Al Qur’an itu terdiri dari 30 Juz, 114 Surat, 6.666 Ayat, Para Ustad pun mengajarkannya demikian.
    kembali pada cerita sebelumnya, saya pun segera mencari Al Qur’an yang lain yang saya miliki dirumah, saya juga sering berlama-lama di masjid ini dan itu hanya untuk melihat kitab suci Al Qur’an dengan bentuk yang berbeda, begitu pula penerbitnya agar saya dapat segera mengecek dan menghitungnya, hingga sampai pada akhirnya saya pun menyerah untuk menghitungnya. karena, setelah mengecek dan menghitungnya tetap saja kurang jumlahnya. tapi anehnya saya kok jadi semakin tambah bersemangat untuk mencari tau, dan ingin segera bertemu orang-orang yang senang mempelajari tentang agama Allah dan menyiarkannya. ingin sekali rasanya mendapatkan jawaban, kenapa kok bisa kurang jumlahnya!
    hari demi hari berlalu, tak lepas dari sebuah pertanyaan yang sangat menarik untuk saya ketahui, saya pun selalu bertanya setiap bertemu dengan para Ustad atau para Kyai, baik yang saya kenal maupun yang saya tidak kenal. dengan siapa saja yang ada di jalan ketika saya sedang beraktifitas (siapa saja = orang-orang yang saya anggap memiliki kelebihan pengetahuannya tentang agama Allah) atau di sebuah pertemuan atau selepas pengajian, karena sangat penasaran dengan hal tersebut. dari pertanyaan yang aku ajukan itu, jawabannya pun berbeda-beda. ada yang menjawab “meskipun kita ketahui bahwa matematika itu ilmu pasti, hitungan Allah itu tidak sama dengan cara manusia menghitung, jika manusia menghitung 1 + 1 = 2, Allah bisa berbeda jumlahnya ketika Allah Menghendakinya, bisa jadi 1 + 1 = 6 atau yang lainnya.” sebagian yang lain menjawab “Allah punya maksud lain, agar kita mau berfikir dan menjadi kaum yang mau berfikir akan kebesaranNya.” sebagian yang lainnya hanya terdiam karena tidak bisa menjawab.
    Alhamdulillah, setelah sekian lama mencari jawaban hanya satu jawaban yang menurut saya pribadi sangat mengena (cocok) buat sendiri meskipun saya sendiri hingga saat ini belum menyelidikinya lagi, dari jawaban yang aku dapat dari seorang Ustad. meskipun demikian, saya tidak menyalahkan jawaban yang lainnya, yaitu jawaban yang pernah saya dapatkan seperti yang telah saya uraikan tadi. saya pun sempat mencari jawaban di internet dan jawabannya hampir mirip meski ada pula jawaban yang lainnya yang tidak aku tulis disini.
    sebelumnya saya mohon maaf karena ada banyak kata-kata yang tidak persis sama seperti yang di ucapkan oleh Ustad yang memberikan jawaban tersebut kepada saya dan banyak sekali kekurangannya, akan tetapi saya menangkap inti dari jawaban tersebut. lain halnya dengan menghafal Al Qur’an, karena Allah menjamin langsung terpeliharanya Al Qur’an hingga akhir zaman nanti
    إنا نحن نزلنا الذكر وإنا له لحافظون
    “Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Qur’an, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya.” (QS. Al Hijr : Ayat 9).
    jawaban Ustad dari pertanyaan saya tersebut adalah seperti ini, “Dahulu ketika Rasulullah membacakan Ayat-ayat yang datangnya dari Allah kepada para sahabat, Beliau tidak pernah menjelaskan dimana berhentinya ayat, Beliau berhenti sekedar mengambil nafas kemudian melanjutkan membacakan Ayat-ayat Allah. sebenarnya tidak ada yang berbeda dari Al Qur’an yang satu dengan yang lainnya, meskipun jumlahnya berbeda-beda jika dijumlah seperti penjumlahan yang saya lakukan itu. keterangan lengkapnya adalah sebagai berikut :
    Imam Jalaluddin As-suyuthi menjelaskan dalam Al-Itqan nya:
    وقال غيره: سبب اختلاف السبب في عدد الآي أن النبي صلى الله عليه وسلم
    كان يقف على رؤوس الآي للتوقيف فغذا علم محلها وصل للتمام فيحسب السامع حينئذ أنها ليست فاصلة
    Dan berkata para ulama: Sebab berbedanya hitungan ayat itu karena sesungguhnya Nabi Muhammad SAW berhenti pada permulaan ayat karena waqof, maka ketika beliau mengetahui tempat (posisi ayat) nya maka Nabi melanjutkan untuk menyelesaikannya, sehingga pendengar (para sahabat) menyangka itu bukan kelanjutan ayat tadi.
    Sungguh perkara ayat ini para Ulama telah menjelaskannya. Adapun kita tak usahlah merasa paling benar kemudian menyalahkan para Ulama yang kredibilitas keilmuannya terpercaya dan jauh di atas kita atau menyalahkan pengajar kita. hal ini sama sekali tidak menodai Al-Quran karena tidak ada ketetapan dari Nabi SAW bahwa Al-Quran itu harus dicetak dengan jumlah halaman tertentu. Alhamdulillah hingga sampai saat ini Al Qur’an tidak berubah, sesuai janji Allah yang tertera dalam Surat Al Hijr ayat 9 dan Surat Al ‘Ankabuut Ayat 49. sebenarnya jumlah 6.666 Ayat itu adalah jumlah pengelompokkan ayat, adalah sebagai berikut :
    1. 1.000 ayat tentang Janji
    2. 1.000 ayat tentang Larangan
    3. 1.000 ayat tentang Ancaman
    4. 1.000 ayat tentang Perintah
    5. 1.000 ayat tentang Informasi dan Sejarah
    6. 1.000 ayat tentang ‘ibrah (pelajaran) dan tamsil (perumpamaan)
    7. 500 Ayat tentang halal dan haram
    8. 100 Ayat tentang nasikh dan mansukh
    9. 66 Ayat tentang doa, istighfar dan dzikir.
    mungkin itu jawaban dari saya untuk anda yang menanyakan tentang perbedaan jumlah ayat yang terdapat dalam Al Qur’an, semoga bermanfaat.
    “sebelumnya saya minta maaf, ada baiknya kita sama-sama belajar dan terus belajar mengenai ini dan itu, apapun yang berkaitan dengan agama ini, bolehkah kita saling berbagi pengetahuan mumpung Allah memberikan kita waktu luang untuk sekalian belajar mengetahui sejarah penulisan, pengumpulan dan penyalinan Al Qur’an” ucap si Ustad. “boleh…boleh…pa ustad,” jawabku. kemudian pa ustad melanjutkannya. seperti yang sudah kita ketahui, Al Qur’an diturunkan secara berangsur-angsur selama 23 tahun (22 Tahun 2 Bulan 22 Hari) 13 Tahun di Mekkah dan 10 Tahun di Madinah.
    اقرأ باسم ربك الذي خلق
    ” Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan,
    خلق الإنسان من علق
    Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah.
    اقرأ وربك الأكرم
    Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah,
    الذي علم بالقلم
    Yang mengajar (manusia) dengan perantaraan kalam.
    علم الإنسان ما لم يعلم
    Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.
    (Q.S. Al ‘Alaq : Ayat 1-5)
    masih ingat dengan ayat-ayat yang diatas? ayat-ayat diatas adalah ayat yang pertama kali Rasulullah terima dalam Surat Al ‘Alaq tapi mengapa tidak ditaruh di awal Surat? loh kok ditaruh di Surat yang ke-96. sesungguhnya Ayat-ayat Al Qur’an sendiri turun secara bertahap menyesuaikan dengan kondisi yang ada saat itu.
    Awal sejarahnya adalah seperti ini……..
    Ketika diturunkan satu atau beberapa ayat, Rasulullah saw langsung menyuruh para sahabat untuk menghafalkannya dan menuliskannya di hadapan beliau. Rasulullah mendiktekannya kepada para penulis wahyu. Para penulis wahyu menuliskannya ke dalam lembaran-lembaran yang terbuat dari kulit, daun, kaghid, tulang yang pipih, pelepah kurma, dan batu-batu tipis. Mengenai lembaran-lembaran ini Allah SWT berfirman :
    رسول من الله يتلو صحفا مطهرة
    “(yaitu) seorang Rasul dari Allah (Muhammad) yang membacakan lembaran-lembaran yang disucikan (Al Qur’an),” (Q.S. Al Bayyinah (98) : Ayat 2)
    Rasulullah saw mengizinkan kaum muslimin untuk menuliskan al-Qur`an berdasarkan apa yang beliau diktekan kepada para penulis wahyu. Rasulullah saw bersabda :
    Laa taktubuu ‘annii, wa man kataba ‘annii ghairal qur`aani falyamhuHu
    “Janganlah kalian menulis dari aku. Barangsiapa yang telah menulis dari aku selain al-Qur`an hendaknya ia menghapusnya.” (HR. Muslim)
    Rasulullah saw tidak khawatir dengan hilangnya ayat-ayat al-Qur`an karena Allah telah menjamin untuk memeliharanya berdasarkan nash yang jelas:
    إنا نحن نزلنا الذكر وإنا له لحافظون
    “Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Qur’an, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya.” (QS. Al Hijr : Ayat 9).
    Rasulullah saw gembira dan ridha dengan al-Qur`an sebagai mukjizat terbesarnya yang dapat digunakan sebagai hujjah terhadap orang-orang Arab maupun orang-orang di seluruh dunia. Ketika Nabi saw wafat, al-Qur’an secara keseluruhan sudah tertulis pada lembaran-lembaran, tulang-tulang, pelepah kurma, dan batu-batu tipis, dan di dalam hafalan para sahabat ra.
    Sumber :

    http://wongbw.blogspot.com/…/berbagi-ilmu-tentang-jumlah-ay…

    belajar bersama yuk: berbagi ilmu tentang jumlah ayat Al Qur’an
    WONGBW.BLOGSPOT.COM|OLEH HASAN DZAKIR
    Suk

    • Alhamdulillah…
      Allah berfirman, “Iqra’ bismi rabbikalladzi khalaq …”, Bacalah dengan nama Tuhan Yang Maha Menciptakan…
      Segala yang kita lihat, kita dengar, kita alami adalah “pelajaran”. Dan Allah menegaskan bahwa “hanyalah orang-orang yang mau berfikir maka akan beruntung”. Kelebihan dan kekurangan kita adalah termasuk pelajaran.
      Terimakasih Gus Idin atas ilmunya yang luar biasa semoga dirahmati Allah SWT sehingga bermanfaat meningkatkan iman kita. Salam silaturahim, semoga sehat selalu. Jazaakumullahi khaira.

  2. menurut saya semua yang dikhabarkan sejak jaman dulu tidak semua salah dan juga tidak semuanya benar termasuk jumlah ayat dalam Al Qur’an, tetapi bila hal itu memang bersumber dari Al-Qur’an dan Hadits Shahih maka kita patut meyakininya.

    Kemudian bila kita menjustifikasi bahwa 6666 adalah angka yang dibuat oleh non muslim untuk tujuan tertentu, juga sebaiknya diteliti dulu kebenaranya dan bila perlu sertakan dalilnya.

    Semoga Allah SWT memberi hidayah kepada kita sekalian. Aamiin

  3. yg benar 6236 ayat, 6666 itu hy kerjaan jahil org kristen. Yakni, lambang 666 dinisbatkan pd anti-kristus. Dr dl jg sejak bangku skolah yg sy tahu 6236 ayat. Mungkin guru anda asal baca di suatu buku atau apa main terima aja ga dihitung sendiri, akhirnya menular kmn-mana. Itulah akibatnya kl py guru yg malas, asal jadi, ada buku kurikulum main terima aja, pdhal bnyak yg tidak memahami keilmuan bidangnya secara mendalam. Kebanyakan guru di indonesia begitu…
    Na’udzubillah….

  4. Perbedaan penghitungan jumlah ayat sebetulnya tidaklah merupakan hal yang akan merubah aqidah kita,asalkan ayat-ayat tersebut tidak dikurangi. diferensiasi disebabkan perbedaan tempat waqaf masing-masing ulama. tidak berarti ada yang mengurangi. Wallahu a’lam

    • alhamdulillah…semua bisa mengkaji
      tapi yg aku banggain denga alquran adalah makna dan kandungannnya tetap sehingga sangat mudah dijadikan titik awal mengkaji ilmu…bukan sebaliknya.
      Kan banyak orang yang berilmu dengan ilmunya yg dicocok cocokin dengan nalarnya…benerkan?

      Kak Ichsan:
      Saya sependapat dengan Kang Heru, makna kandungan Alquran tetap menjadi keyakinan utama untuk sebagai sumber yang tetap dihormati dan diakui kebenarannya.

  5. memang jumlah ayatnya 6666, tetapi hanya manusia yang mengerti dan mengamalkan”nya” yang mendapatkan pelengkap dari ayat Al-Qu’an

  6. Al-Quran diturunkan tidak berurutan dan belum diurutkan dari angka 1 dan seterusnya. Al-Quran baru disusun dalam bentuk buku pada masa Khalifah Utsman. Selain angka ayat, Al-Quran pun mengandung tanda2 waqaf seperti ‘qala’ (lebih baik berhenti), ‘mim’ (harus berhenti), ‘jim’ (boleh berhenti atau meneruskan bacaan), ‘shala’ (lebih baik diteruskan), dan ‘lam alif’ (dilarang berhenti). Para ulama dahulu menghitung ada 6666 ayat karena tidak berdasarkan hitungan ayat yang sekarang, tetapi berdasarkan tanda2 waqaf itu. Untuk membahas masalah ini, diperlukan ulama yang ahli sejarah. Wallahu’alam.

  7. menurut saya jumlah al Qur an tidak cukup 6666 ayat

  8. salam utk semua…serba sikit sya ingin brkongsi mgenai jumlah ayat alquran..sya telah buat kajian mgenai ayat2 alquran..sya perolehi semua ini dari brbgai alquran..jelas sekali tidak semua mempunyai jumlah yg sama..yg sebenarnya adalah 6666 ayat..so di mnakah ayat yg luput itu..adakah allah telah menariknya kembali..fikirkanla.dalam firmankn mgatakan sesungguahnya allah yg menurunkn alquran dan allah juala yg mjaganya..so fikirkan saudara2 ku semua..jika allah mjganya mana bisa ayat2 alquran akan hilang..betulkan..adakah allah munggkir janji..sesungguhnya allah tidak pernah mungkir janji..carila jawapannya wahai teman2 yg kebingungan..Al QURAN YG MANA ALLAH JAGA SAMPAI LA SEKARANG?INGAT WAHAI TEMAN2..DI AKHIR ZAMAN BERBAGAI FITNAH BRLAKU..INI SEMUA TANDA2 DEKATNYA KIAMAT..sekian terima kasih..wassalam..

    Ichsan berkata:
    Kebenaran adalah kebenaran dan mutlak dari Allah SWT. Setiap peristiwa adalah merupakan hikmah, hanya manusia memiliki kelemahan sehingga tidak mampu mengambil pelajaran dari suatu peristiwa. Sebagaimana kita yakini, Allah menjelaskan dalam surat Al Baqarah bahwa “kitab suci Al Quran, di dalamnya tidak ada keraguan; dan petunjuk bagi orang-orang yang bertaqwa.”

    • makasih tapi aQ di suruh bertanya pada ulama mungkinkah ini jawabannya

  9. jumlah ayat al-quran,yang benar ada 6.236.
    mengapa dikatakan 6.666.saya tahu penjelasannya..
    namun,tidak bisa dijelaskan melalui tulisan..(bertemu langsung)

  10. saya pun ada mengira jumlah ayat dalam Al Quran iaitu sebanyak 6236..tapi kenapa sejak dulu lagi org mengatakan jumlah ayat al quran 6666? takkanlah xde seorang pun yang kira jumlah ayat al quran sebelum ni?

  11. Alhamdulillah, info Mas Rahman sangat membantu untuk “menjawab mengapa ada yang menyebut jumlah ayat Alquran adalah 6.666″ Jazaakumullahi katsiira.

  12. coba buka eramuslim.com,insyaAlloh anda bisa menemukan jawabannya di forum tanya jawab ust.Ahmad Sarwat,Lc.
    Sumber asli yang menyebutkan jumlah ayat al quran 6.666 itu memang belum ditemukan siapa yang bisa mempertanggungjawabkannya. Alloh yahdina…

  13. Mungkin pembaca ada yang dapat membantu Sdr. Nina?
    Insyaallah, saya upayakan.

  14. Ass,
    saya mau tanya ayat al-Quran yang berhubungan dengan koperasi ada di ayat berapa?

    Wassalam
    Thx

  15. saya pernah baca soal ini (bukan 6666 ayat) sekitar 6-7 tahun lalu. kalau ga salah dari website turki. ntar kalau saya ketemu lagi website itu, saya mampir lagi deh…

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 3.044 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: