Pedoman RPP dan Proses Pembelajaran


Berdasarkan Permendiknas Nomor 41 Tahun 2007 tentang Standar Proses untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah dijelaskan mengenai kegiatan yang harus dilakukan seorang guru mulai dari sebelum, sedang, dan sesudah melaksanakan pembelajaran. Paparan di bawah ini merupakan kutipan sebagian isi Permendiknas Nomor 41/2007.

Perencanaan proses pembelajaran meliputi silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) yang memuat identitas mata pelajaran, standar kompetensi (SK), kompe­tensi dasar (KD), indikator pencapaian kompetensi, tujuan pembelajaran, materi ajar, alokasi waktu, metode pembela­jaran, kegiatan pembelajaran, penilaian hasil belajar, dan sumber belajar.

Silabus

Silabus sebagai acuan pengembangan RPP memuat identitas mata pelajaran atau tema pelajaran, SK, KD, ma­teri pembelajaran, kegiatan pembelajaran, indikator pen­capaian kompetensi, penilaian, alokasi waktu, dan sumber belajar. Silabus dikembangkan oleh satuan pendidikan berdasarkan Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Lu­lusan (SKL), serta panduan penyusunan Kurikulum Ting­kat Satuan Pendidikan (KTSP). Dalam pelaksanaannya, pengembangan silabus dapat dilakukan oleh para guru secara mandiri atau berkelompok dalam sebuah sekolah/ madrasah atau beberapa sekolah, kelompok Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) atau Pusat Kegiatan Guru (PKG), dan Dinas Pendidikan. Pengembangan silabus di­susun di bawah supervisi dinas kabupaten/kota yang ber­tanggung jawab di bidang pendidikan untuk SD dan SMP, dan divas provinsi yang bertanggung jawab di bidang pen­didikan untuk SMA dan SMK, serta departemen yang me­nangani urusan pemerintahan di bidang agama untuk MI, MTs, MA, dan MAK.

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

RPP dijabarkan dari silabus untuk mengarahkan ke­giatan belajar peserta didik dalam upaya mencapai KD. Setiap guru pada satuan pendidikan berkewajiban menyusun  RPP secara lengkap dan sistematis agar pembelajaran berlangsung secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat, dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik.

RPP disusun untuk setiap KD yang dapat dilaksanakan dalam satu kali pertemuan atau lebih. Guru merancang penggalan RPP untuk setiap pertemuan yang disesuaikan dengan penjadwalan di satuan pendidikan.

 

Komponen RPP

1.  Identitas mata pelajaran

Identitas mata pelajaran, meliputi: satuan pendidikan,kelas, semester, program/program keahlian, mata pela­jaran atau tema pelajaran, jumlah pertemuan.

2. Standar kompetensi

Standar kompetensi merupakan kualifikasi kemam­puan minimal peserta didik yang menggambarkan penguasaan pengetahuan, sikap, dan keterampilan yang diharapkan dicapai pada setiap kelas dan/atau semester pada suatu mata pelajaran.

3.  Kompetensi dasar

Kompetensi dasar adalah sejumlah kemampuan yang harus dikuasai peserta didik•dalam mata pelajaran ter­tentu sebagai rujukan penyusunan indikator kompe­tensi dalam suatu pelajaran.

4.  Indikator pencapaian kompetensi

Indikator kompetensi adalah perilaku yang dapat diukur dan/atau diobservasi untuk menunjukkan ketercapaian kompetensi dasar tertentu yang menjadi acuan penilai­an mata pelajaran. Indikator pencapaian kompetensi dirumuskan dengan menggunakan kata kerja opera­sional yang dapat diamati dan diukur, yang mencakup pengetahuan, sikap, dan keterampilan.

5. Tujuan pembelajaran

Tujuan pembelajaran menggambarkan proses dan ha­sil belajar yang diharapkan dicapai oleh peserta didik sesuai dengan kompetensi dasar.

6. Materi ajar

Materi ajar memuat fakta, konsep, prinsip, dan pro­sedur yang relevan, dan ditulis dalam bentuk butir-butir sesuai dengan rumusan indikator pencapaian kompe­tensi.

7.         Alokasi waktu

Alokasi waktu ditentukan sesuai dengan keperluan un­tuk pencapaian KD dan beban belajar.

8. Metode pembelajaran

Metode pembelajaran digunakan oleh guru untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembela­jaran agar peserta didik mencapai kompetensi dasar atau seperangkat indikator yang telah ditetapkan. Pemi­lihan metode pembelajaran disesuaikan dengan situ­asi dan kondisi peserta didik, serta karakteristik dari setiap indikator dan kompetensi yang hendak dicapai pada setiap mata pelajaran. Pendekatan pembelajaran tematik digunakan untuk peserta didik kelas 1 sampai kelas 3 SD/M I.

9.  Kegiatan pembelajaran

a.  Pendahuluan

Pendahuluan merupakan kegiatan awal dalam suatu pertemuan pembelajaran yang ditujukan un­tuk membangkitkan motivasi dan memfokuskan perhatian peserta didik untuk berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran.

b.  Inti

Kegiatan inti merupakan proses pembelajaran untuk mencapai KD. Kegiatan pembelajaran di­lakukan secara interaktif, inspiratif, menyenang­kan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat, dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik. Kegiatan ini dilakukan secara sistematis dan sistemik melalui proses.eksplorasi, elaborasi, dan konfirmasi.

c.  Penutup

Penutup merupakan kegiatan yang dilakukan un­tuk mengakhiri aktivitas pembelajaran yang dapat dilakukan dalam bentuk rangkuman atau kesimpul­an, penilaian dan refleksi, umpan balik, dan tindaklanjut.

10. Penilaian hasil belajar

Prosedur dan instrumen penilaian proses dan hasil belajar disesuaikan dengan indikator pencapaian kom­petensi dan mengacu kepada Standar Penilaian.

11. Sumber belajar

Penentuan sumber belajar didasarkan pada standar kompetensi dan kompetensi dasar, serta materi ajar, kegiatan pembelajaran, dan indikator pencapaian kom­petensi.

Prinsip-prinsip Penyusunan RPP

1.    Memperhatikan perbedaan individu peserta didik

RPP disusun dengan memperhatikan perbedaan jenis kelamin, kemampuan awal, tingkat intelektual, minat, motivasi belajar, bakat, potensi, kemampuan sosial, emosi, gaya belajar, kebutuhan khusus, kecepatan belajar, latar belakang budaya, norma, nilai, dan/atau lingkungan peserta didik.

2.    Mendorong partisipasi aktif peserta didik

Proses pembelajaran dirancang dengan berpusat pada peserta didik untuk mendorong motivasi, minat, krea­tivitas, inisiatif, inspirasi, kemandirian, dan semangat belajar.

3.    Mengembangkan budaya membaca dan menulis Proses pembelajaran dirancang untuk mengembang­kan kegemaran membaca, pemahaman beragam ba­caan, dan berekspresi dalam berbagai bentuk tulisan.

4.    Memberikan umpan balik dan tindak lanjut

RPP memuat rancangan program pemberian umpan balik positif, penguatan, pengayaan, dan remedi.

5. Keterkaitan dan keterpaduan

RPP disusun dengan memperhatikan keterkaitan dan keterpaduan antara SK, KD, materi pembelajaran, ke­giatan pernlielajaran, indikator pencapaian kompeten­si, penilaian, dan sumber belajar dalam satu keutuhan pengalaman belajar. RPP disusun dengan mengako­modasikan pembelajaran tematik, keterpaduan lintas mata pelajaran, lintas aspek belajar, dan keragaman budaya.

6.  Menerapkan teknologi informasi dan komunikasi

RPP disusun dengan mempertimbangkan penerapan teknologi informasi dan komunikasi secara terintegra­si, sistematis, dan efektif sesuai dengan situasi dan kondisi.

 

Pelaksanaan Pembelajaran

Pelaksanaan pembelajaran merupakan implementasi dari RPP. Pelaksanaan pembelajaran meliputi kegiatan pendahuluan, ::ayiatan inti dan kegiatan penutup.

1.  Kegiatan Pendahuluan

Dalam kegiatan pendahuluan, guru:

a.    menyiapkan peserta didik secara psikis dan fisik untuk mengikuti proses   pembelajaran;

b.    mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang mengait­kan pengetahuan sebelumnya dengan materi yang akan dipelajari;

c.  menjelaskan tujuan pembelajaran atau kompetensi dasar yang akan dicapai;

d. menyampaikan cakupan materi dan penjelasanuraian kegiatan sesuai  silabus.

2.   Kegiatan Inti

Pelaksanaan kegiatan inti merupakan proses pem­belajaran untuk mencapai KD yang dilakukan secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, me­motivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativi­tas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik.

Kegiatan inti menggunakan metode yang disesuai­kan dengan karakteristik peserta didik dan mata pela­jaran, yang dapat meliputi proses eksplorasi, elaborasi, dan konfirmasi.

a. Eksplorasi

Dalam kegiatan eksplorasi, guru:

1)   melibatkan peserta didik mencari informasi yang luas dan dalam tentang topik/tema materi yang akan dipelajari dengan menerapkan prin­sip alam takambang jadi guru dan belajar dari aneka sumber;

2)   menggunakan beragam pendekatan pembela­jaran, media pembelajaran, dan sumber belajar lain;

3)   memfasilitasi terjadinya interaksi antarpeserta didik serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan sumber belajar lainnya;

4)   melibatkan peserta didik secara aktif dalam se­tiap kegiatan pembelajaran; dan

5)   memfasilitasi peserta didik melakukan per­cobaan di laboratorium, studio, atau lapangan.

b. Elaborasi

Dalarn kegiatan elaborasi, guru:

1)   membiasakan peserta didik membaca dan me­nulis yang beragam melalui tugas-tugas tertentu yang bermakna;

2)   memfasilitasi peserta didik melalui pemberian tugas, diskusi, dan lain-lain untuk memuncul­kan gagasan baru baik secara lisan maupun tertulis;

3)   memberi kesempatan untuk berpikir, menga­nalisis, menyelesaikan masalah, dan bertindak tanpa rasa takut;

4)   memfasilitasi peserta didik dalam pembelajaran kooperatif can kolaboratif;

5)   memfasilitasi peserta didik berkompetisi secara sehat untuk meningkatkan prestasi belajar;

6)   rnenfasilitasi peserta didik membuat laporan eksplorasi yang dilakukan balk lisan maupun tertulis, secara individual maupun kelompok;

7)   memfasilitasi peserta didik untuk menyajikan r iasi; kerja individual maupun kelompok;

8)   memfasilitasi peserta didik melakukan pamer­an, turnamen, festival, serta produk yang diha­silkan;

9) memfasilitasi peserta didik melakukan kegiatan yang menumbuhkan kebanggaan dan rasa per­caya diri peserta didik.

c. Konfirmasi

Dalam kegiatan konfirmasi, guru:

1)  memberikan umpan balik positif dan penguatan dalam bentuk lisan, tulisan,  isyarat, maupunhadiah terhadap keberhasilan peserta didik,

2)   memberikan konfirmasi terhadap hasil eksplo­rasi dan elaborasi peserta didik melalui ber­bagai sumber,

3)   memfasilitasi peserta didik melakukan refleksi untuk memperoleh pengalaman belajar yang telah dilakukan,

4)   memfasilitasi peserta didik untuk memperoleh pengalaman yang bermakna dalam mencapai kompetensi dasar:

a)   berfungsi sebagai narasumber dan fasilita­tor dalam menjawab pertanyaan peserta didik yang menghadapi kesulitan, dengan menggunakan bahasa yang baku dan be­nar;

b)   membantu menyelesaikan masalah;

c) memberi acuan agar peserta didik dapatmelakukan pengecekan hasil eksplorasi;

d)   memberi informasi untuk bereksplorasi Iebih jauh;

e)   memberikan motivasi kepada peserta didik yang kurang atau belum berpartisipasi aktif.

 

3.    Kegiatan Penutup

Dalam kegiatan penutup, guru:

a.   bersama-sama dengan peserta didik dan/atau sendiri membuat rangkuman/simpulan pelajaran;

b.   melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan secara konsis­ten dan terprogram;

c. memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran;

d.   merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remedi, program pengayaan, layan­an konseling dan/atau memberikan tugas balk tu­gas individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik;

e.   menyampaikan rencana pembelajaran pada per­temuan berikutnya.

 

Dokumen untuk diunduh:

Permendiknas-41_2007_Standar Proses Dikdasmen

 

Iklan

PERANGKAT UJIAN KOMPETENSI KEAHLIAN SMK 2010/2011


Berikut daftar Perangkat Ujian Kompetensi Keahlian SMK 2010/2011 atau Soal Ujian Praktik Kejuruan.

Berikut contoh soal:

UJIAN NASIONAL

TAHUN PELAJARAN 2010/2011

SOAL UJIAN PRAKTIK KEJURUAN

Satuan Pendidikan        :   Sekolah Menengah Kejuruan

Kompetensi Keahlian     :  Teknik Survei dan Pemetaan

Kode                              :  1014

Alokasi Waktu                 :  24 jam

Bentuk Soal                   :  Penugasan Perorangan

I.     PETUNJUK

1.     Periksalah dengan teliti dokumen soal ujian praktik, yang terdiri dari 2 halaman.

2.     Bacalah isi dokumen soal.

3.     Pahami semua petunjuk dan perintah.

4.     Bacalah petunjuk sebelum bekerja

5.     Apabila ada yang kurang jelas tanyakan kepada penguji

ii.   Keselamatan Kerja

1.     Gunakan alat sesuai dengan fungsinya

2.     Konsentrasi dalam bekerja dan jangan bersenda  gurau

3.     Lakukan pengukuran yang perduli lingkungan dengan tidak mengotori dan merusak lingkungan ketika melaksanakan pengukuran

4.     Kembalikan alat dalam keadaan bersih pada tempatnya

III.  DAFTAR PERALATAN, KOMPONEN, DAN BAHAN

 

No

Nama

Alat/Komponen/Bahan

 

Spesifikasi

 

Jumlah

Ketr

1

2

3

4

5
 

1.

2.

3.

4.

 

Alat Tes /Alat tangan 

Pita ukur

Kompas

Komputer

Printer

 

30 m

standar

Pentium 3

Standar untuk kertas F4

 

1 buah

1 buah

1 buah

1 buah

 

1.

2.

3.

4.

Komponen 

Alat keselamatan kerja

Data board

Yalon

Palu

 

Helm,baju prakt

F4

2 m

1 kg

 

1 set

1 buah

3 buah

1 buah

 

1.

2.

 

Bahan 

Kertas putih

Patok

 

 

F4

kayu reng 2x3x20 cm³

 

 

10 lembar

sesuai dengan jumlah titik

 

 

IV.    SOAL/TUGAS

1.     Buatlah Rencana Anggaran Beaya pengukuran luas areal yang sudah ditentukan dengan menggunakan komputer.

2.     Lakukanlah pengukuran areal yang sudah ditentukan dengan menggunakan pita ukur

3.     Orientasikan areal pengukuran terhadap utara dengan menggunakan kompas.

4.     Dari data hasil pengukuran gambarlah areal pengukuran dengan menggunakan komputer dan sajikan dalam kertas berukuran F4.

5.     Hitunglah luas areal pengukuran dengan menggunakan komputer

6.    Buatlah laporan lengkap RAB dan hasil pengukuran

Berikut daftar soal UKK 2010/2011. Dokumen tersimpan di 4share.

1014-Teknik Survei dan Pemetaan.7z

1023-Teknik Gambar Bangunan.7z

1032-Teknik Konstruksi Bangunan.7z

1049-Teknik Konstruksi Batu dan Beton.7z

1058-Teknik Konstruksi Baja.7z

1067-Teknik Pekerjaan Finishing.7z

1076-Teknik Konstruksi Kayu.7z

1085-Teknik Furnitur.7z

1094-Teknik Plumbing dan Sanitasi.7z

1103-Teknik Instalasi Tenaga Listrik.7z

1112-Teknik Distribusi Tenaga Listrik.7z

1138-Teknik Listrik Industri.7z

1147-Teknik Pemanfaatan Tenaga Listrik.7z

1156-Teknik Transmisi Tenaga Listrik.7z

1165-Teknik Pembangkit Tenaga Listrik.7z

1174 Teknik Audio Video.7z

1183-Teknik Elektronika Industri (4 tahun).7z

1192-Teknik Elektronika Industri.7z

1209-Teknik Elektronika Komunikasi.7z

1218-Teknik Pendingin dan Tata Udara.7z

1227-Teknik Pengelasan.7z

1236 Teknik Fabrikasi Logam.7z

1245-Teknik Pengecoran.7z

1254-Teknik Pemesinan.7z

1263-Teknik Pemeliharaan Mekanik Industri.7z

1272-Teknik Gambar Mesin.7z

1289-Teknik Otomotif Kendaraan Ringan – Teknik Mekanik Otomotif.7z

1298-Teknik Otomotif Alat Berat.7z

1307-Teknik Perbaikan Bodi Otomotif.7z

1316-Teknik Otomotif Sepeda Motor.7z

1325-Pemesinan Pesawat Udara.7z

1334-Konstruksi Rangka Pesawat Udara.7z

1343-Konstruksi Badan Pesawat Udara.7z

1352-Airframe dan Powerplant.7z

1369-Pemeliharaan dan Perbaikan Instrumen Elektronika Pesawat Udara.7z

1378-Kelistrikan Pesawat Udara.7z

1387-Elektronika Pesawat Udara.7z

1396-Teknik Konstruksi Kapal Baja.7z

1405-Teknik Pengelasan Kapal.7z

1414-Teknik Instalasi Pemesinan Kapal.7z

1423-Kelistrikan Kapal.7z

1432-Teknik Gambar Rancang Bangun Kapal.7z

1449-Teknik Konstruksi Kapal Kayu dan Fiberglass.7z

1458-Interior Kapal.7z

1485-Teknik Pemintalan Serat Buatan.7z

1494-Teknik Pembuatan Benang.7z

1503-Teknik Pembuatan Kain.7z

1512-Teknik Penyempurnaan Tekstil.7z

1529-Teknik Produksi Pakaian Jadi.7z

1538-Persiapan Grafika.7z

1547-Produksi Grafika.7z

1556-Geologi Pertambangan (3 tahun).7z

1565-Geologi Pertambangan (4 tahun).7z

1574-Teknik Kontrol Proses.7z

1583-Teknik Kontrol Mekanik.7z

1592-Teknik Instrumentasi Logam.7z

1609-Kimia Industri (3 tahun).7z

1618-Kimia Industri (4 tahun).7z

1627-Kimia Analisis (3 tahun).7z

1636-Kimia Analisis (4 tahun).7z

1645-Nautika Kapal Niaga.7z

1654-Teknika Kapal Niaga.7z

1663-Nautika Kapal Penangkap Ikan.7z

1672-Teknika Kapal Penangkap Ikan.7z

1707-Teknik Mekatronika.7z

1716-Teknik Pemboran Minyak.7z

1725 Teknik Pengolahan Minyak, Gas dan Petrokimia.7z

1734 Teknik Produksi Perminyakan.7z

1743 Teknik Otomasi Industri.7z

1752-Teknik Ototronika.7z

2027-Teknik Jaringan Akses.7z

2036-Teknik Suitsing.7z

2045-Teknik Transmisi Telekomunikasi.7z

2054-Teknik Transmisi (4 tahun).7z

2063-Teknik Komputer dan Jaringan.7z

2072-Rekayasa Perangkat Lunak.7z

2089-Multimedia.7z

2098-Teknik Produksi dan Penyiaran Program Radio.7z

2107-Teknik Produksi dan Penyiaran Program Pertelevisian.7z

2116-Animasi.7z

3014-Keperawatan.7z

3023-Keperawatan Gigi.7z

3032-Analis Kesehatan.7z

3049-Farmasi.7z

3058-Perawatan Sosial.7z

3067-Farmasi Industri.7z

4018-Seni Murni.7z

4036-Seni Patung.7z

4054-Seni Lukis.7z

4063-Desain dan Produksi Kria Tekstil.7z

4072-Desain dan Produksi Kria Kulit.7z

4089-Desain dan Produksi Kria Keramik.7z

4098-Desain dan Produksi Kria Logam.7z

4107-Desain dan Produksi Kria Kayu.7z

4125-Seni Musik Non Klasik.7z

4134-Seni Tari Jawatimuran.7z

4143-Seni Tari Makassar.7z

4152-Seni Tari Minang.7z

4169-Seni Pedalangan Yogyakarta.7z

4178-Seni Pedalangan Surakarta.7z

4187-Seni Pedalangan Jawatimuran.7z

4196-Seni Pedalangan Bali.7z

4205-Seni Tari Sunda.7z

4214-Seni Tari Bali.7z

4223 Seni Tari Surakarta.7z

4232-Seni Tari Yogyakarta.7z

4249-Seni Tari Banyumas.7z

4258-Seni Karawitan Jatim.7z

4267-Seni Karawitan Makassar.7z

4276-Seni Karawitan Minang.7z

4285-Seni Karawitan Sunda.7z

4294-Seni Karawitan Surakarta.7z

4303-Seni Karawitan Yogyakarta.7z

4312-Seni Karawitan Bali.7z

4329-Seni Karawitan Banyumasan.7z

4347-Desain Komunikasi Visual.7z

4365-Seni Musik Klasik.7z

4392-Seni Teater.7z

4409-Usaha Perjalanan Wisata.7z

4418-Akomodasi Perhotelan.7z

4427-Jasa Boga.7z

4436-Patiseri.7z

4445-Kecantikan Kulit.7z

4454-Kecantikan Rambut.7z

4463-Busana Butik.7z

4472-Desain Produksi Interior dan Landscaping.7z

5023-Budidaya Ikan Air Tawar.7z

5032-Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian Pangan.7z

5049-Teknik Pengolahan Hasil Perikanan.7z

5058-Mekanisasi Pertanian.7z

5067-Agribisnis Rumput Laut.7z

5085-Pembibitan Tanaman.7z

5094-Budidaya Ternak Ruminansia.7z

5103-Budidaya Ternak Unggas.7z

5112-Budidaya Ikan Air Payau.7z

5129-Kehutanan.7z

5138-Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian Non Pangan.7z

5156-Pengawasan Mutu.7z

5165-Budidaya Tanaman Sayuran.7z

5174-Budidaya Tanaman Buah Semusim.7z

5183-Agribisnis Tanaman Perkebunan.7z

5218-Budidaya Tanaman Pangan.7z

5227-Teknik Budidaya dan Pengolahan Perikanan.7z

5236-Budidaya Ikan Air Laut.7z

5245-Penyuluhan Pertanian.7z

5254-Perawat Kesehatan Ternak.7z

5263-Agribisnis Tanaman Pangan dan Holtikultura.7z

5272-Agribisnis Pembibitan Tanaman dan Kultur Jaringan.7z

5289-Agribisnis Perikanan.7z

5298-Agribisnis Aneka Ternak.7z

6027-Perbankan.7z

6036-Perbankan Syariah.7z

6045-Administrasi Perkantoran.7z

6054-Pemasaran.7z

Lomba Karya Ilmiah Remaja (LKIR) ke-43 Tahun 2011


Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) bekerjasama dengan AJB Bumiputera 1912 akan menyelenggarakan Lomba Karya Ilmiah Remaja (LKIR) ke-43 Tahun 2011. LKIR adalah ajang kompetisi ilmiah bagi remaja Indonesia usia 12-19 tahun yang memiliki ketertarikan di dunia penelitian, guna meningkatkan kesadaran dan kemampuan mereka dalam menganalisa permasalahan dan mencari solusi yang tepat melalui penelitian dan aplikasi iptek. Setiap peserta harus mengikuti semua persyaratan yang tercantum pada informasi di bawah ini sebelum membuat scientific paper/karya tulis ilmiah. Rangkaian pelaksanaan lomba berupa:

  1. Peserta mengirimkan proposal penelitian kepada panitia lomba :16 Mei 2011
  2. Proposal yang lolos seleksi akan dilakukan pembimbingan minimal 3 (tiga) bulan oleh pembimbing (yang ditentukan LIPI) melalui komunikasi jarak jauh seperti via electronic mail dan telepon : Juni-September 2011
  3. Hasil akhir penelitian berupa karya tulis ilmiah akan diseleksi kembali untuk diundang mengikuti presentasi/expose sebagai Finalis di Jakarta : 23 September 2011
  4. Finalis melakukan presentasi hasil penelitian mereka dihadapan Dewan Juri berupa paparan Power Point dan Poster hasil penelitian : 3 Oktober 2011
  5. Pemenang akan diumumkan pada malam penganugerahan : 4 Oktober 2011

TENTATIVE JADWAL KEGIATAN

  1. Penerimaan proposal penelitian : 16 Mei 2011
  2. Pengumuman proposal yang dibimbing : 7 Juni 2011
  3. Proses pembimbingan penelitian : 9 Juni – 12 September 2011
  4. Penerimaan hasil akhir penelitian (Full Paper) : 12 September 2011
  5. Pengumuman Pemanggilan Finalis : 23 September 2011
  6. Registrasi Finalis LKIR : 2 Oktober 2011
  7. Presentasi : 3 Oktober 2011
  8. Audiensi dan Field Trip : 4 Oktober 2011
  9. Malam Penganugerahan : 4 Oktober 2011

 

Pemenang akan mendapatkan uang tunai dari AJB Bumiputera 1912 dan Piala serta Piagam Penghargaan dari LIPI

Pemenang I : Rp 12.000.000,- (Dua belas juta rupiah)
Pemenang II : Rp 10.000.000,- (Sepuluh juta rupiah)
Pemenang III : Rp 8.000.000,- (Delapan juta rupiah)

Panitia Lomba Karya Ilmiah Remaja (LKIR) Ke-43 Tahun 2011
Gedung Sasana Widya Sarwono Lt. 5
Jl. Jend. Gatot Subroto No. 10
Jakarta Selatan 12710
Telp (021) 5225711, ext. 273, 274, 276

Finalis 2010

Bila ingin melihat judul penelitian finalis tahun 2010, meliputi bidang Ilmu Pengetahuan Sosial dan Kemanusiaan (IPSK), Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), dan Ilmu Pengetahuan Teknik (IPT), silakan klik di sini

Alhamdulillah, Kak Ichsan (tunas63) Sudah Sehat


Selama 16 (enam belas) hari, saya harus berjuang dengan sakit yang luar biasa. Hari itu, Ahad tanggal 13 Februari 2011 pk. 17.00 saya mulai masuk rumah sakit.

Berbagai keluhan saya rasakan: pusing, mengginggil, mual, batuk, demam. Satu minggu pertama di rumah sakit, belum kunjung reda penderitaan saya. Baru memasuki minggu kedua, keluhan mulai berkurang.

Diagnose dokter mulai dari vertigo, gangguan pada liver, hepatitis, semuanya menunjukkan “negatif” berdasar tes laborat.

Saya tidak terlalu memikirkan jenis penyakit yang saya derita. Tetapi, rasa syukur kepada Allah SWT karena “ujian” telah saya lewati. Alhamdulillah .. .

Senin, 28 Februari 2011, pk. 15.00 saya tiba di rumah. Alhamdulillah . . . Setelah istirahat, satu minggu, baru saya berani membuka blog yang sudah lama saya rindukan. Ya, Allah . . . 216 komentar menunggu tanggapan.

Untuk ini, saya minta maaf kepada ppengunjung setia tunas63 yang menunggu tulisan baru dan menunggu tanggapan komentar. Insyaallah, mulai hari ini, komentar yang ada segera saya tanggapi. Dan, karena jumlahnya yang banyak, mungkin tidak mampu seluruhnya saya tanggapi.

Terimakasih atas doa dan bantuan dari para keluarga, sahabat, dan pelanggan setia tunas63.

Semoga Allah SWT merahmati amal usaha kita. Amiin.

 

Kisi-kisi UAMBN 2010/2011


Berdasar Keputusan Dirjen Pendidikan Islama Nomor Dj.I/60/2011 tanggal 17 Januari 2011, mata pelajaran yang masuk UAMBN adalah:

  • Tingkat Madrasah Ibtida’iyah dan Madrasah Tsanawiyah Mata pelajaran yang diujikan yaitu  mata pelajaran  Al-Qur’an-Hadis, Akidah-Akhlak, Fikih, Sejarah  Kebudayaan  Islam,  dan    Bahasa  Arab  dilaksanakan  dalam  bentuk  ujian tertulis.
  • Tingkat Madrasah Aliyah Mata pelajaran yang diujikan  yaitu   mata pelajaran Al-Qur’an-Hadis,  Akidah-Akhlak,  Akhlak,  Fikih,  Sejarah  Kebudayaan  Islam, Ilmu Kalam dan  Bahasa Arab dilaksanakan dalam bentuk ujian tertulis

Berikut kisi-kisi UAMBN yang siap diunduh:

SK Dirjen ttg UAMBN

Pedoman Pelaksanaan UAMBN

Kisi-kisi UAMBN MI

Kisi-kisi UAMBN M Ts

Kisi-kisi UAMBN MA

Syarat Kenaikan Pangkat PNS


Pangkat adalah kedudukan yang M menunjukkan tingkatan seseorang Pegawai Negeri Sipil berdasarkan jabatannya dalam rangkaian susunan kepegawaian dan digunakan sebagai dasar penggajian. Kenaikan pangkat adalah penghargaan yang diberikan atas prestasi kerja dan pengabdian Pegawai Negeri Sipil terhadap Negara, serta sebagai dorongan kepada Pegawai Negeri Sipil untuk lebih meningkatkan prestasi kerja dan pengabdiannya. Agar kenaikan pangkat dapat dirasakan sebagai penghargaan, maka kenaikan pangkat harus diberikan tepat pada waktunya dan tepat kepada orangnya. Susunan Pangkat dan Golongan Ruang Pegawai Negeri Sipil Susunan pangkat serta golongan ruang Pegawai Negeri Sipil sebagai berikut:

No,Pangkat,Golongan Ruang :

  1. Juru Muda, Ia
  2. Juru Muda Tingkat 1, Ib
  3. Juru, Ic
  4. Juru Tingkat 1, Id
  5. Pengatur Muda, IIa
  6. Pengatur Muda Tingkat 1, IIb
  7. Pengatur, IIc
  8. Pengatur Tingkat 1, IId
  9. Penata Muda, IIIa
  10. Penata Muda Tingkat 1, IIIb
  11. Penata, IIIc
  12. Penata Tingkat 1, IIId
  13. Pembina, IVa
  14. Pembina Tingkat 1, IVb
  15. Pembina Utama Muda, IVc
  16. Pembina Utama Madya, IVd
  17. Pembina Utama, IVe

Setiap pegawai baru yang dilantik atau diputuskan sebagai Pegawai Negeri Sipil / PNS baik di pemerintah pusat maupun daerah akan diberikan Nomor Induk Pegawai atau NIP yang berjumlah 18 dijit angka, golongan dan pangkat sesuai dengan tingkat pendidikan yang diakui sebagai mana berikut di bawah ini :

  • Pegawai baru lulusan SD atau sederajat = I/a
  • Pegawai baru lulusan SMP atau sederajat = I/b
  • Pegawai baru lulusan SMA atau sederajat = II/a
  • Pegawai baru lulusan D1/D2 atau sederajat = II/b
  • Pegawai baru lulusan D3 atau sederajat = II/c
  • Pegawai baru lulusan S1 atau sederajat = III/a
  • Pegawai baru lulusan S2 sederajad/S1 Kedokteran/S1 Apoteker = III/b
  • Pegawai baru lulusan S3 atau sederajat = III/c

Periode kenaikan pangkat Pegawai Negeri Sipil ditetapkan tanggal 1 April dan 1 Oktober setiap tahun, kecuali kenaikan pangkat anumerta dan kenaikan pangkat pengabdian. Baca lebih lanjut

PPG Prajabatan


Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan adalah program pendidikan yang diperuntukkan mennyiapkan guru profesional. Bagaimana syarat menjadi mahasiswa program PPG ini?

Mengacu pada UU No. 20/2003 Pasal 3,  tujuan umum program PPG adalah
menghasilkan  calon  guru  yang  memiliki  kemampuan  mewujudkan  tujuan
pendidikan  nasional,  yaitu  mengembangkan  potensi  peserta  didik  agar
menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa,
berakhlak mulia,  sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga
negara  yang demokratis serta bertanggung jawab.
Tujuan khusus program PPG seperti yang tercantum dalam Permendiknas No
8 Tahun 2009 Pasal 2 adalah untuk menghasilkan  calon guru  yang memiliki
kompetensi dalam merencanakan, melaksanakan, dan menilai pembelajaran;
menindaklanjuti  hasil  penilaian,  melakukan  pembimbingan,  dan  pelatihan
peserta  didik  serta  melakukan  penelitian,  dan  mampu  mengembangkan
profesionalitas secara berkelanjutan.

 

Masukan Program  PPG

Masukan  program  PPG  terdiri  atas  dua  macam,  yaitu  lulusan  S-1 Kependidikan  dan  lulusan  S-1/D-IV  Non  Kependidikan.  Secara  terperinci kualifikasi akademik calon peserta didik program PPG:

  1. S-1  Kependidikan  yang  sesuai  dengan  program  pendidikan  profesi  yang akan ditempuh;
  2. S-1  Kependidikan  yang  serumpun  dengan  program  pendidikan  profesi yang akan ditempuh, dengan menempuh matrikulasi;
  3. S-1/D-IV  Non  Kependidikan  yang  sesuai  dengan  program  pendidikan profesi yang akan ditempuh, dengan menempuh matrikulasi;
  4. S-1 Psikologi untuk program PPG pada PAUD atau SD, dengan menempuh matrikulasi;
  5. S-1/D-IV  Non  Kependidikan  serumpun  dengan  program  pendidikan profesi yang akan ditempuh, dengan menempuh matrikulasi;

Contoh  program  studi  serumpun  adalah  program  studi  sejarah,  ekonomi, geografi sosial, sosiologi, dan antropologi merupakan rumpun program studi ilmu  pengetahuan  sosial;  dan  program  studi  biologi,  fisika  dan  kimia merupakan rumpun program studi ilmu pengetahuan alam.

 

Sistem Rekrutmen dan Seleksi Mahasiswa

Rekrutmen calon mahasiswa merupakan kunci utama keberhasilan program PPG.  Rekrutmen  mahasiswa  harus  memenuhi  beberapa  prinsip  sebagai

berikut.

  1. Penerimaan  calon  disesuaikan  dengan  permintaan  nyata  di lapangan dengan menggunakan prinsip supply and demand sehingga tidak ada  lulusan  yang  tidak  mendapat  tempat  bekerja  sebagai  pendidik  di sekolah.  Hal  ini  dapat  mendorong  calon  yang  baik  memasuki  program PPG.
  2. Mengutamakan  kualitas  calon  mahasiswa  dengan  menentukan  batas kelulusan minimal menggunakan acuan patokan.  Ini berarti bahwa calon mahasiswa hanya akan diterima jika memenuhi persyaratan lulus minimal dan  bukan  berdasarkan  alasan  lain.  Hanya  calon  terbaik  yang  dapat diterima.
  3. Untuk  memenuhi  prinsip  butir  1  dan  2  di  atas  maka  penerimaan mahasiswa baru perlu dilakukan bekerjasama dengan Dinas Pendidikan di daerah  sebagai  stakeholders.  Kerjasama  ini  perlu  dilakukan menyangkut jumlah calon, kualifikasi dan keahlian sesuai dengan mata pelajaran yang dibina dan benar-benar diperlukan.
  4. Agar mendapatkan calon yang berkualitas tinggi maka proses penerimaan harus dilakukan secara fair, terbuka dan bertanggung jawab.
  5. Rekrutmen peserta dilakukan dengan prosedur sebagai berikut:
  • a.  Seleksi  administrasi:  (1)  Ijazah  S-1/D-IV  dari  program  studi  yang terakreditasi, yang sesuai atau serumpun dengan mata pelajaran yang akan  diajarkan  (2)  Transkrip  nilai  dengan  indeks  prestasi    kumulatif minimal  2,75,  (3)  Surat  keterangan  kesehatan,  (4)  Surat  keterangan kelakuan baik, dan (5) Surat keterangan bebas napza.
  • b.  Tes  penguasaan  bidang  studi  yang  sesuai  dengan  program  PPG  yang akan diikuti.
  • c.  Tes Potensi Akademik.
  • d.  Tes penguasaan  kemampuan berbahasa  Inggris  (English  for academic purpose).
  • e.  Penelusuran minat dan bakat melalui wawancara dan observasi kinerja disesuaikan  dengan  mata  pelajaran  yang  akan  diajarkan  serta kemampuan lain sesuai dengan karakteristik program PPG.
  • f.  Asesmen  kepribadian  melalui  wawancara/inventory  atau  instrumen asesmen lainnya.
  • 6.  Peserta yang dinyatakan lulus dan diterima dalam program PPG diberikan Nomor  Pokok  Mahasiswa  (NPM)  oleh  LPTK.  Daftar  peserta  yang dinyatakan  lulus  beserta  NPM  selanjutnya  dilaporkan  kepada  Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Depdiknas. Keberhasilan  rekrutmen  ini amat  tergantung  kepada kerjasama antara  LPTK penyelenggara program  PPG dan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi dengan Dinas  Pendidikan/Pemda  serta  stakeholders  lainnya  yang  relevan  untuk memegang teguh prinsip akuntabilitas pengadaan tenaga kependidikan/guru.

 

Matrikulasi

Lulusan  S1  Kependidikan  dan  S1/D  IV  Non  Kependidikan  yang  tidak  sesuai dengan program PPG yang akan diikuti, harus mengikuti program matrikulasi.

Matrikulasi  adalah  sejumlah  matakuliah  yang  wajib  diikuti  oleh  peserta program  PPG  yang  sudah  dinyatakan  lulus  seleksi  untuk  memenuhi kompetensi  akademik  bidang  studi  dan/atau  kompetensi  akademik kependidikan sebelum mengikuti program PPG.

Ketentuan program matrikulasi adalah sebagai berikut.

  1. S-1  Kependidikan  yang  sesuai  dengan  program  pendidikan  profesi  tidak perlu mengikuti matrikulasi;
  2. S-1  Kependidikan  yang  serumpun  dengan  program  pendidikan  profesi yang akan ditempuh, harus mengikuti matrikulasi;
  3. S-1/D  IV  Non  Kependidikan  yang  sesuai  dengan  program  pendidikan profesi yang akan ditempuh, harus mengikuti matrikulasi;
  4. S-1/D IV Non Kependidikan serumpun dengan program pendidikan profesi yang akan ditempuh, harus mengikuti matrikulasi;
  5. S-1  Psikologi  untuk  program  PPG  pada  PAUD  atau  SD,  harus mengikutii matrikulasi.
  6. Calon peserta PPG yang tidak  lulus program matrikulasi dinyatakan tidak dapat melanjutkan program PPG prajabatan.
  7. Kurikulum  program  matrikulasi  disusun  oleh  lembaga  penyelenggara program  PPG.

 

Beban Belajar

Beban  belajar  mahasiswa  program  PPG  untuk  menjadi  guru  pada  satuan pendidikan ditentukan sebagai berikut:

  1. TK/RA/TKLB  atau  bentuk  lain  yang  sederajat  lulusan  S-1/D-IV Kependidikan  untuk  TK/RA/TKLB  atau  bentuk  lain  yang  sederajat  adalah 18 (delapan belas) sampai dengan 20 (dua puluh) satuan kredit semester.
  2. SD/MI/SDLB  atau  bentuk  lain  yang  sederajat  lulusan  S-1/D-IV) kependidikan untuk  SD/MI/SDLB  atau bentuk  lain  yang  sederajat  adalah 18 (delapan belas) sampai dengan 20 (dua puluh) satuan kredit semester.
  3. TK/RA/TKLB  atau  bentuk  lain  yang  sederajat  lulusan  S-1/D-IV Kependidikan  selain  untuk  TK/RA/TKLB  atau  bentuk  lain  yang  sederajat adalah  36  (tiga  puluh  enam)  sampai  dengan  40  (empat  puluh)  satuan kredit semester.
  4. SD/MI/SDLB atau bentuk  lain  lulusan S-1/D-IV Kependidikan selain untuk SD/MI/SDLB atau bentuk  lain yang sederajat adalah 36 (tiga puluh enam) sampai dengan 40 (empat puluh) satuan kredit semester.
  5. TK/RA/TKLB atau bentuk  lain yang sederajat dan pada satuan pendidikan SD/MI/SDLB atau bentuk  lain  lulusan  S-1 Psikologi adalah 36  (tiga puluh enam) sampai dengan 40 (empat puluh) satuan kredit semester.
  6. SMP/MTs/SMPLB atau bentuk  lain yang sederajat dan satuan pendidikan SMA/MA/SMALB/SMK/MAK atau bentuk  lain  yang  sederajat,  lulusanS-1/ D-IV Kependidikan dan S-1/D-IV Non Kependidikan adalah 36  (tiga puluh enam) sampai dengan 40 (empat puluh) satuan kredit semester.

Tulisan terkait:

Daftar PT Penyelenggara PPG Prodi PGSD dan PAUD

Daftar PT Penyelenggara PPG setiap Provinsi

 

Unduh Dokumen

Permendiknas ttg PPG dan Panduan PPG klik di sini

%d blogger menyukai ini: