Jamnas 2016


Pengertian sederhana jambore adalah kegiatan pertemuan besar Pramuka Penggalang. Jambore Pramuka Penggalang merupakan kegiatan rekreasi edukatif di alam terbuka dalam bentuk perkemahan besar Pramuka Penggalang sebagai sarana pembinaan Pramuka Penggalang yang menitikberatkan pada kegiatan persaudaraan demi kerukunan dan perdamaian.

Jambore nasional (Jamnas) dilaksanakan setiap 5 (lima) tahun. Dan, untuk tahun 2016, jamnas akan dilaksanakan di Bumi Perkemahan (buper) Cibubur, Jakarta Timur.  Sekitar 20.000 Penggalang dari utusan Kwarcab se Indonesia dan peserta luar negeri akan berkemah selama satu minggu.

Dalam buku Pedoman Pelaksanaan Jamnas 2016, jambore tahun ini diselenggarakan untuk menumbuhkan rasa kebangsaan anak bangsa yang ber “bhinneka” sebagai manusia ber “imtaq”, ber “iptek”, dan berjiwa Pancasila.

Tujuan Jamnas 2016

Membentuk watak, meningkatkan sikap kemandirian, keterampilan, persatuan dan kesatuan Pramuka Penggalang serta komitmen terhadap penghayatan dan pengamalan Kode Kehormatan Pramuka yaitu trisatya dan Dasadarma.

Waktu dan Tempat Jamnas 2016

  • Jamnas 2016 dilaksanakan tanggal 14 s.d. 21 Agustus 2016
  • Jamnas 2016 dilaksanakan di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur.

Tema dan Motto Jamnas 2016

Tema Jamnas 2016 adalah “Mandiri, Berprestasi, dan berkarakter.” Sedangkan mottonya adalah “Satyaku Kudarmakan Darmaku Kubaktikan.”

Ketentuan Peserta Jamnas 2016

Peserta Jamnas adalah merupakan utusan Kwartir Cabang, tiap Kwarcab berhak mengirimkan 2 regu putra dan 2 regu putri yang setiap regu terdiri 8 penggalang. Adapun persyaratan peserta sebagai berikut.

  1. Minimal Penggalang rakit.
  2. Memiliki minimal lima TKK wajib dan lima TKK pilihan.
  3. Usia kurang dari 16 tahun.
  4. Sehat jasmani dan rohani.
  5. Syarat administrasi antara lain: membawa KTA, kartu asuransi, surat keterangan sehat, pas foto
  6. Membawa perlengkapan antara lain: berkemah, pakaian, masak, kegiatan, alat tulis, radio FM, tenda dome, sepeda kayuh, perlengkapan kesenian daerah, makanan daerah.
  7. Membayar biaya camfee untuk ID Card, kaos, topi, scraf, piagam, Tiska, pin, tas punggung, asuransi, dan wisata.

Bagi adik-adik penggalang segera mempersiapkan diri dan lapor kepada Kakak Pembina. Kemudian Kakak Pembina akan koordinasi dengan Kwarran dan Kwarcab. Karena terbatasnya peserta maka tentu aka nada proses seleksi.

Sumber: Buku Pedoman pelaksanaan Jamnas 2016. ( Unduh buku pedoman, pilih di sini atau langsung di sini)

Tanda Jabatan, TKK, dan TKU Gerakan Pramuka


Dokumen ini merupakan kumpulan dari 35 bab lambang tanda jabatan baik untuk peserta didik Siaga, Penggalang, Penegak, dan Pandega serta anggota dewasa (lihat halaman daftar isi tampilan gambar di bawah)

Tanda jabatan yang tercantum antara lain tanda jabatan peserta didik, satuan karya, pembina, andalan kwartir.

Untuk TKK: bentuk TKK, 5 kelompok TKK (dasar putih, merah, kuning, hijau, biru), TKK wajib.

Kemudian untuk TKU, meliputi TKU S, G, T, D. Dan, di bagian akhir berisi Tanda Pramuka Garuda untuk peserta didik.

Dokumen file dapat diunduh dengan klik gambar!

Klik di sini untuk mengunduh file

Dokumen lain yang perlu dimiliki :

  1. AD ART_GERAKAN_PRAMUKA_2009
  2. Keppres 24/2009 ttg AD/ART Gerakan Pramuka 2009
  3. Kep_Kwarnas_107/1999_ttg ART Gerakan Pramuka
  4. Kepres_34/1999_AD_Gerakan Pramuka
  5. Kepres 238/1961ttg Gearakan Pramuka
  6. Kepres ttg Anugerah Panji Kepada Gerakan PramukaPola
  7. Mekanisme Pembinaan Penegak Pandega
  8. Panduan Peta Pita

Keputusan Kwarnas tentang Petunjuk Penyelenggaraan (PP)

  1. Perkemahan Besar Penggalang
  2. Pramuka Garuda
  3. S K U
  4. Cara Menilai Kecakapan Pramuka
  5. Gladian Pemimpin Satuan Penegak
  6. Gladian Pemimpin Regu
  7. Penggolongan Peserta Didik
  8. Upacara di Dalam Gerakan Pramuka
  9. Pertemuan Pramuka
  10. Tanda Pengenal Gerakan Pramuka
  11. Tanda Satuan Gerakan Pramuka
  12. KORPS PELATIH PEMBINA PRAMUKA
  13. KECAKAPAN PEMBINA PRAMUKA ADI
  14. POKOK-POKOK ORG GERAKAN PRAMUKA
  15. PEMBINAAN  GUDEP DI PERGURUAN TINGGI
  16. Organisasi_Kwarran
  17. Organisasi_Kwarcab
  18. Organisasi_Kwarda

Kurikulum/Silabus/RPP TK/RA/PAUD


Dokumen pedoman proses pembelajaran untuk TK, RA, dan PAUD berikut ini merupakan panduan yang disusun oleh Pusat Kurikulum Depdiknas. Semoga pedoman ini bermanfaat bagi rekan-rekan pendidik untuk mengantarkan masa depan tunas bangsa. Baca lebih lanjut

Pedoman Jam Wajib Mengajar Guru/Kepala Sekolah


Tugas pokok guru adalah “mengajar”, dan dalam prosesnya, juga melaksanakan tugas-tugas mendidik. Setiap guru, baik berstatus  guru penuh atau mendapat tugas tambahan sebagai kepala sekolah/wakil kepala sekolah/kepala perpustakaan/kepala laboratorium/ketua jurusan, dll  tetap mempunyai kewajiban beban kerja mengajar.

Beban kerja kerja tersebut diatur secara jelas dalam buku pedoman yang diterbitkan oleh Ditjen Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan Depdiknas.

Buku pedoman ini menjelaskan hal-hal berkaitan dengan tugas-tugas guru, antara lain:

  • Merencanakan Pembelajaran
  • Melaksanakan Pembelajaran
  • Menilai Hasil Pembelajaran
  • Membimbing dan Melatih Melaksanakan
  • Tugas Tambahan
  • Beban Tatap Muka
  • Kondisi Penyebab Kekurangan Jam Mengajar
  • Alternatif Pemenuhan
  • Acuan Beban Kerja
  • Analisis Perhitungan
  • Prinsip Perhitungan
  • Format Perhitungan
  • SK Kepala Sekolah Tentang Beban Mengajar Guru

 

Untuk melihat secara jelas isi buku pedoman, silakan diunduh/didownload dengan klik teks berikut:

Download Buku Pedoman Penghitungan Beban Kerja Guru.

Payung Hukum

Beban wajib jam mengajar guru adalah minimal 24 jam per minggu. Bila dalam satu sekolah, jumlah mengajar tidak memenuhi maka dapat merangkap mengajar di sekolah lain dengan ketentuan, jam mengajar di sekolah induk harus minimal 6 jam. Ketentuan lain, termasuk  sebagai bukti menrangkap, dapat dibaca  permendiknas berikut:

Download Permendiknas 39/2009 tentang Beban Kerja Guru dan Pengawas

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 3.180 pengikut lainnya

%d blogger menyukai ini: