Hasil Akhir Pilpres 2009


Rapat Pleno Terbuka KPU untuk merekapitulasi hasil Pilpres 2009 telah berhasil diselesaikan dalam dua hari. Hari  ini, 23 Juli penghitungan hasil pilpres telah ditetapkan. Sesuai dengan hitung cepat, pasangan SBY-Boediono berhasil mengumpulkan suara terbanyak. Data selengkapnya sebagai berikut :

  1. Megawati-Prabowo : 32.548.105 (26,79%)
  2. SBY-Boediono      : 73.874.562 (60,80%)
  3. JK-Wiranto          : 15.081.814 (12.41%) Baca lebih lanjut
Iklan

Biografi dan Visi-Misi Capres JK-Wiranto


PASANGAN M. JUSUF KALLA-WIRANTO

(NOMOR URUT: 3)

VISI DAN MISI (KLIK DI SINI UNTUK DOWNLOAD/PDF)

Untuk Foto Pasangan Calon silakan lihat di sisi halaman.

A. CALON PRESIDEN

Nama : M. Jusuf Kalla

Tempat dan Tanggal Lahir : Watampone-Sulawesi Selatan, 15 Mei 1942

Agama : Islam

Status Pernikahan : Menikah

Nama Istri : Ny. Mufidah Jusuf

Jumlah Anak : Lima orang

Pekerjaan : Wakil Presiden Republik Indonesia (2004-2009)

Riwayat Pendidikan :

  • Fakultas Ekonomi, Universitas Universitas HasanudinMakassar, 1967

PENGALAMAN ORGANISASI :

  • Mahasiswa

(1964-1966) Ketua Senat Mahasiswa Fakultas Ekonomi UNHAS

(1965-1966) Ketua Umum HMI Cabang Makassar

(1966-1968) Ketua umum Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia Sulsel Baca lebih lanjut

Biografi dan Visi-Misi Capres SBY-Budiono


PASANGAN SUSILO BAMBANG YUDHOYONO-BOEDIONO

(NOMOR URUT: 2)

VISI DAN MISI (KLIK DI SINI UNTUK DOWNLOAD/PDF)

Untuk Foto Pasangan Calon silakan lihat di sisi halaman.

A. CALON PRESIDEN

Nama : Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono

Lahir : Pacitan, Jawa Timur 09 September 1949

Agama : Islam

Isteri : Kristiani Herawati

Anak : Dua orang

Pendidikan :

  • 1973 : Akademi Angkatan Bersenjata RI (Akbar)
  • 1976 : American Language Course, Lackland, Texas-AS
  • 1976 : Airbone and Ranger Course, Fort Benning-AS
  • 1982 – 1983 : Infantry Officer Advanced Course, Fort Benning – AS
  • 1983 : On the job training di 82-nd Airbone Division, Fort Bragg-AS
  • 1983 : Jungle Warfare School, Panama
  • 1984 : Antitank Weapon Course di Belgia dan Jerman
  • 1985 : Kursus Komando Batalyon
  • 1988 – 1989 :
    – Sekolah Komando Angkatan Darat
    – Command and General Staff College, Fort Leavenwort, Kansas – AS
    – Master of Art (MA) dari Management Webster University, Missouri
  • 2004 : Doctorate (Dr) Institut Pertanian Bogor, Indonesia Baca lebih lanjut

Biografi dan Visi-Misi Capres Mega-Prabowo


PASANGAN MEGAWATI SOEKARNOPUTRI-PRABOWO SUBIANTO

(NOMOR URUT : 1)

VISI DAN MISI (KLIK DI SINI UNTUK DOWNLOAD/PDF)

Untuk Foto Pasangan Calon silakan lihat di sisi halaman.

A. CALON PRESIDEN

Nama : Dyah Permata Megawati Setyawati

Tempat/ Tanggal Lahir : Yogyakarta, 23 Januari 1947

Agama : Islam

Status perkawinan : Menikah

Suami : Taufik Kiemas

Anak : Tiga orang.

Pendidikan:

  • SD Perguruan Cikini Jakarta, (1954-1959)
  • SLTP Perguruan Cikini Jakarta, (1960-1962)
  • SLTA Perguruan Cikini Jakarta, (1963-1965)
  • Fakultas Pertanian UNPAD Bandung (1965-1967).
  • Fakultas Psikologi Universitas Indonesia (1970-1972). Baca lebih lanjut

Pemilu 2009: Rekapitulasi Suara Calon Anggota DPD 34 Provinsi


Anggota Dewan Perwakilan Daerah setiap provinsi adalah 4 orang. Siapakah wakil-wakil daerah setiap provinsi yang mengemban amanat? Berikut data-data yang saya unduh dari situs KPU. Baca lebih lanjut

Pemilu 2009: Hasil Suara Parpol Setiap Dapil Provinsi untuk Anggota DPR


Data hasil akhir perolehan suara untuk anggota DPR pada Pemilu Legislatif 2009 ini merupakan unduhan dari publikasi KPU. Untuk memulai melihat data setiap dapil provinsi, silakan klik disini.

Pemilu 2009: Data Akhir Suara 44 Parpol dan DPD dari 34 Provinsi


KPU telah menetapkan hasil akhir Pemilu Legislatif 2009. Dari 560 kursi DPR, Partai Demokrat memperoleh suara tertinggi 26,43 % atau 148 kursi DPR. Disusul Partai Golkar meraih 19,29 % atau 108 kursi kemudian PDIP 16,61 % dengan 93 kursi.

Dari 44 parpol peserta pemilu, hanya 9 parpol yang berhak memperoleh kursi karena mampu memenuhi ambang batas perolehan suara sekurang-kurangnya 2,5 % suara sah secara nasional (lolos Parliamentary Threshold). Baca lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: