Mengubah Pdf menjadi Word


Berikut cara melakukan konversi file format pdf jadi ms word. Mesin ini mampu mengubah menjadi ms word dengan hasil sangat baik. Proses secara online dapat dilakukan dengan sederhana. Dibanding dengan software atau aplikasi lain, mesin memiliki kelebihan.

Langkah Mengonversi ke Ms Word

  1. Masuk mesin konversi di sini
  2. Klik “Pilih File” (pilih file dari komputer)
  3. Klik “Convert” (tunggu proses konversi sampai selesai)
  4. Jika proses konversi selesai, secara otomatis akan terbuka tempat menyimpan hasil konversi di komputer).

Selamat mencoba!

 

Alamat Website Kemdikbud


Berikut daftar alamat website di lingkungan Kemdibud, antara lain web NISN, NUPTK, PAUDNI, Dikdas, Dikmen, Litbang, BOS, BSE, Kurikulum 2013, dan P4TK.

Kemdikbud

Sekretariat Jenderal

Pendidikan Anak Usia Dini, Nonformal, dan Informal

Pendidikan Dasar

Pendidikan Menengah

Pendidikan Tinggi

Kebudayaan

Inspektorat Jenderal

Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang)

Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

Badan Pengembangan SDM Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan

Bantuan Operasional Sekolah (BOS)

Bidikmisi

Buku Sekolah Elektronik

Kurikulum 2013 – ePIK

Radio Suara Edukasi

Rumah Belajar

Televisi Edukasi

Nomor Induk Siswa Nasional (NISN)

Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP)

Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) Padamu Negeri

Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P4TK)

Download Jadwal Sholat Kab/Kota


Berikut aplikasi sederhana membuat jadwal salat/imsakiyah. Hasilnya, berisi tanggal dan jam awal salat sehingga dapat juga dipakai pedoman untuk saat buka puasa atau akhir sahur. Jadwal yang dihasilkan, dapat diunduh dalam format html, exel, dan pdf.

Petunjuk Membuat Jadwal Sholat

poster jadwal salat

 

 

 

 

 

1. Masuk website dengan klik poster di atas.

2. Pilih nama provinsi,kab/kota.

3. pilih tahun dan bulan.

4. Klik “Tampilkan Jadwal Sholat”

 

Cara Download Jadwal Sholat

1. Klik tanda segitiga, pilih dan klik format pilihan.

2. Pilih tempat menyimpan di komputer.

Terima kasih semoga bermanfaat, salam silaturahim semoga dirahmati Allah SWT.

Definisi dan Jenis Bencana


Berikut pengertian secara hukum, bencana, bencana alam, bencana sosial, gempa bumi, gempa bumi, letusan gunumg berapi, banjir, kekeringan, dll. sesuai Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007 Tentang Penanggulangan Bencana.

Bencana adalah peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang disebabkan, baik oleh faktor alam dan/atau faktor nonalam maupun faktor manusia sehingga mengakibatkan timbulnya korban jiwa manusia, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda, dan dampak psikologis.

Definisi tersebut menyebutkan bahwa bencana disebabkan oleh faktor alam, non alam, dan manusia. Oleh karena itu, Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tersebut juga mendefinisikan mengenai bencana alam, bencana nonalam, dan bencana sosial.

Bencana alam adalah bencana yang diakibatkan oleh peristiwa atau serangkaian peristiwa yang disebabkan oleh alam antara lain berupa gempa bumi, tsunami, gunung meletus, banjir, kekeringan, angin topan, dan tanah longsor.

Bencana nonalam adalah bencana yang diakibatkan oleh peristiwa atau rangkaian peristiwa nonalam yang antara lain berupa gagal teknologi, gagal modernisasi, epidemi, dan wabah penyakit.

Bencana sosial adalah bencana yang diakibatkan oleh peristiwa atau serangkaian peristiwa yang diakibatkan oleh manusia yang meliputi konflik sosial antarkelompok atau antarkomunitas masyarakat, dan teror.

Kejadian Bencana adalah peristiwa bencana yang terjadi dan dicatat berdasarkan tanggal kejadian, lokasi, jenis bencana, korban dan/ataupun kerusakan. Jika terjadi bencana pada tanggal yang sama dan melanda lebih dari satu wilayah, maka dihitung sebagai satu kejadian.

Gempa bumi adalah getaran atau guncangan yang terjadi di permukaan bumi yang disebabkan oleh tumbukan antar lempeng bumi, patahan aktif, akitivitas gunung api atau runtuhan batuan.

Letusan gunung api merupakan bagian dari aktivitas vulkanik yang dikenal dengan istilah ?erupsi?. Bahaya letusan gunung api dapat berupa awan panas, lontaran material (pijar), hujan abu lebat, lava, gas racun, tsunami dan banjir lahar.

Tsunami berasal dari bahasa Jepang yang berarti gelombang ombak lautan (?tsu? berarti lautan, ?nami? berarti gelombang ombak). Tsunami adalah serangkaian gelombang ombak laut raksasa yang timbul karena adanya pergeseran di dasar laut akibat gempa bumi.

Tanah longsor merupakan salah satu jenis gerakan massa tanah atau batuan, ataupun percampuran keduanya, menuruni atau keluar lereng akibat terganggunya kestabilan tanah atau batuan penyusun lereng.

Banjir adalah peristiwa atau keadaan dimana terendamnya suatu daerah atau daratan karena volume air yang meningkat.

Banjir bandang adalah banjir yang datang secara tiba-tiba dengan debit air yang besar yang disebabkan terbendungnya aliran sungai pada alur sungai.

Kekeringan adalah ketersediaan air yang jauh di bawah kebutuhan air untuk kebutuhan hidup, pertanian, kegiatan ekonomi dan lingkungan. Adapun yang dimaksud kekeringan di bidang pertanian adalah kekeringan yang terjadi di lahan pertanian yang ada tanaman (padi, jagung, kedelai dan lain-lain) yang sedang dibudidayakan .

Kebakaran adalah situasi dimana bangunan pada suatu tempat seperti rumah/pemukiman, pabrik, pasar, gedung dan lain-lain dilanda api yang menimbulkan korban dan/atau kerugian.

Kebakaran hutan dan lahan adalah suatu keadaan di mana hutan dan lahan dilanda api, sehingga mengakibatkan kerusakan hutan dan lahan yang menimbulkan kerugian ekonomis dan atau nilai lingkungan. Kebakaran hutan dan lahan seringkali menyebabkan bencana asap yang dapat mengganggu aktivitas dan kesehatan masyarakat sekitar.

Angin puting beliung adalah angin kencang yang datang secara tiba-tiba, mempunyai pusat, bergerak melingkar menyerupai spiral dengan kecepatan 40-50 km/jam hingga menyentuh permukaan bumi dan akan hilang dalam waktu singkat (3-5 menit).

Gelombang pasang atau badai adalah gelombang tinggi yang ditimbulkan karena efek terjadinya siklon tropis di sekitar wilayah Indonesia dan berpotensi kuat menimbulkan bencana alam. Indonesia bukan daerah lintasan siklon tropis tetapi keberadaan siklon tropis akan memberikan pengaruh kuat terjadinya angin kencang, gelombang tinggi disertai hujan deras.

Abrasi adalah proses pengikisan pantai oleh tenaga gelombang laut dan arus laut yang bersifat merusak. Abrasi biasanya disebut juga erosi pantai. Kerusakan garis pantai akibat abrasi ini dipicu oleh terganggunya keseimbangan alam daerah pantai tersebut. Walaupun abrasi bisa disebabkan oleh gejala alami, namun manusia sering disebut sebagai penyebab utama abrasi.

Kecelakaan transportasi adalah kecelakaan moda transportasi yang terjadi di darat, laut dan udara.

Kecelakaan industri adalah kecelakaan yang disebabkan oleh dua faktor, yaitu perilaku kerja yang berbahaya (unsafe human act) dan kondisi yang berbahaya (unsafe conditions). Adapun jenis kecelakaan yang terjadi sangat bergantung pada macam industrinya, misalnya bahan dan peralatan kerja yang dipergunakan, proses kerja, kondisi tempat kerja, bahkan pekerja yang terlibat di dalamnya.

Kejadian Luar Biasa (KLB) adalah timbulnya atau meningkatnya kejadian kesakitan atau kematian yang bermakna secara epidemiologis pada suatu daerah dalam kurun waktu tertentu. Status Kejadian Luar Biasa diatur oleh Peraturan Menteri Kesehatan RI No. 949/MENKES/SK/VII/2004.

Konflik Sosial atau kerusuhan sosial atau huru hara adalah suatu gerakan massal yang bersifat merusak tatanan dan tata tertib sosial yang ada, yang dipicu oleh kecemburuan sosial, budaya dan ekonomi yang biasanya dikemas sebagai pertentangan antar suku, agama, ras (SARA).

Aksi Teror adalah aksi yang dilakukan oleh setiap orang yang dengan sengaja menggunakan kekerasan atau ancaman kekerasan sehingga menimbulkan suasana teror atau rasa takut terhadap orang secara meluas atau menimbulkan korban yang bersifat masal, dengan cara merampas kemerdekaan sehingga mengakibatkan hilangnya nyawa dan harta benda, mengakibatkan kerusakan atau kehancuran terhadap obyek-obyek vital yang strategis atau lingkungan hidup atau fasilitas publik internasional.

Sabotase adalah tindakan yang dilakukan untuk melemahkan musuh melalui subversi, penghambatan, pengacauan dan/ atau penghancuran. Dalam perang, istilah ini digunakan untuk mendiskripsikan aktivitas individu atau grup yang tidak berhubungan dengan militer, tetapi dengan spionase. Sabotase dapat dilakukan terhadap beberapa sruktur penting, seperti infrastruktur, struktur ekonomi, dan lain-lain.

Unduh UU Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana

Detik-detik Kelud Meletus 2014


Gunung Kelud di Kediri Jawa Timur meletus pada Kamis, 13 Februari 2014 pukul 22.50 Wib. Semburan asap dan material vulkanik mencapai ketinggian 3000 meter.

Gunung Kelud adalah gunung vulkanik terakhir meletus pada November 2007. Gunung ini diketahui aktif 7 tahun kemudian, tepatnya pada Januari 2014.

“Aktivitas terakhir terjadi pada tahun 2007 diawali dengan peningkatan aktivitas kegempaan dan diakhiri dengan erupsi efusif (peristiwa keluarnya magma dalam bentuk lelehan lava, red) pada tanggal 3-4 November 2007 berupa kubah lava di tengah danau kawah,” demikian kata Pusat ulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) sepertidari laman PVMBG, Jumat (14/2/2014).

Proses terjadinya anak gunung Kelud

Gunung Kelud berbentuk strato, secara administratif terletak di tiga Kabupaten Kediri, Kabupaten Blitar dan Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur dan secara geografis terletak pada posisi 7º 56’ 00” LS, 112º 18’ 30” BT dengan ketinggian puncak 1.731 meter di atas permukaan laut.

Berikut kronologi aktifnya Gunung Kelud hingga meletus pada 2014:

Januari 2014. 

  • Terjadi peningkatan jumlah kegempaan di Gunung Kelud yang didominasi oleh Gempa Vulkanik Dangkal (VB) dan Vulkanik Dalam (VA).
  • Gempa vulanik dalam meningkat sejak tanggal 15 Januari 2014 dengan kisaran 22-157 kejadian per hari atau rata-rata harian 90 kejadian.

Tanggal 27

  • Gempa vulkanik dangkal teramati meningkat signifikan dalam kisaran 13-90 kejadian per hari atau rata-rata 37 kejadian/hari.

Tanggal 2 Februari 2014

  • Berdasarkan peningkatan kegempaan vulkanik yang cukup signifikan tersebut, status Gunung Kelud dinaikkan dari Normal (Level I) menjadi Waspada (Level II).
  • Kegempaan didominasi oleh Gempa Vulkanik Dangkal (VB) dan Vulkanik Dalam (VA).

Tanggal 5-8 Februari 2014

  • Teramati adanya peningkatan energi sejak tanggal 6 Februari.
  • Gempa tersebar di sekitar Gunung Kelud, dengan kedalaman di bawah 5 km, dari bawah puncak dan umumnya terkonsentrasi pada kedalaman 1,5 km sampai 2,5 km.

Tanggal 9 Februari 2014

  • Terjadi peningkatan energi di mana amplitudo (simpangan yang paling jauh pada getaran, red) gempa-gempa vulkanik relatif membesar dan jumlah yang meningkat. Kalkulasi hiposenter gempa-gempa Vulkanik memperlihatkan sebaran gempa di sekitar Gunung Kelud dengan kedalaman mencapai 3 km di bawah puncak.

Tanggal 13 Februari 2014

  • Berdasarkan hasil pemantauan visual dan instrumental serta potensi ancaman bahaya Gunung Kelud, pukul 21.15 WIB status kegiatan Gunung Kelud dinaikkan dari SIAGA (level III) menjadi AWAS (level IV).Masyarakat di sekitar Gunung Kelud dan pengunjung/wisatawan tidak diperbolehkan melakukan aktivitas dan mendekati kawah dan yang ada di puncak Gunung Kelud dalam radius 10 km dari kawah aktif.

Detik-detik letusan Kelud Kamis, 13 Februari 2014.

  1.  pkl. 22.55
  2. pkl. 23.00
  3. pkl. 23.23
  4. pkl. 23.29 terjadi letusan besar
  5. pkl. 23.36 hujan batu sampai ke Pare
  6. pkl. 23.41 Hujan krikil sampai ke Wates dan Pesantren Kota Kediri
  7. pkl. 23. 55 hujan krikil sampai di SLG
  8. pkl. 00.05 hujan krikil sampai ke pace nganjuk
  9. pkl. 22.50 petugas vulkanologi meninggalkan pos kelud saat letusan ke 3
  10. pkl. 01.10 pengungsi dari Trisulo dan Sugihwaras sebanyak 2 truk diungsikan ke posko Utama Convention Center SLG
  11. Semburan atau letusan mencapai ketinggian 17 km atau 50.000 kaki yang terjadi pada pukul 23.23 hari kamis tgl 13 februari 2014, kata bapak Gede Swantika, Ini Merupakan Letusan Gunung Kelud Terdasyat Dibandingkan Th. 1990 .

Sumber berita dan gambar: www.kedirikab.go.id

 

Tips Menyelesaikan Soal UN


Soal UN 2013 jenjang SMP/MTs/SMA/MA/SMK dalam satu ruang terdiri 20 paket soal. Yang harus diperhatikan oleh peserta adalah lembar soal dan lembar jawaban merupakan satu paket. Untuk itu, perlu pemahaman teknis agar tidak terjadi kesalahan yang berakibat fatal.

Berikut tips sederhana yang perlu dipahamai mengenai soal dan LJK UN 2013.

Tahap Awal

  1. Berdoa. Merasa sudah menguasai materi ok. Tapi ketenangan hati sangat diperlukan, dan dari doa yang tulus inilah akan mendapatkan kesejukan hati sehingga dengan hidayah Allah akan mendapatkan kejernihan pikir.
  2. Belajar dan belajar … ! Berusaha adalah wujud harapan dari berdoa.
  3. Belajar dengan tepat. Materi belajar berpedoman pada kisi-kisi soal kemudian cari materi di buku. Soal-soal try out yang sudah sesuai kisi-kisi perlu dipeljari dengan cermat.

Siap Berangkat

  • Minta doa restu pada ayah dan ibu. 
  • Pastikan pensil, pulpen, kartu peserta sudah masuk tas.
  • Persiapkan waktu berangkat bisa lebih awal sehingga di jalan tidak tergesa-gesa.

Tahap Kerja Mengerjakan Soal UN

  • Berdoa lebih dahulu sebelum mulai bekerja.

Tahap 1. Mengecek kelengkapan soal

  • Memastikan bahwa antara naskah soal dan LJUN masih bersatu. Kalau sudah dalam keadaan terpisah, peserta wajib melaporkannya kepada pengawas dan meminta ganti. Jangan sampai peserta ambil risiko, tetap mengambil naskah soal dan LJUN yang sudah terpisah itu. Harus diganti dengan yang masih dalam kondisi bersatu.
  • Memastikan bahwa naskah soal dan LJUN tidak dalam kondisi rusak. Peserta perlu memperhatikan satu per satu lembar pada naskah soal dan memastikan bahwa tidak ada satu pun soal yang rusak atau tidak terbaca. Jika peserta menemukan soal yang rusak di tengah-tengah proses pengerjaan soal, peserta harus meminta naskah soal dan LJUN yang baru.  Andai peserta sudah mengerjakan hingga nomor 20 dan menemukan soal yang rusak pada nomor 21  maka artinya peserta harus menjawab dari nomor satu lagi.  Jelas, peserta akan mengalami kerugian waktu. Dan, akibat yang fatal adalah nilai ujian.

Jika telah memastikan bahwa naskah soal dan LJUN dalam keadaan masih bersatu dan tidak rusak, tahap berikutnya:

Tahap 2. Mengisi Identitas pada Soal dan LJK

  • Menuliskan nama dan nomor ujian pada kolom yang tersedia di halaman 1 (satu) naskah soal dan LJUN  sebelum dipisahkan.
  • Memisahkan LJUN dari naskah soal (setelah identitas ditulis pada nasakah soal dan LJK). Langkah ini penting untuk mengantisipasi tertukarnya naskah soal dengan LJUN.  Karena, naskah soal memiliki barkode yang sama dengan LJK dalam satu paket untuk satu peserta. Sebagai contoh, naskah soal memiliki barkode A1 maka LJK juga memiliki barkode A1. Peserta yang lain, memiliki naskah soal dengan barkode A2 maka LJK juga dengan kode A2. Nah, kalau naskah soal dan LJK belum diberi identitas dan terlepas maka andai tertukar sangat berbahaya.

Tahap 3. Melengkapi Identitas pada LJK

  • Lengkapi isian pada LJUN secara benar.  Pastikan identitas yang diisikansudah benar sesuai dengan kartu peserta ujian.
  • menandatangani pernyataan “mengerjakan UN dengan jujur”.

Tahap 4. Mengisi Daftar Hadir

  • Peserta UN mengisidaftar hadir dengan menggunakan pulpen yang  disediakan oleh pengawas ruangan.

Tahap 5. Mengerjakan Soal

  • Baca soal dengan cermat untuk memahami kata kunci soal.
  • Soal yang dirasa sulit, bisa dilewati dulu. Jangan berhenti terlalu lama dalam satu soal karena mungkin pada soal berikutnya mudah dikerjakan sedangkan waktu tinggal sedikit karena berpikir lama pada soal sebelumnya.
  • Sebelum LJK diserahlan Pengawas, cek kembali identitas dan jawaban.
  • Jika sudah selesai mengerjakan dan waktu masih tersedia, jangan gunakan waktu dengan kegiatan yang melanggar tata tertib.  Manfatakan untuk mengecek identitas dan jawaban.

Semoga tips sederhana ini bermanfaat!  Selamat belajar bagi bagi adik-adik, semoga selalu sehat dan dirahmati Allah SWT.

Kebiasaan Ucapan Terima Kasih


Apa manfaat ucapan terima kasih bagi Anda? Apakah perlu mengucapkan terima kasih? Sudah biasakah Anda mengucapkan terima kasih?

Kita yakin bahwa mengucapkan terima kasih sangat perlu ketika kita mendapatkan bantuan. Tapi, yang menjadi masalah, apakah kita sudah terbiasa mengucapkan “terima kasih”.

Padahal, setiap saat kita pasti memerlukan bantuan orang lain dan bahkan ada bantuan yang derajatnya sangat kita butuhkan atau bantuan itu sangat “berharga” bagi harga diri, keluarga, pekerjaan, prestasi, dan lain-lain.

Bantuan dapat kita peroleh di keluarga, di masyarakat, di tempat kerja, di jalan, dan di mana pun (termasuk di internet).

Jajak pendapat (polling) berikut ini untuk tujuan memperoleh pengetahuan/jawaban bersama atas pertanyaan “sudah biasakah kita mengucapkan terima kasih”. Dan, hasil polling akan memberi manfaat yang banyak bagi kita untuk berbagai kepentingan, antara lain:

  • Meningkatkan rasa syukur
  • Motivasi diri dan orang lain
  • Mengetahui perilaku (secara manusiawi)
  • Memperbaiki sikap
  • Menghargai orang lain
  • Membina persahabatan/persaudaraan
  • Dan lain-lain

Petunjuk Mengikuti Jajak Pendapat

  • Memilih salah satu pilihan yang tersedia
  • Jujur (agar hasil benar-benar bermanfaat untuk kita semua/terjamin rahasia karena tidak ada identitas responden).
%d blogger menyukai ini: