LKIR 2017


Lomba Karya Ilmiah Remaja (LKIR) yang diselenggarakan LIPI bekerjasama dengan British Council Indonesia melalui Newton Fund merupakan ajang kompetisi ilmiah bagi siswa SMP dan SMA atau sederajat berusia 12-19 tahun. Kompetisi ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan wawasan mereka dalam menganalisa permasalahan dalam mencari solusi yang tepat melalui penelitian ilmiah dan aplikasi ilmu pengetahuan dan teknologi. Setiap peserta harus mengikuti semua persyaratan yang tercantum pada informasi di bawah ini sebelum membuat proposal penelitian.

Kategori

Ilmu Pengetahuan Sosial dan Kemanusiaan (IPSK)

Merupakan kategori LKIR yang berkaitan dengan studi sosial dengan beberapa sub tema: Psikologi (Psikologi Sosial, Psikologi Kognitif, Psikologi Fisiologis), Sejarah, Geografi, Ekonomi, Sosiologi, Antropologi, Politik, dan lainnya.

Ilmu Pengetahuan Hayati (IPH)

Merupakan kategori LKIR yang berkaitan dengan ilmu alam, berbagai kajian observasi, eksperimentasi, penyimpulan dengan ruang lingkup makhluk hidup, energi dan perubahannya, dan keilmuan tentang alam lainnya, dengan sub tema: Kimia, Biokimia, Biologi, Mikrobiologi, Ilmu Tumbuhan, Ilmu Tanaman, Ilmu Tanah, Ilmu Hewan, Obat dan Kesehatan, Ilmu Lingkungan, Manajemen Lingkungan, Ilmu Matematika, dan lainnya.

Ilmu Pengetahuan Teknik (IPT)

Merupakan kategori LKIR yang berkaitan dengan merancang dan menghasilkan perangkat-perangkat, struktur-struktur dan proses-proses yang dapat digunakan serta dapat berupa inovasi produk dan pengembangan system, dengan subtema: Fisika, Energi dan Transportasi, Teknik Mekanika dan Elektronika, Ilmu Komputer, Informatika, Teknik Material & Bioteknologi, dan lainnya.

Ilmu Pengetahuan Kebumian dan Kelautan (IPK)

Merupakan kategori LKIR yang berkaitan kajian, observasi, dan menghasilkan perangkat-perangkat di bidang ilmu kebumian dan kelautan, dengan subtema: Astronomi, Klimatologi, Cuaca, Geokimia, Minerologi, Paleontologi, Geofisika, Geologi, Kelautan/Oseanografi, dan lainnya.

Kriteria Peserta LKIR

  1. SiswaSMP dan SMA atau sederajat, dengan ketentuan maksimum peserta adalah siswa kelas XII pada saat Perenstasi Finalis.
  2. Peroranganatau kelompok maksimal 2 (dua) orang.
  3. Belum pernah menjadi pemenang LKIR dalam kurun waktudua tahun terakhir.
  4. Melampirkan surat keterangan/rekomendasi dari sekolah/instansi terkait keikutsertaan lomba dan daftar riwayat hidup yang berisi:
    1. Nama Lengkap
    2. Jenis Kelamin
    3. Tempat dan tanggal lahir
    4. Alamat domisili
    5. Sekolah/instansi
    6. Nomor telepon/HP Peserta/Ketua Kelompok
    7. Email pribadi peserta/Ketua kelompok
    8. Diketahui oleh orang tua atau wali dengan tanda tangan
  • Karya Ilmiah yang sedang atau pernah diikutsertakan dalam kompetisi ilmiah lainnya, tidak dapat diikutsertakan dalam LKIR.

Alur Pelaksanaan

1. Pendaftaran

Proses registrasi peserta dilakukan secara online pada website infokompetisi.lipi.go.id s.d. tanggal 14 April 2017. Panduan Pendaftaran LKIR akan dipaparkan pada halaman registrasi infokompetisi.lipi.go.id.Peserta diwajibkan untuk menggunakan email pribadi dan kontak pribadi (bukan kontak kantor/sekolah) untuk memudahkan komunikasi dengan panitia.

2. Seleksi Administrasi

Proses seleksi administrasi oleh pihak panitia akan dilakukan setelah penutupan registrasi. Panitia hanya akan melakukan seleksi terhadap calon peserta yang telah memenuhi syarat dan kriteria serta telah melengkapi seluruh persyaratan dokumen.

3. Seleksi Proposal Terbimbing oleh Dewan Juri

Dewan Juri akan menyeleksi proposal dan akan menentukan secara langsung mentor yang akan membimbing karya ilmiah peserta yang lolos seleksi. Proposal yang lolos akan dibimbing oleh mentor (Peneliti LIPI) untuk melaksanakan penelitian.

4. Pembimbingan (Mentoring) karya ilmiah

Proses pembimbingan proposal dilakukan mulai bulan Juni s.d September 2017.

5. Pengumuman Finalis

Karya ilmiah peserta yang telah selesai dibimbing akan diseleksi kembali oleh Dewan Juri untuk dipilih sebagai finalis LKIR ke-49 Tahun 2017. Pengumuman Finalis akan dilakukan pada tanggal 9 Oktober 2017 melalui website Kompetisi LIPI, telepon dan surat resmi.

6. Pameran dan Presentasi Finalis

Finalis yang terpilih akan diundang ke Jakarta untuk mempresentasikan karya ilmiahnya secara keseluruhan di hadapan Dewan Juri dan melakukan pameran di hadapan pengunjung. Pameran dan presentasi finalis akan diselenggarakan pada tanggal 23 Oktober s.d tanggal 26 Oktober 2017.

SEKRETARIAT

Panitia Lomba Karya Ilmiah Remaja (LKIR) Panitia National Young Inventors Award (NYIA)
Biro Kerjasama, Hukum dan Humas LIPI
Gedung Sasana Widya Sarwono LIPI lt. 5 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 10 Jakarta Selatan 12710
Telp. (021) 522 5711, ext. 1274, 1276 Fax. (021) 525 1834, 5292 0839

Layanan Pengaduan via Whatsapp 0857 8228 7227

Sumber: http://infokompetisi.lipi.go.id/lomba-karya-ilmiah-remaja/

Data Kerjasama Bilateral Indonesia dengan Eropa Barat


Hubungan luar negeri Indonesia dengan negara-negara lain telah dimulai sejak Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya pada 17 Agustus 1945. Berbagai forum, baik bilateral, regional maupun multilateral telah dirancang oleh Indonesia bersama-sama dengan negara-negara sahabat. Dalam menjalin hubungan tersebut Indonesia senantiasa mempromosikan bentuk kehidupan masyarakat yang menjunjung tinggi nilai-nilai saling menghormati, tidak mencampuri urusan dalam negeri negara lain, penolakan penggunaan kekerasan serta konsultasi dan mengutamakan konsensus dalam proses pengambilan keputusan.

Kerja sama bilateral dengan Eropa Barat sudah menjangkau lebih dari 20 negara. Klik nama negara berikut untuk melihat profil negara dan bidang kerja sama.

Sumber: http://www.kemlu.go.id/id/kebijakan/kerjasama-bilateral.aspx

Kerjasama Bilateral Indonesia dengan Negara Afrika


Lebih dari 40 negara di Afrika telah menjalin kerja sama bilateral dengan Indonesia. Bidang kerja sama meliputi antara lain ekonomi, sosial, budaya, pendidikan, dan politik.

Klik nama negara berikut untuk melihat profil negara beserta bidang kerja sama.

Sumber: http://www.kemlu.go.id/id/kebijakan/kerjasama-bilateral.aspx

Presidien Jokowi Bintang APEC 2014


Pidato Presiden Joko Widodo di KTT APEC 2014 mendapatkan aplaus, jadi rebutan foto selfie, mendapatkan tempat terhormat sesi foto pemimpin APEC, dan mencatat rekor baru di forum APEC dengan mengalahkan Presiden AS Obama dan SBY.

Nama Joko Widodo mendunia. Fenomena dari seorang pengusaha mebel, wali kota, gubernur hingga menjadi presiden sudah cukup membuat mata dunia terbuka. Kini, Presiden Republik Indonesia itu kembali menjadi buah bibir internasional usai melakoni debut ke luar negeri, dalam ajang Asia Pacific Economic Cooperation (APEC) CEO Summit, di Beijing, 10-11 November.

Di ajang APEC ini, Jokowi sudah mencatakan rekor baru. Torehannya sudah mengalahkan apa yang dicatatkan Presiden Amerika Serikat Barack Obama, dan juga Presiden RI sebelumnya, Susilo Bambang Yudhoyono. Apa rekornya?

Video presentasi Jokowi yang berjudul: Joko Widodo, President of Indonesia, at the APEC CEO Summit, menjadi yang paling populer alias paling banyak dikunjungi. Video berdurasi 13.31 menit itu diunggah oleh apecsec, sebuah saluran resmi APEC di Youtube.

Sejak diunggah Minggu (10/11) hingga Rabu (12/11) pagi ini, video Jokowi ini sudah menembus angka 265.695 penonton. Ini merupakan angka fantastis, dibanding 139 video yang selama lima tahun belakangan ini resmi diunggah apecsec.

Di urutan kedua, muncul video berjudul, APEC: Imagine the Possibilities. Video yang diunggah 2 tahun yang lalu ini hanya disaksikan 15.113 penonton.

Sedangkan di urutan ketiga, video Obama yang berjudul Barack Obama, President of the United States, at the APEC CEO Summit, ditonton sebanyak 3.979 kali.

Sementara pidato SBY di forum APEC yang berjudul: Indonesia President Susilo Bambang Yudhoyono remarks at APEC CEO Summit 2011, ditonton sebanyak 2.263 kali. (Lihat Video Populer apecsec Di Sini). Sumber: www.jpnn.com

Karakteristik Kurikulum Baru 2013


Mulai tahun pelajaran 2013/2014, kurikulum SD/SMP/SMA/SMK mengalami perubahan-perubahan antara lain mengenai proses pembelajaran, jumlah mata pelajaran, dan jumlah jam pelajaran.

Beberapa hal yang baru pada kurikulum mendatang antara lain:

1. Kurikulum berbasis sains

2. Kurikulum 2013 untuk SD, bersifat tematik integratif. Mata pelajaran IPA dan IPS sebagai materi pembahasan pada semua pelajaran (IPA dan IPS  diintegrasikan kedalam semua mata pelajaran).

  • IPA akan menjadi materi pembahasan pelajaran Bahasa Indonesia dan matematika
  • IPS akan menjadi pembahasan materi pelajaran Bahasa Indonesia dan PPKN.

3. Kompetensi yang ingin dicapai adalah kompetensi yang berimbang antara sikap, keterampilan, dan pengetahuan, disamping cara pembelajarannya yang holistik dan menyenangkan.

4. Proses pembelajaran menekankan aspek kognitif, afektif, psikomotorik melalui penilaian berbasis tes dan portofolio saling melengkapi.

5. Jumlah mata pelajaran ada 7:

  1. pendidikan agama,
  2. pendidikan Pancasila dan kewarganegaraan,
  3. Bahasa Indonesia,
  4. matematika,
  5. seni budaya dan prakarya,
  6. pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan,
  7. Pramuka

6. Alokasi waktu per jam pelajaran

  • SD = 35 menit
  • SMP = 40 menit
  • SMA = 45 menit

7. Banyak jam pelajaran per minggu

  • SD: Kelas I = 30 jam, kelas II= 32 jam, kelas III=34 jam, kelas IV, V,VI=36 jam
  • SMP = 38 jam
  • SMA = 39 jam

Sumber: diolah dari http://www.antaranews.com/berita/343272/kurikulum-pendidikan-berubah-2013 dan Jawa Pos edisi 16 November 2012.

%d blogger menyukai ini: