Jadwal Kegiatan Sergu 2016


jadwal sergu 2016Kegiatan penetapan peserta sertifikasi guru 2016 dilakukan melalui empat tahap, sejak Maret 2016 sampai Mei 2016. Pada April 2016, memasuki tahap verifikasi dan validasi data guru, penetapan bidang studi sertifikasi, dan perbaikan data guru. Dan, pelaksanaan sergu 2016 direncanakan dimulai 1 Juni 2016.

Empat tahap kegiatan penetapan peserta adalah sebagai berikut.

  1. Tahap persiapan dan verifikasi data
  2. Tahap penetapan pola sertifikasi
  3. Tahap pengumpulan berkas calon peserta sergu
  4. Tahap pelaksanaan sertifikasi.

Sumber: Buku 1 Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru dalam Jabatan Tahun 2016

 

 

Syarat Sergu 2016 Pola Portofolio dan PLPG


Guru  yang  dapat mengikuti  sertifikasi  guru  pola  PF  dan  PLPG  adalah guru  yang  diangkat  sebelum  30 Desember 2005 dan harus memenuhi persyaratan sebagai berikut.

  1. Guru di  bawah  pembinaan  Kementerian  Pendidikan  dan  Kebudayaan yang belum memiliki sertifikat pendidik.
  2. Memiliki Nomor  Unik  Pendidik  dan  Tenaga  Kependidikan (NUPTK).
  3. Memiliki kualifikasi  akademik  sarjana  (S-1)  atau  diploma empat  (D-IV)  dari  perguruan  tinggi  yang memiliki  program studi  yang  terakreditasi  atau  minimal  memiliki  ijin penyelenggaraan.
  4. Memiliki status  sebagai  guru  tetap  dibuktikan dengan  Surat Keputusan  sebagai  Guru  PNS/Guru  Tetap  (GT).  Bagi  GT bukan  PNS  pada  sekolah  swasta,  SK  Pengangkatan  dari yayasan  minimum  2  tahun  berturut-turut.  Sedangkan  GT bukan  PNS  pada  sekolah  negeri  harus  memiliki  SK pengangkatan  dari  pejabat  yang  berwenang (Bupati/Walikota/Gubernur)  minimum  2  tahun  berturut-turut.
  5. Masih aktif  mengajar  dibuktikan  dengan  memiliki  SK pembagian  tugas  mengajar  dari  kepala  sekolah  2  tahun terakhir.
  6. Guru yang sudah memiliki sertifikat pendidik dengan kondisi sebagai berikut.: (1) Guru PNS yang sudah dimutasi sebagai tindak  lanjut dari Peraturan Bersama Menteri Pendidikan Nasional, Menteri Negara  Pendayagunaan  Aparatur  Negara  dan  Reformasi Birokrasi, Menteri Dalam Negeri, Menteri Keuangan,  dan  Menteri Agama.  (2) Guru  PNS  yang memerlukan  penyesuaian  sebagai  akibat  perubahan kurikulum.
  7. Pada tanggal 1 Januari 2017 belum memasuki usia 60 tahun.
  8. Telah mengikuti Uji Kompetensi Guru (UKG) Tahun 2015.
  9. Sehat jasmani  dan  rohani  dibuktikan  dengan  surat keterangan sehat dari dokter pemerintah.
  10. Guru yang  diangkat  dalam  jabatan  pengawas  dengan  ketentuan  diangkat  menjadi  pengawas  satuan  pendidikan sebelum berlakunya Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru.

Sumber: Buku 1 Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru dalam Jabatan Tahun 2016

Urutan Prioritas Peserta Sergu 2016


Calon peserta sertifikasi guru yang telah memenuhi persyaratan administrasi  ditentukan  dengan  urutan  prioritas  sebagai berikut.

  1. Skor UKG Tahun 2015.
  2. Guru yang  mengikuti  resertifikasi  karena  perubahan kurikulum (untuk pola PF dan PLPG).
  3. Semua guru  yang  diangkat  dalam  jabatan  pengawas  yang memenuhi  persyaratan  dan  belum  memiliki  sertifikat pendidik (untuk pola PF dan PLPG).
  4. Semua guru  yang mengajar di daerah perbatasan,  terdepan, terluar yang memenuhi persyaratan.
  5. Usia guru  dihitung  berdasarkan  tanggal,  bulan,  dan  tahun kelahiran  yang  tercantum  dalam  akta  kelahiran  atau  bukti lain yang sah.
  6. Masa kerja  guru  dihitung  sejak  yang  bersangkutan  bekerja sebagai guru baik sebagai PNS maupun bukan PNS.
  7. Pangkat/Golongan terakhir  yang  dimiliki  guru  saat dicalonkan  sebagai  peserta  sertifikasi  guru.  Kriteria  ini adalah  khusus  untuk  guru  PNS  atau  guru  bukan  PNS  yang telah memiliki SK Inpassing.

Data  peserta  sertifikasi  guru  sesuai  dengan  urutan  di  atas akan  ditampilkan  pada  AP2SG  yang  akan  dijadikan  dasar penetapan peserta sertifikasi guru Tahun 2016.

Sumber: Buku 1 Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru dalam Jabatan Tahun 2016

Rambu-rambu PKM dan RPL PPGJ 2015


Peserta Sergu 2015 melalui PPGJ ditetapkan berdasarkan kelulusan Uji Kompetensi Awal (UKA). Jika dinyatakan lulus UKA, tahap berikutnya, peserta harus menyusun Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). RPL ini berupa portofolio yang harus disusun oleh guru yang bersangkutan untuk dinilai oleh LPTK.

RPL PPGJ 2015

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Rambu-rambu PKM

Pemantapan Kemampuan Mengajar (PKM) merupakan tahapan pelaksanaan sergu setelah mengikuti workshop. Adapaun rambu-rambuP KM sebagai berikut.

1) PKM dilaksanakan di sekolah tempat guru bertugas.

2)  Beban belajar PKM 14 SKS dengan durasi waktu 2 bulan, dengan ekivalen waktu 10 jam per hari.

3)  Supervisi  dilakukan  sebanyak  2  (dua)  kali  oleh  guru  inti  atau pengawas/kepala sekolah yang ditunjuk.

4)  Peserta  PKM  wajib  melaksanakan  dan  membuat  laporan PTK/PTBK sesuai dengan format dan waktu yang ditentukan dan disahkan  oleh  kepala  sekolah  dan  dipublikasikan  di perpustakaan/ ruang baca sekolah.

5)  Uji  kinerja  dilaksanakan  di  akhir  PKM  oleh  Asesor  LPTK Penyelenggara dan guru inti (supervisor setempat), peserta wajib menyerahkan  perangkat  pembelajaran  (RPP/RPPBK)  yang  akan dipraktikkan pada saat uji kinerja.

6)  Peserta  yang  belum  lulus  ujian  kinerja,  diberikan  kesempatan menempuh ujian ulang maksimum 2 (dua) kali.

7)  Uji  kinerja  dilaksanakan  di  sekolah  cluster  dan  penetapannya disesuaikan  dengan  kondisi  geografis  setempat  dan/atau disesuaikan dengan KKG dan MGMP.

8)  Ujian Tulis Nasional (UTN) dilaksanakan secara on-line dan untuk daerah tertentu secara off-line.

Sumber: Buku 1 Pedoman Penetapan Peserta Sergu 2015

Pedoman Penyusunan Portofolio Sergur 2011


Dalam  konteks  sertifikasi  guru,  portofolio  adalah  kumpulan  bukti  fisik  yang menggambarkan  pengalaman  berkarya/prestasi  yang  dicapai  selama menjalankan  tugas  profesi  sebagai  guru  dalam  interval  waktu  tertentu.

Portofolio  ini terkait dengan unsur pengalaman, karya, dedikasi, dan prestasi selama  guru  yang  bersangkutan  menjalankan  peran  sebagai  agen pembelajaran.  Keefektifan  pelaksanaan  peran  sebagai  agen  pembelajaran tergantung pada tingkat kompetensi guru yang bersangkutan, yang mencakup kompetensi  kepribadian,  kompetensi  pedagogik,  kompetensi  sosial,  dan kompetensi profesional.

Sepuluh Komponen Portofolio Sergur 2011

Penilaian portrofolio dalam konteks  sertifikasi bagi guru dalam  jabatan pada hakikatnya  adalah  bentuk  uji  kompetensi  untuk  memperoleh  sertifikat pendidik. Oleh karena  itu penilaian portofolio guru dibatasi sebagai penilaian terhadap kumpulan bukti  fisik yang mencerminkan rekam  jejak prestasi guru dalam  menjalankan  tugasnya  sebagai  pendidik  dan  agen  pembejalaran, sebagai  dasar  untuk  menentukan  tingkat  profesionalitas  guru  yangbersangkutan.   Portofolio guru terdiri atas 10 komponen, yaitu:

(1) kualifikasi akademik,

(2)  pendidikan  dan  pelatihan,

(3)  pengalaman  mengajar,

(4) perencanaan  dan  pelaksanaan  pembelajaran,

(5)  penilaian  dari  atasan  dan pengawas,

(6)  prestasi  akademik,

(7)  karya  pengembangan  profesi,

(8) keikutsertaan  dalam  forum  ilmiah,

(9)  pengalaman  organisasi  di  bidang kependidikan dan  sosial, dan

(10) penghargaan yang  relevan dengan bidang pendidikan.

Penyusunan Portofolio 

Portofolio disusun dengan urutan sebagai berikut.

1.  Halaman sampul

2.  Daftar isi

3.  Instrumen portofolio, yang meliputi:

(a) identitas peserta dan pengesahan, dan

(b) komponen portofolio yang telah diisi.

4. Bukti fisik atau portofolio meliputi komponen sebagai berikut.

a.  Kualifikasi Akademik

b.  Pendidikan dan Pelatihan

c.  Pengalaman Mengajar

d.  Perencanaan dan Pelaksanaan Pembelajaran

e.  Penilaian dari Atasan dan Pengawas

f.  Prestasi Akademik

g.  Karya Pengembangan Profesi

h.  Keikutsertaan dalam Forum Ilmiah

i.  Pengalaman  Menjadi  Pengurus  Organisasi  di  Bidang  Kependidikan dan Sosial

j.  Penghargaan yang Relevan dengan Bidang Pendidikan

Petunjuk di atas merupakan kutipan sebagian kecil dari isi Buku 3 Pedoman Penyusunan Portofolio Sertifikasi 2011.

Buku Pedoman

Buku pedoman sertifikasi 2011 terbagai dalam 4 bagian seperti tahun-tahun sebelumnya:

  • Buku 1 Pedoman Sertifikasi 2011
  • Buku2 Juknis Sertifikasi 2011
  • BUKU3_Pedoman Penyusunan PF Guru Sergur 2011
  • BUKU3_Pedoman Penyusunan PF Pengawas Sergur 2011
  • BUKU4_Rambu-rambu PLPG Sergur 2011

Bila berminat mengunduh buku pedoman di atas silakan klik di sini

Hasil Penilaian Portofolio 2010 Rayon 45 Universitas Borneo Tarakan


PSG Rayon 45 Universitas Borneo Tarakan telah mengumumkan hasil Penilaian Portofolio Sertifikasi Guru dalam Jabatan Kuota Tahun 2010 dengan SK Rektor/Ketua PSG Rayon 45 tertanggal 13 Agustus 2010.

Daftar Nama Peserta Sertifikasi Guru dalam Jabatan Kuota Tahun 2010 yang dinyatakan lulus, MPLPG maupun BSP dapat diunduh di bagian bawah tulisan ini.

Penilaian portofolio menghasilkan kategori:

  • L = Lulus
  • MPLPG = Masuk PLPG (diklat)
  • BSP = Belum Selesai Proses
  • D = Diskualifikasi

Bagi yang berkategori BSP, menunggu ketetapan dari Rayon 19 Universitas Mulawarman, Rayon 17 Universitas Lambung Mangkurat, dan Rayon 37 Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka.

Berikut daftar peserta menurut kabupaten yang siap diunduh:

SK_Penetapan Penilaian PF-2010_Rayon45

Hasil-PF2010_R45_Bulungan

Hasil-PF2010_R45_Berau

Hasil-PF2010_R45_Tarakan

Hasil-PF2010_R45_Malinau

Hasil-PF2010_R45_Nunukan

Petunjuk Pencarian Nama

Mencari nama dalam daftar yang datanya banyak dan terdiri dari puluhan halaman memerlukan kejelian.  Kadang menggeser skrol bar ke atas-ke bawah, nama yang dicari dapat terlewati atau bahkan berkesimpulan “tidak ada”.

Berikut cara cepat hanya dengan dua langkah tanpa menggeser skrol , nama yang dicari dapat ditemukan dengan cepat dan akurat.

Bila diperlukan, silakan unduh filenya berikut ini!

Cara Cepat Mencari Nama.pdf

Hasil Penilian Portofolio 14-8-2010 Rayon 9 UNJ


Hasil Penilian Portofolio 14-8-2010 Rayon 9 Universitas Jakarta untuk guru TK, SD, SMP, SMA, SMK menghasilkan sebagian guru harus melengkapi berkas karena berkas dinilai tidak sempurna.

Ada 61 guru yang harus menlengkapi karena berbagai masalah. Hasil penilian melengkapi berkas dikategorikan dalam empat jenis:

  • K : Klarifikasi
  • MS : Melengkapi Substansi
  • MA : Melengkapi Administrasi
  • D : Diskualifikasi

Jenis Kekurangan Berkas, antara lain:

  • RPP tidak dinilai atasan (tidak dilingkari)
  • tidak ada surat tugas pengalaman mengajar
  • foto kopi ijasah  tidak ada
  • klarifikasi ijazah tidak ada, adanya hanya akta IV
  • Tidak ada penilaian dari atasan dan pengawas
  • Klarifikasi RPP kurang 3 (tiga) buah.
  • Harus melengkapi SK yayasan
  • Klarifikasi , melengkapi SK th 2006-2010
  • Klarifikasi ijasah tidak dilegalisir PT

Waktu Melengkapi Berkas

Berkas Kelengkapan Portofolio diserahkan/diklarifikasi paling lambat hari Jumat, 20 Agustus 2010 oleh Sudin/Dinas Pendidikan masing-masing dengan menemui Bapak Sucahyanto atau Ibu Shinta Doriza, di Lantai 2 Gedung Pusat Studi & Sertifikasi Guru, Universitas Negeri Jakarta.

Unduhan

Daftar 61 Guru Melengkapi Data_R9-UNJ

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 3.181 pengikut lainnya

%d blogger menyukai ini: