Tanda Mahir Pembina Pramuka dan Pelatih


THB-THLKwarnas Gerakan Pramuka telah menerbitkan SK Nomor 047 Tahun 2018 tentang Pedoman Anggota Dewasa dalam Gerakan Pramuka. Keputusan ini, mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan yaitu 10 April 2018.

Maksud dan Tujuan
Pedoman Anggota Dewasa (Angsa) dibuat dengan maksud memberikan arah bagi Kwartir, Gugusdepan, Satuan serta pribadi anggota dewasa agar lebih efektif dan efisien dalam melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai Anggota Dewasa Gerakan Pramuka.
Sedangkan tujuan Pedoman Angsa adalah (1) Memberikan pedoman bagi Kwartir dan Satuan dalam mengelola dan mengembangkan Anggota Dewasa Gerakan Pramuka. (2) Menjelaskan siklus kesinambungan Anggota Dewasa Gerakan Pramuka (3) Menjadi buku pegangan yang terintegrasi dan komprehensif bagi Anggota Dewasa Gerakan Pramuka.

Hal baru yang selama ini belum diatur adalah penggunaan tanda khusus bagi pembina pramuka dan pelatih pembina pramuka, yaitu:

A. Pembina
1. Surat Hak Bina (SHB) dan Tanda Hak Bina (THB). SHB dan THB diterbitkan oleh Kwarcab dan berlaku selama 3 (tiga) tahun.
2. Tanda Kualifikasi Pembina. Tanda kualifikasi pembina satuan berbentuk badge dengan ukuran 5 x 3 cm dengan dasar warna sesuai kemahirannya dan bertuliskan PEMBINA. Tanda Kecakapan pembina dipasang di lengan kiri bawah pada seragam pramuka.
Makna Badge.
Warna Ungu menunjukkan warna Anggota Dewasa
Warna Hijau menunjukkan warna Golongan Siaga
Warna Merah menunjukkan warna Golongan Penggalang
Warna Kunin menunjukkan warna Golongan Penegak
Warna Coklat menunjukkan warna Golongan Pandega
Lambang Pelatihan Anggota Dewasa
Tulisan Pembina menyatakan kualifikasi pembina satuan
3. Pita mahir dan selendang mahir tetap dipakai sebagaimana ketentuan selama ini.

B. Pelatih Pembina Pramuka
1. Surat Hak Latih (SHL) dan Tanda Hak Latih (THL). SHL dan THL diterbitkan oleh Kwarcab dan berlaku selama 3 (tiga) tahun.
2. Tanda Kualifikasi Pelatih Pembina Pramuka. Tanda kualifikasi Pelatih berbentuk Badge dengan ukuran 5 x 3 cm dengan dasar warna ungu tua dan tulisan PELATIH warna perak untuk Pelatih Pembina Pramuka Tingkat Dasar dan warna emas untuk Pelatih Pembina Pramuka Tingkat Lanjutan.

THBTHL

SK Kwarnas 047/2018 dapat diunduh melalui tautan berikut
https://drive.google.com/…/1wgZlEqdbKPg3OKUJ4tiCquXIs…/view…

Iklan

Juklak KPN 2018


Karang Pamitran Nasional (KPN) 2018 akan dilaksanakan tanggal 13 s.d. 19 Agustus 2018 bertempat di  desa Lebakharjo kecamatan Ampel Gading, Kab. Malang, Jawa Timur sebagaimana ketentuan dalam SK Kwarnas Gerakan Pramuka Nomor 039 Tahun 2018 tentang Petunjuk Pelaksanaan Karang Pamitran Nasional Tahun 2018.

SK Kwarnas Nomor 039/2018 mengatur secara lengkap tentang pelaksanaan KPN 2018: tujuan dan sasaran, persyaratan peserta, kuota peserta setiap Kwartir Cabang, dan lain-lain.

Dokumen untuk diunduh

SK Kwarnas Gerakan Pramuka Nomor 039 Tahun 2018 tentang Petunjuk Pelaksanaan Karang Pamitran Nasional Tahun 2018.

Musran dan Komposisi Pengurus Kwarran


Berikut ketentuan penyelenggaraan organisasi Kwartir Ranting Gerakan Pramuka tentang  ketentuan pokok musran, pengurus kwarran, andalan ranting, dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)  berdasarkan SK Kwarnas Nomor 224 Tahun 2007 tentang Petunjuk Penyelenggaraan (PP)  Organisasi dan Tatakerja Kwartir Ranting Gerakan Pramuka. Tautan download PP Penyelenggaraan Kwarran di bagian akhir tulisan ini.

Organisasi Kwarran

  1. Kepengurusan bersifat  kolektif,  dan  terdiri  atas  para  Andalan  Ranting untuk masa bakti  3 (tiga) tahun.
  2. Kwarran terdiri  atas  anggota  dewasa  putra  dan  putri  yang  disebut  Andalan  Ranting yang disusun sebagai berikut: Seorang Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris, Beberapa anggota.
  3. Kwarran tidak  membentuk  Bidang  sebagai  pengelompokan  fungsi  tapi  langsung dilaksanakan oleh Andalan Ranting Urusan.
  4. Badan Pemeriksa  Keuangan  Kwartir  Ranting  dibentuk  berdasarkan  keputusan Musyawarah  Ranting,  personilnya  terdiri  atas  unsur  Majelis  Pembimbing  Ranting, unsur kwartir ranting, dan unsur gugusdepan.
  5. Jika dipandang  perlu  untuk  menangani  sesuatu  hal  yang  memerlukan  keahlian khusus, Ketua Kwarran dapat mengangkat Pembantu Andalan Ranting.
  6. Dalam melaksanakan  tugas  dan  kegiatan,  pengurus  kwarran  dibantu  oleh  badan kelengkapan, yang terdiri atas (1) Dewan Kehormatan Ranting (2)  Koordinator Gugusdepan, (3)  Dewan Kerja Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega Tingkat Ranting, (4)  Pimpinan  Satuan  Karya  Pramuka  Tingkat  Ranting  termasuk  Pamong  Satuan Karya Pramuka, (5)  Badan Usaha Kwarran, (6)  Satuan kegiatan.
  7. Dalam operasional sehari-hari, kwarran didukung oleh staf kwarran.

Musyawarah Ranting

  1. Musyawarah Ranting  (Musran)  diselenggarakan  3  (tiga)  tahun  sekali  pada  akhir masa bakti kwarran.
  2. Jika menghadapi  hal-hal  mendesak,  maka  di  antara  dua  Musran  dapat  diadakan Musran Luar Biasa.
  3. Peserta Musran adalah (1) Utusan  ranting  terdiri  atas  6  (enam)  orang  yang  diberi  kuasa  oleh  kwarran, diantaranya  adalah  Ketua  Dewan  Kerja  Ranting  dan  seorang  yang  diberi  kuasa oleh Majelis Pembimbing Ranting. (2)  Utusan gugusdepan terdiri atas 4 (empat) orang yang diberi kuasa oleh Pembina Gugusdepan, diantaranya adalah seorang Pramuka Penegak/Pramuka Pandega di gugusdepan  yang  bersangkutan  dan  seorang  yang  diberi  kuasa  oleh  Majelis Pembimbing Gugusdepan.
  4. Pimpinan Musran  adalah  suatu  presidium  yang  dipilih  diantara  peserta  Musran

Andalan Ranting Urusan

  1. Andalan Ranting  Urusan  mempunyai tugas dan tanggung  jawab  dalam  suatu urusan tertentu yang ditetapkan oleh Ketua Kwarran.
  2. Andalan Ranting Urusan mempunyai tugas dan tanggung jawab sebagai berikut (1) Merencanakan  dan  menyusun  program  kegiatan  dalam  urusannya  masingmasing, (2)  Mengawasi dan memberi bimbingan dalam pelaksanaan program kegiatan sesuai dengan urusan masing-masing, (3)  Bertanggungjawab kepada Ketua Kwarran.
  3. Kwarran membentuk Andalan Ranting Urusan (Anru), terdiri atas (1) Anru Pembinaan Siaga Putra, (2) Anru Pembinaan Siaga Putri, (3) Anru Pembinaan Penggalang Putra, (4)  Anru Pembinaan Penggalang Putri, (5)  Anru Pembinaan Penegak dan Pandega Putra (6)          Anru Pembinaan Penegak dan Pandega Putri, (7) Anru Satuan Karya Pramuka, (8)  Anru Pembinaan Anggota Dewasa Putra,  (9)  Anru Pembinaan Anggota Dewasa Putri,  (10)  Anru Pengabdian Masyarakat dan Hubungan Masyarakat, (11)  Anru Keuangan, Usaha, dan Sarana Prasarana.
  4. Penetapan Andalan Ranting Urusan disesuaikan dengan kebutuhan kwarran.

Badan Pemeriksa Keuangan

  1. Badan Pemeriksa  Keuangan  Kwartir  Ranting  (BPK  Kwarran)  dibentuk  berdasarkan keputusan Musyawarah Ranting Gerakan Pramuka.
  2. BPK Kwarran  mempunyai  tugas  memeriksa  pengelolaan  keuangan  baik  yang  dikelola langsung oleh kwarran maupun unit usaha kwarran.
  3. Kepengurusan BPK  Kwarran,  minimal  3  (tiga)  orang  terdiri  atas  unsur  Majelis Pembimbing  Ranting,  unsur  kwarran,  dan  unsur  gugusdepan,  ditambah  seorang  staf yang memiliki kompetensi dalam bidang keuangan.
  4. BPK Kwarran dapat mengangkat seorang ahli keuangan sebagai konsultan.
  5. BPK Kwarran dalam tugasnya memeriksa pengelolaan keuangan mempunyai fungsi: (a). Pemantau pengelolaan keuangan; (b).  Pemeriksa dan pengevaluasi keuangan; (c).  Pembina pengelolaan keuangan kwarran dan badan-badan usaha kwarran. (d).  BPK Kwarran dalam melaksanakan tugasnya bertanggungjawab kepada Musyawarah Ranting.

KOMPOSISI PENGURUS KWARTIR RANTING GERAKAN PRAMUKA (Berdasarkan SK Kwarnas Nomor 224 Tahun 2007)

  • KETUA
  • WAKIL KETUA I
  • WAKIL KETUA II
  • SEKRETARIS I
  • SEKRETARIS II
  • BENDAHARA I
  • BENDAHARA II

ANDALAN RANTING

  1. Andalan Ranting Urusan Pembinaan Siaga Putra.
  2. Andalan Ranting Urusan Pembinaan Siaga Putri.
  3. Andalan Ranting Urusan Pembinaan Penggalang Putra.
  4. Andalan Ranting Urusan Pembinaan Penggalang Putri.
  5. Andalan Ranting Urusan Pembinaan Penegak dan Pandega Putra.
  6. Andalan Ranting Urusan Pembinaan Penegak dan Pandega Putri.
  7. Andalan Ranting Urusan Satuan Karya Pramuka.
  8. Andalan Ranting Urusan Pembinaan Anggota Dewasa Putra.
  9. Andalan Ranting Urusan Pembinaan Anggota Dewasa Putri.
  10. Andalan Ranting Urusan Pengabdian Masyarakat dan Hubungan Masyarakat.
  11. Andalan Ranting Urusan Keuangan, Usaha, dan Sarana Prasarana.

BADAN PEMERIKSA KEUANGAN

  1. ………………………. Unsur Mabiran
  2. ………………………. Unsur Kwarran
  3. ………………………. Unsur Gudep

Ketentuan lain tentang badan kelengkapan kwartir ranting berikut tugas pokok dan fungsinya dapat dilihat pada SK Kwarnas Nomor 224 Tahun 2007.

Unduh  SK Kwarnas Nomor 224 Tahun 2007, klik di sini.

Semoga bermanfaat, Salam Pramuka!

Jamnas 2016


Pengertian sederhana jambore adalah kegiatan pertemuan besar Pramuka Penggalang. Jambore Pramuka Penggalang merupakan kegiatan rekreasi edukatif di alam terbuka dalam bentuk perkemahan besar Pramuka Penggalang sebagai sarana pembinaan Pramuka Penggalang yang menitikberatkan pada kegiatan persaudaraan demi kerukunan dan perdamaian.

Jambore nasional (Jamnas) dilaksanakan setiap 5 (lima) tahun. Dan, untuk tahun 2016, jamnas akan dilaksanakan di Bumi Perkemahan (buper) Cibubur, Jakarta Timur.  Sekitar 20.000 Penggalang dari utusan Kwarcab se Indonesia dan peserta luar negeri akan berkemah selama satu minggu.

Dalam buku Pedoman Pelaksanaan Jamnas 2016, jambore tahun ini diselenggarakan untuk menumbuhkan rasa kebangsaan anak bangsa yang ber “bhinneka” sebagai manusia ber “imtaq”, ber “iptek”, dan berjiwa Pancasila.

Tujuan Jamnas 2016

Membentuk watak, meningkatkan sikap kemandirian, keterampilan, persatuan dan kesatuan Pramuka Penggalang serta komitmen terhadap penghayatan dan pengamalan Kode Kehormatan Pramuka yaitu trisatya dan Dasadarma.

Waktu dan Tempat Jamnas 2016

  • Jamnas 2016 dilaksanakan tanggal 14 s.d. 21 Agustus 2016
  • Jamnas 2016 dilaksanakan di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur.

Tema dan Motto Jamnas 2016

Tema Jamnas 2016 adalah “Mandiri, Berprestasi, dan berkarakter.” Sedangkan mottonya adalah “Satyaku Kudarmakan Darmaku Kubaktikan.”

Ketentuan Peserta Jamnas 2016

Peserta Jamnas adalah merupakan utusan Kwartir Cabang, tiap Kwarcab berhak mengirimkan 2 regu putra dan 2 regu putri yang setiap regu terdiri 8 penggalang. Adapun persyaratan peserta sebagai berikut.

  1. Minimal Penggalang rakit.
  2. Memiliki minimal lima TKK wajib dan lima TKK pilihan.
  3. Usia kurang dari 16 tahun.
  4. Sehat jasmani dan rohani.
  5. Syarat administrasi antara lain: membawa KTA, kartu asuransi, surat keterangan sehat, pas foto
  6. Membawa perlengkapan antara lain: berkemah, pakaian, masak, kegiatan, alat tulis, radio FM, tenda dome, sepeda kayuh, perlengkapan kesenian daerah, makanan daerah.
  7. Membayar biaya camfee untuk ID Card, kaos, topi, scraf, piagam, Tiska, pin, tas punggung, asuransi, dan wisata.

Bagi adik-adik penggalang segera mempersiapkan diri dan lapor kepada Kakak Pembina. Kemudian Kakak Pembina akan koordinasi dengan Kwarran dan Kwarcab. Karena terbatasnya peserta maka tentu aka nada proses seleksi.

Sumber: Buku Pedoman pelaksanaan Jamnas 2016. ( Unduh buku pedoman, pilih di sini atau langsung di sini)

Buku SKU Pramuka dan Panduan Ujian


Berikut buku SKU Siaga, Penggalang, Penegak, dan Pandega yang siap diunduh dengan mudah. Selain SKU, terdapat buku Panduan Penyelesaian Syarat Kecakapan Umum (SKU). Penerbitan buku ini, berdasarkan SK Ketua Kwarnas Nomor 199 Tahun 2011. Adanya buku panduan ini, sangat membantu para Pembina sebagai dasar untuk menguji SKU.

Dokumen unduhan

SKU siaga    Unduh

SKU Siaga Panduan Penyelesaian   Unduh

SKU Penggalang   Unduh

SKU Penggalang Panduan Penyelesaian   Unduh

SKU Penegak   Unduh

SKU Penegak Panduan Penyelesaian   Unduh

SKU Pandega   Unduh

SKU Pandega  Panduan Penyelesaian   Unduh

 

%d blogger menyukai ini: