Simbiosis Mutualisme, Komensalisme, Parasitisme


Makhluk hidup membutuhkan hubungan dengan makhluk hidup yang lain. Beberapa makhluk hidup mengalami hubungan khusus yang disebut simbiosis. Simbiosis dapat dibedakan menjadi simbiosis mutualisme, komensalisme, dan parasitisme. Berikut pengertian ketiga simbiosis dan contohnya.

Simbiosis mutualisme ialah hubungan dua makhluk hidup yang saling menguntungkan.

  • kupu-kupu dengan bunga
  • kerbau dengan burung jalak
  • lebah dengan bunga

Simbiosis komensalisme ialah hubungan dua makhluk hidup yang menguntungkan salah satu pihak sedang pihak yang lain tidak dirugikan.

  • ikan remora dengan hiu
  • tanaman anggrek dengan pohon jeruk
  • tanaman paku dengan pohon yang ditumpanginya
  • anggrek dengan pohon mangga
  • kutu pada rambut manusia
  • ikan badut dengan anemon laut

Simbiosis parasitisme ialah hubungan dua makhluk yang salah satu diuntungkan dan pihak yang lain dirugikan.

Berdasarkan tempat hidupnya, parasit dibedakan menjadi dua:

  • Parasit yang hidup di luar tubuh inangnya (ektoparasit). Contoh:  kutu rambut pada kepala manusia
  • Parasit yang hidup di dalam inang (endoparasit). Contoh ektoparasit antara lain. Contoh: cacing pita yang hidup dan berkembang biak di usus manusia

Contoh lain simbiosis parasitisme:

  • benalu dengan tumbuhan inang
  • tali putri dengan tanaman yang ditumpanginya
  • kerbau dengan kutu
  • bunga arnoldi raflesia dengan kan tumbuhan yang ditumpangi
  • cacing perut dan cacing tambang yang hidup di dalam usus manusia

21 Tanggapan

  1. maksih banget… sangat bermutu

    Suka

  2. om.. emang nggk ada perbedaannya ya???…

    Suka

  3. Thanks sangat membantu

    Suka

  4. Thanks ya jadi bisa ngerjain tugas deh

    Suka

  5. thank you ya jadi bisa ngerjain lks nih

    Suka

  6. Thank You Ɣª”̮…!!! Akhirnya ak tw…!!!

    Suka

  7. makash atas ilmu nya….
    .pokok nya like it dEh..

    Suka

  8. Tentang simbiosis pasti ada hubunganya dg kehidupan kita sehari2.. Antara bos dn anak buah, sesama teman, orang tua dn anak, adik dn kakak, waktu pacaran..
    Tergantung kita menempatkan sebagai simbiosis apa kita dg lingkungan kita?

    Suka

  9. sangat membantu

    Suka

  10. simbiosi amensalisme kok ga ada ?

    Suka

  11. MAKASIH

    Suka

  12. ingat kembali ttg simbiosis yg terlupakan

    Suka

  13. wah jd ingt plajrn SD, mksh info na yeee!

    Suka

  14. thanks ats infonya..pengetahuan yg sangat berharga.

    Suka

  15. ccd

    Suka

  16. goodb log

    Suka

  17. contoh kongurang banyak om,dikasih contoh yang lain d

    Suka

  18. kl kutu pada rambut manusia bukannya merugikan salah satu karena menghisap darah manusia sebagai sumber makanannya…

    Suka

    • ya, menurut saya juga parasitisme.. yang benar yang mana?

      Kak Ichsan:
      Terima kasih koreksinya, benar kutu rambut pada kepala manusia itu masuk parasitisem.

      Suka

  19. Terimakasih atas kiriman artikelnya Kak., informasi ini sangat penting dan bermanfaat. Maaf sudah lama Bpk sy tidak berkunjung ke tunas;63 krn sjak 4 Mei yll pulang ke Yogya, eyang kakung meninggal dunia dalam usia 92 tahun.

    Kak Ichsan:
    Semoga amal baik eyang mendapat balasan yang lebih baik dari Allah SWT dan dosa-dosanya diampuni. Amiin.
    Selamat bertemu kembali semoga dirahmati Allah SWT.

    Suka

  20. […] cacing perut dan cacing tambang yang hidup di dalam usus manusia https://tunas63.wordpress.com/2011/05/11/simbiosis-mutualisme-komensalisme-parasitisme/ […]

    Suka

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 3.129 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: