Idul Fithri 1431 H Jatuh Hari Jum’at, 10 September 2010?


Dari hasil perhitungan astronomi, Hari Raya Idul Fitri 1413 H/2010 jatuh pada hari Jumat (10/9). Namun untuk kepastiannya, masih akan digelar sidang isbat pada 8 September  yang akan dihadiri oleh para ahli hisab, organisasi Islam, dan ahli astronomi.

Menurut Profesor Riset Astronomi, Astrofisika Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), Thomas Djamaludin, dari hasil perhitungan astronomi pada Rabu (8/9), bulan masih dibawah ufuk dan hilal belum terlihat. Dengan demikian, Hari Raya Idul Fitri bisa dipastikan jatuh tanggal 10 September 2010.

“Insyallah 1 Syawal jatuh pada jumat 10 September, karena pada 8 September bulan masih di bawah ufuk, sehingga semua kriteria belum masuk awal Syawal,” kata Thomas, pada acare perhitungan arah Kiblat Digital di Masjid Salman ITB Jalan Ganeca, belum lama ini.

Sidang Isbat

Menteri Agama Suryadharma Ali dijadwalkan akan memimpin sidang itsbat penetapan 1 Syawal 1431 H atau Hari Raya Idhul Fitri, pada Rabu, 8 September 2010, di Operation Room Kemenag, Jl.Lapangan Banteng Barat No.3-4, Jakarta Pusat.

Menurut Kepala Sub Direktorat Pembinaan Syariah dan Hisab Rukyat Kementerian Agama, Muhidin, sidang Itsbat penetapan 1 Syawal 1431 H akan dihadiri perwakilan Ormas Islam, seperti Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, Persis, Al Wasliyah, Al Irsyad, Tarbiyah Islamiyah, Persatuan Umat Islam (PUI) Majelis Ulama Indonesia (MUI), Dewan Dakwah Islam (DDI) dan Dewan Masjid Indonesia (DMI). Selain itu, akan hadir pula duta-duta besar negara-negara muslim yang bertugas di Jakarta.

Muhidin menambahkan, sidang itsbat juga dihadiri para pakar hisab-rukyat, dan instansi terkait seperti Lapan, Observatorium Bosscha ITB, Planetarium Jakarta, BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika), serta Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional (Bakosurtanal).

Sementara itu, Kementerian Komunikasi dan Informatika berkerjasama dengan Bosscha Observatory, FMIPA, Institut Teknologi Bandung saat ini tengah mempersiapkan kegiatan pengamatan hilal untuk mengetahui munculnya bulan baru yang menentukan jatuhnya 1 Syawal 1431 H atau hari Raya Idul Fitri.

Lokasi pengamatan hilal kali ini direncanakan akan dilakukan pada 12 titik, yaitu : Observatorium Hilal Lhok Nga, Aceh ; UIN SUSKA, Pekan Baru, Riau; Menara Timur UPI, Bandung, Observatorium Bosscha, Lembang Bandung Jawa Barat, Pos Observasi Bulan (POB) Bukit Bela-belu, Bantul, Yogyakarta; Depan Rumah Jabatan Bupati Kupang, Mataram, Nusa Tenggara Timur; SPD LAPAN, Biak, Papua; Lantai Atas Mall GTC, Makassar, Sulawesi Selatan; Islamic Center Kota Samarinda, Kalimantan Timur; Nusa Tenggara Barat; Pantai Gebang Madura; dan SPD LAPAN Pameungpeuk, Garut, Jawa Barat.

Ada pergeseran lokasi pengamatan dari yang dilakukan sebelumnya ketika menjelang 1 Ramadhan lalu. Pergeseran terjadi untuk wilayah Kalimantan Timur yang semula diadakan di Tenggarong pindah keIslamic Center, Kota Samarinda dan wilayah Jawa Timur dari Condrodipo ke Pantai Gebang Madura.
Masyarakat dapat menyaksikan hasil pengamatan hilal ini dalam bentuk video streaming yang ditayangkan secara online melalui Web Portal Kementerian Komunikasi dan Informatika dengan alamat URL : http://hilal.depkominfo.go.id serta Website Bosscha ITB dengan alamat URL : http://bosscha.itb.ac.id/hilal. Penyajian informasi online ini dimaksudkan sebagai salah satu referensi dalam penetapan 1 Syawal 1431 H sekaligus meminimalisir berbedaan yang muncul dikalangan umat Islam.

Sumber: http://www.kemenag.go.id/

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: