Prajurit TNI


Prajurit adalah terdiri atas perwira, bintara, dan tamtama. Berikut kutipan isi UU 34/2004 tentang TNI yang menyangkut Prajurit, termasuk bunyi sumpah prajurit dan sumpah perwira.

BAB VII PRAJURIT

Bagian Kesatu

Ketentuan Dasar

Pasal 21

Prajurit adalah warga negara Indonesia yang memenuhi persyaratan yang ditentukan dalam  peraturan perundang-undangan dan diangkat oleh pejabat yang berwenang untuk mengabdikan  diri dalam dinas keprajuritan.

Pasal 22

Prajurit terdiri atas Prajurit Sukarela dan Prajurit Wajib.

Pasal 23

(1) Prajurit Sukarela menjalani dinas keprajuritan dengan ikatan dinas.

(2) Ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1), diatur lebih lanjut dengan Peraturan Pemerintah.

Pasal 24

(1) Prajurit Wajib menjalani dinas keprajuritan berdasarkan ikatan dinas.

(2) Ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1), diatur lebih lanjut dalam undang-undang.

Pasal 25

(1) Prajurit adalah insan prajurit yang:

a. beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa;

b. setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945;

c. bermoral dan tunduk pada hukum serta peraturan perundang-undangan;

d. berdisiplin serta taat kepada atasan; dan

e. bertanggung jawab dan melaksanakan kewajibannya sebagai tentara.

(2) Prajurit sebagaimana dimaksud pada ayat (1), diwajibkan mengucapkan Sumpah Prajurit.

Pasal 26

(1) Prajurit dikelompokkan dalam golongan kepangkatan perwira, bintara, dan tamtama.

(2) Golongan kepangkatan sebagaimana dimaksud  pada ayat (1), diatur lebih lanjut dengan keputusan Panglima.

Pasal 30

(1) Perwira dibentuk melalui:

a. pendidikan pertama perwira bagi yang berasal langsung dari masyarakat:

1. Akademi TNI, dengan masukan dari Sekolah Lanjutan Tingkat Atas; dan

2. Sekolah Perwira, dengan masukan dari Sekolah Lanjutan Tingkat Atas atau PerguruanTinggi.

b. pendidikan pembentukan perwira yang berasal dari prajurit golongan bintara.

(2) Pendidikan perwira sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatur lebih lanjut dengan keputusan Panglima.

Pasal 31

(1) Bintara dibentuk melalui:

a. pendidikan pertama bintara yang berasal langsung dari masyarakat; atau

b. pendidikan pembentukan bintara yang berasal dari prajurit golongan tamtama.

(2) Pendidikan bintara sebagaimana dimaksud pada ayat (1), diatur lebih lanjut dengan keputusan Panglima.

Pasal 32

(1) Tamtama dibentuk melalui pendidikan pertama tamtama yang langsung dari masyarakat.

(2) Pendidikan tamtama sebagaimana dimaksud  pada ayat (1) diatur lebih lanjut dengan keputusan Panglima.

Pasal 33

(1) Perwira diangkat oleh Presiden atas usul Panglima.

(2) Bintara dan tamtama diangkat oleh Panglima.

(3) Ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) diatur lebih lanjut dengan peraturan pemerintah.

Pasal 34

(1) Pelantikan menjadi prajurit dilaksanakan dengan mengucapkan Sumpah Prajurit.

(2) Pelantikan menjadi prajurit golongan perwira selain mengucapkan Sumpah Prajurit juga mengucapkan Sumpah Perwira.

(3) Ketentuan mengenai tata cara pelantikan dan pengambilan sumpah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) diatur lebih lanjut dengan keputusan Panglima.

Pasal 35

Sumpah Prajurit adalah sebagai berikut: Demi Allah sayabersumpah/berjanji: bahwa saya akan  setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang- Undang Dasar Negara Republik  Indonesia Tahun 1945; bahwa saya akan tunduk kepada hukum  dan memegang teguh disiplin keprajuritan; bahwa saya akan taat kepada atasan dengan tidak  membantah perintah atau putusan; bahwa saya akan menjalankan segala kewajiban dengan  penuh rasa tanggung jawab kepada tentara dan Negara Republik Indonesia; bahwa saya akan memegang segala rahasia tentara sekeras-kerasnya.

Pasal 36

Sumpah Perwira adalah sebagai berikut: Demi Allah saya bersumpah/ berjanji:  bahwa saya akan  memenuhi kewajiban perwira dengan sebaik-baiknya terhadap bangsa Indonesia dan Negara  Kesatuan Republik Indonesia  yang berdasarkan Pancasila  dan Undang-Undang Dasar Negara  Republik Indonesia Tahun 1945; bahwa saya akan menegakkan harkat dan martabat perwira serta  menjunjung tinggi Sumpah Prajurit dan Sapta Marga; bahwa saya akan memimpin anak buah  dengan memberi suri teladan, membangun karsa, serta menuntun pada jalan yang lurus dan  benar; bahwa saya akan rela berkorban jiwa raga untuk membela nusa dan bangsa.

Kutipan Penjelasan Pasal demi Pasal

Pasal 25 Ayat (2)

Sumpah Prajurit adalah  pernyataan atau janji kesetiaan  dan ketaatan seorang prajurit kepada Tuhan Yang Maha Esa untuk membaktikan diri kepada bangsa dan Negara Indonesia. Pada saat dilantik menjadi prajurit, setiap prajurit harus mengucapkan Sumpah Prajurit.

Pasal 35

Yang dimaksud dengan rahasia tentara adalah segala sesuatu yang berhubungan  dengan tugas-tugas tentara yang apabila jatuh ke tangan orang lain yang tidak berhak akan  merugikan negara di bidang pertahanan.

Yang dimaksud dengan kata “akan” adalah bahwa setelah mengucapkan sumpah prajurit,  selanjutnya prajurit serta merta mematuhi seluruh isi sumpah prajurit.

Yang dimaksud dengan taat kepada atasan adalah mematuhi seluruh perintah yang berhubungan  dengan tugas keprajuritan, sepanjang tidak bertentangan dengan perintah agama yang dianutnya.

Pasal 36

Sumpah perwira diucapkan oleh prajurit yang dilantik sebagai perwira, merupakan  pernyataan kesetiaan kepada Negara Kesatuan  Republik Indonesia dan tanggung jawabnya  sebagai pemimpin.

Pasal 38 Ayat (1)

Yang dimaksud dengan Kode Etik Prajurit antara lain Sapta Marga dan Delapan  Wajib TNI, sedangkan Kode Etik Perwira adalah Budhi Bhakti Wira Utama.

Pasal 38 Ayat (1)

Yang dimaksud dengan Kode Etik Prajurit antara lain Sapta Marga dan Delapan  Wajib TNI, sedangkan Kode Etik Perwira adalah Budhi Bhakti Wira Utama.

__________________________________________________________

Dokumen untuk diunduhUU 34/2004 tentang TNI

Tulisan terkaitJati Diri TNI |    Peran, Fungsi, dan Tugas TNI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: