Jenis Kecurangan UN dan Sanksinya


POS UN 2010 yang baru/revisi berdasarkan Keputusan BSNI No  0023/SK-POS/BSNP/XII/2009  dan 0023/SK-POS/BSNP/XII/2009 tentang UN 2009/2010 memuat lebih jelas dan lengkap bagaimaimana seharusnya UN dilaksanakan.

POS UN mengatur tugas kewajiban penyelenggara UN mulai tingkat pusat/nasional sampai dengan tingkat sekolah, jadwal UN, mapel yang diujikan, ketentuan lulus, kewajiban pengawas ujian dan tata tertib peserta, serta sanksi pelanggaran.

Dalam POS UN revisi, disebutkan jenis-jenis kecurangan baik yang dilakukan peserta, pengawas, maupun sekolah.

Selain itu, POS UN juga memuat:

  • jenis kecurangan dan bentuk sanksi yang akan dikenakan. Kecurangan yang disebut dalam POS ini adalah kecurangan yang dilakukan siswa, guru, pengawas ruang, sekolah penyelenggara, dan percetakan.
  • ketentuan kriteria lulus pada satuan pendidikan

Berikut kutipan jenis kecurangan dan sanksi yang diatur dalam POS UN.

1.  Kecurangan siswa

  1. Siswa menggunakan  HP di ruang ujian  setelah dilakukan pemeriksaan  dan peringatan
  2. Siswa menyebarkan dan/atau membawa dan menggunakan  jawaban  soal UN  ketika UN  berlangsung  di  ruang UN
  3. Siswa bekerja sama dalam satu ruang ujian setelah diberi peringatan sampai tiga kali oleh pengawas.

Sanksi siswa dengan pelanggaran ini adalah “tidak lulus mata pelajaran yang bersangkutan.”

2.  Kecurangan Guru

  1. Guru mengedarkan jawaban secara langsung
  2. Guru menyebarkan jawaban melalui SMS
  3. Guru mata pelajaran yang diujikan berada di lingkungan  sekolah
  4. Guru mengerjakan jawaban soal cadangan di sekolah
  5. Guru  menawarkan soal dan   jawaban

Sanksi bagi guru yang melakukan kecurangan tersebut diancam berdasarkan PP Nomor 30 tahun 1980 tentang Peraturan Disiplin PNS.

3. Kecurangan Pengawas Ruang Ujian

  1. Pengawas ruang ujian tidak melem/melak amplop LJUN di ruang ujian  (Sanksi: diberi peringatan dan dibuat berita acara)
  2. Pengawas membaca sisa soal dalam ruang ujian  (Sanksi, diberi peringatan)
  3. Pengawas bercakap-cakap dalam ruang ujian yang mengganggu suasana ujian  (Sanksi, diberi peringatan)
  4. Pengawas membiarkan peserta ujian bekerjasama (Sanksi, diberi peringatan dan dibuat berita acara)
  5. Pengawas membantu memberikan jawaban kepada peserta UN (Sanksi, diberi peringatan dan dibuat berita acara
  6. Pengawas mengerjakan sesuatu di luar tugas dan fungsi kepengawasan di ruang ujian (Sanksi, diberi peringatan)

Dokumen untuk diunduh:

2 Tanggapan

  1. Terjadinya berbagai bentuk kecurangan dalam pelaksanaan UN yang selalu terulang dari tahun ke tahun tidak semata kesalahan pihak sekolah, dinas pendidikan, dan atau pemko/pemkab. Semuanya terjadi akibat dari sistem yang berlaku dan pelanggaran sistematis terhadap peraturan perundangan-undangan yang berlaku baik UU Sisdiknas, UU Guru dan Dosen, atau UU Tentang Guru yang nota bene justru dilakukan oleh pemerintah sendiri.
    Dalam pelaksanaan UN pihak sekolah merasa hak dan kewajibannya sengaja dibelenggu, dibredel, dan dihilangkan untuk memberikan hasil akhir dari sebuah proses pembelajaran yang dilakukan selama ini.
    Hak untuk menentukan kelulusan siswanya adalah sekolah sedangkan pemerintah punya kewajiban untuk menentukan arah dan kebijakan pendidikan secara nasional disamping menyediakan budget untuk melengkapi sarana dan prasarana sekolah, meningkatkan kualitas guru, dan menjaga ketimpangan kualitas pendidikan antar daerah.
    Bila ingin meminimalisir atau menghilangkan kecurangan UN, kembalikan atau perbaiki sistem tanpa mengesampingkan peran utama sekolah sebagai penentu kebijakan kelulusan siswanya.
    Bagaimanapun kita sepakat UN perlu dan penting dan semua bentuk kecurangan memang tidak bisa dibenarkan tetapi kita harus cari akar permasalahan yang memicu terjadinya kecurangan UN. Pemerintah sebaiknya hanya berperan sebagai regulator bukan campur tangan ke persoalan teknis UN.

    Kak Ichsan:
    Saya sependapat, UN masih diperlukan. Ketentuan UN sampai saat ini masih menimbulkan beberapa permasalahan, artinya, kebijakan penyelenggaraan UN di tahun berikutnya harus disempurnakan.

    Suka

  2. […] Jenis Kecurangan UN dan Sanksinya […]

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: