Mengenal Pulau Terluar melalui Prangko


Jamrud Khatulistiwa

Tak salah jika orang mengatakan bahwa negara yang kita cintai ini adalah untaian jamrud di khatulistiwa. Negara kepulauan yang terdiri tidak kurang dari 17.508 pulau besar dan kecil membentang dengan panjang 5.110 km.
Secara lokasi yang amat strategis, diapit oleh dua benua yaitu Asia dan Australia, dan diantara 2 buah samudara, Samudra Hindia dan Samudra Pasifik. Pulau-pulau yang tersebar terhubung oleh laut dan selat yang merupakan wilayah laut nasional dengan luas perairan sekitar 5,8 juta km2 serta panjang pantai 79.610 km.

Pulau Terluar

Indonesia memiliki 92 pulau terluar yang memiliki titik pangkal berbatasan dengan 10 negara tetangga yaitu Australia, Malaysia, Singapura, India, Thailand, Vietnam, Filipina, Papau, Papua Nugini dan Timor Leste.
Sebagai salah satu upaya sosialisasi keberadaan pulau-pulau kecil terluar tersebut dalam rangka menjaga keutuhan wilayah Republik Indonesia, Direktorat Jenderal Pos dan Telekomunikasi, Departemen Komunikasi dan Teknologi Informasi Republik Indonesia menerbitkan prangko seri Pulau-pulau Kecil Terluar bertepatan pada peringatan Hari Nusantara yang jatuh pada tanggal 13 Desember 2008. Prangko ini menampilkan 4 pulau tersebut yaitu Damar, Sebatik, Batubawaikang dan Bras.

Pulau Damar
Pulau Damar atau masyarakat menyebutnya tokongatap termasuk gugusan Kepulauan Anambas yang terletak di Laut Natuna dan berbatasan dengan Malaysia. Pulau ini berupa batuan besar yang kokoh dan bertebing curam. Pulau Damar juga merupakan lokasi tenggelamnya 4 buah kapal yang membawa barang-barang bernilai sejarah tinggi.

Pulau Sebatik
Pulau Sebatik ini memiliki wilayah yang terbagi menjadi 2 bagian, sebagian merupakan daerah wilayah Indonesia dan sebagian masuk wilayah Malaysia. Program utama yang perlu dilakukan di Pulau Sebatik antara lain adalah pembangunan sektor pertanian, perkebunan dan pariwisata serta peningkatan penegakan hukum dan pengawasan keamanan.

Pulau Batubawaikang
Pulau Batubawaikang merupakan salah satu pulau paling ujung di sebelah Utara Sulawesi yang berbatasan langsung dengan Filipina. Pulau ini terletak di sebelah Utara Pulau Sangihe dan di sebelah Timur lau Pulau Marore.

Pulau Bras
Pulau Bras merupakan gugusan Kepulauan Mapia yang berbatasan dengan Republik Papau. Jarak antara Pulau Bras dengan Pulau Babelthuap (Republik Palau) adalah sejauh 390 Mil. Tingginya keanekaragaman biota laut dan masih terpeliharanya ekosistem yang ada di Kepulauan Mapia memberikan peluang pengembangan industri wisata baik wisata alam, budaya dan peninggalan sejarah Perang Dunia II.

Sumber:   http://www.posindonesia.co.id | Akses pada 9 September 2009

Satu Tanggapan

  1. moga2 isi situs ini kedepannya lebih banyak dan lebih baik lagi

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: