Peserta PLPG Ke-5 Tahun 2010 Rayon 35 Kota Bogor


Sebanyak 21 guru kelas SD dari Kota Bogor dijadwalkan mengikuti PLPG oleh PSG Rayon 35 dengan Rayon Induk Universitas Pakuan.

PLPG putaran 5 akan dilaksanakan pada:

  • Tanggal : 30 September 2010 – 8 Oktober 2010
  • Jam      : 13.00 check in
  • Tempat  : Kinasih Resort Depok Jl. Raya Tapos Kel. Cimpaeun Kec. Cimanggis Kota Depok Telp. 021 875 5042

1. Daftar Peserta PLPG

No NO PESERTA NAMA INSTANSI
1 10026102710042 Rd. SUGIARTI SD N BANTARJATI I
2 10026102710044 MARYATI SD N  CIMAHPAR  3
3 10026102710267 EUIS MARNI SUDARIYAH SD N  BOGOR BARU
4 10026102710269 BANARTI SD N KEBON PEDES 7
5 10026102710272 ENTIN SUPRIHATINI SD N KATULAMPA 1
6 10026102710273 NURHAIDA SIMANIHURUK SD N CILUAR 3
7 10026102710276 HERLIS SD N MULYAHARJA 2
8 10026102710278 SITI AMINAH SD N CIBALAGUNG 1
9 10026102710279 TUTIYATI SD N BUBULAK 3
10 10026102710282 BAMBANG NURYANI SD N KAYU MANIS 2
11 10026102710283 ADIM SD N SITU GEDE 2
12 10026102710284 MARIFAT SD N MENTENG
13 10026102710285 OMIH KOMARIAH SD N SINDANGRASA
14 10026102710286 MAEMUNAH SD N CIPAKU 1
15 10026102710418 BERTY SD N NEGLASARI
16 10026102710450 SRI RUPIYANTI SD N SEMPUR KIDUL
17 10026102710451 JAMHURI SD  KESATUAN
18 10026102710452 Ratmini SD N CIBULUH 4
19 10026102710453 EFERIA SIANTURI SD N BANTARJATI I
20 10026102710455 Dedi supriadi SD S ISLAM AL MUSTARIH
21 10026102710456 ARIFAH RAHMANI SD YAPIS

2. Kisi-kisi Uji Tulis PLPG

Silakan klik tautan di atas untuk melihat/memilih materi sesuai yang diperlukan.

3. Modul PLPG

Kumpulan modul PLPG dari beberapa materi/mapel. Klik tautan di atas untuk memilih materi yang diperlukan.

Hasil PLPG 2010 Diknas Rayon 42 Unipa


Penilaian sertifikasi guru yang mengikuti PLPG Kemendiknas Rayon 42 Universitas PGRI Adi Buana Surabaya telah dapat diketahui hasilnya. Rayon 42 Sertifikasi Guru Unipa membawahi lima kabupaten: Bangkalan, Sumenep, Sampang, Pamekasan, dan Lamongan.

Berdasarkan pengumuman PSG Rayon 42, masih banyak peserta yang dinyatakan ”TL=Tidak Lulus”. Ini berarti, harus mengikuti Ujian Ulang I yang akan dilaksanakan pada:

  • Hari /Tanggal : Minggu, 10 Oktober 2010
  • Tempat : Univ.PGRI Adi Buana Surabaya, Kampus II, Jl Dukuh   Menanggal XII, Surabaya.
  • Jam : 09.00 WIB – selesai
  • Peserta diminta hadir tepat waktu demi kelancaran pelaksanan Ujian Ulang (UU) I.

Dokumen untuk diunduh:

1. SK Rektor dan Lampiran Hasil Penilian PLPG

Sk_rektor_hasil_plpg_kemendiknas_2010

Hasil-PLPG2010_Diknas_R42_kab_bangkalan

Hasil-PLPG2010_Diknas_R42_kab_sumenep

Hasil-PLPG2010_Diknas_R42_kab_sampang

Hasil-PLPG2010_Diknas_R42_kab_pamekasan

Hasil-PLPG2010_Diknas_R42_kab_lamongan

2. Kisi-kisi Uji Tulis PLPG

Silakan klik tautan di atas untuk melihat/memilih materi sesuai yang diperlukan.

3. Modul PLPG

Kumpulan modul PLPG dari beberapa materi/mapel. Klik tautan di atas untuk memilih materi yang diperlukan.

Peserta UU I Sertifikasi Guru 2010 Rayon 6 UNP


Ujian Ulang I sertifikasi guru 2010 Rayon 6 Universtas Negeri Padang, Sumatera Barat akan dilaksanakan pada 3 Oktober 2010.

Peserta

  • PLPG Angkatan 1, 2, 3, 4, dan 5 Kuota 2010
  • Ujian Ulang I dan II bagi Kuta 2009

Waktu dan Loklasi Ujian Ulang

  • Hari/Tanggal : Minggu/3 Oktober 2010
  • Pukul : 13.00  s.d. 15.40 WIB
  • Tempat : Lokal T  (Gedung Kuliah Tingkat UNP, Kampus UNP Air Tawar Padang)

Jadwal Ujian

1. Ujian Tulis I (Bidang Studi) : pukul 13.00 s.d. 14.20 WIB

2. Istirahat 20 menit

3. Ujian Tulis II (PPG, PBM, PTK) : pukul 14.40 s.d. 15.40 WIB

Persyaratan

1. Membawa tanda peserta PLPG

2. Membawa tanda pengenal (KTP/SIM dll)

3. Peserta wajib hadir 30 menit sebelum ujian dimulai.

Khusus Bagi peserta Kuota 2009 yang belum ikut Ujian Ulang I dan II, harap melapor ke Sekretariat PSG (Depan Gedung UPPL Kampus UNP Air Tawar) untuk melengkapi Biodata dengan membawa:

1. Fotokopi  SK Terakhir yang legalisir Kepala Sekolah sebanyak 1 lembar (SK yang sama dengan yang dilampirkan pada portofolio)

2. Fotokopi Ijazah Terakhir yang dilegalisir Instansi/Fakultas terkait sebanyak 1 lembar

3. Pas Foto berwarna ukuran 3 x 4 cm  sebanyak 4 lembar.

Dokumen untuk diunduh

1. Peserta_UU1_PLPG 2010 R6

File pdf 189 kb, terdiri 15 halaman.

2. Petunjuk Cara Cepat Mencari Nama

Petunjuk ini praktis, hanya dengan dua langkah nama dapat langsung deketahui  tanpa harus bolak-balik menggeser skrol ke atas-ke bawah. Untuk mencari nama dalam file Dafatar Peserta UU 1 yang sebanyak 15 halaman, cara ini sangat membantu.

3. Kisi-kisi Uji Tulis PLPG

Silakan klik tautan di atas untuk melihat/memilih materi sesuai yang diperlukan.

4. Modul PLPG

Kumpulan modul PLPG dari beberapa materi/mapel. Klik tautan di atas untuk memilih materi yang diperlukan.

Hasil PLPG Angkatan 5 Tahun 2010 Rayon 6 UNP


PLPG sertifikasi guru tahun 2010 angktan 5 bagi guru-guru di lingkungan Kemendinas Rayon 6 Universitas Negeri Padang Sumatera Barat (Sumbar) telah diumumkan.

PLPG angktan 5 ini berasal dari guru Diknas (SD, SMP, SMK, SLB, SDLB). Ada dua kategori hasil penilaian PLPG:

  • L = Lulus
  • M = Mengulang

Dokumen untuk diunduh

1. Hasil_Angkt_5_PLPG 2010 Diknas

File pdf 170 kb,  sebanyak 33 halaman.

2. Petunjuk Cara Cepat Mencari Nama

Petunjuk ini praktis, hanya dengan dua langkah nama dapat langsung deketahui  tanpa harus bolak-balik menggeser skrol ke atas-ke bawah. Untuk mencari nama dalam file pengumuman hasil PLPG angkatan 5 yang sebanyak 33 halaman, cara ini sangat membantu.

3. Kisi-kisi Uji Tulis PLPG

Silakan klik tautan di atas untuk melihat/memilih materi sesuai yang diperlukan.

4. Modul PLPG

Kumpulan modul PLPG dari beberapa materi/mapel. Klik tautan di atas untuk memilih materi yang diperlukan.

Peringatan Hari Kereta Api Indonesia 2010


Tanggal 28 September merupakan Hari Kereta Api Indonesia. Dan, tahun 2010 imi bertepatan dengan peringatan berdirinya PT KAI yang ke-65. Tema HUT KAI  tahun 2010 ini adalah “Saatnya Untuk Berubah”.

Perubahan yang dilakukan bertujuan untuk memprioritaskan kepada pelanggan internal ataupun eksternal tentang keselamatan dan pelayanan prima. Melalui sikap kerja yang menjunjung tinggi integritas, profesional, dan selalu melakukan perbaikan terus menerus yang bermanfaat untuk semua pihak.

Ikrar perubahan dilakukan oleh semua insan PT KAI mulai dari berbagai lapisan, agar secara konsisten menerapkan perubahan yang dapat meningkatkan citra di mata masyarakat. Perubahan ini juga dilandasi oleh semangat kebersamaan, kemandirian dan kehormatan demi mensukseskan empat pilar utama. Yaitu keselamatan, ketepatan waktu, pelayanan, dan kenyamanan.

Di hari ulang tahun ini, PT KAI mendapatkan kado dari Kementerian BUMN yang terkait dengan prestasi perusahaan PT KAI mendapatkan Anugerah BUMN 2010 Pengamanan dan Penyelamatan Aset BUMN Peringkat Kedua dari Deputi Bidang Usaha Infrastuktur dan Logistik Kementerian BUMN, Sumaryanto Widayatin.

Baca juga . . .

Sejarah Kereta Api Indonesia

Arti Logo Kereta Api

Visi Misi PT Kereta Api Indonesia (KAI)

Sejarah Kereta Api Indonesia


Kehadiran kereta api di Indonesia ditandai dengan pencangkulan pertama pembangunan jalan KA didesa Kemijen Jum’at tanggal 17 Juni 1864 oleh Gubernur Jenderal Hindia Belanda, Mr. L.A.J Baron Sloet van den Beele. Pembangunan diprakarsai oleh “Naamlooze Venootschap Nederlandsch Indische Spoorweg Maatschappij” (NV. NISM) yang dipimpin oleh Ir. J.P de Bordes dari Kemijen menuju desa Tanggung (26 Km) dengan lebar sepur 1435 mm. Ruas jalan ini dibuka untuk angkutan umum pada Hari Sabtu, 10 Agustus 1867.

Keberhasilan swasta, NV. NISM membangun jalan KA antara Kemijen – Tanggung, yang kemudian pada tanggal 10 Februari 1870 dapat menghubungkan kota Semarang – Surakarta (110 Km), akhirnya mendorong minat investor untuk membangun jalan KA didaerah lainnya. Tidak mengherankan, kalau pertumbuhan panjang jalan rel antara 1864 – 1900 tumbuh dengan pesat. Kalau tahun 1867 baru 25 km, tahun 1870 menjadi 110 km, tahun 1880 mencapai 405 km, tahun 1890 menjadi 1.427 km dan pada tahun 1900 menjadi 3.338 km.

Selain di Jawa, pembangunan jalan KA juga dilakukan di Aceh (1874), Sumatera Utara (1886), Sumatera Barat (1891), Sumatera Selatan (1914), bahkan tahun 1922 di Sulawasi juga telah dibangun jalan KA sepanjang 47 Km antara Makasar – Takalar, yang pengoperasiannya dilakukan tanggal 1 Juli 1923, sisanya Ujungpandang – Maros belum sempat diselesaikan. Sedangkan di Kalimantan, meskipun belum sempat dibangun, studi jalan KA Pontianak – Sambas (220 Km) sudah diselesaikan. Demikian juga di pulau Bali dan Lombok, juga pernah dilakukan studi pembangunan jalan KA.

Sampai dengan tahun 1939, panjang jalan KA di Indonesia mencapai 6.811 km. Tetapi, pada tahun 1950 panjangnya berkurang menjadi 5.910 km, kurang lebih 901 km raib, yang diperkirakan karena dibongkar semasa pendudukan Jepang dan diangkut ke Burma untuk pembangunan jalan KA disana.

Jenis jalan rel KA di Indonesia semula dibedakan dengan lebar sepur 1.067 mm; 750 mm (di Aceh) dan 600 mm dibeberapa lintas cabang dan tram kota. Jalan rel yang dibongkar semasa pendudukan Jepang (1942 – 1943) sepanjang 473 km, sedangkan jalan KA yang dibangun semasa pendudukan Jepang adalah 83 km antara Bayah – Cikara dan 220 km antara Muaro – Pekanbaru. Ironisnya, dengan teknologi yang seadanya, jalan KA Muaro – Pekanbaru diprogramkan selesai pembangunannya selama 15 bulan yang memperkerjakan 27.500 orang, 25.000 diantaranya adalah Romusha. Jalan yang melintasi rawa-rawa, perbukitan, serta sungai yang deras arusnya ini, banyak menelan korban yang makamnya bertebaran sepanjang Muaro – Pekanbaru.

Setelah kemerdekaan Indonesia diproklamirkan pada tanggal 17 Agustus 1945, karyawan KA yang tergabung dalam “Angkatan Moeda Kereta Api” (AMKA) mengambil alih kekuasaan perkeretaapian dari pihak Jepang. Peristiwa bersejarah yang terjadi pada tanggal 28 September 1945, pembacaan pernyataan sikap oleh Ismangil dan sejumlah anggota AMKA lainnya, menegaskan bahwa mulai tanggal 28 September 1945 kekuasaan perkeretaapian berada ditangan bangsa Indonesia. Orang Jepang tidak diperkenankan lagi campur tangan dengan urusan perkeretaapian di Indonesia. Inilah yang melandasi ditetapkannya 28 September 1945 sebagai Hari Kereta Api di Indonesia, serta dibentuknya “Djawatan Kereta Api Republik Indonesia” (DKARI).

Ringkasan Sejarah Perkeretaapian Indonesia

  • 1864: Pertama kali dibangun Jalan Rel sepanjang 26 km antara Kemijen Tanggung oleh Pemerintah Hindia Belanda
  • 1864 s.d 1945: status Staat Spoorwegen (SS) Verenigde Spoorwegenbedrifj (VS) Deli Spoorwegen Maatschappij (DSM)
  • 1945 s.d 1950: status DKA
  • 1950 s.d 1963: status DKA – RI
  • 1963 s.d 1971: status PNKA (PP. 22 Th. 1963)
  • 1971 s.d.1991: status PJKA (PP. 61 Th. 1971)
  • 1991 s.d 1998: status PERUMKA (PP 57 Th. 1990)
  • 1998 s.d. …… : status PT. KERETA API (Persero) PP. No. 19 Th. 1998 dan Keppres No. 39 Th. 1999 Akte Notaris Imas Fatimah.

Sumber: http://www.kereta-api.co.id/  diakses pada 29.09.2010)

Lihat juga:

Arti Logo Kereta Api

Visi Misi PT Kereta Api Indonesia (KAI)


Visi Misi PT Kereta Api Indonesia (KAI)


Visi Perusahaan :Menjadi penyedia jasa perkeretaapian terbaik yang fokus pada pelayanan pelanggan dan memenuhi harapan stakeholders.

Misi Perusahaan :Menyelenggarakan bisnis perkeretaapian dan bisnis usaha penunjangnya, melalui praktek bisnis dan model organisasi terbaik untuk memberikan nilai tambah yang tinggi bagi stakeholders dan kelestarian lingkungan berdasarkan 4 pilar utama : keselamatan, ketepatan waktu, pelayanan, dan kenyamanan. (Sumber: http://www.kereta-api.co.id/)

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 3.030 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: