Data Kelulusan UN 2014 SMA/SMK/MA/MAK


Tingkat kelulusan Ujian Nasional (UN) jenjang SMA/MA tahun 2014 mencapai 99,52 persen sedangkan untuk jenjang SMK/MAK sebesar 99,90 persen.

Sekolah Peserta UN  SMA/MA/SMK/MAK

  • Dari keseluruhan nilai nasional, terdapat 16.497 sekolah (89,40 persen) dengan tingkat kelulusan 100 persen. Sementara itu tidak ada sekolah dengan tingkat kelulusan 0 persen

Data Kelulusan SMA/MA

  • Peserta UN SMA/MA yang berjumlah 1.632.757 siswa,
  • Peserta Lulus UN = 1.624.946 siswa (99,52%)
  • Tidak lulus UN sebanyak 7.811 (0,48 %)

Data Kelulusan SMK/MAK

  • Peserta UN  = 1.171.907 siswa
  • Peserta Lulus UN =1.170.748 siswa (99,90 %).
  • Peserta tidak lulus  = 1.159 siswa (0,10%)

Syarat Lulus UN

Kelulusan peserta didik SMA/MA dan SMK/MAK ditetapkan berdasarkan perolehan nilai akhir (NA). Nilai akhir merupakan gabungan dari 60 persen nilai UN dan 40 persen nilai ujian sekolah/madrasah. Peserta didik SMA/SMK/MA/MAK dinyatakan lulus UN apabila nilai rata-rata NA paling rendah 5,5 dan nilai mata pelajaran paling rendah 4,0.

. Sumber : http://www.kemdikbud.go.id/kemdikbud/berita/2584

Daftar Peraih Tertinggi UN SMA 2014


Ryan Aditya Moniaga dari SMA Kanisius, DKI Jakarta, dan Nur Afifah Widyaningrum dari SMAN 1 Yogyakarta meraih nilai ujian nasional (UN) 2014 tertinggi nasional. Ryan merupakan peserta UN di jurusan IPA dan Nu Afifah siswa jurusan IPS.

SMAN 1 Yogyakarta menempatkan tiga siswanya dalam 10 besar perolehan hasil UN tertinggi tahun ini di kedua jurusan tersebut. Sedangkan siswa SMAN 4 Denpasar, yang tahun lalu menjadi pemegang rekor nilai UN SMA tertinggi, tetap masuk dalam 10 besar nasional UN 2014 di kelompok ujian IPS. 

Berikut rincian 10 besar peraih nilai tinggi tingkat nasional. 

Jurusan IPA 
1. Ryan Aditya Moniaga; nilai UN 58,05;  dari SMA Kanisius, DKI Jakarta;
2. Annisa Azalia Herwandani; nilai un 57,65; dari SMAN 2 Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat;
3. Hashina Zulfa; nilai UN 57,65; dari SMAN 1 Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta;
4. Sulistia Fitriaty; nilai UN 57.45; dari SMAN 39 Jakarta, DKI Jakarta;
5. Fenita Adina Santoso; nilai un 57,35; dari SMAN 1 Pekalongan, Jawa Tengah;
6. Felix Utama; nilai UN 57,30; dari SMA Kristen 1 BPK Penabur, DKI Jakarta;
7. A A Istri Citra Larasati; nilai UN 57,25; dari SMAN 1 Denpasar, Bali;
8. Alief Moulana; nilai UN 57,20; dari  SMA Pribadi, Kota Bandung, Jawa Barat;
9. Fitra Febrina; nilai UN 57,20; dari SMAN 1 Medan, Sumatra Utara;
10. Ranisa Larasati, nilai UN 57,05; dari SMAN 2 Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat. 

Jurusan IPS 

1. Nur Afifah Widyaningrum; nilai UN 55,85; dari  SMAN 1 Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta;
2. Rikko Sajjad Nuir; nilai UN 55,70; dari SMAN 8 Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta;
3. Afdhal Nur Muhammad Daulay; nilai UN 55,50; dari SMAN 1 Matauli Pandan, Sumatra Utara; 
4. Fauzan Alfiansyah Hasibuan; nilai UN 55,40; dari SMAN 1 Matauli Pandan, Sumatra Utara;
5. Clara Feliciani Sesiawan; nilai UN 55,35; dari SMA Santa Ursula BSD, Banten;
6. Utami Ratnasari; nilai UN 55,25; dari SMAN 4 Denpasar, Bali
7. Aprillia Dwi Harjanti; nilai UN 55,05; dari SMAN 1 Kudus, Jawa Tengah;
8. Dinda Dea Pramaputri; nilai UN 54,.95; dari SMAN 70 Jakarta, DKI Jakarta;
9. Margaretha Silia Kurnia Herin; nilai UN 54,95; dari SMAN 1 Depok, Jawa Barat; 
10. Naruti Afifah; nilai UN 54,95; dari SMAN 3 Surakarta, Jawa Tengah.(rfa)

Sumber: http://kampus.okezone.com/read/2014/05/19/560/986896/ini-dia-peraih-nilai-un-2014-tertinggi

 

Ki-kisi Ujian Praktik/UN Agama 2014


Mata pelajaran Pendidikan Agama masuk Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) baik jenjang SD, SMP, maupun SMA/SMK.

Berikut kisi-kisi baik ujian tulis maupun praktik mapel Pendidikan Agama Islam yang siap diunduh/download.

Jika tautan di atas bermasalah, dapat dicoba melalui tautan langsung pada sumber berikut: http://pendis.kemenag.go.id/kerangka/madr.htm

 

Data Siswa Madrasah Peserta UN 2014


Unas dan Ujian Madrasah 2013/2014 akan diikuti 1.269.384 siswa madrasah. Jumlah ini terdiri dari siswa MI, MTs, dan MA.

1. Ujian Madrasah (UM) MI akan diikuti 488.228 siswa

2. UN Madrasah Tsanawiyah (MTs) diikuti 892.760 siswa

3. UN Madrasah Aliyah (MA) diikuti 376.624 siswa

  • IPA: 116.200 siswa,
  • IPS: 228.966 siswa,
  • Bahasa: 9.123 siswa, dan
  • Keagamaan: 22.335 siswa

Sumber: http://kemenag.go.id/index.php?a=berita&id=181843

Jadwal US/UN 2014 SD/MI/SMP/MTs/SMA/MA/SMK


Berikut jadwal lengkap Ujian Sekolah (SD/MI) dan Ujian Nasional (SMP/MTs/SMA/MA/SMK) 2013/2014, baik ujian utama maupun ujian susulan sebagaimana POS US/M dan UN.

JADWAL UN 2014_SMA-MA_tunas63

JADWAL UN 2014_SMK_tunas63

JADWAL UN 2014_SMP-MTs_tunas63

JADWAL UN 2014_SD-MI_tunas63

Ralat Jadwal US/M Susulan

Tips Menyelesaikan Soal UN


Soal UN 2013 jenjang SMP/MTs/SMA/MA/SMK dalam satu ruang terdiri 20 paket soal. Yang harus diperhatikan oleh peserta adalah lembar soal dan lembar jawaban merupakan satu paket. Untuk itu, perlu pemahaman teknis agar tidak terjadi kesalahan yang berakibat fatal.

Berikut tips sederhana yang perlu dipahamai mengenai soal dan LJK UN 2013.

Tahap Awal

  1. Berdoa. Merasa sudah menguasai materi ok. Tapi ketenangan hati sangat diperlukan, dan dari doa yang tulus inilah akan mendapatkan kesejukan hati sehingga dengan hidayah Allah akan mendapatkan kejernihan pikir.
  2. Belajar dan belajar … ! Berusaha adalah wujud harapan dari berdoa.
  3. Belajar dengan tepat. Materi belajar berpedoman pada kisi-kisi soal kemudian cari materi di buku. Soal-soal try out yang sudah sesuai kisi-kisi perlu dipeljari dengan cermat.

Siap Berangkat

  • Minta doa restu pada ayah dan ibu. 
  • Pastikan pensil, pulpen, kartu peserta sudah masuk tas.
  • Persiapkan waktu berangkat bisa lebih awal sehingga di jalan tidak tergesa-gesa.

Tahap Kerja Mengerjakan Soal UN

  • Berdoa lebih dahulu sebelum mulai bekerja.

Tahap 1. Mengecek kelengkapan soal

  • Memastikan bahwa antara naskah soal dan LJUN masih bersatu. Kalau sudah dalam keadaan terpisah, peserta wajib melaporkannya kepada pengawas dan meminta ganti. Jangan sampai peserta ambil risiko, tetap mengambil naskah soal dan LJUN yang sudah terpisah itu. Harus diganti dengan yang masih dalam kondisi bersatu.
  • Memastikan bahwa naskah soal dan LJUN tidak dalam kondisi rusak. Peserta perlu memperhatikan satu per satu lembar pada naskah soal dan memastikan bahwa tidak ada satu pun soal yang rusak atau tidak terbaca. Jika peserta menemukan soal yang rusak di tengah-tengah proses pengerjaan soal, peserta harus meminta naskah soal dan LJUN yang baru.  Andai peserta sudah mengerjakan hingga nomor 20 dan menemukan soal yang rusak pada nomor 21  maka artinya peserta harus menjawab dari nomor satu lagi.  Jelas, peserta akan mengalami kerugian waktu. Dan, akibat yang fatal adalah nilai ujian.

Jika telah memastikan bahwa naskah soal dan LJUN dalam keadaan masih bersatu dan tidak rusak, tahap berikutnya:

Tahap 2. Mengisi Identitas pada Soal dan LJK

  • Menuliskan nama dan nomor ujian pada kolom yang tersedia di halaman 1 (satu) naskah soal dan LJUN  sebelum dipisahkan.
  • Memisahkan LJUN dari naskah soal (setelah identitas ditulis pada nasakah soal dan LJK). Langkah ini penting untuk mengantisipasi tertukarnya naskah soal dengan LJUN.  Karena, naskah soal memiliki barkode yang sama dengan LJK dalam satu paket untuk satu peserta. Sebagai contoh, naskah soal memiliki barkode A1 maka LJK juga memiliki barkode A1. Peserta yang lain, memiliki naskah soal dengan barkode A2 maka LJK juga dengan kode A2. Nah, kalau naskah soal dan LJK belum diberi identitas dan terlepas maka andai tertukar sangat berbahaya.

Tahap 3. Melengkapi Identitas pada LJK

  • Lengkapi isian pada LJUN secara benar.  Pastikan identitas yang diisikansudah benar sesuai dengan kartu peserta ujian.
  • menandatangani pernyataan “mengerjakan UN dengan jujur”.

Tahap 4. Mengisi Daftar Hadir

  • Peserta UN mengisidaftar hadir dengan menggunakan pulpen yang  disediakan oleh pengawas ruangan.

Tahap 5. Mengerjakan Soal

  • Baca soal dengan cermat untuk memahami kata kunci soal.
  • Soal yang dirasa sulit, bisa dilewati dulu. Jangan berhenti terlalu lama dalam satu soal karena mungkin pada soal berikutnya mudah dikerjakan sedangkan waktu tinggal sedikit karena berpikir lama pada soal sebelumnya.
  • Sebelum LJK diserahlan Pengawas, cek kembali identitas dan jawaban.
  • Jika sudah selesai mengerjakan dan waktu masih tersedia, jangan gunakan waktu dengan kegiatan yang melanggar tata tertib.  Manfatakan untuk mengecek identitas dan jawaban.

Semoga tips sederhana ini bermanfaat!  Selamat belajar bagi bagi adik-adik, semoga selalu sehat dan dirahmati Allah SWT.

Jadwal UN dan POS UN 2013


UN 2012/2013 dimulai dari tingkat SMA/MA/SMK/SMALB yaitu 15 s.d. 18 April , kemudian SMP/MTs/SMPLB tanggal  22 s.d. 25 April  dan berikut jenjang SD/MI/SDLB tanggal 6,7,8 Mei.

Kemudian untuk jadwal ujian susulan sebagai berikut:

  •  SMA/MA/SMK/SMALB = 22 s.d. 25 April
  • SMP/MTs/SMPLB = 29 April s.d. 2 Mei
  • SD/MI/SDLB = 13, 14, 15 Mei

POS UN SMP/MTs/SMPLB, SMA/MA/SMK/SMALB diatur dengan Peraturan BSNP 0020/P/BSNP/I/2013 dan POS UN SD/MI/SDLB diatur dengan Peraturan BSNP 0021/P/BSNP/I/2013. Kedua peraturan ini ditetapkan pada 29 Januari 2013.

POS UN mengatur segala ketentuan penyelenggaraan dan pelaksanaan UN, antara lain:

  • syarat peserta
  • jadwal UN
  • kelulusan UN
  • syarat sekolah penyelenggara UN
  • pengaturan ruang UN
  • tata tertib peserta dan pengawas
  • soal ujian

Bila berminat memiliki POS UN 2012/2013, dapat diunduh di sini

 

Kisi-kisi USBN PAI SD/SMP/SMA/SMK 2013


Mapel PAI pada SD/SMP/SMA/SMK sudah 4 tahun masuk program Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN), yakni sejak tahun pelajaran 2008/2009 sampai  dengan 2011/2012. Jadi, tahun pelajaran 2012/2013 ini merupakan tahun ke-5 mapel PAI masuk USBN.

Untuk mengunduh kisi-kisi, silakan klik tautan berikut:

Kisi-kisi USBN PAI SD 2012/2013

Kisi-kisi USBN PAI SMP 2012/2013

Kisi-kisi USBN PAI SMA 2012/2013

Kisi-kisi USBN PAI SMK 2012/2013

Semoga bermanfaat dan dirahmati Allah SWT.

 

Jadwal UAMBN 2013 MI/MTs/MA


Penyelenggaraan UAMBN 2013 diatur berdasarkan Keputusan Dirjen Pendis Nomor 21 Tahun 2013, tanggal 3 Januari 2013 tentang Ketentuan Pelaksanaan UAMBN Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab Tingkat MI, MTsN, dan MA Tahun 2013.

Jadwal UAMBN

  • MA = 25. 26. 27 Maret, dan ujian susulan 1, 2, 3 April
  • MTs = 1, 2, 3 April, dan ujian susulan 8. 9. 10 April
  • MI = 8, 9, 10 April, dan ujian susulan 15, 16, 17 April
  • Jadwal UAMBN dengan mapel yang diujikan bisa dilihat di sini

Mapel UAMBN

1 Al-Qur’an-Hadis untuk MI, MTs, MA (IPA, IPS, Bahasa)
2 Fikih  untuk MI, MTs, MA (IPA, IPS, Bahasa)
3 Akidah-Akhlak  untuk MI, MTs, MA (IPA, IPS, Bahasa, Agama)
4 Sejarah Kebudayaan Islam  untuk MI, MTs, MA (IPA, IPS, Bahasa, Agama)
5 Bahasa Arab  untuk MI, MTs, MA (IPA, IPS, Bahasa,Agama)
7 Akhlak  untuk MA (Agama)
6 Ilmu Kalam  untuk MA (Agama)

Jumlah Butir Soal UAMBN

  • Setiap mapel UAMBN terdiri 50 soal PG
  • Alokasi waktu UAMBN setiap mapel 90 menit (khusu Bhs Arab 120 menit)

Unduhan

Keputusan Dirjen Pendis No 21 Th 2013

Pos UAMBN

Kisi-kisi UAMBN

 

Perubahan Jadwal UAMBN

Berdasarkan Surat Edaran Dirjen Pendis Nomor DT. I .I/I/PP.01.1 / 132/ 2013 tanggal 28 Februari 2013, jadwal UAMBN diubah menjadi sebagai berikut:

  • MI =  Ujian Utama: 25-27 Maret 2013 | Ujian susulan = 1-3 April 2013
  • MTs = 21-23 Maret 2013 | Ujian susulan = 25-27 Maret 2013
  • MA = 18-20 Maret 2013 | Ujian susulan = 25-27 Maret 2013

Surat Dirjen Pendis dan lampirannya dapat diunduh di sini

_________________________

 

Kisi-kisi UN 2013


BSNP (Badan Standar Nasional Pendidikan) telah menerbitkan kisi-kisi Ujian Nasional (UN) tahun pelajaran 2012/2013.

Kisi-kisi UN 2013 ditetapkan dengan Peraturan BSNP Nomor 0019/P/BSNP/XI/2012, tanggal 20 November 2012 tentang Kisi-Kisi Ujian Nasional untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah Tahun Pelajaran 2012/2013. Kisi-kisi yang dimaksud ini meliputi untuk jenjang SD/MI/SDLB, SMP/MTs,/SMA/MA/SMK/PLB.

Berikut file untuk diunduh:

Baca info berikut mungkin bermanfaat:

UN 2013


Rencana kebijakan UN 2013 adalah dalam 1 kelas terdiri 20 peserta dengan 20 macam paket soal. Dan standar lulus, meningkat dari 5,5 menjadi 6. Alternatif lainnya, standar nilainya tetap 5,5 tetapi derajat kesulitan soal ditingkatkan.  Pada UN2012 proporsi tingkat kesulitan soal adalah 10 persen mudah, 80 persen sedang, dan 10 persen sukar. Formulasi pada tahun depan kemungkinan menjadi 10 persen mudah, 70 persen sedang, dan 20 persen sukar.

Pemerintah tetap berencana menyelenggarakan Ujian Nasional tahun depan. Sejumlah perubahan dilakukan, salah satunya 20 variasi soal, berbeda dengan UN tahun 2012 yang memiliki lima variasi soal.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh menyampaikan, secara legal yuridis pelaksanaan UN ada dasar undang-undang dan peraturan pemerintahnya. Kemudian dari sisi akademik sampai bentuk soal pilihan ganda juga ada dasarnya. “Insya Allah tahun depan UN tetap dilakukan, tetapi ada beberapa perubahan,” katanya saat memberikan keterangan pers di Gedung A Kemdikbud, Jakarta, (11/10).

Jika pada tahun ini hanya ada lima macam variasi soal untuk 20 peserta didik dalam satu kelas, maka pada tahun depan disiapkan 20 macam variasi soal. “Setiap peserta didik dalam satu kelas akan mengerjakan soal yang berbeda semua. Ini yang diuji kemampuan perseorangan, bukan kolektif. Kita ingin tingkatkan kekhusyukan peserta,” katanya.

Adapun terkait standar kelulusan, Mendikbud mengatakan, ada kemungkinan untuk meningkatkan dari 5,5 menjadi 6. Alternatif lainnya, standar nilainya tetap 5,5 tetapi derajat kesulitan soal ditingkatkan.  Pada tahun ini proporsi tingkat kesulitan soal adalah 10 persen mudah, 80 persen sedang, dan 10 persen sukar. Formulasi pada tahun depan kemungkinan menjadi 10 persen mudah, 70 persen sedang, dan 20 persen sukar. “Masih belum, akan kami matangkan bersama dengan BSNP (Badan Standar Nasional Pendidikan). Pemikiran untuk meningkatkan ada, dengan kemungkinan tingkat kesulitan,” katanya.

Mendikbud menambahkan, seleksi penerimaan calon mahasiswa baru pada tahun depan dibagi menjadi tiga jalur. Sebanyak 50 persen akan menggunakan jalur undangan, 30 persen jalur ujian tertulis, dan 20 persen jalur mandiri. Mendikbud menyebutkan, nilai indeks prestasi kumulatif (IPK) mahasiswa IPB yang diterima melalui jalur undangan dari tahun ke tahun mengalami peningkatan signifikan.  “Melalui jalur undangan,  yang dipakai untuk menentukan kelulusan adalah nilai UN dan rapor.”

Ketua BSNP Muhammad Aman Wirakartakusumah mengatakan, pihaknya sedang menyiapkan kisi-kisi soal UN dan diharapkan selesai pada November mendatang. Menurut dia, kisi-kisi soal UN tidak jauh berbeda dengan kisi-kisi soal tahun ini karena kisi-kisi tersebut dikembangkan dari standar isi. “Kisi-kisi hanya bersifat lebih operasional. Bank dari kisi-kisi sudah ada,” katanya. (PIH)

Sumber: http://www.kemdiknas.go.id/kemdikbud/berita/741

Daftar 10 Siswa Terbaik UN 2012 SMP/MTs


Siswa Bali berhasil meraih nilai sempurna (40) pada Ujian Nasional tingkat SMP/MTs tahun pelajaran 2011/2012.

Berikut data peserta UN

Peserta = 3.697.865 siswa

Lulus = 3.681.920 (99,57 %)

Tidak lulus SMP/MTs = 15.945

  • Tidak lulus nilai rata-rata kurang dari 5,5 = 15.219
  • Tidak lulus nilai rata-rata lebih dari 5,5 = 726

Daftar 10 Siswa Nilai Tertinggi Nasional

  1. Ni Putu Tamara Bidari Suweta dari SMPN 1 Denpasar, Bali dengan nilai UN murni 40.00
  2. Novia Meizura dari SMPN 49 Jakarta dengan nilai UN murni 39.80
  3. Amalia Adinugraha Arisakti dari SMPN 5 Semarang dengan nilai UN murni 39.80
  4. Anggi Indah Safitri dari SMPN 1 Bondowoso Dengan Nilai UN Murni 39.80
  5. Adella Felita Tantra dari SMPN 1 Denpasar, Bali dengan nilai 39.80
  6. Julia Justina dari SMPN 1 Denpasar, Bali dengan nilai 39.80
  7. Made Surya Dharmawan dari SMPN 1 Denpasar, Bali dengan nilai 39.80
  8. I Putu Arya Aditya Nugraha dari SMPN 1 Denpasar, Bali dengan nilai 39.80
  9. Gede Fajar Satria dari SMPN 1 Denpasar, Bali dengan nilai 39.80
  10. Ketut Nindy Rahayu Sugitha dari SMPN 1 Denpasar, Bali dengan nilai 39.80

Lihat juga daftar 15 siswa terbaik nasional hasil UN SMP/MTs 2012 di sini

 

Siswa Terbaik Jatim UN 2012 SMA/SMK/MA


Kelulusan Ujian Nasional (unas) 2011/2012 menjadi prestasi Jatim. Beberapa siswa di Jatim meraih nilai terbaik secara nasional. Berikut daftar siswa yang meraih nilai terbaik tingkat provinsi Jawa Timur juga tingkat nasional.

SMK
Sebanyak 13 pelajar SMK dari Jatim masuk pelajar SMK terbaik nasional untuk nilai UN dalam tiga mata ujian pada UN 2012 karena mereka memperoleh nilai total UN 29,40 untuk ketiga mata ujian.

  1. Hanindia Hajjar Damayanti (SMKN 1 Surabaya),
  2. Annisa Ayuningtias (SMK Kartika IV-1 Malang),
  3. Asmaul Husnaini (SMAN 1 Cerme Gresik),
  4. Lisa Yusti Innah Eka Wulan Ratna Ningsih (SMKN 1 Cerme Gresik),
  5. Khoirun Nisa (SMKN 2 Buduran)
  6. Swara Ramadhan (SMKN 2 Buduran).
  7. Santi Pratiwi (SMKN 2 Buduran),
  8. Dian Ayu Anggraini (SMKN 2 Buduran),
  9. Isti Maysaroh (SMKN 1 Boyolangu Tulungagung),
  10. Paradita Arisma (SMKN 3 Jember),
  11. Jemmi Hariyanto (SMKN 1 Glagah Banyuwangi),
  12. Achmad Gusmujiromadhon (SMKN 1 Glagah Banyuwangi)
  13. Karinatul Aini (SMKN 1 Banyuwangi).

SMA

  • Program Studi Bahasa: Rizka Amalia Fitrianissa Arief (SMAN 1 Manyar Gresik/55,95),
  • Program Studi IPA: Novi Wulandari (SMAN 2 Lamongan/58,80),
  • Program Studi IPS: Anggota Naluriza Rahmawati (SMAN 1 Taman Sidoarjo/57,20),

MA

  • Program Studi Bahasa: Siti Fatimatuzzahro` (MAN Jombang/53,05),
  • Program Studi IPA:  Amirudin Darmawan (MAN 1 Tulungagung/57,60),
  • Program Studi IPS: Rika Zahrotul Ilmiyah (MA Assa`idiyah Gresik/56,00),
  • Program Studi Agama: Mariyatul Qibhthiyah (MA Mamba`us Sholihin Gresik/55,55),

Daftar Lima Besar UN 2012 SMA/SMK/MA tiap Prodi Klik Di sini

 

 

 

Data Kelulusan UN MA 2011/2012


Tingkat kelulusan Ujian Nasional Madrasah Aliyah pada ajaran 2011-2012 lebih menggembirakan ketimbang tahun lalu, tahun ini, tingkat kelulusan mencapai 99,50% Sedangkan tahun lalu hanya mencapai 99,24%.

Berikut data kelulusan MA dan juga perbandingan kelulusan dengan SMA pada Unas 2011/2012 (sumber data  http://www.kemenag.go.id)

  • Peserta UN MA =  301.122 (negeri dan swasta)
  • Lulus = 299.631 (99,50%)
  • Tdak lulus = 1.491 siswa

 

Perbandingan Kelulusan UN MA dan SMA 2011/2012

Program studi IPS

  • MA lulus 96,11%,
  • SMA lulus 95,53%.

Program studi Bahasa

  • MA lulus 93,56%
  • SMA lulus 82,89%.

Program Bidang studi IPA

  • MA 97,85%
  • SMA 98,61%

program studi Agama

  • MA lulus mencapai 93,09%.

 

 

Data Pengumuman Lulus UN 2012 SMA


Kelulusan peserta UN SMA/MA akan diumumkan pada 26 Mei 2012. Sebanyak 1.517.125 peserta ujian nasional (UN) tahun 2012 dinyatakan lulus. Kelulusan tersebut diperoleh setelah menggabungkan nilai UN murni dan nilai sekolah. Jumlah tersebut merupakan 99,5 persen dari 1.524.704 siswa yang telah mengikuti UN. Sedangkan 0,5 persen lainnya, atau sebanyak 7.579 siswa harus mengulang UN tahun depan, atau ikut program kesetaraan paket C.

Tahun lalu yang tidak lulus 0,78 persen, tahun ini berkurang menjadi 0,50 persen, atau kalau jumlahnya 7.579 siswa.

Standar Nilai Lulus

Tahun ini siswa dinyatakan lulus jika memiliki nilai akhir dengan rata-rata 5,5. Selain itu siswa dinyatakan lulus jika mimiliki nilai akhir minimal 4 disetiap mata pelajaran yang diujikan. Nilai akhir adalah, nilai unas ditambang nilai ujian akhir sekolah (UAS).

Berikut data kelulusan yang dirangkum dari beberapa sumber : ww.kemdiknas.go.id, http://www.jpnn.com, dan http://www.antaranews.com, dan http://www.republika.co.id/

Data Kelulusan Nasional

Kriteria

2011/2012

2010/2011

Peserta

1.524.704

1.461.941

Lulus

1.517.125

1.450.598

Tidak lulus

7.579

11.4

Keterangan :

  • Nilai Kelulusan ditetapkan dengan menjumlahkan hasil unas dengan ujian akhir sekolah (UAS).
  • tidak ada perbedaan standar kelulusan antara unas 2010-2011 dengan unas 2011-2012

Persentase Ketidaklulusan Tertinggi Unas 2011-2012 SMA-MA (lima besar)

Provinsi

Peserta

Tidak Lulus (%)

Jumlah Tidak Lulus

1. NTT

36.228

5,5

1.994

2. Gorontalo

7.620

4,24

323

3. PapuaBarat

6.262

2,32

145

4. Kalteng

15.004

2,24

336

5. Papua

13.821

2,10

290

Persentase Ketidaklulusan terendah Unas 2011-2012 SMA-MA (lima besar)

Provinsi

Peserta

Tidak Lulus (%)

Jumlah Tidak Lulus

1. Jatim

210.586

0,07

156

2. Sulut

15.535

0,09

14

3. Bali

25.198

0,10

26

4. Jabar

197.390

0,10

203

5. Sumu

120.194

0,12

148

Sekolah yang seluruh siswanya tidak lulus unas 2011-2012
1. SMA Swasta Dorema, Kota Medan, Sumut (jumlah siswa 4 orang)
2. MA Swasta al Ma”arif Bengkel, Kab. Langkat, Sumut (11)
3. MA Nahdlatul Wathan, Kab. Halmahera Timur, Malut (7)
4. MAS Al Jabar Lainea, Konawe Selatan, Sultra (19)

Lima (5) Sekolah dengan rata-rata nilai unas murni tertinggi
1. SMA Negeri 10 Fajar Harapan, Kota Banda Aceh, nilai rata-rata = 9,33
2. SMA Negeri Modal Bangsa, Kab. Aceh Besar, nilai rata-rata = 9,30
3. SMA Darul Muhsinin Cibitung, Kab. Bekasi, nilai rata-rata = 9,26
4. SMA Negeri 1 Cibitung, Kab. Bekasi, nilai rata-rata = 9,23
5. SMA Negeri 4 Denpasar, Kota Denpasar, nilai rata-rata = 9,20

Jatim

  • peserta = 210.586 siswa.
  • tidak lulus = 156 siswa ( sekitar 0,07 persen).
  • Jatim menempatkan tiga sekolah pada daftar top ten sekolah dengan nilai unas murni tertinggi.
  1. SMAN 2 Lamongan,
  2. SMAN 1 Bojonegoro, dan
  3. SMAN 1 Lamongan.
  • Dua siswa di Jatim yang masuk daftar top ten unas murni terbaik nasional:
  1. SMAN 2 Lamongan (2 siswa) 58,50 dan 58,45.
  2. SMAN 1 Ponorogo (58,45)
  3. SMAN 1 Sidoarjo (48,45).

Bali
Bali tahun ini hanya menempatkan tiga delegasinya dalam daftar top ten peraih nilai unas murni tertinggi.

  • Dua siswa berasal dari SMAN 4 Denpasar (58,50 dan 58,30).
  • satu siswa berasal dari SMAN 1 Denpasar (58,30).

NTT

  • Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terus masih menduduki juru kunci pada urusan tingkat kelulusan. Unas di NTT diikuti 36.228 siswa. Dari jumlah itu, tercatat peserta yang tidak lulus unas mencapai 1.994 siswa (5,50 persen).
  • Tahun lalu, NTT juga menjadi provinsi paling banyak ketidaklulusannya. Tahun lalu tercatat unas di NTT diikuti 32.532 sisiwa. Dari jumlah itu ada 1.813 siswa yang tidak lulus (5,57 persen).

Kalimantan Timur

  • Peserta UN SMA= 22.280 siswa, 147 orang tak lulus.
  • Peserta Madrasah Aliyah (MA) = 91 , lulus seratus persen.
  • Peserta SMK = 17.796 siswa, tidak lulus 95 orang.

Sumatera Barat

  • Peserta SMA/MA dan SMK = 64.570, tidak lulus 442 orang atau 0,04 persen.
  • Peserta SMA/MA = 46.098, tidak lulus 366
  • Peserta SMK = 18.474, tidak lulus 76 orang

Lampung

  • Siswa lulus SMA/MA sederajat 2012 = 99,80 persen.
  • Kelulusan UN SMA 2011 = 99,71 persen

Aceh

  • Peserta UN tingkat SMA, MA, SMK dan SMALB = 66.812 orang
  • Tidak lulus =  475 siswa  atau sekitar 1,88 persen.
  • Sementara tingkat kelulusan UN SMA/sederajat tahun 2011 mencapai 99,13 persen dari total peserta sebanyak 81.294 orang siswa di 23 kabupaten dan kota di provinsi berpenduduk sekitar 4,6 juta jiwa tersebut.

Sulawesi Tengah

  • Peserta UN SMA/MA = 19.601 ( 690 sekolah).
  • Kelulusan UN SMA/MA = 98,9 persen dari dari
  • Tidak lulus = 1,1 persen atau 216 orang dari 19.601 peserta tidak lulus ujian nasional.
  • Kelulusan UN SMA/MA  IPA sebesar 99,72 persen, atau 24 dari 8.558 peserta yang tersebar di 166 sekolah.
  • Kelulusan UN SMA/MA  IPS sebesar 98,3 persen, atau 178 dari 10.458 peserta yang tersebar di 254 sekolah.
  • Kelulusan UN SMK sebesar 97,35 persen dari 8.283 peserta atau 315 tidak lulus.
  • Nilai rata-rata ujian nasional seluruh mata pelajaran se-Sulawesi Tengah mencapai 7,30. Daerah yang memiliki nilai rata-rata terendah adalah Kabupaten Buol, dengan nilai 6,79

Bengkulu

  • Kelulusan UN SMA = 99,87 persen ( 14.358 siswa), dan yang tidak lulus 18 orang.
  • Lulus UN  SMA dan SMK = 20.332
  • Tidak  lulus UN  SMA dan SMK = 41 orang
  • Kelulusan UN  SMK = 99,62 persen (5.974 siswa), dan yang tidak lulus sebanyak 23 orang
  • Hasil UN SMA IPA terdapat delapan kabupaten yang meluluskan siswanya hingga 100 persen. Dua kabupaten yakni Rejang Lebong dan Bengkulu Selatan masing-masing hanya satu orang siswa yang tidak lulus.
  • Peserta UN  SMA IPA= 6.069 orang siswa, tidak lulus 2 siswa. Lulus = 99,97 persen.
  • Peserta UN SMA  IPS dari 8.159 orang siswa, lulus= 8.159, tidak lulus= 16 siswa.
  • Sementara program bahasa dan program keagamaan di Kabupaten Rejang Lebong dan Kota Bengkulu seluruh siswa lulus.

Yogyakarta

  • Tidak lulus SMA = 0,72 persen.
  • Jurusan IPA tidak lulus 23 siswa . Jumlah ketidaklulusan tertinggi ada di Kabupaten Gunungkidul sebanyak tujuh siswa dan terendah di Bantul sebanyak dua siswa.
  • Jurusan IPS tidak lulus 108 siswa. Tingkat ketidaklulusan terbanyak ada di Kabupaten Sleman sebanyak 42 siswa dan terendah di Kabupaten Bantul sebanyak delapan orang. Sedangkan di Jurusan Bahasa, tidak ada siswa yang tidak dinyatakan tidak lulus.
  • Jenjang Madrasah Aliyah (MA), terdapat 4 siswa yang dinyatakan tidak lulus, masing-masing dua siswa di Kabupaten Bantul dan di Kabupaten Sleman.
  • Jenjang SMK,  tidak lulus =  0,14 persen
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 3.013 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: