Paul Gurita Ramal Spanyol Juara Piala Dunia 2010


Gurita peramal dari Jerman, Paul, “memilih Spanyol akan mengalahkan Belanda” di final Piala Dunia, Ahad, dalam acara yang ditayangkan langsung oleh televisi yang disaksikan di seluruh Eropa.

Gurita “selebriti” yang berusia dua tahun itu, yang secara “tepat” telah memilih hasil dari seluruh enam pertandingan yang dilalui Jerman di Piala Dunia sejauh ini, dengan cepat memilih “Spanyol akan mengalahkan Belanda”. Dia hanya perlu waktu tiga menit “untuk mengambil keputusan”.

“Cepat sekali –itu kelihatan seperti kemenangan jelas buat Spanyol,” kata Tanja Munzig, wanita jurubicara bagi Sea Life di Oberhausen. Wanita jurubicara tersebut terkejut dengan kecepatan Paul memilih Spanyol. Buat sebagian pertandingan, Paul memerlukan waktu sampai 70 menit untuk mengambil keputusan.

Gurita itu, yang dipandang oleh sebagian orang sebagai makhluk paling pandai di kalangan semua hewan tak bertulang belakang, membuat pilihan dengan mengambil makanan dari dua kotak tembus pandang yang berbeda yang diturunkan ke dalam kolamnya. Satu kota memiliki bendera Belanda dan satu lagi dengan bendera Spanyol.

Rakyat Spanyol bereaksi cepat, dan jejaring surat kabar olah raga dengan oplah terbesar di negeri itu Marca.com menyiarkan berita dengan judul, “Paul si gurita membuat kita jadi juara.”

Kotak yang dibuka lebih dulu oleh Paul dipandang sebagai pilihannya. Pada Jumat ia tak menyia-nyiakan waktu; Paul menyelam dan memilih kotak di sebelah kanan –yang memiliki bendera Spanyol.

Dua jaringan televisi Jerman menyelingi program acara mereka untuk menayangkan langsung pilihan gurita “selebriti” itu. Jaringan televisi di Spanyol, Belanda dan negara lain di Eropa juga menyiarkan langsung keputusan Paul.

Jumat pagi, rakyat Jerman bernafas lega saat Paul “memilih Jerman akan mengalah Uruguay” dalam pertandingan memperebutkan posisi ketiga dalam Piala Dunia. Banyak orang bersorak di berbagai kantor di seluruh Jerman setelah kerumunan pemirsa menyalakan televisi untuk menonton Paul secara langsung.

Biasanya Paul hanya memilih pertandingan Jerman. Namun untuk pertandingan final, Sea Life membuat pengecualian.

Gurita di Oberhausen berubah jadi “selebriti global” karena “secara tepat memilih” pemenang dalam seluruh enam pertandingan Jerman di Piala Dunia –termasuk dua kelahanan mereka oleh Serbia dan Spanyol.

Pada Jumat, Paul pertama memilih kotak Jerman tapi setelah beberapa menit pindah ke kotak Uruguay. Lalu setelah sekitar 15 menit, ia kembali ke kotak Jerman, dengan cepat membuka tutupnya dan memakan potongan kua di dalamnya.

Rakyat Jerman, yang tak biasa percaya pada paranormal, telah percaya pada kemungkinan “kemampuan gaib” Paul. Negara itu terkejut dan kecewa ketika Paul memilih Spanyol akan mengalahkan Jerman setelah memilih Jerman menang atas Argentina, Inggris, Ghana dan Australia.

Pilihan Paul telah menjadi berita utama di seluruh Jerman dan seluruh dunia.

Namun setelah Paul memilih Spanyol akan mengalahkan Jerman di semifinal, sebagian warga Jerman menyerukan agar “peramal berkaki delapan tersebut” dipanggang. Surat kabar dan jejaring berita dipenuhi dengan saran mengenai cara memasak dan menyantap gurita itu.

Para pejabat di Sea Life di Oberhausen telah memasang pengamanan tambahan untuk melindungi gurita mereka.

“Paul berada di tangan yang aman bersama kami,” kata Munzig.

Perdana Menteri Spanyol Jose Luis Rodriguez Zapatero, sebagaimana dikutip media Spanyol, bahkan mengatakan ia prihatin dengan keselamatan Paul.

“Saya prihatin dengan gurita itu … saya sedang memikirkan akan mengirim tim pelindung buat dia,” kata Zapatero.

Menteri Perikanan dan Lingkungan Hidup Spanyol Elena Espinosa juga berkata, “Pada Senin, saya akan berada di Dewan Menteri Eropa dan saya akan meminta larangan (memancing) atas Paul, si gurita, jadi rakyat Jerman tak memakan dia.”(Diakses dari http://pialadunia.antaranews.com/news/1278683939/paul-si-gurita-ramalkan-spanyol-juara-dunia )

Prediksi Anda

Anda sependapat dengan” Paul” si gurita? Mengapa “Paul” menjagokan Spanyol? Sayang, “Paul” tidak pernah membeber alasannya karena memang tidak pakai logika?

Nah, kita yang punya logika: mari bermain terka untuk hiburan, tebak siapa juara Piala Dunia 2010 dan silakan berkomentar!


Alhamdulillah, Maradona Tidak Jadi Bugil


Diego Armando Maradona, pelatih tim Argentina berjanji akan lari dalam keadaan bugil bila tim Argentina berhasil sebagai Juara Piala Dunia 2010. Namun, langkah tim Tango itu dihentikan oleh tim Panser dengan sekor telak 4-0.

Nah, Maradona jadi pusing. Langkah Argentina hanya sampai pada perempat final. Atau, pusing karena tidak jadi “lari bugil’? Ada-ada saja! Janji untuk motivasi dan pesta keberhasilan sah-sah saja, tapi kalau keberhasilan dibalas dengan “lari bugil”, apa kata dunia?

Tim Jepang Lolos Putaran Final Piala Dunia 2010


Jepang menjadi tim pertama yang lolos ke putaran final Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan (Afsel). Tiket Samurai Biru (julukan timnas Jepang) menuju Afsel diraih berkat kemenangan 1-0 atas Uzbekistan di grup 1 kualifikasi Zona Asia di Stadion Pakhtakor, Tashkent, tadi malam WIB (6/6).

Tambahan tiga poin itu membawa Samurai Biru menggusur Australia dari puncak klasemen grup 1 dengan 14 poin dari enam laga. Alhasil, poin Jepang tidak mungkin lagi dikejar Bahrain yang ba­ru mengoleksi tujuh poin sekalipun menang di dua laga sisa.

Sesuai aturan, dua tim ter­atas lolos otomatis ke Af­sel. Sedangkan peringkat ketiga diadu dengan peringkat ketiga dari grup 2 untuk mencari tim kelima yang mewakili Asia. Tim kelima itu akan menjalani playoff lawan juara Zona Oceania Selandia Baru guna berebut satu tiket ke putaran final. Baca lebih lanjut

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 3.031 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: