Tema dan Logo HUT RI 2014


Inilan Pedoman/panduan kegitan HUT ke-69 Kemerdekaan RI Tahun 2014 sebagaimana surat Kementerian Sekretariat Negara Nomor B.622/M.Sesneg/Setmen/KK.08/06/2014. Dalam pedoman ini diatur jadwal kegiatan di tingkat pusat sampai di daerah.

Kegiatan pokok di tingkat pusat antara lain:

  • Rabu, 13 Agustustus : Penganugerahan Tanda Kehormatan RI di Istana Merdeka
  • Kamis, 14 Agustus : Pengukuhan Pasukan Pengibar Bendera Puska (Paskibraka) di Istana Negara
  • Jum’at, 15 Agustus : Pk. 09.00 WIB, Pidato Kenegaraan Presiden di depan Sidang Bersama DPR dan DPD. Pk. 14.30 WIB, Pidato Kenegaraan Presiden Penyampaian Pengantar/Keterangan Pemerintah atas RUU APBN 2015.
  • Sabtu, 16 Agustus, Pk. 24.00, ApelKehormatan dan Renungan Suci di Taman Makam Nasional Kalibata.
  • Minggu, 17 Agustus, Pk. 10.00 WIB, Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka.

Tema

Dengan Semangat Proklamasi 17 Agustus 194, Kita Dukung Suksesi Kepemimpinan Nasional Hasil Pemilu 2014 Demi Kelanjutan Pembangunan Menuju Indonesia yang Makin Maju dan Sejahtera.

Logo

LOGO HUT KE-69 RI TAHUN 2014

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Dokumen untuk diunduh

Pedoman Peringan HUT Ke-69 Kemerdekaan RI

 

Hari Libur dan Cuti Bersama 2014


Tiga menteri yaitu Menteri PAN dan RB Azwar Abubakar, Menag diwakili Sesjen Kemenag Bahrul Hayat, dan Menakertrans diwakili Sesjen Kemenakertrans Muchtar Lutfhi  telah menandatangani Surat Keputusan Bersama (SKB) Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2014 disaksikan Menko Kesra HR. Agung Laksono, Rabu (21/8/2013) di Kemenko Kesra, Jakarta.
Hari Libur Nasional tahun 2014 bertambah 1 hari menjadi 15 hari karena May Day alias Hari Buruh Internasional menjadi hari libur. Sementara cuti bersama ada 4 hari.

“Tahun 2014, 1 Mei menjadi hari libur nasional. Memperingati Hari Buruh Internasional. Jadi nanti kita akan tambah 1 hari libur di 2014,” ujar Menko Kesra HR. Agung Laksono, dalam jumpa pers di Kantor Kementerian Menko Kesra, Jalan Medan Merdeka Barat No.3, Jakarta Pusat, Rabu (21/8/2013) pagi

Sebagaimana penjelasan Menko Kesra HR. Agung Laksono dalam penandatanganan SKB Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama tahun 2014, Rabu (21/8/2013) pagi, bahwa pengaturan Cuti Bersama dan Libur Nasional bertujuan antara lain : 
1.    Meningkatan efesiensi dan efektivitas dalam pemanfaatan hari kerja, hari libur, dan cuti bersama sehingga dapat meningkatkan produktivitas kerja; 
2.    Meningkatkan sektor pariwisata dalam negeri yang mempunyai dampak peningkatan ekonomi; 
3.    Sebagai kompensasi bagi PNS yang tidak pernah/kesulitan waktu mengambil cuti.

Lebih lanjut Menko Kesra memberikan catatan penting berkenaan dengan SKB Hari Libur Nasional 2014 sebagai berikut :
1.    Cuti/cuti tahunan  merupakan hak bagi pegawai, yang harus dihargai dan dihormati. Untuk kepentingan bersama, perlu diatur oleh pemerintah;
2.    Penandatangan SKB hari Libur Nasional dan  Cuti  Bersama tahun 2014  mengalami  keterlambatan,  karena harus menunggu proses pengkajian hari Buruh Internasional  setiap tanggal  1 mei;
3.    Pada akhirnya pada tanggal 29 juli 2013 Kepres hari buruh ini  ditandatangani Presiden tertuang dalam Kepres nomor 24 tahun 2013;
4.    Jumlah hari Libur Nasional dan  Cuti  Bersama tahun 2013 sebanyak 19 hari (Libur Nasional: 14 hari & Cuti Bersama: 5 hari);
5.    Dalam draft hari Libur Nasional dan Cuti Bersama  tahun 2014  ini  juga 19 hari (Libur Nasional: 15 hari & Cuti Bersama: 4 hari);
6.    Jumlah hari cuti  bersama  dimaksud adalah mengurangi  cuti tahunan  bagi PNS/NON PNS. 
BERBAGAI USULAN  HARI LIBUR NASIONAL  DAN CUTI BERSAMA TAHUN 2014
1.    Usulan hari Libur Nasional Bersifat Keagamaan sebanyak 29 hari antara lain: Hari Raya Siwaratri, Hari Raya Saraswati I dan II, Hari Raya Pagerwesi I dan II, Hari Raya Qing Ming, Hari Raya Galungan I dan II, Hari Raya Kuningan I dan II, Hari Lahir Nabi Kong Zi 2565 (Zhi Sheng Dan), Hari Duan Yang (Duan Yang Jie) dan lain-lain; 
2.    Cuti Bersama Non Keagamaan: Memperingati Hari Buruh Internasional pada setiap tanggal 1 Mei.

Berikut daftar lengkap Hari Libur Nasional 2014 sebanyak 14 hari dan Cuti Bersama 4 hari:

  1. 1 Januari, Rabu, Tahun Baru 2014
  2. 14 Januari, Selasa, Maulid Nabi Muhammad SAW
  3. 31 Januari, Jumat, Tahun Baru Imlek 2565 Kongzili
  4. 31 Maret, Senin, Nyepi Tahun Baru Saka 1936
  5. 18 April, Jumat, Wafat Isa Al Masih
  6. 1 Mei, Kamis, Memperingati Hari Buruh Internasional
  7. 15 Mei, Kamis, Hari Raya Waisak 2558
  8. 27 Mei, Selasa, Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW
  9. 29 Mei, Kamis, Kenaikan Isa Al Masih
  10. 28-29 Juli, Senin-Selasa, Hari Raya Idul Fitri 1435 Hijriah
  11. 17 Agustus, Minggu, Hari Kemerdekaan RI
  12. 5 Oktober, Minggu, Hari Raya Idul Adha 1435 Hijriah
  13. 25 Oktober, Sabtu, Tahun Baru Islam 1436 Hijriah
  14. 25 Desember, Kamis, Hari Raya Natal

Cuti Bersama 2014:

30-31 Juli dan 1 Agustus (Rabu-Jumat) untuk Hari Raya Idul Fitri 1435 Hijriah.
26 Desember, Jumat untuk Hari Raya Natal.

Sumber: http://www.menkokesra.go.id/content/skb-hari-libur-nasional-dan-cuti-bersama-tahun-2014-ditandatangani

Logo dan Tema HUT RI 2013


Memepringati ulang tahun Kemerdekaan RI, mari kita manfaatkan untuk membudayakan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Pada kalimat spanduk, sering kita jumpai penulisan kalimat yang tidak sesuai norma “baik” dan “benar” dalam tatakrama berbahasa Indonesia.

Logo HUT Ke-68 RI

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tema HUT Ke-68 RI

MARI KITA JAGA STABILITAS POLITIK DAN PERTUMBUHAN EKONOMI KITA GUNA MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN RAKYAT

(sumber logo dan tema: http://www.setneg.go.id/

 

Kalimat Spanduk HUT RI

Kalimat yang dimaksud adalah penulisan yang sesuai dengan Ejaan Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar.

Contoh kalimat dan penjelasannya dapat dilihat di sini

 

Ikrar Hari Kesaktian Pancasila


Monumen Pancasila Sakti

Tanggal 30 September 1965 adalah peristiwa yang tak akan pernah lenyap dari sejarah bangsa Indonesia. Peristiwa yang merenggut para jenderal itu di lakukan oleh kelompok yang ingin menggeser dasar negara Pancasila dengan paham komunis. Peristiwa yang akhirnya dikenal dengan nama G 30 S/PKI meskipun berhasil menculik dan membunuh para jenderal, akhirnya berhasil digagalkan.

Tragedi ini merupakan tragedi nasional. Dan oleh karena itu, pemerintah menetapkan sebagai hari berkabung nasional yang diperingati setiap tahun pada tanggal 30 September.

Atas rahmat Allah SWT, bangsa Indonesia dihindarkan dari usaha untuk mengahapus Pancasila dari bumi nusantara. Dan sebagai rasa syukur kepada Allah Yang Maha Agung, patutlah bangsa Indonesia untuk mengamalkan nilai-nilai pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Ditetapkannya 1 Oktober sebagai hari Kesaktian Pancasila adalah merupakan wujud rasa syukur karena bangsa Indonesia terhindar dari kesesatan.

Rangkaian upacara pada Hari Peringatan Kesaktian Pancasila (Hapsak) adalah sebagai berikut:

  1. Penghormatan umum kepada Inspektur Upacara, dipimpin oleh Komandan Upacara
  2. Laporan Komandan Upacara, upacara siap
  3. Mengheningkan cipta dipimpin oleh Inspektur Upacara
  4. Pembacaan Naskah Pancasila
  5. Pembacaan Naskah Pembukaan Undang-undang Dasar 1945
  6. Pembacaan Naskah Ikrar
  7. Pembacaan Naskah Doa
  8. Andhika Bayangkari
  9. Laporan Komandan Upacara, upacara selesai
  10. Penghormatan umum kepada Inspektur Upacara
  11. Upacara selesai

Untuk naskah ikrarnya sebagai berikut:

IKRAR

 

Dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Esa, kami yang melakukan upacara ini menyadari sepenuhnya:

bahwa sejak diproklamasikan Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945 pada kenyataannya telah  banyak terjadi rongrongan baik dari dalam negeri maupun luar negeri terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia;

bahwa rongrongan tersebut dimungkinkan oleh karena kelengahan, kekurangwaspadaan Bangsa Indonesia terhadap kegiatan yang berupaya untuk menumbangkan Pancasila sebagai Ideologi Negara;

bahwa dengan semangat kebersamaan yang dilandasi oleh nilai-nilai luhur ideologi Pancasila, Bangsa Indonesia tetap dapat memperkokoh tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia;

maka di hadapan Tuhan Yang Maha Esa dalam memperingati Hari Kesaktian Pancasila, kami membulatkan tekad untuk tetap mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai sumber kekuatan menggalang kebersamaan untuk memperjuangkan, menegakkan kebenaran dan keadilan demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Hari-hari Nasional dan Internasional Bulan Desember


Hari besar nasional di bulan Desember, antara lain

  • Bulan Menanam Pohon
  • Hari Keanekaragaman Hayati
  • Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional
  • Hari Trikora
  • Hari Bela Negara
  • Hari Ibu
  • Hari Transmigrasi

Sedang untuk hari internasional, antara lain:

  • Hari AIDS Sedunia
  • Hari Penyandang Cacat Internasional
  • Hari Penerbangan Sipil Internasional
  • Hari Anti Korupsi Internasional
  • Hari Gunung Internasional
  • Hari Solidaritas Kemanusiaan Internasional

Berikut daftar selengkapnya hari penting di bulan Desember:

1- Bulan Menanam Nasional
1- Hari AIDS Sedunia
2- Hari Internasional untuk Penghapusan Perbudakan
2- Hari Konvensi Ikan Paus
3- Hari Penyandang Cacat Internasional
5- Hari Internasional untuk Relawan Pembangunan Sosial dan Ekonomi
7- Hari Penerbangan Sipil Internasional
9- Hari Armada
9- Hari Anti Korupsi Internasional
10- Hari Hak Asasi Manusia
10- Hari Penyiaran Anak Internasional
11- Hari Gunung Internasional
12- Hari Transmigrasi
13- Hari Nusantara
15- Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional
18- Hari Migrasi Internasional
19- Hari Trikora
19- Hari PBB untuk Kerjasama Selatan-Selatan
19- Hari Bela Negara
20- Hari Solidaritas Kemanusiaan Internasional
22- Hari Ibu
22- Hari Sosial
29- Hari Keanekaragaman Hayati

Sumber: http://www.lipi.go.id/

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 3.021 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: