Jenis Kegiatan PKB Guru


Berdasarkan Permennegpan dan Reformasi Birokrasi Nomor 16  Tahun 2009  yang dimaksud dengan  pengembangan keprofesian berkelanjutan  (PKB)  adalah pengembangan kompetensi guru yang dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan, bertahap, berkelanjutan untuk meningkatkan profesionalitasnya.

PKB  merupakan salah satu komponen pada unsur utamayang kegiatannya  diberikan angka kredit. Sedangkan, unsur utama yang lain, sebagaimana dijelaskan pada bab V pasal 11, adalah: (a) Pendidikan dan (b) Pembelajaran / Bimbingan

 Unsur kegiatan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) terdiri dari tiga macam kegiatan, yaitu:

  1. Pengembangan Diri
  2. Publikasi Ilmiah
  3. Karya Inovatif

Rincian macam kegiatan PKB dan jenis-jenisnya sebagai berikut.

 

Pengembangan Diri

1.  Mengikuti  Diklat Fungsional
2.  Melaksanakan Kegiatan Kolektif Guru
  a.

 

b.

c.

Lokakarya atau kegiatan bersama (seperti kelompok/ musyawarah kerja guru) untuk penyusunan perangkat kurikulum dan atau pembelajaran

Kegiatan ilmiah, seperti seminar, koloqium, diskusi panel atau bentuk pertemuan ilmiah yang lain.

Kegiatan kolektif lainnya yang sesuai dengan tugas dan kewajiban guru(KKG/MGMP)

 

Publikasi Ilmiah

1. Presentasi pada Forum Ilmiah

  a. Pemrasaran/nara sumber pada seminar atau lokakarya ilmiah.
b. Pemrasaran/nara sumber pada koloqium atau diskusi ilmiah.

2. Publikasi Ilmiah Berupa Hasil Penelitian atau Gagasan Ilmu Bidang Pendidikan Formal

  a.  Laporan hasil penelitian
    1)   buku yang diterbitkan ber ISBN dan diedarkan secara nasional atau ada pengakuan dari BSNP

2)   tulisan (artikel ilmiah) yang dimuat di jurnal ilmiah tingkat nasional  yang terakreditasi

3)   tulisan (artikel ilmiah) yang dimuat di jurnal ilmiah tingkat provinsi

4)   tulisan (artikel ilmiah) yang dimuat di jurnal ilmiah tingkat kabupaten/kota

5)   makalah hasil penelitian dan telah diseminarkan di sekolah/madrasah penulis

  b. Tinjauan ilmiah
    Tinjauan Ilmiah dalam bidang pendidikan formal  dan pembelajaran
  c. Tulisan Ilmiah Populer
    1) Artikel ilmiah populer di bidang pendidikan formal dan pembelajaran pada satuan pendidikan dimuat di media massa tingkat nasional.

2) Artikel ilmiah populer di bidang pendidikan formal  dan pembelajaran pada satuan pendidikan dimuat di media massa tingkat provinsi.

  d. Artikel Ilmiah dalam Bidang Pendidikan
    1) Artikel ilmiah dalam bidang pendidikan formal dan pembelajaran pada satuan pendidikan dimuat di  jurnal tingkat nasional terakreditasi

2) Artikel ilmiah dalam bidang pendidikan formal dan pembelajaran pada satuan pendidikan di muat di jurnal tingkat nasional tidak terakreditasi atau tingkat provinsi terakreditasi

3) Artikel ilmiah dalam bidang pendidikan formal dan pembelajaran pada satuan pendidikan dimuat di jurnal tingkat provinsi tidak terakreditasi atau tingkat lokal (kabupaten/kota/sekolah/madrasah)

3. Publikasi Buku Teks Pelajaran, Buku Pengayaan, dan/atau Pedoman Guru

  a.  Buku Pelajaran
    1)    Buku pelajaran yang lolos penilaian oleh BSNP

2)    Buku pelajaran yang dicetak oleh penerbit dan  ber ISBN

3)    Buku pelajaran yang dicetak oleh penerbit tetapi belum ber –ISBN

 

  b. Modul/Diktat Pembelajaran per Semester
    1)    Modul dan diktat yang digunakan di tingkat provinsi

2)    Modul dan diktat yang digunakan di tingkat kota/kabupaten

3)    Modul dan diktat yang digunakan di sekolah/madrasah

   

c.  Buku dalam Bidang Pendidikan

    1)    Buku dalam bidang pendidikan yang dicetak oleh penerbit dan ber-ISBN

2)    Buku dalam bidang pendidikan yang dicetak oleh penerbit tetapi belum ber-ISBN

   

d.  Karya Terjemahan

e.  Buku Pedoman Guru

 

Karya Inovatif

1. Menemukan Teknologi Tepat  Guna  (Karya Sains/Teknologi)
2. Menemukan/Menciptakan Karya Seni
 
  1. Seni sastra
  2. Seni desain komunikasi visual
  3. Seni Busana
  4. Seni rupa
  5. Seni Pertunjukan
 3. Membuat/Memodifikasi Alalt Pelajaran/Peraga/Praktikum
 
  1. Sub-unsur Membuat Alat Pelajaran
  2. Sub-unsur Membuat Alat Peraga
  3. Sub-unsur Membuat Alat Praktikum
 4. Mengikuti  Pengembangan  Penyusunan Standar, Pedoman, Soal, dan Sejenisnya
 
  1. Tingkat nasional
  2. Tingkat provinsi

 

Angka Kredit PKB

Besaran angka kredit setiap unsur dari tiga kegiatan utama PKB dapat dilihat di sini

 

Info SK Inpassing 2013


Untuk menanggapi banyaknya pertanyaan cek SK Inpassing dan usul 2013, berikut saya sampaikan informasinya kepada  pengunjung setia blog tunas63.

1. Batas Penetapan SK Inpassing 30 Desember 2011

Sesuai Permendiknas nomor 22/2010, batas akhir penetapan SK Inpassing adalah 30 Desember 2011.  Informasi resmi batas akhir pengumpulan berkas usul sk inpassing adalah 30 November 2011.

2. Petunjuk Cek SK Inpassing yang  Sudah Terbit

Petunjuk cara mengecek data SK Inpassing jenjang TK, Dikdas (SD/SMP), dan Dikmen (SMA/SMK) telah saya posting pada blog tunas63 ini, untuk melihat petunjuk tersebut dapat klik poster “SK Inpassing” di sisi kanan halaman blog tunas63.

Pada tanggal posting ini saya buat, keadaan website yang memublikasikan SK Inpassing sbb.:

  • Data TK masih dapat diakses normal
  • Data jenjang Dikdas, data sudah kosong
  • Data jenjang Dikmen, data sudah kosong

3. Kapan Terbitnya SK untuk Berkas Usulan yang Sudah Masuk?

Pertanyaan ini adalah ranah teknis bagi petugas. Oleh karena itu, bagi yang memiliki masalah nomor 3 ini, saya sarankan untuk menghubungi alamat kontak yang ada agar mendapatkan penjelasan dari sumber/petugas yang bersangkutan. Untuk alamat kontak, silakan ikuti petunjuk nomor 2 di atas.

4. Apakah ada Usulan SK Inpassing 2013?

Kebijakan tentang inpassing, terakhir adalah Permendiknas 22/2010 tentang Penetapan Inpassing Jabatan Fungsional Guru Bukan PNS. Batas masa berlaku usul SK Inpassing berdasarkan Permendiknas ini sudah berakhir (lihat keterangan nomor 1). Dan, tahun 2013 ini belum terbit peraturan baru.

Demikian informasi ini perlu saya tulis agar teman-teman yang mencari informasi tentang SK Inpassing mendapatkan pencerahan.

Terima kasih, semoga bermanfaat. Salam persaudaraan dan semoga kita senantiasa sehat!

 

Berikut tulisan seputar Inpassing Guru Bukan PNS pada blog tunas63

 

Karakteristik Kurikulum Baru 2013


Mulai tahun pelajaran 2013/2014, kurikulum SD/SMP/SMA/SMK mengalami perubahan-perubahan antara lain mengenai proses pembelajaran, jumlah mata pelajaran, dan jumlah jam pelajaran.

Beberapa hal yang baru pada kurikulum mendatang antara lain:

1. Kurikulum berbasis sains

2. Kurikulum 2013 untuk SD, bersifat tematik integratif. Mata pelajaran IPA dan IPS sebagai materi pembahasan pada semua pelajaran (IPA dan IPS  diintegrasikan kedalam semua mata pelajaran).

  • IPA akan menjadi materi pembahasan pelajaran Bahasa Indonesia dan matematika
  • IPS akan menjadi pembahasan materi pelajaran Bahasa Indonesia dan PPKN.

3. Kompetensi yang ingin dicapai adalah kompetensi yang berimbang antara sikap, keterampilan, dan pengetahuan, disamping cara pembelajarannya yang holistik dan menyenangkan.

4. Proses pembelajaran menekankan aspek kognitif, afektif, psikomotorik melalui penilaian berbasis tes dan portofolio saling melengkapi.

5. Jumlah mata pelajaran ada 7:

  1. pendidikan agama,
  2. pendidikan Pancasila dan kewarganegaraan,
  3. Bahasa Indonesia,
  4. matematika,
  5. seni budaya dan prakarya,
  6. pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan,
  7. Pramuka

6. Alokasi waktu per jam pelajaran

  • SD = 35 menit
  • SMP = 40 menit
  • SMA = 45 menit

7. Banyak jam pelajaran per minggu

  • SD: Kelas I = 30 jam, kelas II= 32 jam, kelas III=34 jam, kelas IV, V,VI=36 jam
  • SMP = 38 jam
  • SMA = 39 jam

Sumber: diolah dari http://www.antaranews.com/berita/343272/kurikulum-pendidikan-berubah-2013 dan Jawa Pos edisi 16 November 2012.

Cara Cek SK Inpassing SMA/SMK dan Syarat Usul


Berikut cata cek SK Inpassing Guru Bukan PNS jenjang menengah dan syarat usul SK Inpassing.

Persyaratan Usul

  1. Fotokopi ijasah yang dimiliki sejak diangkat menjadi guru sampai sekarang dan dilegalisasi oleh pihak yang berwenang (Universitas/Dinas Pendidikan Kab/Kota)
  2. Fotokopi Akta Mengajar (Akta IV) yang dilegalisasi oleh Universitas/LPTK/Dinas Pendidikan Kab/Kota
  3. Fotokopi SK Pengangkatan/Penetapan sebagai Guru Tetap (mulai mengajar) oleh Pimpinan Yayasan yang dilegalisasi oleh Ketua Yayasan
  4. Fotokopi SK Pengangkatan/Penetapan sebagai Guru Tidak Tetap (GTT) yang dilegalisasi oleh Pimpinan Yayasan (jika ada)
  5. Surat Keterangan Aktif Mengajar dari sekolah/yayasan (mulai tanggal/tahun mengajar sampai sekarang) dengan melampirkan SK Pengangkatan/Penetapan dari sekolah/yayasan
  6. SK Mengajar minimal 24 JP per minggu dari Kepala Sekolah dan diketahui oleh Dinas Pendidikan Kab/Kota setempat
  7. Fotokopi sertifikat Pendidikan (jika sudah lulus sertifikasi) dilegalisasi oleh Dinas Pendidikan Kab/Kota atau Universitas yang mengeluarkan
  8. Fotokopi NUPTK

Cara Cek SK Inpassing

Untuk mengecek status usulan SK Inpassing silakan masuk laman web inpassing jenjang menengah, masukkan nuptk (tanpa spasi), kemudian klik proses.

Untuk mulai mengecek, silakan klik poster berikut:

Hasil Pengecekan SK Inpassing

Ada tiga kategori dari pengecekan dengan memasukkan NUPTK:

  1. Usulan Berhasil dan terbit SK. Tampilan hasil pengecakan sebagaimana contoh poster di bawah: ada keterangan 8 butir persyaratan dan di bagian bawah terdapat keterangan nomor SK.
  2. SK dalam Proses. Tampilan seperti kategori 1, hanya keterangan di bagian bawah menyatakan bahwa syarat lengkap dan SK dalam proses penerbitan.
  3. NUPTK tidak dikenal. Untuk kategori ketiga ini, mungkin NUPTK yang dimasukkan memang salah, usulan belum masuk meja petugas, atau sebab lain.

Poster contoh usulan SK Inpassing kategori 1 (SK diterbitkan untuk NUPTK 2141749651300073)

Pedoman Lengkap Penilaian Kinerja Guru


Penilaian Kinerja Guru (PKG) akan berlaku secara efektif mulai tanggal 1 Januari 2013 sebagaimana Permendiknas 35/2010 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya.

Untuk itu, buku-buku berikut sangat penting sebagai buku wajib guru, kepala sekolah, pengawas, dan pengelola pendidikan harus segera memahami apa, mengapa, dan bagaimana PKG dilaksanakan.

Angka Kredit Kenaikan Jabatan Guru

Angka kredit kumulatif yang harus dimilki guru dalam proses promosi kenaikan jabatan/pangkatnya dihitung berdasarkan hasil penilaian terhadap beberapa unsur utama dan penunjang sesuai dengan tugas dan beban kerja guru.

Unsur utama mencakup pendidikan, pembelajaran/bimbingan, tugas tambahan yang relevan dengan fungsi sekolah/madrasah, dan pengembangan keprofesian berkelanjutan.

Sedangkan unsur penunjang adalah kegiatan yang mendukung pelaksanaan tugas guru, seperti memperoleh gelar/ijazah yang tidak sesuai dengan bidang yang diampunya, memperoleh penghargaan/tanda jasa, dan melaksanakan kegiatan yang mendukung tugas guru antara lain membimbing peserta didik dalam praktik kerja nyata/industri/esktrakurikuler, menjadi/membina anggota organisasi profesi/kepramukan, menjadi tim penilai angka kredit, dan menjadi tutor/pelatih/instruktur.

Untuk menghitung angka kredit hasil penilaian kinerja guru (PK GURU) subunsur melaksanakan proses pembelajaran/pembimbingan, atau tugas tambahan yang relevan dengan fungsi sekolah/madrasah digunakan sistem paket.

Berikut kumpulan lengkap peraturan, buku pedoman, dan petunjuk teknis PKG yang siap diunduh.

 

1 Permenpan16-2009_JafungGurudanAKnya.pdf
2 permendiknas38-2010_Penys-Jafung-Guru-da…
3 Permendiknas35-2010_Juknis-Jafung-dan-AK…
4 Per Menpan+Mendiknas2010_JuklakJafungGur…
5 Buku 1 PKB Guru.pdf
6 Buku 2 Domlak PK Guru.pdf
7 Buku 4 Pedoman PKB dan Angka Kreditnya.p…
8 Buku 5 Pedoman Penilaian Kegiatan PKB.pd…
9 penilaian-kinerja-guru_pedoman-pengawas.…
10 ped_pk_kepsek.pdf
11 ped_pk_kaprog_smk-mak.pdf
12 ped_pk_kalab.pdf
13 Rangkuman prosedur PKG.ppt
14 Tabel Peningkatan AK Jafung Guru.doc
15 Perhitungan Soal PAK PK GURU.doc
16 Penskoran dan skala konversi.doc
17 Lampiran 2B laporan dan ev guru BP.doc
18 Lampiran 1D Form Penghitungan AK PKG.doc…
19 Lampiran 1B laporan dan ev PKG.doc
20 Lampiran 1 C rekap hasil PKG.doc
21 Kompetensi Guru Kelas dan Cara Menilai.d…
22 Kompetensi Guru BK dan Cara Menilai.doc

 

 

 

Pedoman Penerimaan Peserta Didik baru


Pedoman tentang Penerimaan Peserta Didik Baru:

  • Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan
  • Peraturan Bersama Menteri Pendidikan Nasional dan Menteri Agama tentang Penerimaan Peserta Didik Baru Pada Taman Kanak-Kanak / Raudhatul Athfal / Bustanul Athfal dan Sekolah / Madrasah
  • Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 60 Tahun 2011 Tentang Larangan Pungutan Biaya Pendidikan pada Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama
  • Surat Edaran Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah Kemdiknas Nomor: 1839/C.C2/TU/2009
  • Surat Dirjen Dikdas Nomor 384/C.C3/MN/2012 tentang Pemberitahuan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB)

Dokumen-dokumen tersebut dapat diunduh di sini

Syarat Peserta PLPG Rayon 146 Unismuh Makassar


Berikut ketentuan/syarat PLPG dan jadwal kegiatan awal PLPG 2012. Kegiatan awal PLPG pada Rayon 146 Universitas Muhammadiyah Makassar yang resmi disebutkan pada surat panggilan PLPG. Biasanya sbb:

  • Check in pukul 07.00 s.d. 13.00 Wita di lokasi/penginapan masing-masing
  • Pembukaan pelaksanaan PLPG pukul 14.00 Wita

Perlengkapan Peserta

Ada 9 perlengkapan pokok yang harus dibawa peserta, salah satunya adalah membawa ijazah asli dan SK.

Bagi peserta yang tidak dapat memperlihatkan/membawa ijazah ASLI dan SK akan dibatalkan kepesertaanya.

Kontak person panitia: +6281342003463 (Baharullah) +628342287554 (Nuryadi)

Daftar persyaratan selengkapnya dapat dilihat di sini

Info lain mengenai PLPG Rayon 146 dapat dilihat pada menu PLPG 2012 di sisi kanan halaman blog.

 

 

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 3.021 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: