Jadwal Pencairan TPP 2014


Tunjangan Profesi Pendidik (TPP) 2014 akan cair pada April untuk Triwulan I. Sesuai dengan Peraturan Menteri keuangan Nomor  61/PMK.07/2014 tentang Pedoman Umum Dan Alokasi Tunjangan Profesi Guru Pegawai Negeri Sipil Daerah Kepada Daerah Provinsi, Kabupaten, Dan Kota Tahun Anggaran 2014.  Alokasi TP Guru PNSD adalah sebesar Rp56.136.316.551.000,00 (lima puluh enam triliun seratus tiga puluh enam miliar tiga ratus enam belas juta lima ratus lima puluh satu ribu rupiah).

Alokasi TP Guru PNSD tersebut telah memperhitungkan kurang bayar TP Guru PNSD Tahun Anggaran 2010 sampai dengan Tahun Anggaran 2013. Dan, alokasi TP Guru PNSD ini telah memperhitungkan sisa dana TP Guru PNSD yang masih terdapat di Rekening Kas Umum Daerah sampai dengan tahun 2013.

Jadwal Penyaluran TPP ke Rekening Kas Daerah

Penyaluran TP Guru PNSD dilaksanakan dengan cara pemindahbukuan dari Rekening Kas Umum Negara ke Rekening Kas Umum Daerah. Penyaluran TP Guru PNSD dilaksanakan secara Triwulanan, yaitu:

  1. Triwulan I paling lambat minggu terakhir bulan Apri1 2014
  2. Triwulan II paling lambat minggu terakhir bulan Juni 2014
  3. Triwulan III paling lambat minggu terakhir bulan September 2014
  4. Triwulan IV paling lambat minggu terakhir bulan November 2014

 

Jadwal Pencairan TPP kepada Guru

Pemerintah Daerah melaksanakan pembayaran TP Guru PNSD kepada masing-masing Guru PNSD setelah diterimanya TP Guru PNSD di Rekening Kas Umum Daerah secara triwulanan, yaitu:

  1. Triwulan I paling lambat pada bulan April 2014
  2. Triwulan II paling lambat pada bulan Juli 2014
  3. Triwulan III paling lambat pada bulan Oktober 2014
  4. Triwulan IV paling lambat pada bulan Desember 2014

Pembayaran TP Guru PNSD kepada masing-masing Guru PNSD ini dikenakan Pajak Penghasilan Pasal 21 sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang perpajakan.

Sumber/Lihat PMK Nomor  61/PMK.07/2014

Jadwal UKG 2014


Jadwal peserta UKG sudah terbit dan tampil secara per peserta.

Tahap verifikasi calon peserta sertifikasi 2014 telah berakhir pada 3 Februari 2014. Tahap selanjutnya, awal Maret pelaksanaan Uji Kompetensi Guru (UKG).

Calon peserta sertifikasi 2014 yang sudah mengikuti UKG tahun 2013 tidak perlu mengikuti UKG tahun 2014 kecuali bagi yang mengubah bidang studi sertifikasi, tidak lagi sesuai dengan bidang studi sertifikasi pada saat UKG tahun 2013.

Berikut Jadwal UKG 2014 / Tahapan Sergu 2014

  1. Tahap verifikasi Data – jadwal sd 31 Januari 2014.
  2. Persiapan (13 feb – 3 Mar 2014) dan pelaksanaan UKG 2014 (4 – 8 Maret 2014).
  3. Evaluasi peserta tidak lulus PLPG 2013
  4. Tahap penetapan Peserta sertifikasi guru tahun 2014

Cara Melihat Jadwal UKG

  1. Klik/Masuk web Informasi Peserta Sertifikasi Guru
  2. Klik menu Pencarian (di sudut kanan atas)
  3. Ketik nomor NUPTK
  4. Klik tombol pencarian

Sampai tahap 4 ini maka akan tampil biodata calon peserta UKG. Untuk jadwal ada di bagian atas kanan, memuat keterangan tempat, tanggal, dan jam ujian.

Sumber : Informasi Peserta Sertifikasi Guru

Data Nasional Peserta UKG 2013


Berikut data peserta, nomor peserta, dan tempat UKG 2013.  UKG akan dilaksanakan pada akhir Mei 2013. Hasil UKG merupakan adata awal yang akan digunakan sebagai  penetapan peserta sertifikasi guru (sergu) 2013, 2014, ….

Data peserta UKG kab/kota seluruh provinsi ini berbasis data guru belum bersertifikat yang sudah dipublikasikan melalui website informasi sertifikasi guru.

Lihat Tempat dan Nomor Peserta UKG

1. Masuk website informasi sertifikasi guru dengan klik poster berikut!

UKG 2013_1

2. Klik “Pencarian”. Ketik NUPTK kemudian klik ikon pencarian

TUK 201`3

 

 

 

 

3. Hasil (contoh)

Nomor UKG 2013

 

 

 

 

 

 

 

Kisi-kisi UKG

Untuk mempersiapkan diri menghadapi UKG, peserta harus menguasai kisi-kisi UKG sesuai mapel yang diampu. Kemdikbud, menyediakan 71 materi yang dapata diunduh.

Langkah mengunduh:

1. Klik poster 1 di atas.

2. klik “Beranda”

3. Klik “Kisi-Kisi Uji Kompetensi (UK) Tahun 2013″

4. Pilih mapel dan klik ikon download.

Selamat belajar bagi rekan guru yang akan mengikuti UKG semoga selalu sehat dan dirahmati Allah SWT.

 

Tips Menyelesaikan Soal UN


Soal UN 2013 jenjang SMP/MTs/SMA/MA/SMK dalam satu ruang terdiri 20 paket soal. Yang harus diperhatikan oleh peserta adalah lembar soal dan lembar jawaban merupakan satu paket. Untuk itu, perlu pemahaman teknis agar tidak terjadi kesalahan yang berakibat fatal.

Berikut tips sederhana yang perlu dipahamai mengenai soal dan LJK UN 2013.

Tahap Awal

  1. Berdoa. Merasa sudah menguasai materi ok. Tapi ketenangan hati sangat diperlukan, dan dari doa yang tulus inilah akan mendapatkan kesejukan hati sehingga dengan hidayah Allah akan mendapatkan kejernihan pikir.
  2. Belajar dan belajar … ! Berusaha adalah wujud harapan dari berdoa.
  3. Belajar dengan tepat. Materi belajar berpedoman pada kisi-kisi soal kemudian cari materi di buku. Soal-soal try out yang sudah sesuai kisi-kisi perlu dipeljari dengan cermat.

Siap Berangkat

  • Minta doa restu pada ayah dan ibu. 
  • Pastikan pensil, pulpen, kartu peserta sudah masuk tas.
  • Persiapkan waktu berangkat bisa lebih awal sehingga di jalan tidak tergesa-gesa.

Tahap Kerja Mengerjakan Soal UN

  • Berdoa lebih dahulu sebelum mulai bekerja.

Tahap 1. Mengecek kelengkapan soal

  • Memastikan bahwa antara naskah soal dan LJUN masih bersatu. Kalau sudah dalam keadaan terpisah, peserta wajib melaporkannya kepada pengawas dan meminta ganti. Jangan sampai peserta ambil risiko, tetap mengambil naskah soal dan LJUN yang sudah terpisah itu. Harus diganti dengan yang masih dalam kondisi bersatu.
  • Memastikan bahwa naskah soal dan LJUN tidak dalam kondisi rusak. Peserta perlu memperhatikan satu per satu lembar pada naskah soal dan memastikan bahwa tidak ada satu pun soal yang rusak atau tidak terbaca. Jika peserta menemukan soal yang rusak di tengah-tengah proses pengerjaan soal, peserta harus meminta naskah soal dan LJUN yang baru.  Andai peserta sudah mengerjakan hingga nomor 20 dan menemukan soal yang rusak pada nomor 21  maka artinya peserta harus menjawab dari nomor satu lagi.  Jelas, peserta akan mengalami kerugian waktu. Dan, akibat yang fatal adalah nilai ujian.

Jika telah memastikan bahwa naskah soal dan LJUN dalam keadaan masih bersatu dan tidak rusak, tahap berikutnya:

Tahap 2. Mengisi Identitas pada Soal dan LJK

  • Menuliskan nama dan nomor ujian pada kolom yang tersedia di halaman 1 (satu) naskah soal dan LJUN  sebelum dipisahkan.
  • Memisahkan LJUN dari naskah soal (setelah identitas ditulis pada nasakah soal dan LJK). Langkah ini penting untuk mengantisipasi tertukarnya naskah soal dengan LJUN.  Karena, naskah soal memiliki barkode yang sama dengan LJK dalam satu paket untuk satu peserta. Sebagai contoh, naskah soal memiliki barkode A1 maka LJK juga memiliki barkode A1. Peserta yang lain, memiliki naskah soal dengan barkode A2 maka LJK juga dengan kode A2. Nah, kalau naskah soal dan LJK belum diberi identitas dan terlepas maka andai tertukar sangat berbahaya.

Tahap 3. Melengkapi Identitas pada LJK

  • Lengkapi isian pada LJUN secara benar.  Pastikan identitas yang diisikansudah benar sesuai dengan kartu peserta ujian.
  • menandatangani pernyataan “mengerjakan UN dengan jujur”.

Tahap 4. Mengisi Daftar Hadir

  • Peserta UN mengisidaftar hadir dengan menggunakan pulpen yang  disediakan oleh pengawas ruangan.

Tahap 5. Mengerjakan Soal

  • Baca soal dengan cermat untuk memahami kata kunci soal.
  • Soal yang dirasa sulit, bisa dilewati dulu. Jangan berhenti terlalu lama dalam satu soal karena mungkin pada soal berikutnya mudah dikerjakan sedangkan waktu tinggal sedikit karena berpikir lama pada soal sebelumnya.
  • Sebelum LJK diserahlan Pengawas, cek kembali identitas dan jawaban.
  • Jika sudah selesai mengerjakan dan waktu masih tersedia, jangan gunakan waktu dengan kegiatan yang melanggar tata tertib.  Manfatakan untuk mengecek identitas dan jawaban.

Semoga tips sederhana ini bermanfaat!  Selamat belajar bagi bagi adik-adik, semoga selalu sehat dan dirahmati Allah SWT.

PKG Formatif dan PKG Sumatif


Waktu untuk melaksanakan PK Guru dalam satu tahun sekurang-kurangnya 2 kali yaitu pada awal tahun pelajaran (PK Guru Formatif) dan pada akhir tahun pelajaran (PK Guru Sumatif).

PK GURU dilakukan terhadap kompetensi guru sesuai dengan tugas pembelajaran, pembimbingan, atau tugas tambahan yang relevan dengan fungsi sekolah/madrasah. Khusus untuk kegiatan pembelajaran atau pembimbingan, kompetensi yang dijadikan dasar untuk penilaian kinerja guru adalah kompetensi pedagogik, profesional, sosial dan kepribadian, sebagaimana ditetapkan dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 16 Tahun 2007. Keempat kompetensi ini telah dijabarkan menjadi kompetensi guru yang harus dapat ditunjukkan dan diamati dalam berbagai kegiatan,tindakan dan sikap guru dalam melaksanakan pembelajaran atau pembimbingan.

Sementara itu, untuk tugas tambahan yang relevan dengan fungsi sekolah/madrasah, penilaian kinerjanya dilakukan berdasarkan kompetensi tertentu sesuai dengan tugas tambahan yang dibebankan tersebut (misalnya; sebagai kepala sekolah/madrasah, wakil kepala sekolah/ madrasah, pengelola perpustakaan, dan sebagainya sesuai dengan Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 16 Tahun 2009).

Baca selanjutnya . . . Pengertian PK Guru Formatif dan PK Guru Sumatif . . .

Jenis Kegiatan PKB Guru


Berdasarkan Permennegpan dan Reformasi Birokrasi Nomor 16  Tahun 2009  yang dimaksud dengan  pengembangan keprofesian berkelanjutan  (PKB)  adalah pengembangan kompetensi guru yang dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan, bertahap, berkelanjutan untuk meningkatkan profesionalitasnya.

PKB  merupakan salah satu komponen pada unsur utamayang kegiatannya  diberikan angka kredit. Sedangkan, unsur utama yang lain, sebagaimana dijelaskan pada bab V pasal 11, adalah: (a) Pendidikan dan (b) Pembelajaran / Bimbingan

 Unsur kegiatan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) terdiri dari tiga macam kegiatan, yaitu:

  1. Pengembangan Diri
  2. Publikasi Ilmiah
  3. Karya Inovatif

Rincian macam kegiatan PKB dan jenis-jenisnya sebagai berikut.

 

Pengembangan Diri

1.  Mengikuti  Diklat Fungsional
2.  Melaksanakan Kegiatan Kolektif Guru
  a.

 

b.

c.

Lokakarya atau kegiatan bersama (seperti kelompok/ musyawarah kerja guru) untuk penyusunan perangkat kurikulum dan atau pembelajaran

Kegiatan ilmiah, seperti seminar, koloqium, diskusi panel atau bentuk pertemuan ilmiah yang lain.

Kegiatan kolektif lainnya yang sesuai dengan tugas dan kewajiban guru(KKG/MGMP)

 

Publikasi Ilmiah

1. Presentasi pada Forum Ilmiah

  a. Pemrasaran/nara sumber pada seminar atau lokakarya ilmiah.
b. Pemrasaran/nara sumber pada koloqium atau diskusi ilmiah.

2. Publikasi Ilmiah Berupa Hasil Penelitian atau Gagasan Ilmu Bidang Pendidikan Formal

  a.  Laporan hasil penelitian
    1)   buku yang diterbitkan ber ISBN dan diedarkan secara nasional atau ada pengakuan dari BSNP

2)   tulisan (artikel ilmiah) yang dimuat di jurnal ilmiah tingkat nasional  yang terakreditasi

3)   tulisan (artikel ilmiah) yang dimuat di jurnal ilmiah tingkat provinsi

4)   tulisan (artikel ilmiah) yang dimuat di jurnal ilmiah tingkat kabupaten/kota

5)   makalah hasil penelitian dan telah diseminarkan di sekolah/madrasah penulis

  b. Tinjauan ilmiah
    Tinjauan Ilmiah dalam bidang pendidikan formal  dan pembelajaran
  c. Tulisan Ilmiah Populer
    1) Artikel ilmiah populer di bidang pendidikan formal dan pembelajaran pada satuan pendidikan dimuat di media massa tingkat nasional.

2) Artikel ilmiah populer di bidang pendidikan formal  dan pembelajaran pada satuan pendidikan dimuat di media massa tingkat provinsi.

  d. Artikel Ilmiah dalam Bidang Pendidikan
    1) Artikel ilmiah dalam bidang pendidikan formal dan pembelajaran pada satuan pendidikan dimuat di  jurnal tingkat nasional terakreditasi

2) Artikel ilmiah dalam bidang pendidikan formal dan pembelajaran pada satuan pendidikan di muat di jurnal tingkat nasional tidak terakreditasi atau tingkat provinsi terakreditasi

3) Artikel ilmiah dalam bidang pendidikan formal dan pembelajaran pada satuan pendidikan dimuat di jurnal tingkat provinsi tidak terakreditasi atau tingkat lokal (kabupaten/kota/sekolah/madrasah)

3. Publikasi Buku Teks Pelajaran, Buku Pengayaan, dan/atau Pedoman Guru

  a.  Buku Pelajaran
    1)    Buku pelajaran yang lolos penilaian oleh BSNP

2)    Buku pelajaran yang dicetak oleh penerbit dan  ber ISBN

3)    Buku pelajaran yang dicetak oleh penerbit tetapi belum ber –ISBN

 

  b. Modul/Diktat Pembelajaran per Semester
    1)    Modul dan diktat yang digunakan di tingkat provinsi

2)    Modul dan diktat yang digunakan di tingkat kota/kabupaten

3)    Modul dan diktat yang digunakan di sekolah/madrasah

   

c.  Buku dalam Bidang Pendidikan

    1)    Buku dalam bidang pendidikan yang dicetak oleh penerbit dan ber-ISBN

2)    Buku dalam bidang pendidikan yang dicetak oleh penerbit tetapi belum ber-ISBN

   

d.  Karya Terjemahan

e.  Buku Pedoman Guru

 

Karya Inovatif

1. Menemukan Teknologi Tepat  Guna  (Karya Sains/Teknologi)
2. Menemukan/Menciptakan Karya Seni
 
  1. Seni sastra
  2. Seni desain komunikasi visual
  3. Seni Busana
  4. Seni rupa
  5. Seni Pertunjukan
 3. Membuat/Memodifikasi Alalt Pelajaran/Peraga/Praktikum
 
  1. Sub-unsur Membuat Alat Pelajaran
  2. Sub-unsur Membuat Alat Peraga
  3. Sub-unsur Membuat Alat Praktikum
 4. Mengikuti  Pengembangan  Penyusunan Standar, Pedoman, Soal, dan Sejenisnya
 
  1. Tingkat nasional
  2. Tingkat provinsi

 

Angka Kredit PKB

Besaran angka kredit setiap unsur dari tiga kegiatan utama PKB dapat dilihat di sini

 

Info SK Inpassing 2013


Untuk menanggapi banyaknya pertanyaan cek SK Inpassing dan usul 2013, berikut saya sampaikan informasinya kepada  pengunjung setia blog tunas63.

1. Batas Penetapan SK Inpassing 30 Desember 2011

Sesuai Permendiknas nomor 22/2010, batas akhir penetapan SK Inpassing adalah 30 Desember 2011.  Informasi resmi batas akhir pengumpulan berkas usul sk inpassing adalah 30 November 2011.

2. Petunjuk Cek SK Inpassing yang  Sudah Terbit

Petunjuk cara mengecek data SK Inpassing jenjang TK, Dikdas (SD/SMP), dan Dikmen (SMA/SMK) telah saya posting pada blog tunas63 ini, untuk melihat petunjuk tersebut dapat klik poster “SK Inpassing” di sisi kanan halaman blog tunas63.

Pada tanggal posting ini saya buat, keadaan website yang memublikasikan SK Inpassing sbb.:

  • Data TK masih dapat diakses normal
  • Data jenjang Dikdas, data sudah kosong
  • Data jenjang Dikmen, data sudah kosong

3. Kapan Terbitnya SK untuk Berkas Usulan yang Sudah Masuk?

Pertanyaan ini adalah ranah teknis bagi petugas. Oleh karena itu, bagi yang memiliki masalah nomor 3 ini, saya sarankan untuk menghubungi alamat kontak yang ada agar mendapatkan penjelasan dari sumber/petugas yang bersangkutan. Untuk alamat kontak, silakan ikuti petunjuk nomor 2 di atas.

4. Apakah ada Usulan SK Inpassing 2013?

Kebijakan tentang inpassing, terakhir adalah Permendiknas 22/2010 tentang Penetapan Inpassing Jabatan Fungsional Guru Bukan PNS. Batas masa berlaku usul SK Inpassing berdasarkan Permendiknas ini sudah berakhir (lihat keterangan nomor 1). Dan, tahun 2013 ini belum terbit peraturan baru.

Demikian informasi ini perlu saya tulis agar teman-teman yang mencari informasi tentang SK Inpassing mendapatkan pencerahan.

Terima kasih, semoga bermanfaat. Salam persaudaraan dan semoga kita senantiasa sehat!

 

Berikut tulisan seputar Inpassing Guru Bukan PNS pada blog tunas63

 

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 3.021 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: