Pemakaian Tanda Tanya (?) dan Tanda Seru (!)


Tanda tanya dan tanda seru merupakan tanda baca. Pemakaian tanda baca telah diatur berdasarkan Keputusan Mendikbud, Nomor 0543a/U1987, tanggal 9 September 1987. Continue reading

Penulisan Kata Depan di, ke dan dari


Ketentuan penulisan kata telah diatur berdasarkan Keputusan Mendikbud, Nomor 0543a/U1987, tanggal 9 September 1987. Continue reading

Berbahasa Indonesia dengan Sisipan Bahasa daerah


Ungkapan “saya ucapkan sugeng rawuh . . ., silakan dhahar seadanya” sering kita dengar dalam pertemuan tertentu. Maksud ungkapan ini, sudah jelas, untuk memberi penghormatan. Padahal, dalam bahasa Indonesia tidak dikenal strata seperti dalam bahasa daerah (Jawa). Continue reading

Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar


Bulan Oktober memiliki arti penting dalam sejarah perkembangan bahasa Indonesia. Sejak  80 tahun yang lalu, tepatnya 28 Oktober 1928, bahasa Indonesia diikrarkan sebagai “bahasa persatuan.” Dan, selanjutnya, menjadi bahasa negara sejak ditetapkannya UUD 1945 pada 18 Agustus 1945.
Pada sekitar 1990, slogan Gunakanlah Bahasa Indonesia dengan Baik dan Benar sangat akrab bagi pemerhati bahasa Indonesia. Continue reading

Sumpah Pemuda, Bahasa Negara, dan Bahasa Nasional


Kedudukan bahasa Indonesia adalah sebagai bahasa nasional juga bahasa Negara. Sebagai bahasa nasional adalah berkaitan dengan peristiwa bersejarah Continue reading

EYD: Cara Menulis Singkatan dan Akronim


Singkatan ialah bentuk yang dipendekkan yang terdiri atas satu huruf atau lebih. Sedangkan akronim, ialah singkatan yang berupa gabungan huruf awal, gabungan suku kata, ataupun gabungan huruf dan suku kata dari deret kata yang diperlakukan sebagai kata.

Khusus untuk pembentukan akronim, hendaknya memperhatikan syarat-syarat sebagai berikut.

  1. Jumlah suku kata akronim jangan melebihi jumlah suku kata yang lazim pada kata Indonesia.
  2. Akronim dibentuk dengn mengindahkan keserasian kombinasi vocal dan konsonan yang sesuai dengan pola kata Indonesia yang lazim.

Pedoman pembentukan singkatan dan akronim diatur dalam Keputusan Mendikbud RI Nomor 0543a/U/198, tanggal 9 September 1987 tentang Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan.

1. Singkatan

a. Singkatan nama orang, nama gelar, sapaan, jabatan atau pangkat diikuti dengan tanda titik.

Misalnya :

Muh. Yamin

Suman Hs.

M.B.A.(master of business administration)

M.Sc. (master of science)

S.Pd.(Sarjana Pendidikan)

Bpk.(bapak)

Sdr.(saudara)

Kol.(Kolonel)

b. Singkatan nama resmi lembaga pemerintah dan ketatanegaraan, badan atau organisasi, serta nama dokumen resmi yang terdiri atas huruf awal kata ditulis dengan huruf capital dan tidak diikuti tanda titik.

Misalnya :

MPR(Majelis Perwakilan Rakyat)

PGRI(Persatuan Guru Republik Indonesia)

KTP(Kartu Tanda Penduduk)

c. Singkatan umum yang terdiri atas tiga huruf atau lebih diikuti satu titik.

Mislnya :

dsb. (dan sebagainya)

hlm.(halaman)

sda.(sama dengan atas)

d. Singkatan umum yang terdiri atas dua huruf, setiap huruf diikuti titik.

Mislnya :

a.n.(atas nama)

d.a.(dengan alamat)

u.b.(untuk beliau)

u.p.(untuk perhatian)

e. Lambang kimia, singkatan satuan ukuran, takaran, timbangan, dan mata uang tidak diikuti tanda titik.

Misalnya :

Cu(kuprum)

cm(sentimeter)

l(liter)

kg (kilogram)

Rp(rupiah)

2. Akronim

a. Akronim nama diri yang berupa gabungan huruf awal dari deret kata ditulis seluruhnya dengan huruf kapital.

Misalnya :

ABRI(Angkatan Bersenjata Republik Indonesia)

LAN(Lembaga Administrasi Negara)

SIM(surat izin mengemudi)

b. Akronim nama diri yang berupa gabungan suku kata atau gabungan huruf dan suku kata dari deret kata ditulis dengan huruf awal huruf kapital.

Misalnya:

Akabri(Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia)

Iwapi(Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia)

Sespa(Sekolah Staf Pimpinan Administrasi)

Pramuka (Praja Muda Karana)

c.Akronim yang buka nama diri yang berupa gabungan, suku kata, ataupun gabungan huruf dan suku kata dari deret kata ditulis seluruhnya dengan huruf kecil.

Misalnya:

pemilu( pemilihan umum)

rapim(rapat pimpinan)

rudal(peluru kendali)

tilang(bukti pelanggaran)

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 3.013 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: