Daftar Honorer K2 Kemenag Lulus CPNS 2013


Sebanyak 16.369 tenaga honorer Kategori 2 (K-2) Kementerian Agama yang dinyatakan lulus seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2013 telah diumumkan Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) CPNS pada Kamis (26/06) petang. Pengumuman ini menjadi berkah Ramadan karena dipublikasikan menjelang Ramadan 1435 H/2014 M. Semoga dirahmati Allah.

Data tenaga honorer K-2 ini diumumkan setelah dilakukan verifikasi ulang oleh Kementerian Agama.

Unit kerja K2 dibawah Kemenag ini antara lain tenaga yang telah mengabdi di MI, MTs, MA, KUA Kecamatan, juga kantor Kemenag Kab/Kota.

Unduhan:

Daftar Honorer K2 Kemenag Lulus CPNS 2013

Jadwal PLPG 2014 Rayon 14 Unesa


PLPG 2014 akan dimulai pada bulan Ramadan. Universitas Negeri Surabaya (Unesa) sebagai PSG Rayon 14 telah menjadwal pelaksanaan PLPG. Bagi peserta sertifikasi di Rayon 14, berikut jadwal 5 gelombang yang telah ditetapkan oleh panitia:

Gelombang 1 … 12 Jul 2014 – 20 Jul 2014 

Gelombang 2 … 07 Agt 2014 – 15 Agt 2014

Gelombang 3 … 19 Agt 2014 – 27 Agt 2014 

Gelombang 4 … 30 Agt 2014 – 07 Sep 2014 

Gelombang 5 … 11 Sep 2014 – 20 Sep 2014

 

Visi Misi Jokowi JK


Jokowi-JK pasangan capres cawapres nomor urut 2 memiliki program untuk mewujudkan visi misi dengan menunjukan prioritas  sembilan agenda aksi dalam pemerintahan ke depan. Kesembilan agenda prioritas itu disebut NAWA CITA.

 

VISI – MISI – PROGRAM AKSI Ir. H. JOKO WIDODO – Drs. H.M. JUSUF KALLA

PEMILU PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN TAHUN 2014

Reformasi 1998 menjanjikan lahirnya Indonesia baru yang lebih demokratis, sejahtera, berkeadilan, dan bermartabat. Jalan perubahan menuju Indonesia Hebat adalah jalan ideologis. Untuk itu, dalam lima tahun ke depan, pemerintahan kami akan dipandu oleh VISI sebagai berikut:

TERWUJUDNYA INDONESIA YANG BERDAULAT, MANDIRI DAN BERKEPRIBADIAN BERLANDASKAN GOTONG ROYONG

Upaya untuk mewujudkan Visi terwujudnya Indonesia yang Berdaulat, Mandiri dan Berkepribadian berlandaskan Gotong-Royong itu akan ditempuhmelalui MISI sebagai berikut:

  1. Mewujudkan keamanan nasional yang mampu menjaga kedaulatan wilayah, menopang kemandirian ekonomi dengan mengamankan sumber daya maritim, dan mencerminkan kepribadian Indonesia sebagai negara kepulauan.
  2. Mewujudkan masyarakat maju, berkeseimbangan dan demokratis berlandaskan Negara hukum.
  3. Mewujudkan politik luar negeri bebas-aktif dan memperkuat jati diri sebagai Negara maritim.
  4. Mewujudkan kualitas hidup manusia Indonesia yang tinggi, maju dan sejahtera.
  5. Mewujudkan bangsa yang berdaya-saing.
  6. Mewujudkan Indonesia menjadi Negara maritime yang mandiri, maju, kuat, dan berbasiskan kepentingan nasional
  7. Mewujudkan masyarakat yang berkepribadian dalam kebudayaan.

Untuk menunjukan prioritas dirumuskan sembilan agenda aksi dalam pemerintahan ke depan. Kesembilan agenda prioritas itu disebut NAWA CITA.

  1. Kami akan menghadirkan kembali Negara untuk melindungi segenap bangsa dan memberikan rasa aman pada seluruh warga negara,
  1. Kami akan membuat pemerintah selalu hadir dengan membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, demokratis, dan terpercaya.
  1. Kami akan membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan.
  1. Kami akan memperkuat kehadiran negara dalam melakukan reformasi sistem dan penegakan hukum yang bebas korupsi, bermartabat dan terpercaya
  2. Kami akan meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia
  1. Kami akan meningkatkan produktivitas rakyat dan daya saing di pasar internasional sehingga bangsa Indonesia bisa maju dan bangkit bersama bangsa-bangsa Asia lainnya.
  1. Kami akan mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor-sektor strategis ekonomi domestik.
  1. Kami akan melakukan revolusi karakter bangsa,
  1. Kami akan memperteguh ke-bhinneka-an dan memperkuat restorasi sosial Indonesia

Unduhan:

Visi misi Jokowi JK

 

Visi Misi Prabowo Hatta


Berikut visi dan misi pasangan capres cawapres 2014, nomor urut (1) Prabowo-Hatta

Visi dan Misi Yang Tertuang Dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Tahun 1945, Yaitu :

VISI :Negara Indonesia Yang Bersatu, Berdaulat, Adil dan Makmur

 MISI :

  1. Melindungi Segenap Bangsa Indonesia dan Tumpah Darah Indonesia
  1. Memajukan Kesejahteraan Umum
  1. Mencerdaskan Kehidupan Bangsa
  1. Ikut Melaksanakan Ketertiban Dunia Yang Berdasarkan Kemerdekaan, Perdamaian Abadi, dan Keadilan Sosial

Atas Dasar Tersebut VISI dan MISI Pasangan Prabowo-Hatta :

VISI :

“Membangun Indonesia yang bersatu, berdaulat, adil dan makmur serta bermartabat”

MISI :

  • Mewujudkan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang aman dan stabil, sejahtera, demokratis, dan berdaulat, serta berperan aktif dalam menciptakan perdamaian dunia, serta konsisten melaksanakan Pancasila dan UUD 1945.
  • Mewujudkan Indonesia yang maju, adil, makmur, berkerakyatan, dan  mandiri.
  • Mewujudkan Indonesia yang berkeadilan sosial, dengan sumber daya manusia yang berakhlak mulia, berbudi luhur, berkualitas tinggi: sehat, cerdas, kreatif, trampil serta menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi

Penjabaran dari MISI Pasangan Prabowo-Hatta adalah sebagai berikut :

  1. Mewujudkan Sumberdaya Manusia Yang Berakhlak Mulia, Berbudi Luhur, Berbudaya dan Beradab.
  2. Mewujudkan Bangsa Yang Berkualitas, Berdaya Saing, Kreatif, Rasional, dan Menguasai IPTEK
  3. Mewujudkan Masyarakat Berdemokrasi Berlandaskan Hukum
  4. Mewujudkan Indonesia Aman, Damai, dan Bersatu
  5. Mewujudkan Indonesia Yang Adil, Sejahtera, dan Merata Dalam Pembangunan
  6. Mewujudkan Indonesia Berperan Penting Dalam Perdamaian Dunia Serta Konsisten Menjalankan UUD 45 dan Pancasila
  7. Mewujudkan Indonesia Yang Hijau dan Lestari

Pelaksanaan MISI Pasangan Prabowo-Hatta akan dengan sungguh-sungguh dilaksanakan dengan KERJA NYATA sebagai berikut :

  1. Membangun Perekonomian Yang Kuat, Berdaulat, Adil dan Makmur
  2. Melaksanakan Ekonomi Kerakyatan
  3. Membangun kembali Kedaulatan Pangan, Energi dan Sumberdaya Alam
  4. Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia Dengan Melaksanakan Reformasi Pendidikan
  5. Meningkatkan Kualitas Pembangunan Sosial Melalui Program Kesehatan, Sosial, Agama, Budaya dan Olahraga
  6. Mempercepat Pembangunan Infrastruktur
  7. Menjaga Kelestarian Alam dan Lingkungan Hidup
  8. Membangun Pemerintahan Yang Melindungi Rakyat, Bebas Korupsi, dan Efektif Melayani.

Unduhan:

Unduh visi misi Prabowo Hatta

 

Buku Panduan KPPS Pilpres 2014


Bagi petugas TPS juga PPS, silakan unduh buku panduan pelaksanaan coblosan pemilu Presiden dan Wakil Presiden RI berikut.

Tanggal 9 Juli, harus sukses demi masa depan bangsa. Kita berharap pelaksanaan pemuli berlangsung luber jurdil: langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil.

Unduhan

1. klik tautan berikut

Download Panduan KPPS Pilpres 2014

2. klik kanan halaman buku, pilih/klik “save as” atau “simpan sebagai …”

 

 

Jadwal Debat Capres-Cawapres 2014


Dijadwalkan debat Capres 2014 adalah sebanyak lima kali dengan rincian

  • debat capres dan cawapres = 2 kali
  • debat capres = 2 kali
  • debat cawapres = 1 kali

Debat yang diselenggarakan KPU ini diatur berdasarkan keputusan KPU Nomor 469/Kpts/KPU/Tahun 2014 tentang Mekanisme Mekenisme Debat Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden dalam Pemilihan Umum Tahun 2014, bertujuan untuk memperjelas visi dan misi yang dipersiapkan jika dipercaya rakyat untuk menjadi Presiden 2014.

Pasangan nomor urut 1: Prabowo-Hatta Rajasa dan nomor urut 2 Jokowi-JK akan memaparkan visi misi sesuai tema yang ditentukan, menjawab pertanyaan dari moderator, dan saling mengajukan pertanyaan juga menjawabnya.

Berikut jadwal debat kandidat capres-cawapres.

  1. 9 Juni 2014. Debat Capres-Cawapres. tema “Pembangunan Demokrasi, Pemerintahan yang Bersih, dan Kepastian Hukum”.
  2. 15 Juni: Debat capres disiarkan Metro TV dan Bloombergdengan Tema Pembangunan Ekonomi dan Kesejahteraan Sosial.
  3. 22 Juni: Debat capres disiarkan TV One dan ANTV dengan Tema Politik Internal dan Ketahanan Nasional.
  4. 29 Juni: Debat cawapres disiarkan RCTI, MNCTV, dan Globaldengan Tema Pembangunan Sumber Daya Manusia dan Iptek.
  5. 5 Juli: Debat capres dan cawapres disiarkan TVRI dan Kompas TV dengan Tema Pangan, Energi, dan Lingkungan.

- – -

 

Skor Debat Perdana Capres-Cawapres 2014


Berikut rangkuman pendapat beberapa tokoh siapa terbaik dari debat pertama antara Prabowo-Hatta dengan Jokowi JK pada debat perdana capres dan cawapres tanggal 9 Juni 2014. Debat ini  mengambil tema “Pembangunan Demokrasi, Pemerintahan yang Bersih, dan Kepastian Hukum”.

Penilaian tentu didasarkan pada sudut pandang dan juga ada unsur kepentingan. Menurut Mahfud MD, Ketua Tim Kampanye Nasional Calon Presiden-Wakil Presiden Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, Prabowo-Hatta tampil baik dan mampu mengungguli lawan. Dan, Prabowo-Hatta mampu menjawab semua pertanyaan dengan lugas dan tuntas. Skor 1-0 untuk Prabowo.

Menurut pengamat politik dari Universitas Pelita Harapan Emrus Sihombing menilai, pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut satu, Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, terlalu percaya diri dan tampak kurang persiapan. Dalam beberapa kesempatan, keduanya terlihat tak terarah dalam menjawab pertanyaan.

Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra Martin Hutabarat memuji performa calon presiden Joko Widodo alias Jokowi ketika debat calon presiden dan calon wakil presiden, Senin (9/6/2014). Menurut Martin, performa Jokowi dalam debat sudah mencair. Sementara untuk performa calon presiden yang diusung partainya, Martin menilai, Prabowo Subianto cukup terpaku. Prabowo hanya menjawab pertanyaan yang diberikan dan lupa menonjolkan kelebihan yang dimiliki.

Wakil Ketua Umum Bidang Perdagangan, Distribusi, dan Logistik Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Natsir Mansyur berpendapat pemaparan Jokowi-JK lebih unggul dari Prabowo-Hatta: “Tidak ribet karena langsung ke akar persoalannya.”

Hasil riset Lembaga Survei Indonesia menyatakan elektabilitas pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla lebih unggul dibanding pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa setelah digelar debat calon presiden dan wakil presiden tadi malam, Senin, 9 Juni 2014. Angka keterpilihan Jokowi tercatat rata-rata 47,5 persen, sedangkan Prabowo hanya 36,9 persen.

Berikut tulisan lengkap yang menjadi rujukan tulisan ringkas di atas.

Survei Setelah Debat Capres Jokowi Tetap Unggul
Hasil riset Lembaga Survei Indonesia menyatakan elektabilitas pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla lebih unggul dibanding pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa setelah digelar debat calon presiden dan wakil presiden tadi malam, Senin, 9 Juni 2014. Angka keterpilihan Jokowi tercatat rata-rata 47,5 persen, sedangkan Prabowo hanya 36,9 persen. “Hasil survei itu berdasarkan debat capres tadi malam,” kata Direktur Eksekutif LSI Dodi Ambardi ketika dihubungi Tempo, Selasa, 10 Juni 2014. Menurut Dodi, ada perubahan dari yang tidak memilih menjadi memilih karena melihat hasil debat capres. Tingginya elektabilitas Jokowi, ujar dia, karena dianggap mengungguli Prabowo saat debat. Sebanyak 47,5 persen responden menyatakan Jokowi-JK membawa angin baru dalam kepemimpinan jika kelak terpilih. Di lain pihak, 36,9 persen responden menganggap Prabowo-Hatta kurang mempunyai program yang jelas.Survei dilakukan di tujuh provinsi, yakni Jawa Barat, Jakarta, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Utara, dan Sulawesi Selatan. Juga di tiga wilayah, yaitu barat, tengah, dan timur. Survei melibatkan 2.400 responden yang dipilih menggunakan exit poll. Mereka diwawancarai melaui telepon dan harus melihat debat capres terlebih dahulu

http://pemilu.tempo.co/read/news/2014/06/10/269583859/Survei-Setelah-Debat-Capres-Jokowi-Tetap-Unggul

Mahfud,MD: Secara Keseluruhan Prabowo-Hatta.Menang 1-0
Mahfud MD, Ketua Tim Kampanye Nasional Calon Presiden-Wakil Presiden Prabowo Subianto-Hatta Rajasa pada Pemilu Presiden 2014, mengaku cukup puas dengan acara Debat Kandidat Calon Presiden-Calon Wakil Presiden yang digelar di Balai Sarbini, Jakarta, Senin (9/6/2014) malam.

Mahfud berpendapat Prabowo-Hatta tampil baik dan mampu mengungguli penampilan pasangan calon presiden-wakil presiden nomor urut dua, Joko Widodo-Jusuf Kalla. “Secara keseluruhan kami menang. 1-0,” kata Mahfud ditemui seusai acara.

Menurut Mahfud, Prabowo-Hatta mampu menjawab semua pertanyaan dengan lugas dan tuntas. Dia pun berpendapat jawaban Prabowo tetap lugas dan tuntas saat menjawab pertanyaan Jusuf Kalla yang cukup menyudutkan soal pelanggaran hak asasi manusia pada masa lalu.

Sebaliknya, kata Mahfud, Prabowo-Hatta sejak awal berkomitmen hanya akan menggali isu mengenai kebijakan pembangunan bangsa. Ia menolak bila ada yang mengatakan Prabowo-Hatta melontarkan pertanyaan menyudutkan atau merendahkan Jokowi-Kalla. “Tapi, ini kan politik, sah-sah saja,” ujar dia.
Sumber: http://nasional.kompas.com/read/2014/06/09/2322216/Mahfud.MD.Secara.Keseluruhan.Prabowo-Hatta.Menang.1-0.

Elite Gerindra Puji Performa Jokowi dalam Debat Capres

Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra Martin Hutabarat memuji performa calon presiden Joko Widodo alias Jokowi ketika debat calon presiden dan calon wakil presiden, Senin (9/6/2014). Menurut Martin, performa Jokowi dalam debat sudah mencair.

“Jokowi sudah agak cair, ya. Kalau dulu kan kaku,” ujar Martin di komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (10/6/2014).

Sementara untuk performa calon presiden yang diusung partainya, Martin menilai, Prabowo Subianto cukup terpaku. Prabowo hanya menjawab pertanyaan yang diberikan dan lupa menonjolkan kelebihan yang dimiliki. Misalnya, saat Prabowo menjawab pertanyaan terkait pemerintahan saat ini.

Martin menyayangkan Prabowo hanya fokus memberikan kritikan tanpa menonjolkan program yang ia rencanakan dalam visi misinya. “Padahal, hal-hal yang penting seperti ini akan terus diulang dalam tayangan televisi dan menjadi perhatian masyarakat,” katanya.

Sebaliknya, menurut Martin, Jokowi lebih kreatif menonjolkan dirinya dengan mengungkap kembali perannya ketika menjadi Wali Kota Solo dan Gubernur DKI Jakarta.

“Meski lari dari pertanyaan, Jokowi lebih kreatif memberi jawaban,” kata anggota Komisi III DPR itu.

Namun, secara keseluruhan, Martin menilai kedua pasang capres menawarkan dua visi yang berbeda terkait tiga tema yang dibahas. Prabowo-Hatta, kata dia, jelas memberikan visi terkait pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan.

“Tapi kalau orang yang mencari kebebasan akan melihat Jokowi,” pungkas Martin. (http://nasional.kompas.com/read/2014/06/10/1132064/Elite.Gerindra.Puji.Performa.Jokowi.dalam.Debat.Capres.)

“Prabowo-Hatta Terlalu Percaya Diri”
Pengamat politik dari Universitas Pelita Harapan Emrus Sihombing menilai, pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut satu, Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, terlalu percaya diri dan tampak kurang persiapan menghadapi acara “Debat Capres dan Cawapres”, di Balai Sarbini, Jakarta, Senin (9/7/2014) malam. Dalam beberapa kesempatan, keduanya terlihat tak terarah dalam menjawab pertanyaan, salah satunya saat Prabowo ditanya soal isu pelanggaran hak asasi manusia tahun 1998.

“Prabowo-Hatta, saya melihat, mereka overconfident. Tampaknya, tidak begitu ada persiapan yang matang. Terlalu percaya diri,” kata Emrus saat dihubungi, Senin malam.

Ketidaksiapan Prabowo-Hatta, lanjut Emrus, juga terlihat saat beberapa kali menyatakan setuju dengan pandangan pasangan rivalnya, Joko Widodo-Jusuf Kalla. Hal ini tak disia-siakan oleh JK yang mengucapkan terima kasih atas respons positif Hatta terhadap pemikirannya dan Jokowi.

Emrus mengatakan, Prabowo-Hatta seharusnya lebih berani menawarkan program dan pandangan yang berbeda dari rivalnya. Menurut Emrus, dalam sebuah debat, “mengamini” pernyataan lawan sebaiknya dihindari.

Ia juga menilai, pertanyaan yang diajukan Prabowo kepada Jokowi terkait pemekaran daerah tak tajam sehingga mudah dijawab oleh Gubernur nonaktif DKI Jakarta itu. Sebaliknya, saat diajukan pertanyaan tentang pelanggaran HAM oleh Jusuf Kalla, Prabowo seolah tak siap menjawabnya. Menurut Emrus, pertanyaan tersebut harusnya dapat dijawab dengan lebih cantik oleh Prabowo. Seharusnya, Prabowo bisa memanfaatkan pertanyaan ini untuk menjawab dengan lugas persoalan yang selalu dikaitkan dengan dirinya itu.

“Itu bukan persoalan baru, karena sudah beberapa tahun yang lalu. Kenapa saat saya (Prabowo) menjadi calon wakil presiden Mega, tidak mempersoalkan itu?” kata Emrus, mengandaikan dirinya sebagai Prabowo. Sumber: http://nasional.kompas.com/read/2014/06/10/0632279/.Prabowo-Hatta.Terlalu.Percaya.Diri.

Debat Capres, Kadin: Jokowi Lebih Mudah Dipahami
Sebagian dari pelaku usaha nasional menilai pemaparan visi-misi pasangan calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla lebih realistis dan mudah dipahami daripada pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.

“Mereka berbicara yang sedang dan telah dilaksanakan, sementara nomor satu baru akan,” ujar Wakil Ketua Umum Bidang Perdagangan, Distribusi, dan Logistik Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Natsir Mansyur pada Selasa, 10 Juni 1014.

Menurut dia, dalam debat tadi malam, penjelasan kedua calon masih terbilang normatif. Namun, dari keduanya, gagasan serta rencana nomor urut dua pada bidang ekonomi lebih realistis bagi kalangan dunia usaha ke depan. “Lebih bisa diterima karena keduanya memang pengusaha,” ujarnya.

Kemudian soal kebijakan perlindungan hukum bagi semua investor, ia menambahkan, pemaparan Jokowi-JK juga lebih unggul dari Prabowo-Hatta. “Tidak ribet karena langsung ke akar persoalannya.”

Natsir menyatakan kebijakan tunggal pemerintah yang diusung Jokowi dianggap pro-bisnis dan penting untuk menghapus kebijakan setiap kementerian atau badan yang berjalan saat ini. “Lebih efisien dan gampang jika kepastian hukumnya terjaga,” ujarnya.

Dengan kondisi tersebut, kalangan pengusaha lebih leluasa dalam menjalankan setiap aktivitasnya. “Saat ini, untuk soal maritim saja, Kementerian Perhubungan, Perindustrian, dan Bappenas terlihat jalan masing-masing,” ujarnya.

Ia juga mengatakan penjelasan Jokowi mengenai kebijakan ekonomi jangka panjang Indonesia, dengan mengalihkan dan mengembangkan sektor logistik nasional berbasis maritim, lebih diterima. “Karena darat sudah sangat sulit, ya, maritim lebih realistis,” ujarnya.

Terakhir ia berharap penyampaian visi-misi dari kedua pasangan calon bisa memberikan harapan dan sentimen positif terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. “Jangan sampai ini (debat) dijadikan sebagai jalan untuk menakut-nakuti investor,” katanya.

http://pemilu.tempo.co/read/news/2014/06/10/269583843/Debat-Capres-Kadin-Jokowi-Lebih-Mudah-Dipahami

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 3.031 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: