Download Buku Pedoman Sergu 2014


Buku ini memuat antara lain syarat peserta sergu 2014 dan 2015 bagi guru dan pengawas, pola sertifikasi, jadwal sertifikasi. Juga, menjelaskan guru yang menjadi prioritas sergu 2014 (Buku 1). Kemudian Buku Lampiran menjelaskan pengelolaan database calon peserta, kode kab.kota, dan kode mata pelajaran (mapel) sergu.

Penjaringan calon peserta sertifikasi guru 2014 ditetapkan dengan menggunakan pola perangkingan secara online. Pola perangkingan secara online membutuhkan persyaratan update data guru yang terdapat pada database NUPTK. Database NUPTK guru merupakan pangkalan data utama yang menjadi muara sumber utama untuk menentukan urutan perangkingan secara online.

NUPTK yang menjadi muara sumber utama calon peserta sertifikasi guru harus segera dilakukan proses pembaharuan atau perbaikan data secara online untuk mendapatkan data guru yang terbaru. Data calon peserta sertifikasi guru diperbaiki melalui aplikasi penetapan peserta sertifikasi guru (AP2SG) secara online oleh operator kabupaten/kota.

Pada tahap verifikasi data, proses cetak form verifikasi dan verifikasi data oleh dinas kabupaten/kota dilakukan melalui sarana yang disediakan AP2SG. Aplikasi yang sama juga digunakan oleh LPMP untuk melakukan persetujuan penghapusan dan mutasi ke kabupaten/kota lain.

Dokumen untuk diunduh

 

Data PNS Desember 2013


Jumlah PNS 2013 sebanyak 4.362.805 terdiri PNS pria 2.260.608 dan PNS wanita 2.102.197. Berikut data PNS dalam rincian menurut usia, tingkat pendidikan, jabatan PNS, dan jabatan fungsional.

Data PNS Berdasarkan Usia

Usia PNS 2013 terbanyak pada kelompok 46-50 tahun yang mencapai 21.07% atau 919.137. Jumlah PNS kelompok usia muda sebanyak 0.04% (1.576 orang) dan kelompok tua 0.02% (688 orang).

Data PNS Berdasarkan Pendidikan

Pendidikan terendah PNS data 2013 adalah tingkat SD dengan jumlah 60.450 (1.39%). Dan, tingkat pendidikan tertinggi adalah S3 yang jumlahnya 10.603 (0.24%). Untuk jumlahnya terbanyak, PNS Indonesia berpendidikan S1 yang mencapai 40.07% atau 1.748.364 orang.

Data PNS Berdasarkan Jabatan Fungsional

PNS Indonesia paling banyak berada di tenaga pendidik/guru dan kemudian menjadi tenaga paramedic/kesehatan. Data PNS per 31 Desember 2013 yang dikeluarkan BKN, menunjukkan jumlah tenaga pendidik/guru mencapai 76.18% atau 1.779.454 orang dan untuk tenaga paramedic sebanyak 12.65% atau 295.504 orang.

unduhan

tabel 2 data PNS 2013

tabel 3 data PNS 2013

Sumber: http://www.bkn.go.id

Data Nasional TPS dan DPT Pemilu 2014


Rabu, 9 April 2014 rakyat Indonesia diharapkan datang di TPS untuk memberikan suaranya bagi Pemilu untuk memilih anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi, dan DPRD Kab/Kota.

Sebanyak 186.569.233 pemilih yang terdaftar di DPT diharapkan  datang di 545.647 TPS.

Provinsi dengan jumlah pemilih terbesar adalah:

  • Provinsi Jawa Barat 32.711.732 pemilih, dan dengan 90.917 TPS.
  • Provinsi Jawa Timur 30.511.828, dan dengan  86.385 TPS.
  • Provinsi Jawa tengah 27.220.415 dengan  77.693 TPS.

Kemudian Provinsi dengan pemilih paling sedikit atau dengan jumlah pemilih kurang dari 1.000 (seribu)  orang adalah

  • Papua Barat = 709.825 pemilih
  • Gorontalo = 802.905 pemilih
  • Maluku Utara = 824.181 pemilih
  • Sulawesi Barat = 880.621 pemilih
  • Kepulauan Bangka Belitung = 923.81

Berikut data selengkapnya jumlah TPS dan DPT Pemilu Legislatif (Pileg) yang dirinci menurut laki-laki dan perempuan.

Provinsi

Jml. TPS

L

P

Jumlah

1. ACEH

10.843

1.642.721

1.686.617

3.329.338

2. BALI

8.094

1.457.839

1.482.802

2.940.641

3. BANTEN

20.638

4.005.263

3.881.582

7.886.845

4. BENGKULU

4.285

697.417

669.59

1.367.007

5. DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

8.523

1.324.452

1.407.668

2.732.120

6. DKI JAKARTA

17.045

3.557.320

3.464.194

7.021.514

7. GORONTALO

2.322

400.112

402.793

802.905

8. JAMBI

8.22

1.251.987

1.207.719

2.459.706

9. JAWA BARAT

90.917

16.441.071

16.270.661

32.711.732

10. JAWA TENGAH

77.693

13.532.938

13.687.477

27.220.415

11. JAWA TIMUR

86.385

15.013.794

15.498.034

30.511.828

12. KALIMANTAN BARAT

12.189

1.794.343

1.713.465

3.507.808

13. KALIMANTAN SELATAN

8.933

1.408.124

1.394.692

2.802.816

14. KALIMANTAN TENGAH

5.947

940.72

849.045

1.789.765

15. KALIMANTAN TIMUR

8.651

1.520.996

1.338.109

2.859.105

16. KEPULAUAN BANGKA BELITUNG

2.741

474.259

449.551

923.81

17. KEPULAUAN RIAU

3.745

656.84

625.427

1.282.267

18. LAMPUNG

16.492

3.029.729

2.875.778

5.905.507

19. MALUKU

3.805

586.526

599.874

1.186.400

20. MALUKU UTARA

2.396

418.635

405.546

824.181

21. NUSA TENGGARA BARAT

12.02

1.688.202

1.796.637

3.484.839

22. NUSA TENGGARA TIMUR

11.027

1.512.399

1.602.273

3.114.672

23. PAPUA

9.37

1.718.285

1.485.041

3.203.353

24. PAPUA BARAT

2.707

377.259

332.566

709.825

25. RIAU

12.469

2.104.106

1.986.102

4.090.208

26. SULAWESI BARAT

2.82

441.585

439.036

880.621

27. SULAWESI SELATAN

18.035

3.044.727

3.236.977

6.281.704

28. SULAWESI TENGAH

6.009

973.031

936.862

1.909.893

29. SULAWESI TENGGARA

5.421

895.049

887.375

1.782.424

30. SULAWESI UTARA

5.301

947.113

919.207

1.866.320

31. SUMATERA BARAT

12.548

1.809.705

1.834.195

3.643.900

32. SUMATERA SELATAN

17.783

2.902.609

2.839.434

5.742.043

33. SUMATERA UTARA

30.273

4.848.963

4.944.758

9.793.721

TOTAL

545.647

93.418.119

93.151.087

186.569.233

Sumber:   http://data.kpu.go.id/dpt.php diakses pada 9 Maret 2014

Panduan OSN 2014


OSN  Tahun  2014  Tingkat  SD/MI akan  dilaksanakan pada  tanggal  4  s.d  9  Mei  2014  di Denpasar, Bali. Mata pelajaran tingkat SD/MI adalah Matematika dan IPA.

Sedangkan Olimpiade Sains Nasional (OSN) jenjang Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah akan dilaksanakan di Padang, Sumatera Barat, pada 15-21 Mei 2014. Ada empat bidang lomba yang digelar yaitu Matematika, Biologi, Fisika, dan IPS.ng berkepribadian kokoh, kompetitif, dan mandiri.

Dokumen untuk diunduh

Panduan OSN SD/MI 2014 

Panduan OSN SMP/MTs 2014 

 

Syarat Menjadi CPNS


Tenaga honorer K2 yang lulus tes tidak otomatis diangkat menjadi CPNS tetapi masih harus melakukan pemberkasan sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2002 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 98 Tahun 2000 tentang Pengadaan Pegawai Negeri Sipi dan Surat Keputusan Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 11 Tahun 2002 tanggal 17 Juni 2002 tentang Ketentuan Pelaksanaan PP 11/2002.

Pelamar (umum/Honorer K1/Honnorer K2 yang ditetapkan diterima (lulus tes) wajib melengkapi dan menyerahkan kelengkapan administrasi kepada Pejabat Pembina Kepegawaian atau pejabat lain yang ditunjuk, yaitu:

  1. Foto copy ijazah/STTB yang telah disahkan oleh pejabat yang berwenang
  2. Daftar riwayat hidup sesuai ketentuan yang belaku.
  3. Pasfoto ukuran 3×4 cm sesuai kebutuhan.
  4. Surat keterangan catatan kriminal/berkelakuan baik dari Polri.
  5. Surat keterangan sehat rohani dan jasmani serta tidak mengkonsumsi/menggunakan narkotika, psikotropika, prekursor, dan zat adiktif lainnya dari dokter.
  6. Asli kartu pencari kerja dari Dinas Tenaga Kerja.
  7. Surat pernyataan tentang:
    Foto copy sah surat keterangan dan bukti pengalaman kerja bagi yang telah mempunyai pengalaman bekerja.

    • Tidak pernah dihukum penjara atau kurungan berdasarkan putusan pengadilan yang sudah mempunyai kekuatan hukumyang tetap, karena melakukan suatu tindak pidana kejahatan;
    • Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai Pegawai Negeri atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta;
    • Tidak berkedudukan sebagai Calon/ Pegawai Negeri;
    • Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Republik Indonesia atau negara lain yang ditentukan oleh Pemerintah;
    • Tidak menjadi anggota/pengurus partai politik. catatan: Bagi yang sebelumnya telah menjadi pengurus dan/atau anggota partai politik harus melampirkan surat pernyataan telah melepaskan keanggotaan dan/atau kepengurusan dari partai politik yang diketahui oleh pengurus partai politik yang bersangkutan.

Khusus bagi yang pada saat diangkat sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil berusia lebih dari 35 (tiga puluh lima) tahun dan tidak lebih dari 40 (empat puluh) tahun, harus melampirkan surat keputusan pengangkatan dan surat keterangan yang menyatakan bahwa yang bersangkutan masih melaksanakan tugasnya pada instansi pemerintah.

Golongan Ruang

Golongan ruang sebagai dasar penggajian pertama ditetapkan berdasarkan ijazah atau surat tanda tamat belajar (STTB) yang dimiliki dan digunakan pada saat melamar menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil, yaitu sebagai berikut.
Golongan ruang gaji Calon Pegawai Negeri Sipil (menurut ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 98 Tahun 2000 yang diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2002).

  • I/a Sekolah Dasar/setingkat
  • I/c Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama/setingkat
  • II/a Sekolah Lanjutan Tingkat Atas/Diploma I/setingkat
  • II/b Sekolah Guru Pendidikan Luar Biasa/ Diploma II/setingkat
  • II/c Sarjana Muda/Akademi/Diploma III
  • III/a Sarjana/Diploma IV
  • III/b Dokter/Apoteker/Magister/setara ~ III/c Doktor

Masa Percobaan

Setiap Calon Pegawai Negeri Sipil diwajibkan menjalani masa percobaan sekurang-kurangnya selama 1 tahun dan paling lama 2 tahun. Calon Pegawai Negeri Sipil yang selama menjalani masa percobaan dinyatakan cakap diangkat sebagai Pegawai Negeri Sipil. Calon Pegawai Negeri Sipil yang dinyatakan tidak cakap maka diberhentikan dengan hormat sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil.

Calon Pegawai Negeri Sipil yang telah menjalani masa percobaan sekurang-kurangnya 1 tahun dan paling lama 2 tahun, diangkat sebagai Pegawai Negeri Sipil apabila memenuhi syarat berikut:

  1. Setiap unsur penilaian pelaksanaan pekerjaan sekurang-kurangnya bernilai baik,
  2. Telah memenuhi syarat kesehatan j asmani dan rohani untuk diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil,
  3. Telah lulus pendidikan dan pelatihan prajabatan.

Calon Pegawai Negeri Sipil diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil dengan keputusan Pejabat Pembina Kepegawaian dan diberikan pangkat menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku dan gaji pokok sesuai dengan golongan dan ruang penggajiannya.

Referensi:

Klik judul bila berminat mengundug dokumen

 

Nasib Honorer K2 yang Tidak Lulus CPNS


Honorer K2 yang tidak lulus tes CPNS berpeluang menjadi Pegawai Pemeritah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). PPPK akan mendapatkan gaji, jaminan kesehatan, jaminan hari tua, dan fasilitas lain seperti PNS.

Tenaga honorer kategori II, khususnya guru yang tidak lulus tes CPNS diberi kesempatan untuk mengikuti seleksi menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Namun pelaksanaannya harus  sesuai dengan ketentuan peraturan perundangan, serta kebutuhan setiap instansi.
Hal itu merupakan kesimpulan Raker Pansus Guru DPD RI dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Azwar Abubakar dan Sekjen Kementerian Agama Bahrul Hayat, Rabu (19/02). Raker dipimpin oleh Ketua Pansus Aidil Fitri Syah.
Sesuai dengan Undang-Undang No. 5/2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), ke depan tidak dikenal lagi adanya tenaga honorer. ASN terdiri dari PNS dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Karena itu persoalan tenaga honorer harus dituntaskan.
Dalam kesempatan itu, Menteri Azwar Abubakar mengatakan, saat ini pemerintah tengah menyusun rancangan peraturan pelaksanaan UU tentang ASN, yang terdiri dari 19 peraturan pemerintah dan 5 Peraturan Presiden. Salah satu PP yang tengah disusun adalah mengenai PPPK, yang diharapkan bisa diterapkan tahun 2014 ini.
Azwar menambahkan, tahun ini pihaknya mengusulkan formasi pegawai sebanyak 100 ribu, yang terdiri dari 60 ribu PNS dan 40 ribu PPPK. “Untuk PPPK, sepuluh ribu diantaranya akan dialokasikan untuk tenaga penyuluh. Di sini masih ada peluang bagi guru honorer kategori 2 untuk ikut seleksi,” tambahnya.
Diakui bahwa tidak mungkin semua guru honorer bisa masuk menjadi PPPK tahun ini. Pasalnya, jumlah honorer K2 yang ikut seleksi sebanyak 253 ribu, sementara yang diterima hanya sekitar 100  ribu. Apalagi sisa formasi sekitar 30 ribu itu juga diperuntukkan untuk tenaga ahli lain, seperti tenaga kesehatan, tenaga teknis  dan lain-lain.
Untuk itu, Menteri PANRB mengimbau kepada para kepala daerah agar berbesar hati dan tetap memperhatikan kesejahteraan para guru honorer yang masih belum tertampung menjadi PPPK. “Saya yakin kalau tenaga guru masih dibutuhkan oleh daerah. Selama belum terisi oleh CPNS ataupun PPPK, jangan langsung tenaga honorernya diberhentikan. Kalau perlu honornya ditingkatkan,” tambahnya.
Di tempat terpisah, Wakil Menteri PANRB Eko Prasojo  mengungkapkan bahwa pengadaan PPPK harus melalui beberapa tahapan, yakni perencanaan, pengumuman lowongan, pelamaran, seleksi, pengumuman hasil seleksi, dan pengangkatan. “Pengadaan PPPK harus berdasarkan kompetensi, kualifikasi, dan kebutuhan,” ujarnya saat menjadi nara sumber pada sosialisasi Undang-Undang No. 5/2014 tentang ASN di Pemprov DKI Jakarta, Rabu (19/02).
Wamen menambahkan, PPPK diangkat dengan keputusan pejabat pembina kepegawaian (PPK), dan diikat dengan perjanjian kerja minimal satu tahun, dan dapat diperpanjang. Namun PPPK tidak dapat diangkat otomatis menjadi PNS.
Seperti halnya PNS, perjanjian kerja itu menjadi dasar dalam penilaian kinerja, serta dalam perpanjangan perjanjian. Penilaian kinerja juga menjadi dasar dalam pemberian tunjangan dan pengembangan kompetensi.
Seorang PPPK berhak mendapatkan gaji serta tunjangan yang dibebankan kepada APBN/APBD. “Mereka juga diberi kesempatan untuk pengembangan kompetensi, dan diberikan penghargaan,” ujarnya. Selain itu, PPPK juga berhak mendapatkan perlindungan berupa jaminan hari tua, kesehatan, kecelakaan kerja, kematian, dan bantuan hukum.

Sumber: www.menpan.go.id

Daftar NISN 2014


NISN (Nomor Induk Siswa Nasional) penting dimiliki setiap siswa. Berikut cara cek NISN terbaru yang menampilkan NISN beserta daftar siswa per sekolah (bukan madrasah:MI/MTs/MA).

Untuk menelusuri NISN juga melihat NPSN, silakan ikuti langkah berikut.

1. Klik sesui Jenjang Sekolah

2. Pilih/Klik nama Provinsi

3. Pilih/Klik nama Kab/Kota

4. Cari nama sekolah. Bila pada halaman 1 ini nama sekolah tidak ada kemungkinan ada di halaman lain, (dapat dicari dengan dua fasilitas yang tersedia).

  • Memperbanyak jumlah tampilan nama sekolah dengan mengubah tampilan baris sampai 100 baris/sekolah. Tombol pilihan ada di pojok kiri atas.
  • Melihat halaman berikutnya dengan klik nomor halaman. Nomor halaman ada di pojok kanan bawah.
  • Atau mencari sekolah dengan menggunakan “kotak pencarian di pojok kanan atas”: ketik nama sekolah atau nomor NPSN.

5. Klik nama sekolah maka akan tampil daftar NISN dan nama Siswa.

  • Jika klik NPSN maka akan tampil profil sekolah.

Semoga bermanfaat!

Daftar Peserta UKG 2014 Kab. Kediri


Calon peserta sergu 2014 Kab Kediri yang harus mengikuti UKG 2014 sebanyak 300 peserta. UKG wajib diikuti calon peserta sergu yang mengikuti sertifikasi guru pola PLPG.

Ada dua kategori hasil PLPG:

  • Lulus UKG, maka selanjutnya masuk/mengikuti PLPG
  • Tidak Lulus UKG, tidak bisa mengikuti PLPG. Proses selanjutnya, mengikuti Diklat Pasca UKA.

Untuk mengunduh dokumen Daftar Calon Peserta UKG 2014 Kab Kediri, ikuti petunjuk berikut:

  • Klik poster di bawah
  • Jika sudah terbuka laman 4share, klik “Unduh” dalam lingkaran merah seperti pada poster berikut.

Calon UKG 2014 Kab Kediri

  • Klik “Unduh Gratis” dalam lingkaran merah seperti poster berikut. Dan, tunggu waktu sampai menunjukkan 0 (nol)

4share_tunsas63

Semoga bermanfaat!

Jadwal UKG 2014


Jadwal peserta UKG sudah terbit dan tampil secara per peserta.

Tahap verifikasi calon peserta sertifikasi 2014 telah berakhir pada 3 Februari 2014. Tahap selanjutnya, awal Maret pelaksanaan Uji Kompetensi Guru (UKG).

Calon peserta sertifikasi 2014 yang sudah mengikuti UKG tahun 2013 tidak perlu mengikuti UKG tahun 2014 kecuali bagi yang mengubah bidang studi sertifikasi, tidak lagi sesuai dengan bidang studi sertifikasi pada saat UKG tahun 2013.

Berikut Jadwal UKG 2014 / Tahapan Sergu 2014

  1. Tahap verifikasi Data – jadwal sd 31 Januari 2014.
  2. Persiapan (13 feb – 3 Mar 2014) dan pelaksanaan UKG 2014 (4 – 8 Maret 2014).
  3. Evaluasi peserta tidak lulus PLPG 2013
  4. Tahap penetapan Peserta sertifikasi guru tahun 2014

Cara Melihat Jadwal UKG

  1. Klik/Masuk web Informasi Peserta Sertifikasi Guru
  2. Klik menu Pencarian (di sudut kanan atas)
  3. Ketik nomor NUPTK
  4. Klik tombol pencarian

Sampai tahap 4 ini maka akan tampil biodata calon peserta UKG. Untuk jadwal ada di bagian atas kanan, memuat keterangan tempat, tanggal, dan jam ujian.

Sumber : Informasi Peserta Sertifikasi Guru

Foto Eksklusif Kelud Meletus 2014


Inilah foto-foto yang menggambarkan dahsyatnya gunung Kelud saat meletus pada Kamis, 13 Februari 2014.

Kilatan cahaya dan lidah api menjelang Kelud meletus

Kilatan cahaya dan semburan lidah api  terlihat jelas di atas Gunung Kelud  saat mulai meletus  Pukul 22.50 Wib dan pada saat bersamaan kamera pematau (CCTV) yang terpasang di gardu pandang hancur sehingga petugas vulkanologi tidak dapat melihat secara visual dari dekat gunung kelud, Kamis 13-2-2014

Kilatan Cahaya disertai suara gemuruh di atas gunung Kelud

Semburan lava pijar dan sambaran petir di atas Gunung Kelud

Berikut foto-foto yang bersumber dari http://www.aktualpost.com/

Kilatan di atas Gunung Kelut dari daerah Sangut Blitar

Erupsi Gunung kelud, foto itu diambil selang satu jam setelah terdengar dentuman ledakan

Foto diambil dari kamera iPadi. Terlihat kilatan hebat yang menyambar random di atas Gunung Kelud.

Gunung Kelud pasca letusan, kondisi pada pukul 23:44 WIB di hari Kamis 13 Februari 2014

Foto-foto dari http://www.dw.de/evakuasi-besar-besaran-pasca-letusan-kelud/a-17430193

Gunung Kelud yang meletus hari Kamis (13/02) malam, terlihat dari Desa Mbalak, Blitar, Jawa Timur. Awan abu vulkanik berwarna gelap masih membumbung tinggi.

Kompleks perumahan di Yogyakarta yang jaraknya sekitar 300 km di barat Blitar terselimuti abu vulkanik yang dimuntahkan Gunung Kelud saat erupsi Kamis malam (13/02)

Tentara ditugasi mengungsikan penduduk yang terkena abu akibat letusan Gunung Kelud, di kota Malang, Jawa Timur. Lebuih seratus ribu warga yang terkena dampak langsung letusan ini diperintahkan untuk mengungsi.

Pria ini mengenakan masker pelindung wajah, sambil terus menggenjot becaknya di jalanan di Kota Yogyakarta yang sudah tertutupi debu vulkanik tebal.

Penerbangan ikut terganggu akibat letusan Kelud. Beberapa bandar udara terpaksa dihentikan operasinya. Abu vulkanik menyelimuti landas pacu dan pesawat terbang di Bandar Udara Adi Sucipto di Yogyakarta sekitar 300 km di barat Blitar.

Foto diakses dari  http://indocropcircles.wordpress.com/2014/02/14/sejarah-letusan-dahsyat-gunung-kelut-tahun-1919-1990-2007-2014/

Foto lain Kelud sedang murka pada 2014

Kilat yang ada di atas Gunung Kelud saat meletus pada Hari Kamis, 13 Februari 2014.Istimewa (http://www.tempo.co/read/news/2014/02/14/058554076/Erupsi-Gunung-Kelud-Mereda)

Foto-foto di atas ditemukan melalui penelusuran di Google pada 15-2-2014, pk.11.11 WIB dengan kata kunci “foto letusan kelud 2014″ 

Daftar Status Gunung Api Diatas Normal


Data pada pertengahan Februari 2014, gunung di Indonesia ada 2 gunung yang berstutus Awas (G Kelud di Kediri Jatim dan G Sinabung di Karo Sumatera Utara), kemudian 3 gunung dalam status Waspada dan 17 gunung lainnya dalam status Siaga.

Berikut daftar 22 gunung berapi di Indonesia yang satusnya di atas normal.

G. Kelud Awas 13-02-2014
led_yellow G. Sinabung Awas 24-11-2013
led_orange_blink G. Karangetang Siaga 03-09-2013
G. Rokatenda Siaga 13-10-2012
G. Lokon Siaga 24-07-2011
G. Raung Waspada 05-01-2014
G. Ibu Waspada 10-12-2013
led_yellow G. Lewotobi Perempuan Waspada 30-09-2013
led_yellow G.Ijen Waspada 26-08-2013
led_yellow G. Gamkonora Waspada 01-07-2013
led_yellow G. Soputan Waspada 14-06-2013
led_yellow G. Sangeangapi Waspada 14-06-2013
led_yellow G. Papandayan Waspada 06-06-2013
led_yellow G. Dieng Waspada 08-05-2013
led_yellow G. Gamalama Waspada 09-10-2012
led_yellow G. Bromo Waspada 03-10-2012
led_yellow G. Semeru Waspada 02-05-2012
led_yellow G. Talang Waspada 08-02-2012
led_yellow G. Anak Krakatau Waspada 26-01-2012
led_yellow G. Marapi Waspada 03-08-2011
led_yellow G. Dukono Waspada 15-06-2008
led_yellow G. Kerinci Waspada 09-09-2007

Keterangan :

led_red_blink Awas (Level IV)

led_orange_blink Siaga (Level III)

led_yellow Waspada (Level II)

led_green Normal (Level 1)

Sumber : http://vsi.esdm.go.id./ diakses pada 15 Februari 2014, pk. 10.10 WIB.

Data Ratusan Gempa Menjelang Kelud Meletus 2014


Menjelang meletus pada 13 Februari 2014,  kegiatan gunung Kelud menunjukkan rekaman kegempaan ratusan kali dalam setiap hari.

Ratusan gempa menjelang gunung Kelud meletus didominasi oleh gempa vulkanik dangkal (VB) dan vulkanik dalam (VA). Gempa VB meningkat sejak pertengahan Januari 2014 dengan kisaran 22-157 kejadian per hari. Dan, gempa VA berkisar 13-90 kali per hari mulai 27 Januari 2014.

  • Tanggal 3 Februari 2014; 73 kali Gempa Gempa Vulkanik Dangkal (VB), 12 kali Gempa Vulkanik Dalam (VA), 4 kali Gempa Tektonik Jauh (TJ).
  • Tanggal 4 Februari 2014; 37 kali Gempa Gempa Vulkanik Dangkal (VB), 18 kali Gempa Vulkanik Dalam (VA), 9 kali Gempa Tektonik Jauh (TJ).
  • Tanggal 5 Februari 2014; 40 kali Gempa Vulkanik Dangkal (VB), 23 kali Gempa Vulkanik Dalam (VA), 6 kali Gempa Tektonik Jauh (TJ).
  • Tanggal 6 Februari 2014; 55 kali Gempa Gempa Vulkanik Dangkal (VB), 26 kali Gempa Vulkanik Dalam (VA), 4 kali Gempa Tektonik Jauh (TJ).
  • Tanggal 7 Februari 2014; 117 kali Gempa Vulkanik Dangkal (VB), 42 kali Gempa Vulkanik Dalam (VA), 2 kali Gempa Tektonik Lokal (TL), 11 kali Gempa Tektonik Jauh (TJ).
  • Tanggal 8 Februari 2014; 152 kali Gempa Vulkanik Dangkal (VB), 90 kali Gempa Vulkanik Dalam (VA), 11 kali Gempa Tektonik Jauh (TJ).
  • Tanggal 9 Februari 2014; 157 kali Gempa Vulkanik Dangkal (VB), 53 kali Gempa Vulkanik Dalam (VA), 5 kali Gempa Tektonik Jauh (TJ).
  • Tanggal 10 Februari 2014 (hingga pukul 12.00 WIB); 92 kali Gempa Vulkanik Dangkal (VB) dan 33 kali Gempa Vulkanik Dalam (VA).
  • Pada periode 3-10 Februari 2014 (hingga pukul 12:00 WIB), kegempaan didominasi oleh Gempa Vulkanik Dangkal (VB) dan Vulkanik Dalam (VA). Gempa VB meningkat sejak tanggal 15 Januari 2014 dengan kisaran 22-157 kejadian per hari atau rata-rata harian 90 kejadian. Gempa VA teramati meningkat signifikan sejak tanggal 27 Januari 2014 dengan dalam kisaran 13-90 kejadian per hari atau rata-rata 37 kejadian/hari.
  • Energi gempa Vulkanik meningkat perlahan sejak pertengahan bulan Januari 2014. Awal bulan Februari 2014, laju energi membesar terkait peningkatan jumlah Gempa Vulkanik dan membesarnya gempa Vulkanik.
  • RSAM (Real-time Seismic Amplitude Measurement) mulai dikalkulasi kontinyu sejak tanggal 5 Februari 2014, dan teramati adanya peningkatan energi sejak tanggal 6 Februari 2014, relatif stabil. Pada tanggal 9 Februari 2014 terjadi peningkatan energi dimana amplituda gempa-gempa Vulkanik relatif membesar dan jumlah yang meningkat.
  • Kalkulasi hiposenter gempa-gempa Vulkanik memperlihatkan sebaran gempa di sekitar G. Kelud dengan kedalaman mencapai 3 km di bawah puncak .

Sumber: http://vsi.esdm.go.id./

Data Status G Kelud 2014


Inilah data perkembangan peningkatan status Gunung Kelud dari normal sampai meletus 13 Februari 2014.

1. Lesel I : Satus normal

2. Level II : WASPADA tanggal 2 Februari 2014.

3. Level III : SIAGA tanggal 10 Februari 2014 pukul 16:00 WIB

4. Level IV : AWAS tanggal tanggal 13 Februari 2014 pukul 21:15 WI

Pada Kamis, 13 Februari 2014, mulai terjadi letusan pukul 22.55 WIB kemudian disusul letusan berikutnya, dan letusan besar terjadi pada pukul 23.23 WIB.

Sumber:

Artikel terkait meletusnya Gunung Kelud 2014:

Detik-detik Kelud Meletus 2014

Definisi dan Jenis Bencana

 

Definisi dan Jenis Bencana


Berikut pengertian secara hukum, bencana, bencana alam, bencana sosial, gempa bumi, gempa bumi, letusan gunumg berapi, banjir, kekeringan, dll. sesuai Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007 Tentang Penanggulangan Bencana.

Bencana adalah peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang disebabkan, baik oleh faktor alam dan/atau faktor nonalam maupun faktor manusia sehingga mengakibatkan timbulnya korban jiwa manusia, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda, dan dampak psikologis.

Definisi tersebut menyebutkan bahwa bencana disebabkan oleh faktor alam, non alam, dan manusia. Oleh karena itu, Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tersebut juga mendefinisikan mengenai bencana alam, bencana nonalam, dan bencana sosial.

Bencana alam adalah bencana yang diakibatkan oleh peristiwa atau serangkaian peristiwa yang disebabkan oleh alam antara lain berupa gempa bumi, tsunami, gunung meletus, banjir, kekeringan, angin topan, dan tanah longsor.

Bencana nonalam adalah bencana yang diakibatkan oleh peristiwa atau rangkaian peristiwa nonalam yang antara lain berupa gagal teknologi, gagal modernisasi, epidemi, dan wabah penyakit.

Bencana sosial adalah bencana yang diakibatkan oleh peristiwa atau serangkaian peristiwa yang diakibatkan oleh manusia yang meliputi konflik sosial antarkelompok atau antarkomunitas masyarakat, dan teror.

Kejadian Bencana adalah peristiwa bencana yang terjadi dan dicatat berdasarkan tanggal kejadian, lokasi, jenis bencana, korban dan/ataupun kerusakan. Jika terjadi bencana pada tanggal yang sama dan melanda lebih dari satu wilayah, maka dihitung sebagai satu kejadian.

Gempa bumi adalah getaran atau guncangan yang terjadi di permukaan bumi yang disebabkan oleh tumbukan antar lempeng bumi, patahan aktif, akitivitas gunung api atau runtuhan batuan.

Letusan gunung api merupakan bagian dari aktivitas vulkanik yang dikenal dengan istilah ?erupsi?. Bahaya letusan gunung api dapat berupa awan panas, lontaran material (pijar), hujan abu lebat, lava, gas racun, tsunami dan banjir lahar.

Tsunami berasal dari bahasa Jepang yang berarti gelombang ombak lautan (?tsu? berarti lautan, ?nami? berarti gelombang ombak). Tsunami adalah serangkaian gelombang ombak laut raksasa yang timbul karena adanya pergeseran di dasar laut akibat gempa bumi.

Tanah longsor merupakan salah satu jenis gerakan massa tanah atau batuan, ataupun percampuran keduanya, menuruni atau keluar lereng akibat terganggunya kestabilan tanah atau batuan penyusun lereng.

Banjir adalah peristiwa atau keadaan dimana terendamnya suatu daerah atau daratan karena volume air yang meningkat.

Banjir bandang adalah banjir yang datang secara tiba-tiba dengan debit air yang besar yang disebabkan terbendungnya aliran sungai pada alur sungai.

Kekeringan adalah ketersediaan air yang jauh di bawah kebutuhan air untuk kebutuhan hidup, pertanian, kegiatan ekonomi dan lingkungan. Adapun yang dimaksud kekeringan di bidang pertanian adalah kekeringan yang terjadi di lahan pertanian yang ada tanaman (padi, jagung, kedelai dan lain-lain) yang sedang dibudidayakan .

Kebakaran adalah situasi dimana bangunan pada suatu tempat seperti rumah/pemukiman, pabrik, pasar, gedung dan lain-lain dilanda api yang menimbulkan korban dan/atau kerugian.

Kebakaran hutan dan lahan adalah suatu keadaan di mana hutan dan lahan dilanda api, sehingga mengakibatkan kerusakan hutan dan lahan yang menimbulkan kerugian ekonomis dan atau nilai lingkungan. Kebakaran hutan dan lahan seringkali menyebabkan bencana asap yang dapat mengganggu aktivitas dan kesehatan masyarakat sekitar.

Angin puting beliung adalah angin kencang yang datang secara tiba-tiba, mempunyai pusat, bergerak melingkar menyerupai spiral dengan kecepatan 40-50 km/jam hingga menyentuh permukaan bumi dan akan hilang dalam waktu singkat (3-5 menit).

Gelombang pasang atau badai adalah gelombang tinggi yang ditimbulkan karena efek terjadinya siklon tropis di sekitar wilayah Indonesia dan berpotensi kuat menimbulkan bencana alam. Indonesia bukan daerah lintasan siklon tropis tetapi keberadaan siklon tropis akan memberikan pengaruh kuat terjadinya angin kencang, gelombang tinggi disertai hujan deras.

Abrasi adalah proses pengikisan pantai oleh tenaga gelombang laut dan arus laut yang bersifat merusak. Abrasi biasanya disebut juga erosi pantai. Kerusakan garis pantai akibat abrasi ini dipicu oleh terganggunya keseimbangan alam daerah pantai tersebut. Walaupun abrasi bisa disebabkan oleh gejala alami, namun manusia sering disebut sebagai penyebab utama abrasi.

Kecelakaan transportasi adalah kecelakaan moda transportasi yang terjadi di darat, laut dan udara.

Kecelakaan industri adalah kecelakaan yang disebabkan oleh dua faktor, yaitu perilaku kerja yang berbahaya (unsafe human act) dan kondisi yang berbahaya (unsafe conditions). Adapun jenis kecelakaan yang terjadi sangat bergantung pada macam industrinya, misalnya bahan dan peralatan kerja yang dipergunakan, proses kerja, kondisi tempat kerja, bahkan pekerja yang terlibat di dalamnya.

Kejadian Luar Biasa (KLB) adalah timbulnya atau meningkatnya kejadian kesakitan atau kematian yang bermakna secara epidemiologis pada suatu daerah dalam kurun waktu tertentu. Status Kejadian Luar Biasa diatur oleh Peraturan Menteri Kesehatan RI No. 949/MENKES/SK/VII/2004.

Konflik Sosial atau kerusuhan sosial atau huru hara adalah suatu gerakan massal yang bersifat merusak tatanan dan tata tertib sosial yang ada, yang dipicu oleh kecemburuan sosial, budaya dan ekonomi yang biasanya dikemas sebagai pertentangan antar suku, agama, ras (SARA).

Aksi Teror adalah aksi yang dilakukan oleh setiap orang yang dengan sengaja menggunakan kekerasan atau ancaman kekerasan sehingga menimbulkan suasana teror atau rasa takut terhadap orang secara meluas atau menimbulkan korban yang bersifat masal, dengan cara merampas kemerdekaan sehingga mengakibatkan hilangnya nyawa dan harta benda, mengakibatkan kerusakan atau kehancuran terhadap obyek-obyek vital yang strategis atau lingkungan hidup atau fasilitas publik internasional.

Sabotase adalah tindakan yang dilakukan untuk melemahkan musuh melalui subversi, penghambatan, pengacauan dan/ atau penghancuran. Dalam perang, istilah ini digunakan untuk mendiskripsikan aktivitas individu atau grup yang tidak berhubungan dengan militer, tetapi dengan spionase. Sabotase dapat dilakukan terhadap beberapa sruktur penting, seperti infrastruktur, struktur ekonomi, dan lain-lain.

Unduh UU Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana

Detik-detik Kelud Meletus 2014


Gunung Kelud di Kediri Jawa Timur meletus pada Kamis, 13 Februari 2014 pukul 22.50 Wib. Semburan asap dan material vulkanik mencapai ketinggian 3000 meter.

Gunung Kelud adalah gunung vulkanik terakhir meletus pada November 2007. Gunung ini diketahui aktif 7 tahun kemudian, tepatnya pada Januari 2014.

“Aktivitas terakhir terjadi pada tahun 2007 diawali dengan peningkatan aktivitas kegempaan dan diakhiri dengan erupsi efusif (peristiwa keluarnya magma dalam bentuk lelehan lava, red) pada tanggal 3-4 November 2007 berupa kubah lava di tengah danau kawah,” demikian kata Pusat ulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) sepertidari laman PVMBG, Jumat (14/2/2014).

Proses terjadinya anak gunung Kelud

Gunung Kelud berbentuk strato, secara administratif terletak di tiga Kabupaten Kediri, Kabupaten Blitar dan Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur dan secara geografis terletak pada posisi 7º 56’ 00” LS, 112º 18’ 30” BT dengan ketinggian puncak 1.731 meter di atas permukaan laut.

Berikut kronologi aktifnya Gunung Kelud hingga meletus pada 2014:

Januari 2014. 

  • Terjadi peningkatan jumlah kegempaan di Gunung Kelud yang didominasi oleh Gempa Vulkanik Dangkal (VB) dan Vulkanik Dalam (VA).
  • Gempa vulanik dalam meningkat sejak tanggal 15 Januari 2014 dengan kisaran 22-157 kejadian per hari atau rata-rata harian 90 kejadian.

Tanggal 27

  • Gempa vulkanik dangkal teramati meningkat signifikan dalam kisaran 13-90 kejadian per hari atau rata-rata 37 kejadian/hari.

Tanggal 2 Februari 2014

  • Berdasarkan peningkatan kegempaan vulkanik yang cukup signifikan tersebut, status Gunung Kelud dinaikkan dari Normal (Level I) menjadi Waspada (Level II).
  • Kegempaan didominasi oleh Gempa Vulkanik Dangkal (VB) dan Vulkanik Dalam (VA).

Tanggal 5-8 Februari 2014

  • Teramati adanya peningkatan energi sejak tanggal 6 Februari.
  • Gempa tersebar di sekitar Gunung Kelud, dengan kedalaman di bawah 5 km, dari bawah puncak dan umumnya terkonsentrasi pada kedalaman 1,5 km sampai 2,5 km.

Tanggal 9 Februari 2014

  • Terjadi peningkatan energi di mana amplitudo (simpangan yang paling jauh pada getaran, red) gempa-gempa vulkanik relatif membesar dan jumlah yang meningkat. Kalkulasi hiposenter gempa-gempa Vulkanik memperlihatkan sebaran gempa di sekitar Gunung Kelud dengan kedalaman mencapai 3 km di bawah puncak.

Tanggal 13 Februari 2014

  • Berdasarkan hasil pemantauan visual dan instrumental serta potensi ancaman bahaya Gunung Kelud, pukul 21.15 WIB status kegiatan Gunung Kelud dinaikkan dari SIAGA (level III) menjadi AWAS (level IV).Masyarakat di sekitar Gunung Kelud dan pengunjung/wisatawan tidak diperbolehkan melakukan aktivitas dan mendekati kawah dan yang ada di puncak Gunung Kelud dalam radius 10 km dari kawah aktif.

Detik-detik letusan Kelud Kamis, 13 Februari 2014.

  1.  pkl. 22.55
  2. pkl. 23.00
  3. pkl. 23.23
  4. pkl. 23.29 terjadi letusan besar
  5. pkl. 23.36 hujan batu sampai ke Pare
  6. pkl. 23.41 Hujan krikil sampai ke Wates dan Pesantren Kota Kediri
  7. pkl. 23. 55 hujan krikil sampai di SLG
  8. pkl. 00.05 hujan krikil sampai ke pace nganjuk
  9. pkl. 22.50 petugas vulkanologi meninggalkan pos kelud saat letusan ke 3
  10. pkl. 01.10 pengungsi dari Trisulo dan Sugihwaras sebanyak 2 truk diungsikan ke posko Utama Convention Center SLG
  11. Semburan atau letusan mencapai ketinggian 17 km atau 50.000 kaki yang terjadi pada pukul 23.23 hari kamis tgl 13 februari 2014, kata bapak Gede Swantika, Ini Merupakan Letusan Gunung Kelud Terdasyat Dibandingkan Th. 1990 .

Sumber berita dan gambar: www.kedirikab.go.id

 

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 3.020 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: