Sejarah Pekan Olahraga dan Seni Pondok Pesantren


Sejarah Pekan Olahraga dan Seni Antar Pondok Pesantren Tingkat Nasional (Pospenas) dicikalbakali penyelenggaraan PORSENI (Pekan  Olahraga dan Seni) antar Pondok Pesantren se – Jawa di Pondok Pesantren Darunnajah, Ulujami, Jaksel,1999, menimbulkan pemikiran agar dijadikan event  bertarap nasional secara reguler tiap 2 (dua) tahun.

Pospenas pertama kalinya secara resmi diselenggarakan pada tahun 2001, di Mahad Al Zaytun Indramayu, Jabar, diikuti 2.668 Olahragawan, Seniman & Official seluruh Provinsi dan dibuka oleh Mendiknas, A. Malik Fadjar.

Pospenas II tahun 2003, di selenggarakan di Palembang, Sumatera Selatan, diikuti 3.253 Olahragawan, Seniman & Official dari seluruh Provinsi dan dibuka oleh Menko Kesra, M.Jusuf Kalla.

Pospenas III, tahun 2005, di selenggarakan di Medan, Sumatera Utara, diikuti 3500 Olahragawan, Seniman dan Official dari seluruh Provinsi dan dibuka oleh Menko Kesra, Alwi Shihab.

Pospenas IV, tahun 2007, diselenggarkan di Samarinda, Kalimantan Timur, diikuti oleh 3.800 Olahragawan, Seniman & Official dari 33 Provinsi dan dibuka oleh Menteri Agama,  Maftuh Basyuni.

Pospenas V, tahun 2010, diselenggarakan di Jawa Timur, semula akan dilaksanakan pada tahun 2009, namun diundur mengingat padatnya agenda nasional tahun 2009.

Sejak awal, dari penyelenggaraan POSPENAS diharapkan dapat meningkatkan citra pondok pesantern sekaligus dapat mengantisipasi ekslusifisme dan ekstrimisme pondok pesantren.

2. Dasar

  1. UU NO.20/03 Ttg. Sistem Pendidikan Nasional
  2.  UU NO.3/05 Ttg. Sistem Keolahragaan Nasional
  3.  PP NO.16/07 Ttg. Penyelenggaraan Olahraga
  4.  PP NO.17/07 Ttg. Penyelenggaraan Pekan & Kejuaraan Olahraga
  5.  PP NO.18/2007 Ttg. Pendanaan Olahraga
  6. Nota Kesepahaman  (Memorandum of Understanding – MOU) antara Menpora, Menteri Agama, Mendagri, Mendiknas & Menpar & Kesenian/Kepala Badan    Pengembangan Pariwisata No: 060/Menpora/2000;MA/178/2000; MA/178/2000;28/2000;02/VII/P/2000;SKB/02/MNPK/VII /2000, ttg Penyelenggaraan Pekan Olahraga & Seni antar Pondok Pesantren Tingkat Nasional

   Tujuan

  1. Memupuk dan meningkatkan rasa persatuan, persahabatan dan persaudaraan antar santri
  2. Meningkatkan minat olahraga dan seni bagi santri guna meningkatkan kesehatan/kesegaran  jasmani dan rohani, mengembangkan kreatifitas,membangun disiplin dan sportifitas santri
  3. Menunjang usaha pemerintah dalam meningkatkan prestasi olahraga dan seni-budaya nasional
  4. Sebagai evaluasi dan tolok ukur keberhasilan pembinaan olahraga dan seni santriwan dan santriwati Pondok Pesantren
About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 2.985 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: